Anda di halaman 1dari 51

MILIK NEGARA

Tidak perjualbelikan

NSPK
Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria

PETUNJUK TEKNIS
PENYALURAN DANA BANTUAN OPERASIONAL
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
(BOP PAUD)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL, DAN INFORMAL
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
TAHUN 2014

SAMBUTAN DIREKTUR JENDERAL


PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN
INFORMAL
Hak untuk dapat hidup dan tumbuh berkembang secara
layak dan sejahtera adalah satu diantara bentuk hak anak yang
dilindungi

dengan

undang-undang.

Penyediaan

layanan

pendidikan anak usia dini yang dapat diakses oleh seluruh anak
tanpa kecuali adalah bentuk dari pemenuhan hak-hak anak terkait
dengan penyiapan generasi yang cerdas, tangguh, kompetitif, dan
berkarakter.
Kebijakan pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal
Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal untuk
memperluas layanan PAUD merupakan salah satu upaya untuk
pemenuhan hak anak akan mendapatkan pendidikan sejak dini.
Upaya tersebut tidak berhenti pada perluasan dan pemerataan
akses layanan PAUD, tetapi juga dukungan agar semua anak
tanpa kecuali dapat terlayani di lembaga-lembaga PAUD melalui
pemberian

dana

Bantuan

Operasional

Penyelenggaraan

Pendidikan Anak Usia Dini (BOP-PAUD).


Sesuai dengan program pro masyarakat kurang beruntung,
maka pemberian BOP-PAUD diprioritaskan diberikan kepada
satuan PAUD yang memberikan layanan pada anak-anak dari
keluarga menengah ke bawah, anak-anak berkebutuhan khusus,
dan anak-anak dari daerah sulit. Melalui dukungan BOP-PAUD
i
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

diharapkan meminimalkan alasan ketidakmampuan keluarga


untuk memasukkan anak usia dini mendapatkan layanan PAUD.
Direktorat Jenderal terus berupaya agar fasilitasi dana BOPPAUD terus meningkat baik dari besarannya maupun dari jumlah
volumenya.
Hal penting yang diperlukan adalah memastikan bahwa
dukungan dana BOP-PAUD tersebut tersalurkan dengan tepat
sasaran dan digunakan dengan tepat manfaat. Petunjuk Teknis
Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak
Usia Dini (BOP-PAUD) sebagai instrument pengontrol ketepatan
penyaluran dan penggunaan dana tersebut. Untuk itu partisipasi
dari berbagai pemangku kepentingan sangat diharapkan agar
segala sesuatu berjalan secara tepat dan transparan.
Jakarta, Maret 2014
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini,
Nonformal dan Informal,

Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Psikolog


NIP:19570322198211001

ii
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

KATA PENGANTAR
Salah satu kebijakan Direktorat Pembinaan PAUD adalah
menjamin ketersediaan PAUD bagi seluruh anak usia 0-6 tahun.
Ketersediaan PAUD memiliki konsekuensi adanya lembaga
PAUD yang memberikan layanan sesuai kelompok sasaran, dan
dapat diakses oleh semua anak usia dini tanpa ada diskriminasi.
Target layanan PAUD hingga tahun 2015 adalah Angka
Partisipasi Kasar PAUD untuk kelompok anak usia 3-6 tahun
mencapai 75%. Pencapaian target tersebut harus didukung dengan
ketersediaan masyarakat untuk menyertakan anaknya khususnya
usia 3-6 tahun ke satuan PAUD yang ada.
Salah satu kendala yang dihadapi masyarakat khususnya
masyarakat yang kurang beruntung dalam segi ekonomi, untuk
memasukkan anak ke Satuan PAUD terbatasnya keuangan
keluarga untuk bidang pendidikan. Pembiayaan pendidikan
merupakan aspek penting dalam penyelenggaraan operasional
PAUD secara keseluruhan. Untuk mengatasi kendala tersebut,
Direktorat Pembinaan PAUD memberi Bantuan Operasional
Penyelenggaraan (BOP) PAUD. Demi kelancaran penyaluran dan
ketepatan sasaran maka dikeluarkanlah Petunjuk Teknis Bantuan
Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD.
Petunjuk Teknis ini disusun dalam beberapa bab. Bab I
Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, dasar hokum,
pengertian, tujuan bantuan, sasaran bantuan, manfaat bantuan,
dan hasil yang diharapkan.
Bab II Ketentuan Umum, berisi tentang; siapa penyedia
bantuan, sifat bantuan, persyaratan penerima, besardana dan
penggunaannya, serta hak, kewajiban, berikut sanksi bagi
iii
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

penerima yang menyalahi ketentuan yang ditetapkan dalam Jukni


ini.
Bab III tentang Prosedur Pemberian Bantuan yang memuat
tatacara penyusunan dan pengajuan proposal, proses
penilaian/verifikasi proposal yang dilakukan di tingkat
Kabupaten/Kota, langkah penetapan penerima bantuan, butir-butir
kesepakatan yang tertuang dalam akad kerjasama, prosedur
penyaluran bantuan, serta kronologis waktu untuk pengajuan
bantuan BOP dari lembaga hingga ke Pusat/BP-PAUDNI.
Bab IV mengenai Pengelolaan dan Pengawasan yang
memaparkan bagaimana ketentuan tentang pengelolaan dana
bantuan BOP, waktu dan sistematika pelaporan, tahap monitoring
dan pengawasan. Bab terakhir penutup yang berisikan alamat
rujukan dan lampiran-lampiran berbagai format yang diperlukan
untuk pengajuan dan proses penyaluran dana bantuan.
Akhirnya ucapan terimakasih setingigi-tingginya kami
sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu menyusun
Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bantuan Operasional PAUD.
Jakarta, Maret 2014
Direktur Pembinaan PAUD,

Dr. Erman Syamsuddin


NIP: 195703041983031015

iv
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

DAFTAR ISI
SAMBUTAN DIRJEN PAUDNI .

KATA PENGANTAR

..

iii

DAFTAR ISI

..

BAB I. PENDAHULUAN ...

A. Latar Belakang dan Isu Kebijakan

B. Dasar Hukum ...

C. Pengertian

...

