Anda di halaman 1dari 61

201

5
HANDBOOK

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Jalan Jenderal Sudirman Senayan Jakarta 10270 Gedung E Lantai 12-13
Telepon (021) 5725477 (hunting), Fax. 5725469, Website : www.ditpsmk.net
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Memperhatikan perkembangan olahraga di kalangan pelajar SMK di tanah air dewasa ini
mengalami kemajuan yang sangat pesat dan menggembirakan ditinjau dari segi kuantitas
pelajar yang mengikutinya, sedangkan bila ditinjau dari segi kualitas pembinaan masih jauh
dari harapan. Berbagai kendala yang dihadapi dalam proses pembinaan olahraga di kalangan
siswa SMK antara lain keterbatasan waktu yang dimiliki pelajar untuk kegiatan
ekstrakurikuler, sempitnya pemahaman para orang tua mengenai pentingnya kegiatan
akademik dibanding dengan kegiatan olahraga, serta keterbatasan sarana dan prasarana.
Sekolah sebagai wadah bagi para pelajar untuk menuntut ilmu pengetahuan, keterampilan
dan pengalaman hendaknya memberikan porsi yang proposional dalam pengembangan
olahraga di sekolah, sehingga para pelajar mempunyai keberanian untuk mengikuti proses
latihan dan kompetisi secara konsisten tanpa merasa takut ketinggalan pelajaran. Pelajar
sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang jumlah dan potensinya sangat besar baik dari
segi kuantitas maupun kualitas, sistem/aturan yang telah tertata di sekolah serta pertumbuhan
fisik dan mental yang terus berkembang perlu diberdayakan untuk memperoleh bibit-bibit
olahragawan berbakat yang pada gilirannya nanti dapat memberikan kontribusi bagi
perkembangan olahraga di tanah air di masa yang akan datang. Menyikapi hal tersebut
dibutuhkan peran serta para guru pendidikan jasmani sebagai awal bagi para pelajar
menekuni kegiatan olahraga sesuai dengan minat, kemampuan dan potensi yang dimilikinya.
Proses pembinaan yang meliputi latihan dan kompetisi merupakan satu rangkaian yang harus
dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada pelajar dalam mengaplikasi dan
menerapkan program latihan yang telah diterima dalam kompetisi yang berjenjang,
berkesinambungan dan berkualitas untuk memberikan kesempatan bertanding bagi para
peserta didik.
Di era globalisasi kesempatan terbuka lebar bagi siapapun yang memiliki kemampuan untuk
bersaing meraih berbagai peluang, untuk itu setiap orang harus memiliki kelebihan baik
secara kompetitif maupun secara komparatif sehingga mampu meraih kesempatan
menciptakan prestasi pada setiap peluang yang ada. Sekolah Menengah Kejuruan sebagai
lembaga pendidikan yang menghasilkan siswa siap kerja wajib meningkatkan daya saing
para peserta didiknya agar memiliki daya saing handal, termasuk dari sisi kesehatan dan
jasmani serta penampilan fisik yang prima dan menarik sebagai daya dukung untuk bekerja
secara optimal.
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

Salah satu cara untuk meningkatkan daya saing tersebut adalah mengadakan Olimpiade
Olahraga Siswa Tingkat Nasional (O2SN) termasuk pertandingan olahraga yang
dilaksanakan berjenjang mulai dari tingkat Kota Madya, tingkat Provinsi sampai dengan
tingkat Nasional.
B. DASAR
Program Kerja Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal
Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2015.
C. TUJUAN
1. Umum
Tujuan umum dari kegiatan O2SN memfasilitasi peserta didik SMK yang senang dan
gemar berolahraga untuk dapat mengikuti pertandingan secara baik dan benar. Sehingga
dapat menyalurkan minat dan bakat dengan harapan akan meningkatkan kesegaran
jasmani dan meraih prestasi yang optimal.
2.

