Anda di halaman 1dari 7

8

Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan

Hari/tanggal

: Senin, 2 Juli 2012

Waktu

: 11.00-11.25 WIB

Pertemuan

: ke 1 (pertama)

Nama Mahasiswa

: Yuliana. A. P

NIM

: 200702079

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Pasien
Pasien duduk di tempat tidur sambil memandang keluar jendela. Pasien
berpakaian rapi dengan menggunakan baju ruangan berwarna biru.
2. Diagnosa Keperawatan
Resiko perilaku kekerasan.
3. Tujuan Khusus
Pasien dapat membina hubungan saling percaya dengan perawat
B. Proses Pelaksanaan Tindakan keperawatan
1. Orientasi
a. Salam terapeutik
Selamat pagi pak, perkenalkan nama saya Y, saya mahasiswa dari
STIKES RKZ yang akan merawat Bapak selama disini. Nama Bapak
siapa? Bapak lebih senang dipanggil apa?.
b. Validasi
Bagaimana perasaan Bapak saat ini?, masih ada perasaan kesal atau
marah? Apa yang terjadi di rumah?.
c. Kontrak
Topik
Baiklah sekarang kita akan berbincang-bincang tentang perasaan
marah Bapak.
Waktu
Berapa lama Bapak mau kita berbincang-bincang? Bagaimana
kalau 20 menit? Baiklah.
Tempat
Bagaimana kalau kita berbincang-bincang di ruang TV?.
2. Fase kerja
Apa yang menyebabkan Bapak R marah? Apakah sebelumnya
Bapak R pernah marah? Terus, penyebabnya apa?.

Oke.. jadi ada dua penyebab Bapak R marah-marah. Pada saat ada
yang menjual barang yang sama dengan Bapak, apa yang Bapak rasakan?
Apakah Bapak merasakan kesal kemudian dada Bapak berdebar-debar,
mata melotot, rahang terkatup rapat, dan tangan mengepal?.
Setelah itu apa yang Bapak lakukan?
Menurut Bapak adakah cara lain yang lebih baik?.
Maukah Bapak R belajar cara mengungkapkan kemarahan
dengan baik tanpa menimbulkan kerugian?
ada beberapa cara fisik untuk mengendalikan kemarahan Bapak.
Salah satunya adalah dengan cara fisik. Jadi melalui kegiatan fisik rasa
marah disalurkan.
Ada beberapa cara fisik untuk mengendalikan rasa marah.
Bagaimana kalau kita belajar satu cara dulu?.
Begina Pak, kalau tanda-tanda marah tadi suydaj bapak rasakan,
Bapak berdiri lalu tarik napas dalam dari hidung, tahan sebentar lalu
keluarkan atau tiup perlahan-lahan dari mulut seperti mengeluarkan
kemarahan.
Ayo coba lagi, tarik dari hidung bagus tahan, dan tiupmelalui
mulut.
Nah, lakukan lima kali. Bagus sekali. Bapak R sudah bisa
melakukannya. Bagaimana perasaannya?.
Nah, sebaiknya latihan ini Bapak lakukan secara rutin, sehingga
bila sewaktu-waktu rasa marah itu muncul, Bapak R sudah terbiasa
melakukannya. bagaimana kalau
3. Terminasi
a. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan
Bagaimana perasaan Bapak setelah berbincang-bincang
tentangkemarahan Bapak ?
Iya, jadi ada dua penyebab Bapak R marah, yang Bapak rasakan
dan Bapak lakukan serta akibatnya. Coba selama saya tidak ada, Bapak
ingat-ingat lagi penyebab Bapak marah dulu, apa yang Bapak lakukan
kalau marah yang belum kita lakukan dan jangan lupa latihan napas
dalam ya Pak. Sekarang kita buat latihannya ya Pak. Berapa kali sehari
Bapak mau latihan napas dalam.

b. Rencana tindak lanjut


Baik, bagaimana kalau besok kita latihan cara yang lain untuk
mencegah atau mengendalikan marah?.
c. Kontrak yang akan datang

10

Topik
Besok kita latihan cara yang lain untuk mencegah atau
mengendalikan marah?
Waktu
Jam berapa besok kita berbincang-bincang lagi? Bagaimana kalau
jam 08.30 WIB?
Tempat
Bagaimana kalau besok kita berbincang-bincang lagi?, baiklah
kalau begitu. Selamat pagi.

Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan


Hari/tanggal

: Selasa, 3 Juli 2012

Waktu

: 09.00-09.30 WIB

Pertemuan

: ke-3 (ketiga)

11

Nama Mahasiswa

: Yuliana. A. P

NIM

: 200702079

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Pasien duduk di ruang TV, pasien tampak rapi dan sedang melihat TV
bersama pasien lainnya.
2. Diagnosa Keperawatan
Resiko perilaku kekerasan.
3. Tujuan Khusus
Pasien dapat mencegah atau mengendalikan perilaku kekerasan secara fisik
dengan memukul bantal atau kasur.
B. Proses Pelaksanaan Tindakan Keperawatan
1. Orientasi
a. Salam terapeutik
Selamat pagi pak R, sesuai janji saya kemarin, sekarang saya datang
lagi.
b. Validasi
Bagaimana perasaan Bapak saat ini?.Adakah hal yang menyebabkan
Bapak marah?.
c. Kontrak
Topik
Baik, sekarang kita akan belajar mengendalikan perasaan marah
dengan memukul bantal atau kasur.
Waktu
Bapak mau berapa lama? Bagaimana kalau 20 menit?
Tempat
Dimana kita bicara, bagaimana kalau disini?
2. Fase kerja
Kalau ada yang menyebabkan Bapak marah dan muncul perasaan
kesal, berdebar-debarmata melotot, selain napas dalam Bapak dapat
memukul kasur dan bantal.
Sekarang mari kita latihan memukul kasur dan bantal. Mana
kamar Bapak?
Jadi kalau nanti Bapak kesal dan ingin marah, langsun g ke
kamar dan lampiaskan kemarahan tersebut dengan memukul kasur dan
bantal.
Nah, coba Bapak lakukan, pukul kasur dan bantal.
Cara ini dapat dilakukan secara rutin jika ada perasaan marah,
kemudian jangan lupa merapikan tempat tidurnya.
3. Terminasi
a. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan

12

Bagaimana perasaan Bapak setelah latihan cara menyalurkan marah


tadi?
Ada berapa cara yang sudah kita latih, coba Bapak sebutkan lagi.
b. Rencana tindak lanjut
Mari kita masukkan ke dalam jadwal sehari-hari Bapak? Pukul berapa
Bapak mau mempraktekkan memukul kasur atau bantal? Bagaimana
kalau setiap bangun tidur? Lalu kalau ada kenginan marah sewaktuwaktu gunakan kedua cara itu ya Pak.
c. Kontrak yang akan datang
Topik
Besok kita bertemu lagi, kita akan latihan cara mengendalikan
marah dengan belajar bicara yang baik.
Waktu
Bagaimana kalau besok jam 09.00 WIB? Baiklah.
Tempat
Besok kita berbincang disini lagi ya Pak. Sampai jumpa

Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan

Hari/tanggal

: Rabu, 4 Juli 2012

Waktu

: 08.30-09.10 WIB

Pertemuan

: ke-2 (kedua)

Nama Mahasiswa

: Yuliana. A. P

NIM

: 2007020279

13

C. Proses Keperawatan
4. Kondisi Klien
Pasien duduk di kursi sambil memandang sekitarnya, pasien berpakaian
seragam ruangan berwarna biru.
5. Diagnosa Keperawatan
Resiko perilaku kekerasan.
6. Tujuan Khusus
Pasien dapat mencegah atau mengendalikan perilaku kekerasan secara
sosial/verbal.
D. Proses Pelaksanaan Tindakan Keperawatan
4. Orientasi
d. Salam terapeutik
Selamat pagi pak R, sesuai janji saya kemarin, sekarang kita bertemu
lagi.
e. Validasi
Bagaimana Pak, sudah dilakukan latihan tarik napas dalam dan pukul
kasur bantal? Apa yang dirasakan setelah melakukan latihan secara
teratur? Berkurangkah rasa marahnya?
f. Kontrak
Topik
Bagaimana kalau sekarang kita latihan cara yang baik untuk
mencegah marah?
Waktu
Berapa lama Bapak mau kita berbincang-buncang? Bagaimana
kalau 30 menit?
Tempat
Dimana kita , berbincang-buncang? Bagaimana kalau di tempat
yang sama?
5. Fase kerja
Sekarang kita latihan cara bicara yang baik untuk mencegah
marah. Kalau marah sudah disalurkan melalui tarik napas dalam atau
pukul kasur dan bantal dan sudah lega, kita perlu bicara dengan orang
yang membuat kita marah. Ada 3 caranya Pak:
1. Meminta dengan baik tanpa marah dengan nada suara yang rendah
serta tidak menggunakan kata-kata yang kasar. Kemarin Baoak bilang
penyebab marahnya karena istri suka marah-marah. Coca Bapak minta
istri bicara dengan baik-baik, katakan Bu, kalau bicara pelan-pelan
saja, tidak boleh emosi. Coba Bapak praktekkan.
2. Menolak dengan baik. Jika ada yang menyuruhdan Bapak tidak
melakukiannya, katakan maaf saya tidak bisa melakukannya karena
sedang ada kerjaan. Coba Bapak praktekkan.

14

3. Mengungkapkan perasaan kesal. Jika ada perlakuan orang lain yang


membuat kesal, Bapak dapat mengatakan saya jadi ingin marah
karena perkataanmu itu. Coba Bapak praktekkan.
6. Terminasi
d. Evaluasi respon klien terhadap tindakan keperawatan
Bagaimana perasaan Bapak setelah kita berbincang-bincang tentang
cara mengendalikan marah dengan bicara yang baik?
Coba Bapak sebutkan lagi cara bicara yang baik yang telah kita
pelajari! Bagus sekali.
e. Rencana tindak lanjut
Coba masukkan ke dalam jadwal latihan sehari-hari misanya meminta
obat, uang dll. Bagus nanti di coba ya Pak!
f. Kontrak yang akan datang
Topik
Bagaimana kalau besok kita bertemu lagi, nanti kita akan
membicarakan cara lain untuk mengatasi rasa marah Bapak yaitu
dengan cara ibadah. Bapak setuju?
Waktu
Bagaimana kalau besok jam 09.00 WIB? Baiklah.
Tempat
Mau dimana Pak? Disini lagi? Sampai besok ya.

Anda mungkin juga menyukai