D. Tujuan Bantuan

...

E.

Sasaran Bantuan ...

F.

Manfaat bantuan ...

G. Hasil yang Diharapkan ..

BAB II KETENTUAN UMUM

..

..

B. Sifat Penerima Bantuan ..

C. Persyaratan Penerima

..

D. Besar Dana dan Penggunaan Dana ..

A. Penyedia Bantuan

E.

Hak, Kewajiban, dan Sanksi Penerima Bantuan

10
v

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB III PROSEDUR PEMBERIAN BANTUAN ..


A. Penyusunan dan Pengajuan Proposal

13

..

13

B. Penilaian/Verifikasi Proposal ...

14

C. Penetapan Penerima Bantuan

16

D.

Penandatanganan Akad Kerjasama, Kuitansi ...

16

E.

Penyaluran Bantuan

..

17

F.

Jadwal Pengajuan Bantuan ..

17

BAB IV PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN

..

18

A. Pengelolaan Dana Bantuan ..

18

B. Pelaporan .....

21

C. Monitoring dan Pengawasan ..

24

BAB V PENUTUP

..

27

DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1

Contoh Formulir Pengajuan Dana BOP

28

Lampiran 2

Contoh format Data Anak Didik .

30

Lampiran 3

Surat Pernyataan Dinas Kab/Kota .

32

Lampiran 4

Rekapitulasi Data Satuan Calon Penerima .

33

Lampiran 5

Contoh Kuitansi ..

34

Lampiran 6

Contoh Berita Acara Verifikasi . 35

Lampiran 7

Contoh Akad Kerjasama .. 37

Lampiran 8

Contoh Laporan Penggunaan Dana .. 41


vi

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Perluasan dan pemerataan Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD) menjadi salah satu prioritas kebijakanan Direktorat
Pembinaan Pendidikan Anak usia Dini, Ditjen Pendidikan Anak
Usia Dini, Nonformal, dan Informal. Untuk mendukung
perluasan layanan harus ditunjang dengan ketersediaan Satuan
PAUD yang mudah diakses, pendidik yang sesuai dengan
kompetensi yang diharapkan, dan dukungan penyelenggaraan
PAUD dari Pusat, Daerah dan masyarakat.
Pembiayaan pendidikan merupakan salah satu aspek
penting dalam penyelenggaraan PAUD secara keseluruhan.
Salah satu masalah pokok dalam hal pembiayaan pendidikan
adalah bagaimana mencukupi kebutuhan operasional Satuan
PAUD, dan bagaimana melindungi masyarakat (khususnya
keluarga tidak mampu) dari kendala biaya untuk memperoleh
layanan PAUD. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah
meluncurkan program Bantuan Operasional Penyelenggaraan
(BOP) dengan memberikan bantuan dana penyelenggaraan

1
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

kepada Satuan PAUD yang memberikan layanan pada anak


didik khususnya yang kurang mampu, dan di wilayah sulit.
Program BOP bertujuan untuk meringankan biaya
pendidikan bagi anak tidak mampu, agar mereka memperoleh
layanan PAUD yang lebih bermutu. Untuk memberikan
panduan dalam penyaluran dan penggunaan dana Bantuan
Operasional Penyelenggaraan PAUD, maka perlu disusun
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional
Penyelenggaraan PAUD [BOP-PAUD].
B. DASAR HUKUM
1

Undang-Undang

Nomor

tahun

1979

tentang

23

tahun

2002

tentang

Kesejahteraan Anak;
2

Undang-Undang

Nomor

Perlindungan Anak;
3

Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem


Pendidikan Nasional;

Undang-Undang Nomor 17 tahun 2007 tentang Rencana


Pembangunan Jangka Panjang Nasional tahun 2004-2025;

Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang


Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 tahun 2013;
2

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Peraturan Presiden Nomor 24 tahun 2010 tentang


Kedudukan, tugas dan fungsi Kementerian Negara serta
susunan organisasi, tugas, dan fungsi eselon I sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 67 tahun
2010;

Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 tentang


Pengelolaan Penyelenggaraan Pendidikan, sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 tahun
2010;

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 Tahun


2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini;

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1


tahun 2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan;

10 Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 81


Tahun 2012 tentang Belanja Bantuan Sosial pada
Kementerian dan Lembaga.
C. PENGERTIAN
1.

Biaya operasional adalah rata-rata biaya pelaksanaan


pembelajaran. Termasuk dalam Biaya Operasional adalah
bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan biaya

3
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

penyelenggaraan

pendidikan

tak

langsung

berupa

pemeliharaan sarana dan prasarana Satuan PAUD.


2.

Biaya personal adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh


orang tua peserta didik untuk bisa mengikuti proses
pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan.

3.

Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak


Usia

Dini

(BOP-PAUD)

bantuan

yang

diberikan

Pemerintah kepada anak melalui Satuan PAUD untuk


mendukung proses operasional pembelajaran dan dukungan
biaya personal bagi anak PAUD.
D. TUJUAN BANTUAN
1.

Tujuan pemberian bantuan BOP adalah memperluas dan


meningkatkan layanan PAUD bagi anak usia 0-6 tahun,
dengan prioritas anak dari keluarga kurang mampu,
berkebutuhan khusus, dan layanan khusus.

2.

Tujuan disusunnya Petunjuk Teknis ini memberikan


petunjuk bagi pelaksana dan penanggung jawab BOP
dalam mengelola dan menyalurkan dana BOP kepada
sasaran secara tepat guna.

4
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

E. SASARAN BANTUAN
Sasaran program BOP PAUD adalah Satuan Taman KanakKanak/Taman Kanak-Kanak Luar Biasa/Taman Penitipan Anak/
Kelompok

Bermain,

atau

Satuan

PAUD

Sejenis

yang

menyelenggarakan pembelajaran bagi anak didik berusia 0-6


tahun. Diutamakan bagi lembaga PAUD yang melayani anak
dari keluarga kurang mampu, anak berkebutuhan khusus, anak
dengan layanan khusus, baik yang dikelola masyarakat maupun
oleh UPTD.
F.

MANFAAT BANTUAN
1. Manfaat Bagi Pemda:
a. Meningkatkan APK PAUD daerah sekaligus berdampak
pada peningkatan APK nasional
b. Menjadi dasar alokasi dana APBD untuk menunjang
kebutuhan operasional pembelajaran di Satuan PAUD.
2. Manfaat Bagi Satuan PAUD
a. Meningkatkan jumlah layanan anak
b. Memperlancar proses pembelajaran PAUD yang lebih
baik.
c. Mendukung peningkatan mutu layanan PAUD.

5
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

3. Manfaat Bagi Masyarakat/Orang Tua


a. Terbantunya beban pembiayaan operasional pendidikan
PAUD bagi anak-anak.
b. Terjaminnya keberlangsungan layanan PAUD bagi
anak-anak.
G. HASIL YANG DIHARAPKAN
1. Tersalurkannya bantuan BOP PAUD ke 45.000 lembaga
PAUD sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
2. Teroptimalisasikannya dana bantuan BOP oleh lembaga
PAUD Penerima sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
3. Adanya laporan penggunaan dana bantuan BOP sebagai
pertanggungjawaban penggunaan anggaran negara.

6
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB II
KETENTUAN UMUM
A. PENYEDIA BANTUAN
Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD bersumber dari
Anggaran Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak usia Dini
Tahun Anggaran 2014. Daerah dapat mengalokasikan dan
menyalurkan BOP dari APBDnya dengan mengacu pada
petunjuk teknis ini untuk peruntukan dana yang berbeda.
B. SIFAT PENERIMA BANTUAN
Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia
Dini bersifat bantuan terbatas, sehingga memungkinkan
pemberian bantuan tidak sesuai dengan jumlah anak yang
dilayani di Satuan PAUD yang bersangkutan. Penentuan
penerima dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD
ditetapkan berdasarkan penilaian oleh Dinas Pendidikan
Kab/Kota terhadap pengajuan dana BOP dari Satuan PAUD.
C. PERSYARATAN PENERIMA
1. Memiliki rekening aktif atas nama Satuan.
a.

Berdasarkan

Surat

Edaran

Direktur

Jenderal

Perbendaharaan, Kementerian Keuangan RI Nomor: S7


Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

989/PB/2012, tanggal 6 Desember 2012 bahwa untuk


mempercepat penyaluran dana ke masyarakat, maka
dalam satu wilayah menggunakan bank yang sama.
b. Dinas Pendidikan Kab/Kota menetapkan kebijakan untuk
menentukan salah satu jenis bank yang akan digunakan
oleh Satuan PAUD pengusul, adapun Bank Operasional
tersebut, yaitu PT. Bank BRI (Persero) Tbk, PT. Bank
Mandiri (Persero) Tbk, PT. Bank BNI (Persero) Tbk, dan
PT. Bank BTN (Persero) Tbk.
c.

Rekening yang digunakan atas nama satuan Pendidikan


Anak Usia Dini, rekening yang digunakan tidak
mencantumkan nama pribadi, CQ, QQ, dan rekening atas
nama satuan kerja pemerintah.

2. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).


3. Memiliki izin operasional dari Dinas Pendidikan setempat.
4. Memberikan layanan pada anak usia 0-6 tahun.
5. Telah melaksanakan program minimal 1 (satu) tahun.
6. Mengisi

Formulir

Pengajuan

Dana

BOP

dengan

menggunakan format terlampir (lampiran 1) dan diajukan ke


Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
7. Satuan tidak mendapatkan dana bantuan Rintisan dan
Percontohan di tahun yang sama.

8
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

8. TK atau satuan PAUD Negeri yang tidak memiliki dukungan


dana operasional dari APBD dapat mengakses dengan
keterangan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
D. BESAR DANA DAN PENGGUNAANNYA
1. Besar Dana
Penyaluran dana dikelompokkan berdasarkan jumlah anak
yang dikelola oleh Satuan PAUD, dengan ketentuan sebagai
berikut:
No

KELOMPOK SATUAN PAUD

1.

Memiliki anak didik

JML BANTUAN

15 anak Rp. 4.000.000,-

atau kurang
2.

Memiliki anak didik 16 - 25 anak Rp. 6.000.000,-

3.

Memiliki anak didik

26

anak Rp. 7.200.000,-

atau lebih
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota berhak mengelola alokasi
bantuan ke Kabupaten/Kotanya sesuai dengan kebijakan
dengan catatan jumlah satuan yang mendapatkan bantuan
tidak boleh kurang dari jumlah yang ditetapkan.

9
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

2. Penggunaan Dana
Dana bantuan BOP dapat dipergunakan antara lain untuk:
No
1.
2.

PENGGUNAAN
Bantuan biaya masuk dan biaya administrasi
Bantuan biaya Penyelenggaraan Proses
Pembelajaran

%
30 %
30 %

3.

Pembelian bahan habis pakai, buku-buku


acuan untuk pendidik, buku bacaan anak,
atau ATK

15%

4.

Pembelian alat-alat DDTK, pembelian obatobatan ringan, kotak P3K, transport petugas
kesehatan

5%

5.

Transport pendidik untuk


pertemuan di Gugus PAUD.

20 %

mendukung

Jumlah

100%

E. HAK, KEWAJIBAN, DAN SANKSI


1. Hak:
a. Mendapatkan dana BOP PAUD sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam Petunjuk Teknis;
b. Mendapatkan

pembinaan

dalam

pelaksanaan

dan

pengembangan program dari pembina teknis.