Khusus
Tujuan Khusus adalah:
a. Mempromosikan keberadan dan potensi SMK kepada masyarakat khususnya Dunia
Indrustri baik sebagai mitra kerja maupun sebagai tamatan.
b. Meningkatkan Prestasi dan Prestise Sekolah menengah Kejuruan khususnya dalam
cabang olahraga Bola voli, Bola basket, bulu tangkis, catur dan Futsal.
c. Memupuk dan mempererat persaudaraan, solidaritas dan sportivitas antara pelajar
khususnya SMK.
d. Sebagai sarana apresiasi dan evaluasi keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler, khususnya
bidang olahraga.
e. Sarana pengembangan kreativitas siswa dan upaya mengeliminir tawuran,
penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
f. Menjaring pemain berbakat untuk dibina dan dikembangkan lebih terarah.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

BAB II
INFORMASI UMUM
A.

CABANG OLAHRAGA
Dalam pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa SMK Tingkat Nasional (O2SN) tahun
2015 mempertandingkan 6 (enam) cabang olahraga dengan mempertandingkan yang
mencakup 10 nomor bidang lomba, dan 1 (satu) cabang olahraga pencak silat untuk
eksibisi, rincian seperti berikut di bawah ini:
1. Bolabasket Putera
2. Bolabasket Puteri
3. Bolavoli Putera
4. Bolavoli Puteri
5. Bulutangkis Putera
6. Bulutangkis Puteri
7. Tenis Meja Putera
8. Tenis Meja Puteri
9. Futsal
10. Catur
11. Pencak Silat Putra (eksibisi)
12. Pencak Silat Putri (eksibisi)

B.

KONTINGEN PROVINSI
1. Ketua Kontingen/Ketua Delegasi
a. Setiap provinsi menunjuk satu orang ketua kontingen/manager sebagai
pemimpin rombongan.
b. Ketua kontingen bertanggungjawab dan mengkordinasikan hal teknis dan
non teknis peserta.
c. Ketua kontingen wajib menghadiri Technical Committee Meeting (TCM)/dapat
mendelegasikan kepada official yang ditunjuk.
d. Ketua kontingen tidak diperkenankan mengubah informasi yang telah
disepakati pada saat TCM.
2. Pelatih
a. Setiap nomor /event cabang olahraga yang diikuti oleh masing-masing provinsi
didampingi oleh satu orang pelatih.
b. Setiap pelatih yang mendampingi nomor/event cabang olahraga memahami
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

permainan cabang olahraga yang ditanganinya.


c. Pelatih harus mampu menguasai peraturan permainan cabang olahraga
d. Pelatih diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan peserta dan
memberikan dorongan semangat kepada peserta.
3. Peserta/Pemain/Atlet

a. Persyaratan Peserta
Surat keterangan dari sekolah bahwa Peserta adalah siswa SMK Negeri
maupun Swasta yang berstatus sebagai siswa SMK pada tahun pelajaran
2015/2016 dan didaftarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi.
1) Peserta O2SN adalah siswa yang masih aktif dan berbadan sehat serta
maksimal kelahiran Th. 1996 dan belum pernah mengikuti O2SN Tingkat
Nasional tahun sebelumnya
2) Jumlah Peserta Lomba yang dibiayai Direktorat Pembinaan SMK adalah
seperti tersebut pada p o i n b dan apabila provinsi ingin menambah
cadangan untuk cabang olahraga Futsal, Bola Voli, dan Bola Basket maka
tidak lebih dari 2 (dua) orang dengan konsekuensi bahwa biaya
konsumsi dan akomodasi selama pelaksanaan ditanggung oleh provinsi
ybs;
3) Menyerahkan berkas-berkas pada saat registrasi sebagai berikut:
a) Album photo pemain dari setiap cabang olah raga yang dilengkapi:
formulir pendaftaran (entry form by name), contoh terlampir;
b) foto copy Raport semester terakhir yang dilegalisir
c) foto copy NISN (nomor induk siswa nasional)
d) Surat keterangan berbadan sehat dari dokter;
e) Pas photo terbaru tampak muka 80% ukuran 4 x 6 (3 lembar);
4) Berstatus sebagai siswa SMK yang dibuktikan dengan surat keterangan
dari sekolah dengan menempelkan pas photo. Seluruh berkas seperti
tersebut diatas akan diverifikasi (screening) oleh tim keabsahan data pada
saat registrasi (cek in) 1 hari sebelum technical meeting. Entry form by
number harus sudah diterima panitia selambat-lambatnya pada hari Selasa,
tanggal 2 Juni 2015
5) Entry form by name harus sudah diterima panitia selambat-lambatnya pada
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

