Anda di halaman 1dari 33

Kegawatdaruratan

dalam bidang
Telinga Hidung
Tenggorok Kepala Leher
Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D,Sp.THT-KL(K),MARS

Epistaxis

Epistaxis (1)
Definisi
Epistaksis atau perdarahan hidung, sering
ditemukan sehari hari, dan kebanyakan
kasus epistaksis dapat berhenti sendiri, tapi
beberapa kasus dapat berulang.

Epistaxis (2)
Tatalaksana
1. Memperbaiki
keadaan umum
2. Mencari sumber
perdarahan
3. Menghentikan
perdarahan
4. Mencari faktor
penyebab untuk
mencegah
berulangnya
perdarahan

Epistaxis (3)
Pemasangan Tampon Hidung Anterior

Epistaxis (4)
Pemasangan Tampon Posterior

Abses leher dalam

Abses Leher Dalam (1)


Nyeri tenggorok dan demam disertai
dengan terbatasnya gerakan membuka
mulut dan leher harus dicurigai
kemungkinan disebabkan oleh abses
leher dalam

Abses Leher Dalam (2)


Tatalaksana
1. Antibiotika dosis tinggi, spektrum luas
2. Pungksi abses
3. Drainase abses (insisi)

Abses Leher Dalam (3)


Insisi Abses

Abses Leher Dalam (4)


Penanganan Tertunda Komplikasi :
1. Aspirasi
2. Sumbatan Jalan Napas
3. Perluasan abses ke ruang leher lain dan
mediastinum
4. Sepsis

Benda Asing Saluran Napas

Benda Asing Saluran Napas (1)


Definisi
Benda asing adalah benda yang berasal
dari luar atau dalam tubuh yang pada
keadaan normal tidak ada.
Hidung Bronkus

Benda Asing Saluran Napas (2)


Gejala tergantung lokasi
1. Batuk hebat
2. Rasa tercekik
3. Rasa sumbatan di tenggorokan
4. Bicara gagap
5. Sulit menelan
6. Sesak

Benda Asing Saluran Napas (3)


Tatalaksana
1. Back Blow

Benda Asing Saluran Napas (4)


2. Abdominal Thrust

Benda Asing Saluran Napas (5)


3. Heimlich Maneuver

Benda Asing Saluran Napas (6)


4. Bronkoskopi & Ekstraksi Corpus Alienum

Tuli Mendadak

Tuli mendadak (1)


Definisi
Hilangnya pendengaran secara tiba tiba.
Diperlukan Diagnosis Cepat dan Tepat

Tuli Mendadak (2)


Tatalaksana (sesuai penyebab)
1. Vasodilator perifer kuat
2. Steroid
3. Neuroboransia
4. Antioksidan

TRAUMA TUMPUL
LARING DENGAN
FRAKTUR KARTILAGO
TIROID

Pendahuluan
Penyebab kematian ke-2 terbanyak trauma KL
75% trauma tumpul
Diagnosis anamnesis, pemeriksaan fisik,
pemeriksaan penunjang

Penanganan cepat & tepat penyelamatan


jiwa & mencegah komplikasi
Penatalaksanaan menjaga airway dan
fungsi laring

23

Kekerapan
Trauma Laring Eksterna :
1 dalam 5000 kunjungan di UGD
kurang 1% dari trauma laring

Penyebab : kecelakaan, olahraga, rekreasi, bunuh diri


Trauma tumpul laring + fraktur laring
1 : 137.000 pasien rawat inap

Trauma penyerta
Intrakranial, trauma esofagus, # tulang servikal

Penatalaksanaan Trauma Tumpul Laring

24

Anatomi Laring

25

Fungsi Laring

Menurut Boies

Melindungi jalan nafas

Tiga Fungsi Utama


1. Proteksi jalan nafas
2. Respirasi ( Fungsi pernafasan )
3. Fonasi ( Fungsi suara )

Pembentukan suara

Fungsi laring yang kompleks

26

Klasifikasi
Klasifikasi Trauma Laring

Menurut Schaefer (2005).

Std. 1

Laserasi ringan, hematom ringan


Tidak ada fraktur

Std. 2

Hematom ringan, kartilago terpapar


Fraktur tanpa perubahan posisi

Std. 3

Edema masif, fraktur dgn perubahan posisi


Immobilisasi pita suara

Std. 4

Kelompok 3 + Fraktur > 2 buah


Trauma masif mukosa laring

27

Diagnosis
Diagnosis trauma tumpul laring ditegakkan dari
anamnesis, pemeriksaan fisik & penunjang.

1.

2.

3.

Gejala

Tanda

Penunjang

Stridor
Hemoptisis
Emfisema subkutis
Hematom laring
Edema laring
Perabaan krt. tiroid

Radiologi, dll
CT Scan
Esofagografi kontras
Flexible
Telelaryngoscopy
Stroboscopy

Suara serak

Sesak nafas
Nyeri menelan
Nyeri daerah leher

28

Penatalaksanaan
Obat-obatan /
Konservatif
Istirahat suara

Prinsip
Jalan nafas tetap stabil,
Mencegah infeksi,
Mencegah komplikasi.

Elevasi kepala
Steroid sistemik
Humidifikasi udara
AB
Antirefluks + PPI

Operasi
Trakeostomi
Eksplorasi
Penutupan laserasi
stent utk trauma
komisura ant.
Fiksasi fraktur
29

Penatalaksanaan ....

Indikasi Eksplorasi
1)

Penatalaksanaan
Trauma Tumpul
Laring

2)
3)
4)
5)
6)

Sumbatan jalan nafas atas


trakeostomi.
Emfisema yg progresif.
Laserasi mukosa yg luas.
Kartilago krikoid yg terbuka.
Paralisis bilateral pita suara
Trauma daerah komisura
anterior.

Tujuan utama eksplorasi trauma tumpul laring adalah untuk


mempertahankan jalan nafas tetap lancar

30

Follow Up 14 Juli 2009

31

Follow Up 5 Agustus 2009

32

Terima Kasih
Doumo Arigatou
Sensei

Anda mungkin juga menyukai