10
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

2. Kewajiban:
a. Menyelenggarakan program PAUD secara aktif.
b. Memberikan dorongan kepada masyarakat/orang tua
untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program PAUD.
c. Menggunakan dana yang diterima sesuai dengan aturan
yang ditetapkan.
d. Membuat dan menyampaikan laporan program dan
pertanggungjawaban dana sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
3. Sanksi
a. Sanksi bagi Pengelola dana BOP
Pengelola dana BOP di tingkat Pusat, Provinsi maupun
Kabupaten/Kota yang terdapat bukti menyalahgunakan
dana BOP, sehingga merugikan negara dikenakan sanksi
kepegawaian dan sesuai dengan undang-undang yang
berlaku, dan kepadanya diwajibkan mengembalikan dana
ke kas negara.
b. Sanksi bagi Satuan PAUD
1)

Satuan

Penerima

dana

Bantuan

Operasional

Penyelenggaraan PAUD yang dinilai pihak Pusat


tidak menggunakan dana sesuai dengan pengajuan
sehingga

berakibat

menghambat

pelaksanaan
11

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

program,

harus

mempertanggungjawabkan

dan

mengembalikan semua dana yang telah diterima


dengan dilengkapi berita acara pengembalian.
2)

Bukti setoran ke Kas Negara dilampirkan dalam


Berita

Acara

Pengembalian

Dana

yang

ditandatangani oleh pihak penerima dana dan Dinas


Pendidikan

Kab/Kota

setempat

dikirimkan

ke

Direktorat Pembinaan PAUD/Balai Pengembangan


Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal

dan

Informal.

12
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB III
PROSEDUR PEMBERIAN BANTUAN
A. PENYUSUNAN DAN PENGAJUAN PROPOSAL

1. Direktorat Pembinaan PAUD menetapkan alokasi jumlah


Satuan PAUD yang akan mendapatkan dana BOP di setiap
Kab/Kota.
2. Dinas Pendidikan Kab/Kota mensosialisasikan ke seluruh
Satuan PAUD.
3. Satuan PAUD yang memenuhi persyaratan menyerahkan
berkas yang berisi:
a. Proposal Pengajuan Dana BOP (Lampiran 1)
b. Foto copy Rekening Satuan PAUD yang masih aktif
13
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

c. NPWP Satuan PAUD


d. Surat Pernyataan Kesanggupan Penyelenggaraan dari
Satuan PAUD.
B. PENILAIAN / VERIFIKASI PROPOSAL
1. Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota melakukan:
a. Verifikasi berkas untuk memastikan keberadaan dan tidak
terjadi duplikasi pemberian bantuan yang tidak dibolehkan
kepada Satuan PAUD yang sama.
b. Menyusun rekapitulasi Satuan PAUD yang direkomendasi
untuk mendapatkan dana BOP dengan menggunakan
format lampiran 4.
c. Membuat Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh
Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota atau pejabat esselon 3
yang ditunjuk dengan menggunakan format lampiran 3.
d. Membuat

kuitansi

yang

ditandatangani

pengelola

sebanyak 3 lembar seperti lampiran 5.


e. Membuatkan

Akad

Kerjasama

yang

ditandatangani

Pengelola, di atas materai Rp. 6.000 dan dibubuhi stempel


lembaga dengan menggunakan format lampiran 7.
f. Mengarsipkan 1 set proposal pengajuan dari Satuan PAUD
beserta akad kerjasama dan kuitansi yang telah di tanda
14
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

tangani lembaga.
g. Menyampaikan berkas yang terdiri: (1) Surat Pernyataan
Pertanggungjawaban Mutlak dari Kepala Dinas atau
Esselon 3. (2) Rekap satuan PAUD yang lolos verifikasi.
(3) Kuitansi dari setiap Satuan. (4) Akad kerjasama dari
setiap Satuan PAUD. (5) CD atau flashdish berisi rekap
lembaga pengaju. (6) Berita acara verifikasi penilaian.
h. Tim Verifikasi Tingkat Provinsi bertugas:
a) Meneliti

kelengkapan

proposal

pengajuan

dan

lampirannya sesuai format lampiran 1.


b) Mengisikan data lembaga yang memenuhi persyaratan
ke dalam Rekap Pengajuan Penerima Bantuan sesuai
format lampiran4.
c) Membuat berita acara verifikasi seperti dalam format
lampiran 6.
d) Membendel berkas untuk diajukan ke Direktorat
Pembinaan PAUD/BPPAUDNI, yang terdiri dari:
1) Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Mutlak dari
Kepala Dinas atau Esselon 3
2) Rekap satuan PAUD yang lolos verifikasi.
3) Kuitansi dari setiap Satuan PAUD
4) Akad kerjasama dari setiap Satuan PAUD.
5) CD atau flashdisk berisi rekap lembaga pengaju.
15
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

6) Berita acara verifikasi penilaian.


e. Menyampaikan keseluruhan berkas dari Kab/Kota ke
Direktorat Pembinaan PAUD/BPPAUDNI.
C. Penetapan Penerima Bantuan
Direktorat Pembinaan PAUD/ BPPAUDNI melakukan:
1. Penerbitan Surat Keputusan (SK)
2. Menerbitkan Surat Permintaan Pembayaran (SPP)
3. Mengusulkan penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM)
4. Mengajukan SPM yang dilengkapi daftar lembaga penerima
ke KPPN.
D. Penandatanganan Akad Kerjasama, Kuitansi Dan SPTJM
1. Kepala Dinas mengajukan seluruh berkas yang diusulkan
dengan melampirkan Surat Pernyataan yang ditandatangani
oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota atau pejabat eselon
III yang ditunjuk dengan menggunakan format terlampir
(lampiran 3).
2. Kuitansi yang sudah ditandatangani di atas materai oleh
Pengelola

Lembaga

dianggap

syah

apabila

sudah

ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen atau yang


diberi kuasa.
3. Akad

Kerjasama

yang diajukan

oleh

Lembaga

dan
16

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

ditandatangani Pengelola di atas materai Rp. 6.000 dianggap


syah dan berlaku bila telah ditandatangani Pejabat Pembuat
Komitmen Dit. Pembinaan PAUD/BPPAUDNI.
4. Tim Pengelola Pusat atas nama Pejabat Pembuat Komitmen
berhak meneliti ulang berkas yang masuk untuk memastikan
kelengkapan dan kesesuaian data. Apabila data dan berkas
tidak lengkap atau tidak sesuai dengan ketentuan, Pejabat
Pembuat Komitmen berhak untuk menolak pengajuan
bantuan tersebut.
E. Penyaluran Dana Bantuan
1. Direktorat

