Anda di halaman 1dari 5

1

PENGKAJIAN KEPERAWATAN
ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS
STIKES HANG TUAH SURABAYA

I.

IDENTIAS KELOMPOK
Kelompok Sasaran

Kelompok Usia

Besar dan Kecilnya Kelompok

Pendidikan

Tingkat Sosial Ekonomi

Adat Istiadat

Pekerjaan

Agama Yang Dianut

Kepercayaan

Lokasi Tempat Tinggal

Riwayat komunitas yang dapat menyebabkan timbulnya ganggua kesehatan :


II. PENGKAJIAN
A. Pengumpulan Data
1. Pengkajian (Menurut Florence Nightingale)
a. Riwayat atau sejarah perkembangan komunitas
:
Meliputi data geografis (letak pesantren , tempat tempat yang berdekatan
dengan pesantren, luas wilayah, iklim,), tipe komunitas demografi (jumlah
penduduk anggota yang tinggal di pesantren, usia, jenis kelamin,
pendidikan, agama), Fasilitas Kesehatan (posyandu, poliklinik, puskesmas,
RS), Karateristik Penduduk (penduduk menetap atau penduduk tidak
b.

menetap).
Data kesehatan lingkungan
:
Sumber Air Bersih (sumur, PAM, atau PAM dan sumur), pengelolaan air
minum (dimasak, mentah, atau air mineral/aqua), tempat pembuangan air
besar (leher angsa, kakus duduk, cubluk, atau sungai), kebiasaan
membuang sampah (dibakar, diambil petugas, dibuang kesungai dan lain-

lain), keadaan lantai ruamah (tegel/keramik, plester atau tanah), tempat


penampungan air bersih (tertutup, terbuka atau kran).
c. Status kesehatan komunitas
:
Data kesehatan anggota PonPes, meliputi Proporsi Kejadian penyakit 3
bulan terakhir didalam PonPes (Batuk,Pilek,Panas dll), Pemanfaatan
Fasilitas

Kesehatan/Kebiasaan

berobat(RS,

Puskesmas

atau

balai

pengobatan, Adakah anggota PonPes yang hamil, periksa kehamilan


(ya/tidak), Masalah kesehatan yang diderita saat ini (dalam keluarga),
keadaan personal hygiene anggota kelompok.
2. Data Pengkajian Tambahan
a. Keluhan yang dirasakan saat ini oleh komunitas

b. Kejadian penyakit (dalam satu tahun terakhir)

(ISPA, Astma, TBC, penyakit kulit, mata, dll).


c. Masalah kesehatan yang sering terjadi

d. Sifat masalah pada kelompok apakah mengancam kesehaan atau telah


mengancam keidupan

3. Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan Dalam Pemeriksaan Kesehatan


a. Puskesmas
b. Posyandu
c. Polindes
d. Pos obat desa
4. Data Lingkungan Fisik (Menurut Florence Nightingale)
a. Pemukiman
1. Luas bangunan
2. Bentuk bangunan : rumah, petak, asrama, pavilliun
3. Jenis bangunan

: permanen, semi permanen, non permanen.

4. Atap

: genteng, seng, welit, ijuk, kayu, asbes.

5. Dinding

: tembok, kayu, bambu, dll.

6. Lantai

: semen, tekel, keramik, tanah, kayu, dll.

7. Ventilasi

: kurang atau lebih dari 15-20% dari luas lantai.

Ventilasi merupakan perhatian utama dari teori Nightingale. Ventilasi merupakan


indikasi yang berhubungan dengan komponen lingkungan yang menjadi sumber
penyakit dan dapat juga sebagai pemulihan penyakit.
8. Pencahayaan

: baik/kurang

Pengaruh nyata terhadap tubuh manusia. Untuk mendapatkan manfaat dari


pencahayaan konsep ini sangat penting dalam teori Florence, dia mengidentifikasi
secara langsung bahwa sinar matahari merupakan kebutuhan pasien. Menurutnya
pencahayaan mempunyai sinar matahari, perawat diinstruksikan untuk
mengkondisikan agar pasien terpapar dengan sinar matahari.
9. Penerangan

: baik/kurang

10. Kebersihan

: baik/kurang

a) Kebersihan kamar dan halaman sangat berpengaruh bagi kesehatan. Oleh


karena itu, pembersihan sangat perlu dilakukan pada kamar dan halaman.
b) Kebersihan pribadi
Kebersihan pribadi sangat mendukung kesehatan seseorang karena merupakan
bagian dari kebersihan secara fisik.
11. Pengaturan ruang dan perabotan

: baik/kurang

12. Tempat Tidur


Tempat tidur yang kotor akan mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang dan juga
pola tidur yang kurang baik akan menyebabkan gangguan pada kesehatan.
b. Sanitasi
1. Penyediaan air bersih (MCK)
2. Penyediaan air minum.
3. Pengelolaan jamban

: bagaimana jenisnya, berapa jumlahnya dan

bagaimana jaraknya dengan sumber air bersih.


4. Sarana pembuangan air limbah.
5. Pengelolaan sampah

apakah

ada

saran

untuk

tempat

pembuangan sampah, bagaimana pengelolaannya (bakar, timbun, dll).


6. Polusi udara, air, tanah atau suara/kebisingan.
7. Sumber polusi

: pabrik, rumah tangga, industri lainnya.

c. Fasilitas
d. Batas-batas wilayah
e. Kondisi geografis
f. Rekreasi

: apakah tersedia sarana menurunkan stress dan apakah

biayanya terjangkau.
5. Pengambilan nutrisi dan makanan
Pengambilan nutrisi sangat perlu dalam hal menjaga keseimbangan tubuh. Adanya nutrisi
dan pola makan yang baik sangat berpengaruh bagi kesehatan.
6. Jenis Data
a. Data Subyektif
Yaitu data yang diperoleh dari keluhan atau masalah yang dirasakan oleh
individu, keluarga, kelompok dan komunitas yang diungkap secara
langsung melalui lisan.
b. Data Obyektif
Data yang diperoleh melalui suatu pemeriksaan, pengamatan dan
pengukuran.
7. Sumber Data
a. Data Primer
Data yang dikumpulkan oleh pengkaji dalam hal ini mahasiswa atau tenaga
kesehatan masyarakat dari individu, keluarga, kelompok dan komunitas
berdasarkan hasil pemeriksaan atau pengkajian.
b. Data Sekunder
Data yang diperoleh dari sumber lain yang dapat dipercaya, misalnya :
kelurahan, catatan riwayat kesehatan pasien atau riwayat medical record.