Anda di halaman 1dari 16

ANALISIS LAJU ANGKUTAN SEDIMEN

UNTUK PERENCANAAN KANTONG LUMPUR


PADA D.I. PERKOTAAN KABUPATEN BATUBARA

TUGAS AKHIR
Diajukan untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi Syarat
untuk Menempuh Ujian Sarjana Teknik Sipil

Disusun Oleh :
ARIS MUNANDAR
08 04040 012

BIDANG STUDI TEKNIK SUMBER DAYA AIR


DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2014

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

Sungai adalah jalan air alami yang mengalir ke laut atau danau atau ke
sungai yang lain. Selain mengalirkan air, sungai juga mengalirkan sedimen dan
polutan. Sedimentasi adalah proses pengendapan material yang terangkut oleh
aliran dari bagian hulu. Proses sedimentasi meliputi proses erosi, angkutan
(transport), pengendapan (deposition), dan pemadatan (compaction) dari
sedimentasi itu sendiri. Sedimentasi sungai juga berpengaruh terhadap daerah
irigasi. Lokasi penelitian adalah Daerah Irigasi Perkotaan yang teletak pada
Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara, dan letak koordinat bendung (weir)
31534,9 LU dan 992056.8 BT. Bendung Gerak Perkotaan dibangun tahun
1985 memiliki 5 pintu. Dari hasil survei awal, tinggi sedimen pada saluran primer
mencapai 0,8 m. Pada saluran primer Sta 10 km sudah tidak mampu lagi
mensuplai air. Maka dengan areal irigasi 3.350 Ha diperkirakan akan berkurang
suplai air, terutama di hilir areal.
Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa prediksi erosi yang terjadi
pada DAS Bah Bolon dengan menggunakan metode USLE dan menghitung
sedimentasi pada DAS Bah Bolon. Lalu menganalisa laju angkutan sedimen dan
menghitung volume sedimen yang masuk ke dalam saluran irigasi Perkotaan
dengan menggunakan estimasi sedimen metode Yangs, metode Engelund and
Hansen, metode Shen and Hung, dan dengan metode Meyer Petter Muller (MPM).
Kemudian dihitung berapa besar panjang dan lebar kantong lumpur sehingga
dapat menampung besarnya sedimen yang masuk ke dalam jaringan irigasi
Perkotaan
Hasil perhitungan yang dilakukan didapat bahwa besarnya erosi yang
terjadi pada DAS Bah Bolon mencapai 31,331 ton/ha/tahun atau sebesar
3.574.604,08 ton/tahun dengan sedimentasi yang dihasilkan adalah sebesar
300.606,98 ton/tahun. Estimasi sedimen metode Yangs didapat hasil sedimen
18,888 ton/hari, dengan metode Engelund and Hansen didapat hasil sedimen
15,341 ton/hari, dengan metode Shen and Hung didapat hasil sedimen 0,448
ton/hari, dengan metode Sampling Meyer, Petter, and Muller (MPM) didapat hasil
sedimen 33,385 ton/hari.
Maka dapat disimpulkan bahwa angkutan sedimen yang masuk ke saluran
irigasi Perkotaan adalah 4,054 % dari yang dihasilkan DAS Bah Bolon. Metode
estimasi angkutan sedimen yang dipakai dalam perhitungan muatan sedimen
saluran irigasi Perkotaan adalah metode Sampling Meyer, Petter, and Muller
karena hasilnya lebih memungkinkan dan jumlah muatan sedimen yang dihasilkan
lebih besar daripada metode lainnya. Dari jumlah muatan sedimen maka didapat
volume kantong lumpur Daerah Irigasi Perkotaan adalah 200 m3, dengan dimensi
kantong lumpur adalah panjang 54 m dan lebar 6,6 m, dan kedalaman kantong
lumpur pada saat kosong adalah 0,4525 m.
Kata kunci: Kantong lumpur, sedimen, erosi

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena berkat Rahmat dan KuasaNya, serta dukungan dari berbagai pihak, sehingga penulis dapat menyelesaikan
Tugas Akhir ini.
Adapun judul dari Tugas Akhir ini adalah Analisis Laju Angkutan
Sedimen untuk Perencanaan Kantong Lumpur pada D.I. Perkotaan
Kabupaten Batubara. Tugas akhir ini disusun sebagai salah satu syarat untuk
menyelesaikan pendidikan Strata I (S1) di Bidang Studi Teknik Sumber Daya Air
Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan Tugas Akhir ini jauh dari
kesempurnaan, baik dari segi isi maupun segi bahasa dan cara penyusunannya
serta dari segi teori dan perhitungannya, oleh karena itu bersedia menerima
kritikan dan saran yang membangun demi hasil yang lebih baik.
Penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas
bimbingan dan bantuan yang diberikan sehingga Tugas Akhir ini dapat
terselesaikan. Ucapan terima kasih penulis ucapkan kepada :
1. Ayahanda Burhanuddin dan Ibunda Murliana yang telah membesarkan,
mendidik, selalu mendukung saya dalam doa, memberikan dorongan
material,

sepiritual

serta

memotivasi

saya

dengan

sabar

dalam

menyelesaikan Tugas Akhir ini.


2. Bapak Ir. Terunajaya, M.Sc selaku dosen pembimbing sekaligus orang tua
bagi penulis yang telah berkenan meluangkan waktu, tenaga dan pikiran
untuk membantu, membimbing dan mengarahkan penulis hingga
selesainya Tugas Akhir ini.
i
Universitas Sumatera Utara

3. Bapak

Dr.

Ir.

Ahmad

Perwira

Mulia,

M.Sc

selaku

dosen

pembanding/penguji yang telah memberikan kritikan dan nasehat yang


membangun dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.
4. Bapak Ivan Indrawan, ST, MT, selaku dosen pembanding/penguji yang
telah memberikan kritikan dan nasehat yang membangun dalam
menyelesaikan Tugas Akhir ini dan telah banyak membantu dan
membimbing saya dalam kuliah.
5. Bapak Prof. Dr. Ing. Johannes Tarigan selaku ketua Departemen Teknik
Sipil Fakultas Teknik USU.
6. Bapak Ir. Syahrizal, MT selaku sekretaris Departemen Teknik Sipil
Fakultas Teknik USU.
7. Bapak/Ibu Dosen Staf Pengajar Jurusan teknik Sipil Universitas Sumatera
Utara.
8. Kepada kakak, abang dan adik-adikku tersayang, yang mendukung
penyelesaian Tugas Akhir ini. Bang Putra, Kak Nona, Kak Putri, dan
kepada adik-adikku Andi, Aulia, Dinda, Kiki, Denni, dan lain-lain.
9. Adik Lia Arrumaisha yang telah memberikan motivasi, inspirasi, semangat,
dan selalu mendukung serta medoakan penulis dalam menyelesaikan
Tugas Akhir ini.
10. Semua sahabat-sahabatku khususnya kepada Fadil, Muazzi, Dedi, Khatab,
Imam, Amec, Riza, Al, Andy, Denny, Hafizh obama, Fadhlan, Nelwan,
Berry, dan Hafiz yang telah memberikan dukungan dalam pengerjaan
Tugas Akhir ini.
11. Abang Habibi el hadidhy dan Bang Kiki 99 yang telah banyak membantu
dalam pengerjaan Tugas Akhir ini.
ii
Universitas Sumatera Utara

12. Teman-teman sejawat 08 Teknik Sipil USU yang telah memberikan


semangat dan bantuan Danny, Siddik, Fuad, Khaidir, Galih, Topan, Robi,
Mustapa, Doni, dan banyak lagi yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
13. Adik-adik Teknik Sipil USU yang telah membantu dan memberi semangat
kepada penulis; Rico 11, Reno 11, Subar 11, Dian 11, Arif gumit 11, Dhika
11, Sormin 11, Yazid 09, Azam 09, Khairun 09, Ian 09, Ari 10, Rahmat 10,
Fauzi 10, Dikki 10, dan masih banyak lagi yang tidak bisa disebutkan satu
persatu.
14. Seluruh pegawai administrasi Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik
Universitas Sumatera Utara yang telah memberikan bantuan dan
kemudahan dalam penyelesaian administrasi.
Semoga Allah SWT membalas dan melimpahkan rahmat dan karunia-Nya
kepada kita semua, dan atas dukungan yang telah diberikan, penulis ucapkan
terima kasih. Semoga Tugas Akhir ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Medan, Juni 2014


Hormat Saya

Aris Munandar
08 0404 012

iii
Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

ABSTRAK .............................................................................................................
KATA PENGANTAR .......................................................................................... i
DAFTAR ISI ......................................................................................................... iv
DAFTAR GAMBAR ............................................................................................ viii
DAFTAR TABEL .................................................................................................. x
DAFTAR NOTASI ............................................................................................... xi
DAFTAR LAMPIRAN ......................................................................................... xiv
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang .......................................................................................... 1
1.2. Perumusan Masalah .................................................................................. 3
1.3. Pembatasan Masalah ................................................................................. 3
1.4. Tujuan ....................................................................................................... 4
1.5. Manfaat Penulisan ..................................................................................... 4
1.6. Metodologi Penelitian ............................................................................... 5
1.7. Sistematika Penulisan ............................................................................... 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Umum......................................................................................................... 7
2.2 Erosi ........................................................................................................... 9
2.2.1

Mekanisme Erosi ............................................................................ 10

2.2.2

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Erosi ...................................... 14

2.2.2.1 Iklim ......................................................................................... 15


2.2.2.2 Topografi .................................................................................. 15
iv

Universitas Sumatera Utara

2.2.2.3 Vegetasi .................................................................................... 16


2.2.2.4 Tanah ........................................................................................ 17
2.2.2.5 Manusia .................................................................................... 18
2.2.3

USLE Sebagai Model Perkiraan Besarnya Erosi ........................... 19

2.2.3.1 Faktor Erosivitas Hujan (R) ..................................................... 20


2.2.3.2 Faktor Erodibilitas Tanah (K) .................................................. 20
2.2.3.3 Faktor Panjang dan Kemiringan Lereng (LS) .......................... 24
2.2.3.4 Faktor Pengolahan Lahan (C) .................................................. 25
2.2.3.5 Faktor Konservasi Tanah (P) ................................................... 25
2.3 Sedimentasi ................................................................................................ 27
2.3.1

Pembagian Sedimen ....................................................................... 32

2.3.2

Angkutan Sedimen ......................................................................... 35

2.3.2.1 Ukuran Partikel Sedimen ......................................................... 36


2.3.2.2 Berat Spesifik Partikel Sedimen............................................... 36
2.3.2.3 Kecepatan Jatuh (Fall Velocity) ............................................... 37
2.3.2.4 Tegangan geser kritis ............................................................... 38
2.3.3

Persamaan Angkutan Sedimen ....................................................... 41

2.3.3.1 Yangs ...................................................................................... 41


2.3.3.2 Engelund and Hansen ............................................................... 43
2.3.3.3 Shen and Hungs ....................................................................... 43
2.3.3.4 Metode Sampling Meyer Petter Muller.................................... 44
2.4 Hubungan Erosi dengan Besarnya Sedimentasi ......................................... 45
2.5 Debit Air..................................................................................................... 46
2.5.1

Pengukuran Debit Air Secara Langsung ........................................ 46


v

Universitas Sumatera Utara

2.5.2

Pengukuran Debit Air Secara Tidak Langsung .............................. 50

2.6 Perencanaan Kantong Lumpur ................................................................... 56


2.6.1

Dimensi Kantong Lumpur.............................................................. 57

2.6.2

Kecepatan Endap ............................................................................ 59

2.6.3

Volume Tampungan ....................................................................... 60

2.6.4

Pemeriksaan Terhadap Berfungsinya Kantong Lumpur ................ 62

2.6.4.1 Efisiensi pengendapan .............................................................. 62


BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Lokasi Penelitian ........................................................................................ 66
3.2 Metode Kerja.............................................................................................. 68
3.3 Pelaksanaan Penelitian ............................................................................... 70
3.3.1

Studi Pustaka .................................................................................. 70

3.3.2

Survei Pengambilan Data ............................................................... 70

3.3.3

Pengujian Sampel ........................................................................... 73

3.3.3.1 Konsentrasi Sedimen ................................................................ 74


3.3.3.2 Diameter Butiran Sedimen ....................................................... 76
3.3.3.3 Berat Jenis Partikel (Specific Gravity) ..................................... 77
3.3.4

Perhitungan Prediksi Volume Erosi dengan Metode USLE .......... 78

3.3.5

Perhitungan Laju Angkutan Sedimen ............................................ 83

3.3.6

Perencanaan Kantong Lumpur ....................................................... 86

3.3.7

Kesimpulan dan Saran.................................................................... 88

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN


4.1 Analisa Erosi .............................................................................................. 89
4.1.1

Erosivitas Hujan (R) ....................................................................... 89


vi

Universitas Sumatera Utara

4.1.2

Faktor Erodibilitas Tanah (K) ........................................................ 94

4.1.3

Faktor Panjang dan Kemiringan Lereng (LS) ................................ 96

4.1.4

Faktor Penggunaan dan Pengelolaan Lahan (CP) .......................... 99

4.2 Analisa Sedimentasi DAS .......................................................................... 101


4.3 Analisa Angkutan Sedimen Pada Saluran Irigasi Perkotaan ...................... 102
4.3.1

Perhitungan Angkutan Sedimen Dengan Formula Yangs ............ 106

4.3.2

Perhitungan Angkutan Sedimen Dengan Formula Engelund


and Hansen ..................................................................................... 108

4.3.3

Perhitungan Transportasi Sedimen Dengan Formula Shen


and Hung ........................................................................................ 110

4.3.4

Perhitungan Transportasi Sedimen Dengan Formula Meyer


Petter Muller (MPM) ..................................................................... 112

4.4 Perencanaan Kantong Lumpur ................................................................... 115


BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan ................................................................................................ 127
5.2 Saran ........................................................................................................... 128
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................ 129
LAMPIRAN

vii

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL
Tabel

Uraian

2.1

Kode Struktur Tanah ........................................................................22

2.2

Kode Permeabilitas Profil Tanah .....................................................22

2.3

Nilai M untuk Beberapa Tekstur Tanah ...........................................23

2.4

Nilai K untuk Berbagai Jenis Tanah.................................................24

2.5

Nilai CP untuk Berbagai Macam Penggunaan Lahan ......................26

2.6

Nilai Faktor P untuk berbagai Tindakan Konservasi Tanah ............27

2.7

Pengaruh Luas DAS terhadap NLS ..................................................30

2.8

Klasifikasi Kondisi Dasar Sungai.....................................................35

2.9

Klasifikasi Ukuran Partakel Sedimen...............................................36

3.1

Data perhitungan kecepatan .............................................................72

3.2

Pengujian Konsentrasi Sedimen .......................................................76

3.3

Berat Jenis Partikel Sedimen ............................................................77

4.1

Data Curah Hujan Rata-rata Bulanan (2001-2010) Sub DAS Bah


Bolon ................................................................................................91

4.2

Perhitungan Erosivitas Hujan (R) Sub DAS Bah Bolon ..................92

4.3

Lokasi Pengamatan Hujan Sub DAS Bah Bolon .............................92

4.4

Kemiringan lereng dan nilai faktor S pada Sub DAS Bah Bolon ....96

4.5

Menentukan nilai CP rata-rata pada Sub DAS Bah Bolon ...............99

x
Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR
Gambar

Uraian

2.1

Nomograf untuk menghitung nilai erodibilitas tanah (K) dalam


satuan metrik (Wischmeier, et.al., 1971) ......................................... 21

2.2

Sketsa Profil Memanjang Alur Sungai (Fadlun, 2009) .................... 29

2.3

Diagram Klasifikasi Angkutan Sedimen ......................................... 32

2.4

Grafik Hubungan Diameter Butiran Dengan Kecepatan Jatuh


Sedimen............................................................................................ 38

2.5

Gaya Yang Bekerja Pada Butiran di Dasar Sungai .......................... 39

2.6

Diagram Shields ............................................................................... 41

2.7

Sketsa Isometris Alat Ukur Romijn ................................................. 47

2.8

Gambar Skat Ukur Cipoletti ............................................................ 48

2.9

Gambar Skat Ukur Thompson ......................................................... 49

2.10

Gambar Alat Ukur Parshall Flume .................................................. 50

2.11

Jenis-jenis Pelampung...................................................................... 52

2.12

Sketsa alur sungai untuk pengukuran kecepatan metode


pelampung ........................................................................................ 53

2.13

Sketsa Pelampung Tungkai .............................................................. 54

2.14

Skema Kantong Lumpur .................................................................. 57

2.15

Hubungan Antara Diameter Saringan dan Kecepatan Endap


untuk Air Tenang ............................................................................. 60

2.16

Potongan Melintang dan Potongan Memanjang Kantong


Lumpur yang Menunjukkan Metode Pembuatan Tampungan......... 61

2.17

Grafik Pembuangan Sedimen Camp untuk Aliran Turbelensi


(Camp, 1945 dalam KP-02) ............................................................. 64

2.18

Tegangan geser kritis dan kecepatan geser kritis sebagai fungsi


besarnya butir untuk s = 2.650 kg/m3 (pasir) ................................. 65
viii
Universitas Sumatera Utara

3.1

Lokasi Penelitian Tugas Akhir......................................................... 67

3.2

Diagram Alir Penelitian ................................................................... 69

3.3

Sketsa Pengambilan Data di Lapangan ............................................ 70

3.4

Penampang Saluran Primer Daerah Irigasi Perkotaan Debit


Banjir................................................................................................ 71

3.5

Model Pelampung yang Digunakan ................................................. 72

4.1

Peta Polygon Thiessen DAS Bah Bolon .......................................... 93

4.2

Peta Jenis Tanah DAS Bah Bolon ................................................... 95

4.3

Peta Kemiringan Lereng DAS Bah Bolon ....................................... 98

4.4

Peta Penutup Lahan DAS Bah Bolon .............................................. 100

4.5

Penampang Saluran Primer Daerah Irigasi Perkotaan ..................... 104

4.6

Peta DAS Bah Bolon ....................................................................... 105

4.7

Grafik Perbandingan Hasil Perhitungan Angkutan Sedimen........... 114

4.8

Potongan Melintang Kantong Lumpur dalam Keadaan


Konsong (Qs) ................................................................................... 119

4.9

Potongan Memanjang Kantong Lumpur .......................................... 120

4.10

Kondisi Existing Daerah Irigasi Perkotaan ...................................... 121

4.11

Penampang Saluran Existing ........................................................... 122

4.12

Kantong Lumpur Rencana ............................................................... 123

4.13

Detail Kantong Lumpur Rencana .................................................... 124

4.14

Detail Pintu Saluran Primer ............................................................. 125

4.15

Detail Pimtu Saluran Pembilas ........................................................ 126

ix
Universitas Sumatera Utara

DAFTAR NOTASI
Ae

= Perkiraan besarnya jumlah erosi ------------------------------- ton/ha/tahun

= Faktor erosivitas curah hujan tahunan rata-rata -------------- mm

Rm

= Erosivitas Curah Hujan Bulanan ------------------------------- cm

(Rain)m

= Curah hujan bulanan --------------------------------------------- cm

= Indeks erodibilitas tanah

= Persentase ukuran partikel

= Persentase bahan organik

= Kode kelas struktur tanah

= Kode Kelas permeabilitas tanah

LS

= Indeks panjang dan kemiringan lereng

= Panjang lereng ---------------------------------------------------- m

= Kemiringan lereng ----------------------------------------------- %

= Konstanta yang besarnya bervariasi tergantung besarnya


kemiringan lereng

= Indeks pengelolahan lahan

= Indeks upaya konservasi tanah atau lahan

= hasil sedimen persatuan luas ------------------------------------ ton/tahun

Ws

= Luas Daerah Aliran Sungai -------------------------------------- Ha

NLS

= Nisbah Pelepasan Sedimen -------------------------------------- %

= Kecepatan jatuh --------------------------------------------------- m/detik

= Berat jenis sedimen ----------------------------------------------- kg/m3

= Berat jenis air

= Massa jenis air ----------------------------------------------------- kg.s2/m4

= Gravitasi ------------------------------------------------------------ m/detik2

--------------------------------------------- kg/m3

xi
Universitas Sumatera Utara

= Diameter sedimen ------------------------------------------------- mm

= Kinematik viscositas ---------------------------------------------- m2/s

= Suhu air ------------------------------------------------------------- C

= Tegangan geser ---------------------------------------------------- kg/m2

= Tegangan geser kritis --------------------------------------------- kg/m2

d50

= Diameter sedimen 50% dari material/diameter rata-rata ---- mm

d90

= Diameter sedimen 90% dari material -------------------------- mm

Vcr

= Kecepatan kritis --------------------------------------------------- m/s

= Kecepatan aliran--------------------------------------------------- m/s

Ss

= Kemiringan sungai

U*

= Kecepatan geser --------------------------------------------------- m/s

Ct

= Konsentrasi sedimen total---------------------------------------- ppm

Re

= Bilangan Reynold

As

= Luas penampang sungai ------------------------------------------ m2

= Keliling basah ----------------------------------------------------- m

Rh

= Jari-jari hidrolis---------------------------------------------------- m

= Debit air ------------------------------------------------------------ m/detik3

ba

= Lebar ambang------------------------------------------------------ m

= Tinggi permukaan air --------------------------------------------- m

= Kedalaman saluran ------------------------------------------------ m

= Lebar saluran ------------------------------------------------------ m

Qs

= Muatan sedimen --------------------------------------------------- m/detik3

Qsus

= Beban layang ------------------------------------------------------ m/detik3

qb

= Tingkat bedload dalam saluran, berat per waktu dan


lebar ---------------------------------------------------------------- (kg/s)/m

xii
Universitas Sumatera Utara

(Ks/Kr)S

= Konstanta untuk mencari nilai Sr

Ps

= Persentase Sedimentasi ------------------------------------------- %

= Koefisien pelampung

= Kecepatan pelampung -------------------------------------------- m/det

= Kedalaman tungkai (h) per kedalaman air (d)

= Koeffisien kekasaran dinding dan dasar saluran Manning

= Koeffisien kekasaran dinding dan dasar saluran Strickler

= Kecepatan endap partikel-partikel yang ukurannya di


luar ukuran partikel yang direncana ---------------------------- m/det

w0

= Kecepatan endap rencana ---------------------------------------- m/det

v0

= Kecepatan rata-rata aliran dalam kantong lumpur ----------- m/det

xiii
Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN

Foto Dokumentasi
Data Primer dan Uji Laboratorium
Data Curah Hujan Bulanan 2001-2010
Peta Daerah Aliran Sungai Bah Bolon
Data Tata Guna Lahan
Peta DEM
Peta lokasi penelitian

xiv
Universitas Sumatera Utara