Pembinaan

PAUD/BPPAUDNI

mengajukan

daftar nama calon penerima dana BOP PAUD sesuai aturan


yang berlaku.
2. KPPN mengirimkan dana sesuai pengajuan dana ke Bank
Penyalur.
3. Bank Penyalur mendistribusikan bantuan langsung ke
rekening Lembaga pengusul.
F. Jadwal Pengajuan Bantuan
Proposal pengajuan bantuan diharapkan bersamaan dengan
pengajuan bantuan lainnya dan disampaikan pada Koordinasi
Teknis Tingkat Provinsi.
17
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB IV
PENGELOLAAN DAN PENGAWASAN
A. Pengelolaan Dana Bantuan
1. Penggunaan dana bantuan harus mengacu pada ketentuan
dan aturan sebagaimana tertuang dalam akad kerjasama dan
Petunjuk Teknis yang telah ditetapkan oleh Direktorat
Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini.
2. Semua pengeluaran/penggunaan dana bantuan harus disertai
dengan bukti pengeluaran yang sah (sesuai dengan peraturan
yang berlaku di dalam penggunaan uang negara).
3. Semua bukti pengeluaran dibuat rangkap 2 (dua), dengan
peruntukan sebagai berikut. Lembar pertama (asli) untuk
arsip oleh lembaga penyelenggara dan lembar kedua
disampaikan

bersamaan

dengan

laporan

pelaksanaan

program ke Direktur Pembinaan PAUD/BPPAUDNI.


4. Pihak

penerima

bantuan

wajib

menyimpan

dan

mengadministrasikan semua bukti pengeluaran keuangan


dengan sebaik-baiknya untuk persiapan pemeriksaan oleh
auditor (Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan
(BPKP),

Badan

Pemeriksa

Keuangan

(BPK),

18
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Bawasda/Bawaska atau pihak berwenang lainnya) dan


disimpan untuk jangka waktu minimal 5 (lima) tahun.
Pengelolaan Keuangan
1. Pembelian Barang
a. Kuitansi dan Bukti Pembelian
Setiap pembelian barang harus disertai bukti pembelian
berupa:
1) Kuitansi dari toko, lengkap dengan tanda tangan penjual
dengan dibubuhi stempel perusahaan/toko.
2) Faktur/Nota Pembelian.
b. Materai dan kuitansi
1) Materai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah) untuk pembelian
di atas Rp. 1.000.000,2) Materai Rp 3.000,- (tiga ribu rupiah) untuk pembelian
senilai Rp. 500.000,- sampai dengan Rp 1.000.000,-.
Materai tersebut dilintasi tandatangan dan stempel
perusahaan/toko.
3) Pajak pembelian barang menjadi tanggung jawab pihak
penjual.

19
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

2. Pembelian Konsumsi
Pembelian konsumsi dapat dilakukan melalui katering atau
rumah makan. Kelengkapan bukti pembelian konsumsi sama
dengan pembelian barang.
3. Pembayaran Honorarium
a. Setiap pembayaran honorarium harus ada bukti kuitansi
penerimaan uang dari

penerima honor (tidak boleh

diwakilkan).
b. Pembayaran honorarium harus dipungut PPh Pasal 21 dengan
ketentuan.
c. Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus PNS
golongan II/d ke atas.
4. Pajak
a. Honorarium yang diberikan kepada tenaga berstatus non PNS
adalah untuk kelebihan uang honorarium dari batas
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang jumlahnya
ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.
b. Besar Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) untuk diri
Wajib Pajak orang pribadi adalah Rp. 15.840.000,- per tahun
(Undang-undang

Nomor

36

Tahun

2008)

atau

Rp.

1.320.000,- per bulan.


20
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lembaga berkewajiban untuk:


1) Menyetorkan hasil pungutan pajak kepada Kas Negara
2) Melampirkan copy semua bukti setor pajak tersebut
dalam laporan akhir.
5. Ketentuan lain
a. Lembaga tidak diperkenankan memecah pembelian dengan
tujuan menghindari pembayaran pajak.
b. Lembaga yang tidak melampirkan bukti fisik penggunaan
dana dan pembayaran pajak dianggap belum menggunakan
dana dan belum mempertanggungjawabkan keuangannya.
c. Perubahan

Anggaran.

Pergeseran

pembiayaan

yang

berbeda dengan yang dicantumkan dalam proposal harus


memperoleh persetujuan tertulis dari Direktur Pembinaan
Pendidikan Anak Usia Dini/Kepala BPPAUDNI.
d. Lembaga yang karena sesuatu hal mendapatkan dana double,
wajib mengembalikan kembali kelebihan dana ke Negara.
B. Pelaporan
1. Waktu
a. Setiap lembaga yang telah menerima dana bantuan
diharuskan

menyampaikan

laporan

kegiatan

dan

21
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

pertanggungjawaban

keuangan

kepada

Direktur

Pembinaan PAUD/Kepala BPPAUDNI.


b. Paling lambat 2 minggu setelah dana masuk pada
rekening lembaga, lembaga diharuskan melaporkan
penerimaan

dana

kepada

Direktur

Pembinaan

PAUD/Kepala BPPAUDNI baik secara tertulis maupun


melalui media elektronik (telepon, email, fax).
c. Laporan

disampaikan

ke

Direktorat

Pembinaan

PAUD/BPPAUDNI dan ditembuskan kepada Dinas


Pendidikan Kab/Kota.
d. Pengeluaran harus sesuai dengan proposal yang diajukan.
e. Semua bukti pengeluaran dibuat rangkap 2 (dua), dengan
peruntukan sebagai berikut. Lembar pertama (asli) untuk
arsip oleh lembaga penyelenggara dan lembar kedua
disampaikan bersamaan dengan laporan pelaksanaan
program

ke

Direktur

Pembinaan

PAUD/Kepala

BPPAUDNI.
f. Laporan akhir disampaikan kepada Direktur Pembinaan
PAUD selambatnya 4 (empat) bulan setelah dana
diterima dan dipastikan keseluruhan kegiatan yang
diusulkan dalam proposal selesai dilaksanakan.

22
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

2. Sistematika Laporan
Laporan akhir berisi laporan pelaksanaan program dan
pertanggungjawaban penggunaan dana secara keseluruhan,
yang terdiri atas 4 bagian, yaitu:
1) Halaman Sampul
Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis
kegiatan), nama lembaga pelapor (sesuai dengan Akad)
dan alamat lengkap lembaga.
2) Pengantar
Dalam pengantar laporan harus ditandatangani oleh
penanggungjawab kegiatan sesuai dengan Akad.
3) Isi Laporan
Lembar isi laporan menggunakan sistematika sebagai
berikut:
3.1

Bagian 1, Pendahuluan. Berisi uraian tentang:


kapan dana mulai diterima dan digunakan;

3.2

Bagian 2, Pelaksanaan Program. Berisi uraian


realisasi penggunaan dana sesuai dengan proposal
dihadapi selama pelaksanaan program disertai
upaya pemecahan masalah yang telah dilakukan
dengan memperhatikan faktor penghambat dan
faktor pendukung. Perlu juga diuraikan tentang
23

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

hasil yang diperoleh dari upaya pemecahan masalah


tersebut;
3.3

Bagian

3,

Menguraikan

seluruh

komponen-

komponen penggunaan dana sesuai dengan keadaan


riil di lapangan;
3.4

Bagian

4,

Penutup.

Berisi

uraian

tentang

kesimpulan, saran dan harapan.


C. Monitoring dan Pengawasan
1. Monitoring
a. Tujuan
Monitoring dan supervisi dilakukan dalam rangka
pemantauan,

pembinaan,

dan

evaluasi

terhadap

penggunaan dana BOP oleh Satuan Penerima. Secara


umum tujuan dari monitoring dan supervisi untuk
memastikan

ketepatan

penggunaan

dana

dan

menghindarkan dari ketidaktepatan atau penyelewengan


dana.
b. Waktu
Monitoring dapat dilaksanakan:
1) Sebelum

dana

diturunkan

untuk

memastikan

ketepatan Satuan calon penerima dana.

24
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

2) Setelah

dana

diturunkan

untuk

memastikan

akuntabilitas ketepatan penggunaan dana BOP oleh


Satuan PAUD penerima.
c. Pelaksana
1) Monitoring oleh Tim Provinsi
a) Monitoring ditujukan untuk memantau ketepatan
Satuan penerima dan penggunaan dana BOP oleh
Satuan PAUD penerima.
b) Responden

terdiri

unsur

Dinas

Pendidikan

Kab/Kota, dan Satuan PAUD penerima dana.


c) Monitoring dilaksanakan di awal sebelum dana
diluncurkan, selama proses, dan atau setelah dana
diluncurkan.
2) Monitoring oleh Tim Kabupaten/Kota
a) Monitoring ditujukan untuk memantau kelayakan
Satuan PAUD calon penerima dan penggunaan
dana BOP.
b) Responden terdiri dari Satuan PAUD penerima
dana.
c) Monitoring dilaksanakan di awal untuk penilaian
Satuan PAUD, dan

setelah dana diluncurkan

untuk memantau penggunaan dana.


25
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

2. Pengawasan
Pengawasan dana BOP meliputi pengawasan melekat,
fungsional, dan masyarakat.
a. Pengawasan Melekat dilakukan oleh pimpinan masingmasing instansi pengelola dana BOP baik di tingkat
Pusat, Provinsi, Kab/Kota, maupun Satuan PAUD.
b. Pengawasan

Fungsional

Internal

dilakukan

oleh

Inspektorat Jenderal Pusat dan Daerah sesuai dengan


kewenangannya.
c. Pengawasan Fungsional Eksternal dilakukan oleh Badan
Pengawas Keuangan sesuai dengan kewenangannya.
d. Pengawasan oleh masyarakat dalam rangka transparansi
dan akuntabilitas pelaksanaan dana BOP PAUD sebagai
masukan jika terdapat indikasi penyalahgunaan dana
BOP.

26
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

BAB V
PENUTUP
Demikian Petunjuk Teknis ini disusun semoga dapat menjadi
panduan yang jelas bagi semua unsur yang berkepentingan dengan
Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD.
Apabila ada hal-hal yang belum dipahami atau memerlukan
penjelasan lebih lanjut, silakan menghubungi Direktorat Pembinaan
Pendidikan Anak Usia Dini, Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini,
Nonformal dan Informal, di Gedung E Lantai 7 Kemdikbud, Jalan
Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta.
Tlp/Fax. 021-5725495 [TU Direktorat Pembinaan PAUD].
Silakan juga mengunjungi website: www.paudni.kemdiknas.go.id

27
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 1. Contoh Formulir Pengajuan Dana BOP


Kepada Yth. Direktur Pembinaan PAUD,
Direktorat Jenderal PAUDNI, Kemdikbud
Gedung E Lantai 7 Senayan, Jakarta
atau
Kepala P2PAUDNI/BPPAUDNI ......di....
Kami yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama Pengelola
Jabatan
Nama Lembaga
Status Lembaga
Tahun Berdiri
Alamat

:
:
:
:
:
:

................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................
....................................................................

Mengajukan usulan bantuan operasional penyelenggaraan PAUD


untuk tahun anggaran 2014/2015. Berkenaan dengan hal tersebut
kami menyatakan bahwa:
1. Bersedia untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran PAUD
sesuai dengan pengajuan yang disetujui Direktorat Pembinaan
Pendidikan Anak Usia Dini/P2PAUDNI/BPPAUDNI tahun
2014.
2. Semua dana yang diterima menjadi tanggung jawab mutlak
Satuan PAUD kami, sesuai dengan Petunjuk Teknis dan
peraturan yang berlaku;

28
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

3. Bersedia mengadministrasikan penggunaan dana sesuai dengan


pengajuan yang disetujui yang dibuktikan dengan kuitansi sesuai
aturan yang berlaku;
4. Bersedia memenuhi kewajiban membayar pajak sesuai aturan
yang berlaku;
5. Bersedia menyampaikan laporan penggunaan dana keseluruhan
paling lambat 3 bulan sejak uang diterima.
Demikian

pengajuan

sekaligus

pernyataan

ini

dibuat

dan

ditandatangani di atas kertas bermaterai enam ribu rupiah, tanpa


adanya paksaan dari pihak manapun.
Yang membuat pernyataan,
Materai Rp. 6.000,Stempel Satuan
..............................................

29
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 2: Formulir Data Satuan PAUD


A. Identitas Satuan
Nama Satuan PAUD
Alamat Lengkap
Tahun Berdiri Satuan PAUD
Jenis Program
Nama Pengelola

: .............................
: .............................
: .............................
: TK/TPA/KB/SPS*
(coret yang tidak perlu)
: .............................

B. Program Layanan:
1. Data Anak:
Jumlah
: ............. anak
2. Layanan Program : ...... x dalam seminggu @ ......... jam
3. Rencana Penggunaan dana:
No Rencana Penggunaan
1.
Bantuan biaya masuk dan biaya administrasi
2.
Bantuan biaya Penyelenggaraan Proses
Pembelajaran
3.
Bantuan untuk bahan habis pakai, buku-buku
acuan untuk pendidik, buku bacaan anak, atau
ATK
4.
Pembelian alat-alat DDTK, pembelian obatobatan ringan, kotak P3K, transport petugas
kesehatan
5.
Transport
pendidik
untuk
mendukung
pertemuan di Gugus PAUD
Jumlah

RP
..............
..............
..............
..............
..............
..............

30
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

C. Data Administrasi
1. Rekening Satuan
a. Nama Satuan sesuai yang tercantum dalam rekening
................................................................................
b. Alamat Satuan sesuai rekening
................................................................................
c. Nomor Rekening Bank
................................................................................
d. Nama Bank
................................................................................
2. NPWP
a. Nama Wajib pajak
................................................................................
b. Nomor NPWP
................................................................................
D. Lampiran:
1. Foto copy Rekening Bank atas nama Satuan
2. NPWP Satuan
.................,..........2014
Pengelola PAUD,
...................................
(stempel Satuan)

31
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 3. Contoh Surat Pernyataan Dinas Pendidikan Kab/Kota


SURAT PERNYATAAN
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama
NIP
Jabatan
Alamat

:
:
:
:

............................................................
............................................................
.................................................................
.................................................................

bahwa dalam rangka penyelenggaraan program pendidikan anak usia


dini melalui dana bantuan operasional penyelenggaraan PAUD,
dengan ini menyatakan:
1. Bertanggung jawab atas Data Satuan PAUD yang tercantum
dalam Rekap Pengajuan adalah benar adanya dan dapat
dibuktikan keberadaannya.
2. Bersedia untuk membina dan mengawasi penggunaan dana
bantuan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
3. Bersedia untuk mengkoordinir penyampaian laporan penggunaan
dana sesuai dengan ketentuan.
Surat pernyataan ini dibuat dan ditandatangani diatas kertas
bermaterai enam ribu rupiah dengan penuh kesadaran, tanpa adanya
paksaan dari pihak manapun.
........,........................2014
.........................................
Materai Rp. 6.000,........................................
NIP:................................
32
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 4:
REKAPITULASI DATA SATUAN
CALON PENERIMA DANA BOP-PAUD TAHUN 2014
Kabupaten/Kota: ........................................
Provinsi
No.

Nama
Satuan

: ........................................
Ala
mat

Nama
Pengel
ola

Nomor
Rekeni
ng

Nama
Bank

NP
WP

Jml
Anak

Jml
Dana

1
2
3
4
5
6
7
8
9

Dst

............, ................2014
Mengetahui Kadin Dik

Penanggungjawab PAUD

Kab/Kota,
..................................

...................................

NIP: ..............................

NIP:.............................
33

Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan


Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 5: Contoh Kuitansi


KUITANSI
Sudah terima dari

: Kuasa Pengguna Anggaran Satuan Kerja


Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia
Dini atau P2PAUDNI/BPPAUDNI

Uang Sebesar

: Rp ....................................................

Terbilang

: (...................................................................)

Untuk Pembayaran : Dana Bantuan Operasional PenyelenggaraanPAUD (TK, KB, TPA, SPS) dalam rangka
Bantuan Biaya Operasional Penyelenggaraan
PAUD Tahun Anggaran 2014
Jumlah anak

: .................
Jakarta,

2014

Mengetahui
Pejabat Pembuat Komitmen

Yang Menerima,

Materai Rp. 6.000

Materai Rp. 6.000

........................................
Stempel Satuan
NIP:.................................
..........................
(Catatan : dibuat rangkap 3, lembar lainnya tak bermaterai)

34
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 6: Contoh Berita Acara Verifikasi


CONTOH BERITA ACARA
VERIFIKASI SATUAN PENERIMA DANA BANTUAN
OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD
Nomor : ...........................
Tanggal : ...........................
Pada hari ini ............ tanggal .......... bulan ........ tahun ........
bertempat di ........... , jalan ......................., telah diadakan rapat
Verifikasi

Satuan

Penerima

Dana

Bantuan

Operasional

Penyelenggaraan PAUD.
Verifikasi dimulai pk ......... yang dipimpin oleh .............. selaku
Ketua

Tim

Verifikasi

yang

ditunjuk

berdasarkan

SK................Nomor ................... Tanggal .................... dengan


beranggotakan .............. orang.
Acara Verifikasi mencakup:
1. Menelaah kelengkapan berkas
2. Menelaah kesesuaian data dalam berkas
3. Penetapan nama Satuan yang diusulkan untuk dapat menerima
dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD.

35
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Berdasarkan hasil penelaahan administrasi maka seluruh Tim


Verifikasi menyepakati bahwa Satuan-Satuan yang tercantum dalam
Daftar Rekapitulasi Satuan Penerima Bantuan Dana BOP PAUD
memenuhi persyaratan yang ditentukan. Selanjutnya Berita Acara
Verifikasi dan berkas-berkas lainnya akan diserahkan ke Direktur
Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini sebagai pertanggungjawaban
atas tugas yang sudah diberikan.
Demikian Berita Acara ini dibuat dengan ditandatangi oleh seluruh
Tim Verifikasi untuk selanjutnya dapat digunakan sebagaimana
mestinya.
.., ................
Tim Verifikasi
1. ................................ .................( Ketua)
2. ................................ ..................(Anggota)
3. ................................ .................( Anggota )

36
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 7: Contoh Akad Kerjasama


AKAD KERJASAMA
NOMOR: /...../AKAD/BOP.

/DU/2014

ANTARA:
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI,
ATAU BPPAUDNI/P2PAUDNI
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI,
NONFORMAL DAN INFORMAL
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DENGAN
LEMBAGA PAUD......................................................
DALAM RANGKA
PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Pada hari ini, .... tanggal .... bulan ....... tahun ................, kami yang
bertandatangan di bawah ini:
Nama
: .....................................................
Jabatan
: .....................................................
Alamat
: .....................................................
Yang selanjutnya dalam akad kerjasama ini disebut Pihak Pertama.
Nama
: .
Jabatan
: Pemimpin Lembaga/ Organisasi .................
Alamat
: .
No. Rekening : (nama Bank dan nomor rekening).
NPWP
: .
Yang selanjutnya dalam akad kerjasama ini disebut Pihak Kedua.
Bahwa dalam rangka pelaksanaan pemberian dana Bantuan Operasional
Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini [BOP-PAUD], kedua belah
37
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

pihak telah bersepakat mengadakan akad kerjasama sebagaimana diatur


dalam pasal-pasal berikut ini:
Pasal 1
Lingkup Kegiatan
Pihak Kedua telah menyatakan kesediaannya untuk melaksanakan kegiatan
sebagai berikut:
1) Melaksanakan kegiatan Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD
sesuai dengan pengajuan yang disetujui Dinas Pendidikan Propinsi
...
2) Mengadministrasikan penggunaan dana Bantuan Operasional PAUD
sesuai dengan jenis penggunaanya.
3) Pembinaan, monitoring dan evaluasi terhadap program yang
dikembangkan
4) Melaporkan hasil kegiatan terhitung sejak Akad Kerjasama
ditandatangani.
Pasal 2
Besarnya Dana Bantuan
Untuk keperluan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1, Pihak
Pertama menyediakan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD
khususnya untuk menyelenggarakan program sebesar Rp.
..,- [ rupiah] untuk diserahkan kepada Pihak
Kedua.
Pasal 3
Sifat Dana Bantuan
Dana bantuan khusus sebagimana dimaksud pada pasal 2 bersifat dana
stimulan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan
program PAUD.
Pasal 4
Penggunaan Dana Bantuan Khusus
Pihak Kedua akan menggunakan dana yang diterima dari Pihak Pertama
tersebut untuk membiayai program sesuai dengan proposal yang telah
disetujui.
38
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Pasal 5
Fakta Integritas
Proses pemilihan dan penetapan pemberian Bantuan Operasional
Penyelenggaraan PAUD dilaksanakan secara transparan dan bebas dari
unsur KKN.
Pasal 6
Tanggung Jawab Mutlak
Penyelenggaraan dan penggunaan anggaran yang telah diterimakan oleh
Pihak kedua menjadi tanggung jawab mutlak Pihak kedua sebagai
penerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia
Dini.
Pasal 6
Sanksi
Apabila Pihak Kedua ternyata tidak menggunakan dana sesuai dengan
proposal yang telah disetujui, maka Pihak Pertama berhak menuntut Pihak
Kedua untuk mempertanggungjawabkan dan membuat pernyataan
menjamin keberlangsungan program.

1)
2)
3)

Pasal 7
Penyelesaian Perselisihan
Apabila terjadi perselisihan kedua belah Pihak telah bersepakat untuk
menyelesaikan secara musyawarah untuk mencapai mufakat.
Apabila tidak terjadi kemufakatan kedua belah pihak telah bersepakat
untuk menempuh jalur hukum melalui Kantor Panitera Pengadilan
Negeri setempat.
Seluruh biaya untuk penyelesaian perselisihan sebagaimana dimaksud
dalam ayat (2) di atas, ditanggung oleh pihak yang ditunjuk
berdasarkan hasil keputusan pengadilan.

Pasal 8
Untuk keperluan administrasi, surat perjanjian kerjasama ini dibuat dalam
rangkap 5 (lima) di atas kertas bermaterai enam ribu rupiah.
39
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Pasal 9
Aturan Tambahan
Hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian kerjasama ini, akan diatur
kemudian atas kesepakatan kedua belah pihak, dan selanjutnya menjadi
bagian yang tidak terpisahkan dengan perjanjian kerjasama ini.
Pihak Kedua

Pihak Pertama
...................................,

materai

materai

....................

....................................
NIP:............................

40
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Lampiran 8: Contoh Laporan Penggunaan Dana


KOP Satuan (Logo, Nama Satuan, Alamat Lengkap)
LAPORAN PENGGUNAAN DANA
BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PAUD
TAHUN 2014
1.

Halaman Sampul
Halaman sampul harus memuat judul laporan (jenis kegiatan),
nama lembaga pelapor (sesuai dengan Akad) dan alamat lengkap
lembaga.

2.

Pengantar
Dalam

pengantar

laporan

harus

ditandatangani

oleh

penanggungjawab kegiatan sesuai dengan Akad.


3.

Isi Laporan
Bagian 1, Pendahuluan. Berisi uraian tentang: kapan dana
mulai diterima dan digunakan; rencana kegiatan sesuai dengan
yang diajukan di proposal; siapa saja yang terlibat atau dijadikan
sasaran dalam setiap kegiatan; dan jadwal pelaksanaan kegiatan
Bagian 2, Pelaksanaan Program. Berisi uraian realisasi dari
rencana yang tercantum dalam proposal.
41
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)

Bagian 3, Penggunaan Dana. Menguraikan seluruh komponenkomponen penggunaan dana sesuai dengan keadaan riil di
lapangan
Bagian 4, Penutup. Berisi uraian tentang kesimpulan, saran dan
harapan
...........................,...........2014
Pengelola Program,

Bendaharawan,

(Stempel Satuan)
........................................

.....................................

42
Petunjuk Teknis Penyaluran Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan
Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD)