Anda di halaman 1dari 7

STATUS PASIEN

I.

IDENTIFIKASI
Nama

: An. AD

Umur

: 15 Tahun (16 Oktober 1998)

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Agama

: Islam

Status

: Belum Menikah

Alamat

: Jalan Orde Baru no.2171 Kec. Kemuning Palembang

Pekerjaan

: Tidak Bekerja

Pendidikan

: SMA

Rekam Medik

: 844388

Kunjungan

: Pertama (11 September 2014)

II. ANAMNESIS (Autoanamnesis, 11 September 2014, pukul 11.30 WIB)


Keluhan Utama :
Bintil merah yang semakin banyak pada punggung, perut, lengan atas, sela jari tangan,
selangkangan, dan paha sejak 5 hari yang lalu.
Keluhan Tambahan :
Gatal pada bintil.
Riwayat Perjalanan Penyakit :
Sejak 1 bulan yang lalu, timbul beberapa bintil merah sebesar ujung jarum pentul
pada kedua paha. Pasien belum mengeluh gatal pada bintil. Keluhan nyeri pada bintil
juga tidak ada. Pasien tidak berobat.
Sejak 2 minggu yang lalu, bintil merah semakin banyak, berukuran dari sebesar
ujung jarum pentul sampai biji jagung. Bintil menyebar ke selangkangan, perut,
punggung dan lengan atas. Pasien juga mengeluh gatal pada bintil, gatal hilang timbul,
gatal terutama dirasakan pada malam hari, gatal saat berkeringat tidak ada. Nyeri pada
bintil tidak ada, bintil terasa hangat tidak ada. Pasien tidak berobat.
Sejak 5 hari yang lalu, beberapa bintil lama yang masih ada berubah menjadi
kehitaman. Timbul bintil merah baru pada sela jari tangan. Semakin hari bintil merah
1

semakin banyak dan melebar sebesar biji jagung. Gatal pada bintil ada, gatal hilang
timbul, gatal terutama dirasakan pada malam hari. Gatal saat berkeringat tidak ada.
Nyeri pada bintil tidak ada.
Riwayat kulit kering tidak ada. Riwayat kulit seperti sisik ikan tidak ada. Riwayat
pergi ke persawahan dan perkebunan tidak ada. Riwayat digigit serangga tidak ada.
Pasien pergi berobat ke RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang di Poliklinik IKKK.
Riwayat Penyakit Dahulu :
- Keluhan timbul beberapa bintil merah disertai gatal sebelumnya disangkal.
- Riwayat bersin pada pagi hari disangkal.
- Riwayat asma disangkal.
- Riwayat muncul bercak merah atau kaligata pada saat udara dingin atau setelah
mengkonsumsi makanan tertentu sebelumnya disangkal.
Riwayat Penyakit Dalam Keluarga :
- Keluhan timbul beberapa bintil merah disertai gatal pada anggota keluarga ada, yaitu
pada ibu dan kakak yang tinggal serumah dengan pasien.
- Riwayat bersin pada pagi hari disangkal.
- Riwayat asma disangkal.
- Riwayat muncul bercak merah atau kaligata pada saat udara dingin atau setelah
mengkonsumsi makanan tertentu sebelumnya disangkal.
Riwayat Kebersihan:
Penderita mandi 2 kali sehari. Handuk dipakai sendiri. Sehabis mandi penderita
mengganti bajunya. Sprei dan sarung bantal diganti 1-2 bulan sekali. Kesan: Kebersihan
terjaga dengan baik.
Riwayat Sosial Ekonomi :
Penderita masih sekolah, ayah bekerja sebagai buruh dan ibu bekerja sebagai tukang
cuci. Kesan: Sosial ekonomi menengah ke bawah.

III. PEMERIKSAAN FISIK (11 September 2014, pukul 11.45 WIB)


Status Generalikus
Keadaan Umum
Kesadaran
Tekanan Darah
Nadi
Suhu
Pernapasan
Tinggi Badan

:
:
:
:
:
:
:

Tampak sakit ringan


Kompos mentis
120/70 mmHg
80 x/m
36,4 C
18 x/m
157 cm
2

Berat Badan
IMT
Kesan

: 54 kg
: 21,9 (Normoweight)
: Gizi cukup

Keadaan Spesifik
Kepala
Mata

: konjungtiva anemis (-), konjungtivitis (-), sklera ikterik (-),

Hidung
Telinga
Mulut
Tenggorokan

orbital darkening (-).


: sekret (-), deviasi septum (-).
: sekret (-).
: rhagaden (-), cheilitis (-)
: faring hiperemis (-).

Leher

: pembesaran KGB (-), lipatan leher anterior (-).

Thoraks
Jantung
Paru-paru
Abdomen

: Bunyi jantung I & II normal, murmur (-), gallop (-).


