Anda di halaman 1dari 37

LAPORAN KASUS

Kejang Demam

Pembingbing : dr Rivai Usman Sp.A


Disusun oleh : M. Taufiq Hidayat

IDENTITAS
Pasien

Nama
: An. A
Umur
: 2 tahun 5 bulan
Jenis Kelamin : Perempuan
Suku bangsa
: Sunda
Alamat
: Bantar Gebang,
Bekasi
Tanggal MRS
: 1 Juli 2015,

Ibu Pasien

Nama
: Ny. Ss
Umur
: 25th
Perkawinan
:1
Suku bangsa
: Jawa
Alamat
: Bantar
Gebang,Bekasi
Keadaan

: Baik

Ayah Pasien

Nama
: Tn. Ma
Umur
: 27 th
Perkawinan
:1
Suku bangsa
: Sunda
Alamat
: Bantar
Gebang, Bekasi
Keadaan
: Baik

ANAMNESIS
Dilakukan secara alloanamnesis dengan Ibu An. A pada tanggal 2 Juli
2015 di bangsal anak ruang Melati.

Keluhan Utama :
Kejang sejak 14 jam SMRS.

Keluhan Tambahan :
Demam
Mencret
Nafsu makan menurun

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien dibawa oleh orang tuanya ke IGD RSUD Bekasi dengan keluhan kejang sejak 14
jam SMRS. Sebelum kejang pasien demam tinggi yang diukur dengan menggunakan
termometer digital oleh ibu pasien, suhunya 38,5 oC.
13 jam SMRS kejang terjadi lagi. Saat diukur dengan termometer digital oleh ibu
pasien suhunya 38,7oC. Setelah kejang, Pasien diberi obat panas sirup yang dibeli di
apotek, kemudian demam pasien dirasakan turun. Kemudian 10 jam SMRS, pasien
kembali demam, lalu pasien dibawa ke klinik yang berada di dekat rumah. Di sana
pasien diberi obat penurun panas yang dimasukkan dari dubur. Setelah mendapatkan
obat, demam dirasakan turun. Namun, 2 jam SMRS pasien kembali demam, ketika
diukur suhunya 38,9oC. 1 jam SMRS pasien kembali kejang dan keluarga memutuskan
untuk membawa pasien ke RSUD Bekasi. Di IGD, pasien sudah tidak kejang.

Seluruh kejang tipenya sama. Kejang terjadi pada seluruh tubuh,


badan kelojotan, mata terbuka namun tidak mendelik ke atas. Saat
kejang keluar cairan berbusa dari mulut pasien warna bening, jumlah
sedikit. Lidah tidak tergigit, kepala tidak terbentur saat kejang
berlangsung. Kejang terjadi selama 1-2 menit. Setelah kejang
berhenti pasien tertidur, setelah bangun dari tidur pasien langsung
menangis.

Menurut Ibunya, sejak 2 hari SMRS BAB pasien cair disertai demam.
Demam muncul mendadak tinggi berlangsung terus menerus,
ketika diukur dengan termometer digital oleh ibu pasien suhunya
38,9oC. BAB cair yang dialami oleh pasien berlangsung 5-6 kali
sehari, volume gelas aqua, cair dengan sedikit ampas,
berwarna kuning, terdapat lendir, tidak ada darah, serta tidak
berbau. Anak menjadi rewel dan menjadi sering minum karena
haus. Ibu pasien menyangkal adanya cairan yang keluar dari
telinga, batuk (-), pilek (-), muntah (-),tapi nafsu makan pasien
menjadi menurun.

Riwayat Penyakit Dahulu


Penyakit

Umur

Penyakit

Umur

Penyakit

Umur

Alergi

Difteria

Jantung

Cacingan

Diare

Ginjal

DBD

Kejang

Darah

Thypoid

Maag

Radang paru -

Otitis

Varicela

Tuberkulosis -

Parotis

Operasi

Morbili

Pasien belum pernah mengalami kejang sebelumnya. Ini


merupakan kejang yang pertama kali. Pasien tidak
mempunyai riwayat sering demam sebelumnya.

Riwayat Penyakit Keluarga :


Kakak Pasien pernah mengalami kejang seperti pasien.

Riwayat Kehamilan dan Kelahiran :


KEHAMILAN

Morbiditas kehamilan

Tidak diketahui

Perawatan antenatal

Rutin periksa ke bidan

KELAHIRAN

Tempat kelahiran

Rumah Bersalin

Penolong persalinan

Bidan

Cara persalinan

Normal

Masa gestasi

9 Bulan

Keadaan bayi

Baik

Riwayat Pertumbuhan dan


Perkembangan :
Pertumbuhan gigi I

6 bulan

(normal: 5-9 bulan)

Psikomotor
Tengkurap

4 bulan (normal: 3-4 bulan)

Duduk

5 bulan (normal: 6 bulan)

Berdiri

12 bulan (normal: 9-12 bulan)

Berjalan
Bicara
Baca dan Tulis

13 bulan (normal: 13 bulan)


:

12 bulan (normal: 9-12 bulan)


:

belum bisa

Riwayat Makanan
Umur
(bulan)
0-2

ASI/PASI

Buah/biskuit Bubursusu

Nasitim

2-4

4-6

6-8

8-10

UMUR di atas 1
tahun
Jenis Makanan

Frekuensi dan jumlah

Nasi/pengganti

2-3x/hari, 1 centong nasi

Sayur

3x/minggu

Daging

2x/bulan

Telur

3x/minggu

Ikan

1x/minggu

Tahu

2x/hari

Tempe

3x/hari

Kebutuhan gizi pasien masih terpenuhi oleh Asi dan tidak ada
kesulitan makan, asupan cukup baik.

Riwayat Imunisasi
Vaksin

Dasar(umur)

Ulangan(umur)

BCG

2 bulan

DPT

2 bulan

4 bulan

POLIO

Lahir

2bulan

4 bulan

6 bulan

CAMPAK -

9 Bulan

HEPATIT 0 bulan
ISB

1 bulan

6 bulan


Riwayat Perumahan dan Sanitasi :
Pasien tinggal bersama ayah, ibu, dan kakaknya di perkampungan,
rumah dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan 1 dapur,
beratap genteng, berlantai keramik, berdinding tembok. Keadaan
rumah cukup luas, pencahayaan baik, ventilasi baik. Sumber air bersih
dari air PAM. Air limbah rumah tangga disalurkan dengan baik dan
pembuangan sampah setiap harinya diangkut oleh petugas kebersihan.
Tidak terdapat orang yang mengeluh hal serupa dengan pasien.
Kesan : Cukup baik.

PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan umum

: tampak sakit sedang

Tanda vital
Kesadaran

: compos mentis (Cengeng)

Frekuensi nadi

: 140 x/menit

Tekanan darah

: Tidak dilakukan

Frekuensi pernapasan
Suhu tubuh

: 36 x/menit

: 36,8 oC

Data antropometri
Berat badan : 13kg
Tinggi badan

: 88cm

Status gizi

Berdasarkan Kurva CDC usia


BB/U = 13/13x 100% =100 %
TB/U = 88/88x 100% = 100 %
Kesan : Gizi baik

Kepala
Bentuk : normocephali
Rambut : rambut hitam, tidak mudah dicabut, distribusi merata
Mata
: Cekung +/+ conjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/-, pupil
isokor,
RCL +/+, RCTL +/+
Telinga

: normotia, membran timpani intak, serumen -/-, otorrhea -/-

Hidung : bentuk normal, sekret -/-, nafas cuping hidung -/ Mulut : Bibir kering +

Leher
KGB
: Tidak Membesar
Kelenjar tiroid
: tidak membesar

Thorax
Inspeksi

: pergerakan dinding dada simetris, retraksi (-)

Palpasi : Vocal fremitus sama kuat kiri dan kanan


Perkusi : Sonor kedua lapang paru
Auskultasi
Pulmo
Kardio

: suara nafas vesikuler, ronki -/-, wheezing -/: bunyi jantung I dan II reguler, murmur -, gallop

Abdomen
Inspeksi

: perut datar, distensi (-), jejas (-)

Auskultasi

: bising usus 5x/menit

Palpasi : supel, turgor kulit baik, organomegali (-)


Perkusi : timpani, shifting dullness ()

Kulit : warna sawo matang merata, tidak anemis, tidak ikterik, tidak
sianosis, turgor kulit baik, lembab, pengisian kapiler < 2 detik, petechie (-)
Genitalia Eksterna
Ekstremitas:

: tidak tampak kelainan

Superior
Dextra

Inferior

Sinistra

Dextra

Sinistra

Akral

Hangat

Hangat

Hangat

Hangat

Sianosis

Edema

Tonus

Normo

Normo

Normo

Normo

Trofi

Normo

Normo

Normo

Normo

Motorik

5555

5555

5555

5555

Sensorik

PEMERIKSAAN PENUNJANG
JenisPemeriksaan Hasil

Satuan

NilaiNormal

HEMATOLOGILengkap
Darahrutin
Leukosit

6,6

ribu/uL

5-10

Hemoglobin

11.8

g/dL

11-14,5

Hematokrit

36

37-47

Trombosit

283

ribu/uL

150-400

Jenis
Pemeriksaan

Hasil

Satuan

Nilai Normal

Basofil
Eosinofil
Batang
Segment
Limfosit
Monosit
LED

1
0
1
50
48
14
25

%
%
%
%
%
%
mm

<1
1-3
2-6
52-70
20-40
2-8
0-10

Jenis
Pemeriksaan

Hasil

Satuan

Nilai Normal

GDS
Natrium
Kalium
Clorida

118
130
3,0
98

mg/dL
mmol/L
mmol/L
mmol/L

60-110
135-145
3,5-5,0
94-111

DIAGNOSIS KERJA
- Kejang Demam Kompleks et causa Diare Akut infeksi
virus
- Diare Akut dengan Dehidrasi Sedang et causa infeksi
virus

DIAGNOSIS BANDING
- Epilepsi

ANJURAN PEMERIKSAAN PENUNJANG


- EEG
- Feses Lengkap
- Cek ulang darah rutin

RESUME
Pasien seorang anak perempuan berusia 2 tahun 6 bulan datang
dengan keluhan kejang sejak 14 jam SMRS. Kejang 3x,seluruh
tubuh kelojotan, 1-2 menit,keluar cairan berbusa dari mulut
pasien warna bening,jumlah sedikit, lidah tidak tergigit, kepala
tidak terbentur saat kejang berlangsung.Setelah kejang berhenti
pasien

tertidur,

menangis.

setelah

bangun

dari

tidurpasien

langsung

Sejak 1 hari SMRS pasien demam (+) mendadak tinggi disertai BABcair
yang berlangsung 5-6 kali sehari, volume gelas aqua, cair dengan
sedikit ampas, berwarna kuning, terdapat lendir, tidak ada darah, serta
tidak berbau.Nafsu makan pasien menurun semenjak sakit.
Pada pemeriksaan fisik saat pasien sudah di rawat inap didapatkan
Keadaan umum Tampak Sakit Sedang, tampak rewel, status gizi baik,
tinggi normal, T:36,8 C, N: 140x/menit,P: 36x/menit,mata cekung +/+,
bibir kering (+).Dari pemeriksaan Laboratorium didapatkan:Leu: 6,6
rb/uL, LED: 25 mm/jam, monosit: 14%, Natrium: 130mmol/L Kalium:
3,0 mmol/L.

Pada pemeriksaaan fisik didapatkan tanda vital nadi : 125x/m,


pernafasan: 35x/m, suhu: 37,8C, pembesaran KGB di kedua
belakang telinga, terdapat bercak putih di dalam mulut daerah
pipi dalam dan juga didapatkan rash makular diseluruh tubuh.
Pada pemeriksaaan lab darah rutin didapatkan peningkatan
trombosit dengan nilai 550 ribu/uL.

PENATALAKSANAAN
Non medikamentosa
Tirah baring
Rawat
Observasi Kejang dan tanda vital
Edukasi kepada orangtua tentang penyakit yang diderita
Feses di tampung

Medikamentosa
IVFD RL3 cc/kgBB/jam
Paracetamol 3x3/4 Cth
Diazepam 2x5 mg bila suhu >390C

PROGNOSIS
Ad vitam

: ad bonam

As fungsionam : Dubia ad bonam


Ad sanationam : Dubia ad bonam

FOLLOW UP

Tanggal

2/7/15

-Kejang (-)

KU/KS: TSS, rewel/CM

-Kejang Demam Kompleks

IVFD Asering 3 cc/kgBB/jam

RH-1

-Demam(-)

Kepala: normocephali, UUB

-Diare Akut Dehidrasi ringan

Paracetamol 3x 3/4 Cth (bila suhu

Bebas demam 1 hari

-Muntah (-)

sudah menutup

> 380C)

-BAB cair dengan ampas, lendir

Mata: cekung(-/-),CA(-/-)

Diazepam 2 x 5mg (bila suhu >

N:114x/m, regular,isi cukup,kuat,

(+), darah (-), 2x/hari, volume Hidung: NCH-/-, secret -/-

390C)

equal

gelas aqua.

Mulut: tonsil T1-T1, uvula di

Zinkid 1x20mg

T:37,0 C

- BAK kesan cukup

tengah,hiperemis(-),bibir

Lacto.B 1 x sach

RR:32x /m

- makan / minum baik

kering(+)
Leher: KGB dan tiroid: ttm, kaku
kuduk (-)
Thorax: C/ BJI-II reg, m(-),g(-)
P/ SNV+/+,rh-/-,wh-/Abdomen:supel, BU(+)
5x/menit,turgor baik
Ekstremitas: CRT< 2
R. Fisiologis: +/+
R. Patologis: -/Defisit Neurologis (-)
MKS:2

Tanggal

3/7/15

-Kejang (-)

KU/KS: TSS /CM

-Kejang Demam Kompleks

Venflon

RH-2

-Demam (-)

Kepala: normocephali, UUB

-Diare Akut tanpa Dehidrasi

Paracetamol 3x 3/4 Cth (bila

Bebas demam 2 hari

-Muntah (-)

sudah menutup

suhu > 380C) Diazepam 2 x

-BAB kental, warna kuning,

Mata: cekung (-/-),CA (-/-)

5mg (bila suhu > 390C)

N:118x/m, regular, isi cukup, lendir (-) darah (-), 1x/hari

Hidung: NCH -/-, secret -/-

Zinkid 1x20mg

kuat, equal

- BAK kesan cukup

Mulut: tonsil T1-T1, uvula di

Lacto.B 1 x sach

T: 36,6 C

- makan / minum baik

tengah,hiperemis (-), bibir

RR: 38x /m

kering (-)
Leher: KGB dan tiroid: ttm,
kaku kuduk (-)
Thorax: C/ BJI-II reg, m (-),
g (-)
P/ SNV +/+, rh -/-, wh -/Abdomen: supel, BU (+)
5x/menit, turgor baik
Ekstremitas: CRT< 2
R. Fisiologis: +/+
R. Patologis: -/Defisit Neurologis (-)
MKS: 0

Tanggal

4/7/15

-Kejang (-)

KU/KS: TSS /CM

-Kejang Demam Kompleks

Venflon

RH-3

-Demam (-)

Kepala: normocephali, UUB

-Diare Akuttanpa Dehidrasi

Paracetamol 3x 3/4 Cth (bila

Bebas demam 3 hari

-Muntah (-)

sudah menutup

suhu > 380C) Diazepam 2 x

-BAB cair (-), lembek

Mata: cekung (-/-),CA (-/-)

5mg (bila suhu > 390C)

N:104x/m, regular, isi cukup, 1x/hari

Hidung: NCH -/-, secret -/-

Zinkid 1x20mg

kuat, equal

- BAK kesan cukup

Mulut: tonsil T1-T1, uvula di

Lacto.B 1 x sach

T: 36,5 C

- makan / minum baik

tengah,hiperemis (-), bibir

RR: 32x /m

kering (-)
Leher: KGB dan tiroid: ttm,
kaku kuduk (-)
Thorax: C/ BJI-II reg, m (-),
g (-)
P/ SNV +/+, rh -/-, wh -/Abdomen: supel, BU (+)
5x/menit, turgor baik
Ekstremitas: CRT< 2
R. Fisiologis: +/+
R. Patologis: -/Defisit Neurologis (-)
MKS: 0

Pasienbolehpulang

JenisPemeriksaan
FESES LENGKAP
MAKROKOPIK

Hasil

NilaiNormal

Warna

coklelat

Cokelat

Konsistensi

cair

lunak

Lendir

Darah

JenisPemeriksaan
Hasil
FESES LENGKAP mIKROSKOPIK

NilaiNormal

lEUKOSIT

Eritrosit

Amoeba coli

Amoeba histolitika

Telur cacing

JenisPemeriksaan
Hasil
FESES LENGKAP mIKROSKOPIK

NilaiNormal

Pencernaan
Lemak

Amilum

Serat

Ragi

JenisPemeriksaan
ELEKTROLIT

Hasil

NilaiNormal

Natrium

140 mmol/L

135-155

Kalium

3,9 mmol/L

3,6-5,5

Klorida

106 mmol/L

98-109

JenisPemeriksaan
HEMATOLOGI RUTIN

Hasil

NilaiNormal

Leukosit

7,0 ribu/uL

5,5-15,5

Hemoglobin

12,3 g/dL

10,8-12,8

Hematrokit

37 %

35-43

Trombosit

310 ribu/uL

229-553

TERIMA KASIH