hari Kamis, tanggal 2 Juli 2015 dikirimkan ke alamat :


Subdit Kelembagaan dan Peserta Didik
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan
Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
d/a. Gedung E Lantai 12
Jln. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
Telp. 0215725469 fax 0215725469

Pendaftaran Entry form by num be r da n en tr y b y name sebagaimana


dimaksud butir 4 dan 5 di atas dalam format excel, dikirimkan melalui
email:
lombakpd@ditpsmk.net
6)
7)
8)
9)

dalam ukuran setiap file foto dibawah 512 kbyte


Peserta tidak sedang mengikuti PELATNAS, khusus Cab olah raga Catur
peserta belum bergelar Master.
Peserta tingkat nasional adalah siswa SMK hasil seleksi di tingkat provinsi
yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi.
Peserta yang tidak memenuhi persyaratan tersebut di atas tidak
diperkenankan bermain.
Protes yang diajukan ke Dewan Hakim/ Referee dilakukan secara tertulis
dan disertai uang protes sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah).

b. Jumlah Peserta
Jumlah peserta dan official cabang olahraga O2SN ditetapkan sebagai berikut:
NO
1
2

CABANG
OLAHRAGA
Ketua Kontingen
Catur
Bola voli putra

PESERTA

CADANGAN

COACH

1
6

1
1

KETUA
KONTINGEN
1
-

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Bola voli putri


Basket putera
Basket puteri
Badminton putera
Badminton puteri
Tenis meja putera
Tenis meja puteri
Futsal
Pencak silat putra
(eksibisi)
Pencak silat putri
(eksibisi)

6
5
5
1
1
1
1
5
1

2
2
2
2
-

1
1
1
1
1
1
1
1
1

c. Akomodasi, Konsumsi dan Transportasi Lokal


Akomodasi, konsumsi dan transportasi lokal peserta selama lomba
berlangsung ditanggung oleh panitia.
4. Pengamat dan Penggembira

a. Pengamat dan penggembira dari setiap provinsi tidak dibatasi jumlahnya.


b. Pengamat dan penggembira hanya boleh berperan sebagai penonton/pengunjung
olimpiade.
c. Akomodasi dan konsumsi pengamat dan penggembira selama kegiatan
berlangsung ditanggung oleh provinsi masing-masing.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

C.

PENGHARGAAN
Penghargaan dalam bentuk medali diberikan kepada Juara I, II dan III serta sertifikat
diberikan kepada seluruh peserta dan official.

D.

HADIAH
Hadiah dalam bentuk uang pembinaan diberikan kepada Juara I, II dan III, kecuali pencak
silat eksibisi.

E.

WAKTU DAN TEMPAT PEMBUKAAN


Bagi peserta, official dan ketua kontingen yang tidak mengikuti pertandingan pada
hari pertam a dapat mengikuti pembukaan
Waktu : 3 Agustus 2015 *)
Pukul : 0 9 . 0 0 WITA *)
Tempat : Makassar, Sulawesi Selatan
*) Jadwal dapat berubah

F.

WAKTU DAN PELAKSANAAN


Kegiatan O2SN SMK Tingkat Nasional tahun 2015 dilaksanakan mulai tanggal 2 s.d 8
Agustus 2015 dengan lokasi pelaksanaan cabang olahraga sebagai berikut:
CABANG
OLAHRAGA
Bola Basket Putra
Bola Basket Putri
Bola Voli Putra
Bola Voli Putri
Bulu Tangkis Putra
Bola Tangkis Putri
Tenis Meja Putra
Tenis Meja Putri
Catur

TEMPAT
PERTANDINGAN
GOR Tunas Bangsa
GOR Matoangin
GOR BOSOWA
GOR BOSOWA
GOR BOSOWA
GOR BOSOWA
SMAKO
SMAKO
Hotel Jakarta

Futsal
Pencak Silat (Eksibisi)
Putra

GOR BOSOWA
GOR BOSOWA

LOKASI
Jl. Monginsidi Baru, Makassar
Jl. Cendrawasih no. 109, Makassar
Jl. A.Pangerang Pettarani no.3, Makassar
Jl. A.Pangerang Pettarani no.3, Makassar
Jl. A.Pangerang Pettarani no.3, Makassar
Jl. A.Pangerang Pettarani no.3, Makassar
Jl. Pajjaiang, Komplek GOR Sudiang
Makassar
Jl.
Pajjaiang, Komplek GOR Sudiang
Makassar
Jl. Ance Doyong Ngoyo, no. 9,
Panakukang , Makassar
Jl. A.Pangerang Pettarani no.3, Makassar
Jl. A.Pangerang Pettarani no.3, Makassar

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

G.

H.

TEMPAT PENGINAPAN
Hotel yang akan dipergunakan untuk peserta dan official pada pelaksanaan O2SN adalah:
NO
.
1

BIDANG LOMBA

HOTEL

Basket Putra

Ramayana

Basket Putri

Denpasar

Voli Putra

Jakarta

Voli Putri

Continent

5
6

Bulutangkis Putra/Putri
Tenismeja Putra/Putri

Yasmin
Grand Popular

Futsal

Kenari

Catur

Jakarta

Pencak Silat (Eksibisi)

Menyusul

ALAMAT
Jl. Botolempangan No. 67, Kota
Makassar
Jl. Padang Raya, Panakukang, Kota
Makassar
Jl. Ance Doyong Ngoyo No. 9,
Panakukang, Kota Makassar
Jl. Padang Raya, Panakukang, Kota
Makassar
Jl. Jampae No. 5, Kota Makassar
Jl. Sulawesi Kec. Makassar, Kota
Makassar
Jl. Padang Raya, Panakukang, Kota
Makassar
Jl. Ance Doyong Ngoyo No. 9,
Panakukang, Kota Makassar

WAKTU DAN TEMPAT PENUTUPAN DAN PENYERAHAN HADIAH


Penyerahan medali dan hadiah yang dilanjutkan dengan acara penutupan O2SN 2015
akan dilaksanakan pada :
Waktu
: 7 Agustus 2015 *)
Pukul
: 14.00 WITA *)
Tempat
: Makassar, Sulawesi Selatan
*) Jadwal dapat berubah

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

I.

TATA TERTIB
1. Tata Tertib Penyelenggaraan

a . Pelaksanaan masing-masing bidang lomba disesuaikan dengan jadwal yang


disepakati pada saat TCM.
b . Satu hari sebelum pelaksanaan dimulai kan dilakukan Technical Meeting untuk
persiapan dan pengundian posisi setiap tim.
c . Hasil pertandingan O2SN dikumpulkan paling lambat tanggal 7 Agustus 2015
pukul 15.00 WITA ke Penanggungjawab Cabang Olah Raga.
d . Registrasi dilaksanakan pada saat kedatangan sebelum O2SN dilaksanakan.
Seluruh dokumen kontingen (biodata peserta, ketua kontingen, pelatih dan
dokumen pendukung/persyaratan O2SN dijilid dalam satu kesatuan dan diserahkan
kepada petugas registrasi untuk di cek oleh tim keabsahan.

2. Tata Tertib Peserta

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat pelaksanaan O2SN


a. Setiap peserta harus menggunakan identitas peserta yang disediakan oleh panitia.
b. Setiap peserta memulai dan menghentikan kegiatan sesuai dengan isyarat yang
diberikan oleh wasit.
c. Mematuhi ketentuan keamanan dan perlindungan sesuai instruksi wasit.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

10

BAB III
KETENTUAN TEKNIS
PERTANDINGAN CABANG OLAHRAGA

A. BOLA BASKET

1. PERATURAN PERTANDINGAN

a. Peraturan Permainan
Peraturan permainan menggunakan peraturan FIBA/PB.PERBASI terbaru dan
peserta dianggap telah mengetahui/memahami.
b. Peraturan Pertandingan
Dalam pertandingan O2SN SMK 2015 untuk Cabang Bola basket menggunakan
sistem pertandingan kompetisi dibagi pool. Dilanjutkan dengan sistem Gugur dan
semifinal serta Final.

2. SISTEM PERTANDINGAN

a. Regu peserta Putra/Putri akan dibagi pool (Disesuaikan dengan waktu & Jumlah
Peserta).
b. Mengingat waktu setiap tim peserta dimungkinkan bertanding sehari 2 atau 3
pertandingan.
c. Putri = Peringkat 1atau 2 langsung maju ke babak selanjutnya
d. Putra = Peringkat 1 atau 2 akan langsung masuk ke babak selanjutnya ;
e. Penentuan pemenang
Penentuan pemenang untuk menentukan peringkat pada setiap putaran adalah
sebagai berikut ;
1) Urutan peringkat ditentukan dengan menjumlah nilai yang diperoleh tiap regu
dari setiap pertandingan yang dimainkan.
2) Perhitungan sejumlah nilai diperoleh dari:
a) Menang mendapat nilai angka 2 (dua)
b) Kalah mendapat nilai angka 1 (satu)
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

11

c) Kalah penyimpangan atau diskualifikasi nilai 0 (nol)


3) Regu yang mengumpulkan nilai terbanyak menempati peringkat pertama
4) Apabila pada akhir putaran pertama ada 2 (dua) regu yang memiliki nilai
sama, maka dilihat dari hasil pertemuan kedua regu itu (head to head)
5) Apabila pada akhir putaran pertama ada lebih dari 2 (dua) yang memiliki
nilai yang sama, maka penentuan peringkat dilihat goal rata-rata dari regu
yang memiliki nilai yang sama dengan memasukkan dibagi kemasukkan (goal
average).
6) Apabila ini masih sama, maka penentuan peringkat dilihat dari goal rata-rata
dari semua regu yang ada dalam pool tersebut.
7) Setiap tim ditunggu 15 menit sebelum waktu pertandingan yang telah
ditentukan dan apabila tidak bisa hadir dianggap WO;
f. Wasit dan Koordinator Wasit
Wasit dan Koordinator wasit yang bertugas pada O2SN SMK 2015 ditentukan
oleh Pengprov PERBASI.
g. Pengawas Pertandingan
Dalam melakukan pengawasan setiap pertandingan sekaligus membantu Technical
Delegate/Panitia Pelaksana, maka Pengawas Pertandingan utusan Pengprov
PERBASI didampingi oleh penyelenggara/panitia pelaksana sebanyak 3 (tiga)
orang serta pengawas.
h. Panitia Hakim
1) Panitia Hakim adalah Technical Delegate yang dibantu oleh 2 (dua) orang
pembantu, kedua orang pembantu adalah Pengawas dan Ketua Pertandingan,
serta perwakilan 2 (dua) tim yang tidak bermain sebagai anggota. Apabila ketua
berhalangan, maka ditunjuk salah satu anggota selaku Ketua, berdasarkan
musyawarah kesepakatan antar anggota.
2) Apabila yang berkepentingan dalam suatu persoalan yang dibicarakan tidak
diperkenankan untuk ikut serta dalam pertemuan atau pemungutan suara
bilamana persoalan tersebut sedang dibahas.
3) Technical Delegate menyelesaikan pengaduan dari regu peserta melalui
pengawas pertandingan dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) menit
setelah pertandingan berakhir.
4) Anggota Tim Technical Delegate yang bertugas wajib berada di meja
Technical Delegate yang telah disediakan
5) Keputusan Technical Delegate adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
i.

Gangguan Pertandingan
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

12

1) Apabila gangguan terjadi ada quarter pertama pertandingan akan diulang


dan hasil score pun diulang.
2) Apabila gangguan terjadi pada quarter kedua dan ketiga pertandingan akan
dilanjutkan dengan sisa waktu dan hasil score yang ada.
3) apabila gangguan terjadi pada quarter keempat/babak tambahan (apabila
terjadi over time), pertandingan dinyatakan selesai dan hasil dinyatakan sah.
4) Gangguan akan ditunggu sampai batas waktu paling lama 30 menit.
j.

Pengaduan Protes
1) Kapten tim menandatangani blangko pertandingan/scoresheet
2) Pengaduan atau protes dapat diajukan kepada pengawas pertandingan secara
tertulis dalam waktu 30 (tiga puluh) menit setelah pertandingan selesai dengan
membayar biaya pengaduan/protes sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah). Jika
pengaduan/protes tersebut diterima atau ditolak, maka uang tersebut dianggap
hilang.
3) Pengaduan/protes akan diselesaikan oleh Panitia, Pengawas Pertandingan dan
Technical Delegate.
4) Keputusan adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

k. Medali yang diperebutkan


1) Tim Putera
Juara 1 : Medali emas
Juara 2 : Medali Perak
Juara 3 : Medali Perunggu
2) Tim Puteri
Juara 1 : Medali emas
Juara 2 : Medali Perak
Juara 3 : Medali Perunggu
l.

Sanksi Terhadap Pembuat Onar dan Pemogokan


1) Apabila menurut pengamatan dan pertimbangan pengawas pertandingan ada
pemain/official membuat onar atau
keributan, maka terhadap regu dari
pemain/official tersebut dikenakan sanksi berupa diskualifikasi.
2) Pada dasarnya pertandingan yang sedang berlangsung tidak dapat
diberhentikan, karena suatu pemogokan :
a) Apabila karena sesuatu sebab sehingga pertandingan berhenti, maka wasit
akan memberikan waktu 5 (lima) menit kepada Kapten regu yang sedang
bertanding, jika waktu 5 (lima) menit tersebut telah dilalui dan regu
yang dianggap melakukan pemogokan dan dinyatakan kalah diskualifikasi.
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