: Vesikular (+) normal, ronchi (-), wheezing (-).
: Datar, lemas, nyeri tekan (-), hepar dan lien tidak teraba,
bising

usus

dalam

batas

normal,

kulit

lihat

status

dermatologikus.
Ekstremitas Atas

: Edema (-), deformitas (-), kulit lihat status dermatologikus.

Ekstremitas Bawah

: Edema (-), deformitas (-), kulit lihat status dermatologikus.

Status Dermatologikus
Regio trunkus anterior et posterior, brachialis dextra et sinistra anterior et posterior,
interdigiti manus dextra et sinistra, genital, femoralis medial dextra et sinistra:
Papul eritema-hiperpigmentasi, multipel, milier-lentikular, diskret sebagian konfluen.

(a)

(b)

Gambar 1. (a) Regio manus dextra (b) Regio manus sinistra : tampak papul eritem

(a)

(b)

Gambar 2. (a) Regio femoralis medial dextra (b) Regio femoralis medial sinistra : tampak papul
eritem-hiperpigmentasi

IV. PEMERIKSAAN PENUNJANG (11 September 2014, Pukul 12.00 WIB)


Pemeriksaan KOH 10%:
Pemeriksaan kerokan kulit pada regio manus dextra dengan penambahan larutan KOH
10%.
Hasil: tidak ditemukan telur, feses, dan tungau.

Gambar 3. Gambaran telur, feses, dan tungau tidak ditemukan pada


regio manus dextra

Pemeriksaan Burrow :
Pemeriksaan lampu wood pada regio manus sinistra yang telah dilapisi larutan burrow.
Hasil: ditemukan gambaran kanalikuli.

Gambar 4. Gambaran kanalikuli ditemukan pada regio manus sinistra

.
V. RESUME
Laki-laki, 15 tahun, datang ke Poliklinik IKKK. Timbul papul eritema yang semakin
banyak sejak 5 hari yang lalu pada regio trunkus anterior et posterior, brachii dextra et
sinistra anterior et posterior, interdigiti manus dextra et sinistra, genital, dan femoralis
medial dextra et sinistra. Penderita mengeluh pruritus pada daerah papul eritema.
Pruritus yang dirasakan hilang timbul. Lebih sering pada malam hari. 1 bulan yang
lalu, timbul beberapa papul eritem berukuran milier di regio femoralis medial dextra
et sinistra. 2 minggu yang lalu, beberapa papul mengalami hiperpigmentasi, beberapa
5

membesar berukuran lentikuler, dan semakin banyak di regio brachii dextra et sinistra
anterior et posterior, genital, femoralis medial dextra et sinistra disertai pruritus
nocturnal. 5 hari yang lalu, papul eritem semakin banyak di regio interdigiti manus
dextra et sinistra disertai pruritus nocturnal. Status generalikus dalam batas normal.
Status dermatologikus regio trunkus anterior et posterior, brachii dextra et sinistra
anterior et posterior, interdigiti manus dextra et sinistra, genital, femoralis medial
dextra et sinistra: Papul eritema-hiperpigmentasi, multipel, milier-lentikular, diskret
sebagian konfluen. Pada pemeriksaan burrow dengan lampu wood di regio manus
sinistra ditemukan gambaran kanalikuli. Terdapat riwayat keluhan papul eritem
disertai pruritus pada keluarga, yaitu ibu dan kakak pasien.
VI.

DIAGNOSIS BANDING
Skabies
Dermatitis Atopik
Insect bite

VII.

DIAGNOSIS KERJA
Skabies

VIII. PEMERIKSAAN ANJURAN


Tidak ada
IX.

PENATALAKSANAAN
Umum :
- Memberi tahu pasien bahwa penyakit yang diderita penyebabnya adalah infeksi
parasit tungau.
- Memberi tahu pasien untuk selalu menjaga kebersihan dengan mandi secara teratur.
Seluruh pakaian, sprei dan handuk yang digunakan dicuci secara teratur bila perlu
direndam dengan air panas.
- Memberi tahu pasien dan keluarga bahwa skabies mudah menular baik secara
langsung (berkontak langsung dengan pasien kulit ke kulit misalnya berjabat
tangan, tidur bersama) maupun tidak langsung (melalui benda misalnya pakaian,
handuk, sprei, bantal, dan lainnya) sehingga dianjurkan untuk ikut menjaga
kebersihan dan untuk sementara menghindari kontak langsung dengan pasien.
- Memberi tahu pasien cara pemakaian obat yang benar.
Khusus :
- Topikal

: Krim permetrin 5% dioles pada lesi selama 8-10 jam 1x sehari.


6

- Sistemik

: Cetirizine tab 1x10 mg/hari per oral

X. PROGNOSIS
Quo ad vitam

: bonam

Quo ad functionam

: bonam

Quo ad sanationam

: bonam