PERILAKU HIDUP

SEHAT
dr. BAGUS ANDI PRAMONO
PRAMITA UTAMA DIAGNOSTIC CENTER

PHBS
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Depkes, 2006, PHBS terdiri dari:
PHBS tatanan rumah tangga
PHBS di institusi kesehatan
PHBS di institusi pendidikan / sekolah
PHBS di tempat kerja

PHBS di Tempat Kerja
Upaya untuk memberdayakan para pekerja agar
TAHU, MAU DAN MAMPU
mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat
serta berperan aktif dalam mewujudkan Tempat
Kerja Sehat.

Tidak Merokok

Konsumsi makanan

Olahraga teratur

Cuci tangan dg air bersih

Memberantas jentik
nyamuk

Menggunakan air bersih

Menggunakan jamban

Membuang sampah pd
tempatnya

Menggunakan APD

KASUS

Seorang pasien datang ke sebuah RS karena
menderita nyeri dada sebelah kiri. Pasien
adalah seorang middle manager di sebuah
hotel. Pekerjaannya berorientasi target. Pasien
sering mengkonsumsi makanan berkalori dan
berlemak tinggi (makan enak ), dan jarang
beraktivitas olah raga karena mobilitas yang
tinggi. Pada general check up terdahulu
didapatkan data peningkatan kadar gula darah,
kolesterol dan trigliserid.

Medical Check Up
Deteksi dini terhadap gangguan kesehatan 

preventif dengan pengobatan atau
pengaturan pola hidup sehat.
Kapan?
Usia >35 tahun
Dugaan adanya penyakit
Saran dari dokter

Apa saja?
Darah rutin
Urine rutin
Gula darah
Profil lemak (kolesterol, trigliserid)
Fungsi hati
Fungsi ginjal
Rekam jantung
Rontgen
USG

Hiperkolesterolemia
Peningkatan kadar kolesterol dalam darah

(>200 mg/dl)
Hiperkolesterolemia  aterosklerosis 
penyakit karena gangguan pembuluh darah;
PJK (penyakit jantung koroner)
stroke

Aterosklerosis

PJK

PJK

Kolesterol
Dikontrol dengan:
Diet rendah lemak
Mengurangi rokok
Berat badan seimbang
Olah raga teratur

Mengontrol kolesterol

Diet rendah lemak
Idealnya, lemak <30 %, karbohidrat 50-60%

dan protein 20%.
Baca label makanan dan minuman yang Anda
beli
Tidak meminum lebih dari 2 gelas minuman
beralkohol dalam sehari
Batasi porsi makan
Pilih produk-produk non-fat
Kurangi penggunaan garam dalam makanan
Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi
Anda sebelum memulai program diet.

Kurangi rokok
Nikotin memacu pengeluaran Adrenalin, yang

merangsang peningkatan denyut jantung dan
tekanan darah
Mengandung karbon mono-oksida (CO) yang
memiliki kemampuan jauh lebih kuat
daripada sel darah merah (hemoglobin) untuk
mengikat oksigen.
Perokok, 2-3 kali lebih mungkin terkena stroke
dibanding mereka yang tidak merokok dan
umumnya mengalami penyumbatan arteri di
kaki yang sering mengakibatkan kejang pada
waktu olah raga.

Berat badan seimbang
Diukur dengan IMT (Indeks Massa Tubuh)

IMT 

=  Berat Badan (kg)
-----------------------(Tinggi Badan (m))2

Berapa IMT Anda?

Penilaian
Status Gizi
Kurus
Normal
Gemuk

Kategori
Kekurangan berat
badan
tingkatberat
berat
Kekurangan
badan tingkat ringan
Kelebihan berat
badan tingkat
ringan
Kelebihan
berat
badan tingkat berat

IMT
< 17,0
17,0 - 18,4
18,5 - 25,0
25,1 - 27,0
>27,0

Olah raga teratur
Olahraga yang efektif adalah yang melibatkan

otot-otot besar tubuh seperti paha, lengan
atas serta pinggul
Lakukan senam, aerobik, jalan kaki, berenang,
jogging, bersepeda, atau sejenisnya paling
tidak tiga kali seminggu masing-masing 1
jam.
5-10 menit pertama digunakan untuk
pemanasan, 30 menit untuk olahraga dan 10
menit terakhir untuk pendinginan.

Diabetes mellitus

Komplikasi DM

Pengobatan

SEKIAN,
TERIMA KASIH
DENGAN GAYA HIDUP
SEHAT KITA CIPTAKAN
LINGKUNGAN KERJA
YANG SEHAT

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful