Anda di halaman 1dari 8

HUKUM KORPORASI

Arie Siswanto

Bentuk-bentuk
Perusahaan
(Perseroan Terbatas)
(continued)

Saham PT
Hak dan kewajiban pemegang saham (shareholders)

Kewajiban pemegang saham adalah menyetor


penuh uang saham ke dalam perseroan.
Kewajiban-kewajiban lain juga diatur dalam AD
PT.
Hak-hak pemegang saham:
mendapatkan deviden (bagian dari keuntungan
perseroan);
menghadiri RUPS dan hak suara;
mendapatkan sebagian saldo pembubaran PT.

Saham PT
Perlindungan pemegang saham minoritas
Hak suara perseorangan untuk menuntut perseroan
akibat keputusan RUPS, Komisaris atau Direksi yang
tidak adil (Pasal 61)
Hak meminta agar sahamnya dibeli dengan harga wajar
dalam hal ia tidak setuju dengan perubahan AD, transaksi
asset perseroan, dan merger / penggabungan(Pasal 62)
Hak bagi kumpulan pemegang saham minoritas yang
mencapai 1/10 bagian dari seluruh jumlah saham untuk:
meminta penyelenggaraan RUPS,(Pasal 79 ayat 2)
menuntut direksi / komisaris yang merugikan perseroan
karena kesalahannya, meminta pembubaran perseroan
ke PN. (Pasal 144)

Organ Kelengkapan PT

RUPS
KOMISARIS

DIREKSI

Organ Kelengkapan PT

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)


Pemegang saham secara sendiri-sendiri bukan
merupakan organ kelengkapan PT, namun ketika
diselenggarakan RUPS secara bersama-sama
mereka merupakan organ PT yang memiliki
kekuasaan.
RUPS memegang kekuasaan yang tertinggi di dalam
perseroan. Kewenangan yang tidak diberikan
kepada Komisaris dan Direksi menjadi kewenangan
RUPS.
RUPS dibedakan menjadi 2 macam: (a) RUPS
tahunan, diselenggarakan paling lambat 6 bulan
setelah tutup buku; dan (b) RUPS luar biasa, dapat
diselenggarakan kapan saja jika dikehendaki Direksi.

Organ Kelengkapan PT

KOMISARIS
Komisaris adalah organ yang menjalankan
fungsi pengawasan dan memberikan
nasehat kepada Direksi di dalam
menjalankan
perseroan.
Komisaris
diangkat oleh RUPS.

Organ Kelengkapan PT

DIREKSI
Direksi
adalah
organ
perseroan
yang
bertanggungjawab penuh dalam menjalankan
perseroan (fungsi manajemen), dan mewakili
perseroan di dalam maupun di luar pengadilan
(fungsi representatif). Sama seperti Komisaris,
Direksi diangkat RUPS.
Direksi terikat oleh prinsip fiduciary duty
kewajiban untuk menjalankan kepercayaan yang
diberikan kepadanya dengan itikad baik demi
kepentingan perseroan. Dalam UUPT fiduciary
duty tercermin dari Pasal 92 ayat (1), Pasal 97
ayat (2).

Organ Kelengkapan PT

Pelanggaran terhadap prinsip fiduciary duty


akan memunculkan kondisi pierced corporate veil
bagi Direksi tanggungjawab pribadi (Pasal 97
ayat 3 dan Pasal 101 ayat 2).
Direksi menyelenggarakan RUPS Tahunan dan
untuk
kepentingan
perseroan
dapat
menyelenggarakan RUPS lain. Namun RUPS
dapat juga dilakukan atas permintaan 1/10
bagian dari keseluruhan saham, permintaan
diajukan secara tertulis kepada Direksi atau
Komisaris dengan menyebut alasannya.