P. 1
imunisasi pada manusia

imunisasi pada manusia

|Views: 342|Likes:
Dipublikasikan oleh jenggod

More info:

Published by: jenggod on Feb 23, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2012

pdf

text

original

IMUNISASI

Rumusan masalah Tujuan Jenis vaksin Efek samping Kesimpulan Penulis Kajian teori Dosis vaksin Inflamasi Kepustakaan Latar belakang

PRESENTASI MAKALAH BIOLOGI

Andrianus Yudi Pratomo Awalia Khoirunisa Heri afriansah Jatmika teja sukmana Nur anisa dipika

A.Latar belakang masalah
Masih banyak yang menyepelekan pemberian vaksin dan bahkan banyak anak yang tidak mendapatkan vaksin suatu penyakit tertentu sehingga dikhawatirkan saat dewasa nanti tidak kebal terhadap penyakit tertentu dan bahkan akan membahayakan hidupnya. Para ibu yang kurang mengerti banyak yang merasa takut untuk vaksinasi lagi karena setelah di vaksinasi ternyata anaknya malah terkena gejala demam.

B.Rumusan masalah
apa itu imunisasi dan apakah kegunaanya? apa jenis-jenis vaksin yang umum di berikan?

C.Tujuan
Mengetahui kegunaan dari imunisasi buatan dan jenis-jenis vaksin yang umum diberikan. Mengetahui efek samping dari vaksinasi.

D.Kajian teori
 Imunisasi adalah tindakan untuk

menimbulkan kekebalan tubuh terhadap penyakit. Seseorang yang pernah terserang penyakit dan kemudian sembuh akan memperoleh imunisasi secara alami.

 Adapun imunisasi secara buatan atau imunisasi

artifisial diperoleh melalui pemberian vaksin. Produksi antibodi dapat dirangsang melalui vaksinasi atau pemberian vaksin. Vaksin merupakan cairan yang berisi antigen (mikroorganisme atau toksin) yang telah dilemahkan. Metode vaksinasi pertama kali diperkenalkan oleh Edward Jenner (1749 -1823) pada 1796.

Jenis Vaksin
 Secara garis besar, vaksin dikelompokkan

menjadi 4 jenis yaitu:  a. Vaksin Bacille Calmette-Guerin (BCG), polio jenis sabin, dan campak terbuat dari mikroorganisme yang telah dilemahkan.  b. Vaksin pertusis dan polio jenis salk Vaksin ini berasal dari mikroorganisme yang telah dimatikan.

 c. Vaksin tetanus toksoid dan difteri Vaksin ini

berasal dari toksin mikrooganisme yang telah dilemahkan  d. Vaksin hepatitis B Vaksin ini terbuat dari protein mikroorganisme.

Tabel Dosis pemberian vaksin
Jenis vaksin Pemberian imunisasi Selang waktu

BCG Dipteri PertusisTetanus (DPT) Polio Campak Tetanus Toksoid (TT)

1 kali 3 kali 3 kali 1 kali 2 kali 4 minggu 4 minggu 4 minggu

Efek samping
 Selain reaksi pembentukan antibodi,

pemberian vaksin biasanya disertai dengan gejala demam ringan yang berlangsung 1 -2 hari serta nyeri atau bengkak pada bagian tubuh yang diinjeksi.

Inflamasi
 Selain istilah imunisasi, vaksinasi, kita juga

mengenal inflamasi.Inflamasi atau peradangan merupakan respon pertahanan tubuh terhadap masuknya mikroorganisme patogen, kerusakan jaringan, kelainan sistem kekebalan tubuh, sinar X dan ultraviolet, serta bahan kimia.Mikroorganisme patogen yang sering menyebabkan inflamasi adalah virus dan bakteri. Virus menimbulkan peradangan dengan cara merusak sel-sel tubuh

 Adapun bakteri mengakibatkan peradangan

dengan cara melepaskan racun endotoksin ke dalam tubuh. Inflamasi bertujuan untuk mengisolasi, menghancurkan, dan menonaktifkan benda asing yang masuk. Selain itu, inflamasi berfungsi sebagai pembuangan debris (jaringan yang telah mati atau sisa benda asing), perbaikan jaringan dan penyembuhan penyakit.

kesimpulan
 Imunisasi buatan dilakukan dengan cara

pemberian vaksin.  Imunisasi diperlukan untuk menimbulkan kekebalan tubuh terhadap penyakit tetentu.

kepustakaan
bse.depdiknas.go.id

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->