13

b) Apabila wasit yang melakukan pemogokan, maka terhadap wasit tersebut


dilakukan pemecatan sementara sebagai wasit oleh pengawas pertandingan
dan akan diberikan sanksi yang akan ditentukan kemudian melalui proses
bersama Pengprov PERBASI Untuk kelancaran pertandingan,
koordinator/pengawas pertandingan berhak menunjuk wasit pengganti.
m. Sanksi Terhadap Pelaku Pemukulan, Penganiayaan / Perkelahian dan Pemogokan
1) Seorang pemain yang melakukan Pemukulan atau penganiayaan, terhadap
pemain lawan dan atau terhadap wasit yang memimpin pertandingan, maka
wasit berhak mengeluarkan pemain tersebut serta tidak boleh mengikuti
pertandingan sampai selesai pelaksanaan O2SN SMK 2015.
2) Apabila penganiayaan mengakibatkan terjadi baku hantam secara massal
antar pemain kedua regu, maka terhadap kedua orang pemain pertama sebagai
sumber penyebabnya, dikeluarkan dari pertandingan oleh wasit. Terhadap
kedua orang pemain tersebut tidak boleh mengikuti pertandingan sampai selesai
pelaksanaan O2SN SMK 2015.
3) Apabila official melakukan penganiayaan, maka official tersebut dikenakan
sanksi untuk tidak menjadi official regu selama pertandingan berlangsung
sampai selesai pelaksanaan O2SN SMK 2015. Dan akan dilaporkan dan
ditindaklanjuti oleh PengProv PERBASI.
4) Apabila salah satu tim/regu menyatakan sikap tidak melanjutkan
pertandingan karena kejadian pada point (a) (b) dan (c) di atas, maka regu
tersebut dianggap melakukan pemogokan dan dinyatakan diskualifikasi.
n. Tata Tertib di Lapangan
1) Jumlah maksimal pemai da official/pelatih yang diperkenankan duduk
dibangku pemain atau berada di areal lapangan pertandingan sebanyak 10
(sepuluh) orang per tim dan 2 official.
2) Dilarang merokok dibangku pemain/official atau area lapangan pertandingan.
3) Para official diharuskan berpakain rapih, bersepatu dan celana panjang.
4) Para tim yang bertanding pada O2SN SMK 2015 wajib menyediakan kaos
team minimal 2 (dua) set dengan warna Terang (PUTIH) dan Gelap dengan
nomor punggung dada 0-99. Selanjutnya nomor tidak boleh berubah atau
diganti-ganti.
5) Bagi atlet yang berjilbab, seragamnya disamakan dengan team.
6) kaos seragam pertandingan harus dimasukkan ke dalam celana.
7) Pemain/official yang tidak menyerahkan hoto/ID Card tidak dapat berada
dibangku pemain/di areal lapangan pertandingan.
8) Jika tidak mematuhi tata tertib di lapangan akan dipersilahkan meninggalkan
lapangan.
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

14

o. Peraturan Pertandingan & Panitia


1) Waktu yang dipakai adalah 4 x 10 Menit kotor kecuali 2 menit terakhir babak 4
waktu mati.
2) Sistem yang dipakai adalah sistem Pool dan yang menang akan melanjutkan
babak selanjutnya
3) Pada Quarter 1,2,3 waktu dibawah 1 menit tidak diperbolehkan mengambil Time
Out
4) Pemain Pria dilarang memakai baju dalam yang berlengan.
5) Pemain yg pernah bermain ditahun sebelumnya, tdk diperbolehkan bermain di
tahun ini.
6) Setiap pergantian Quarter diberi waktu istirahat 1 menit, kecuali memasuki
Quarter 3 diberi waktu 2 Menit.
7) Peraturan yang dipakai adalah Peraturan PERBASI 2012.
8) Pada babak Semi Final & Final waktu yang dipakai kotor kecuali Time Out mati
9) Jumlah pemain minimal 5 Orang pada saat pertandingan akan dimulai, Max 10
Pemain.
10) Suatu TEAM akan ditunggu sampai 15 menit sejak waktu yang telah dijadwalkan.
11) Suatu TEAM yang memulai keributan maka TEAM tersebut akan didiskualifikasi.
12) Suatu Team yang memakai PEMAIN yang tidak sesuai dengan ketentuan yang
telah ditetapkan maka TEAM tersebut akan Didiskualifikasi.
13) Satu TEAM Wajib harus mempunyai Kaos team TERANG dan GELAP.
14) Seorang Pelatih/Asisten/Maneger harus memakai rapih dan sopan (Tidak
diperbolehkan memakai sandal jepit & Celana Pendek ).
15) Suatu Team yang disebutkan didepan pada jadwal maka harus memakai KAOS
TEAM terang.
16) Suatu Team wajib hadir dalam acara PEMBUKAAN & PENUTUPAN acara.
17) Bila terjadi kecelakaan pada pemain, maka panitia hanya menyediakan P3K.
18) Suatu Team yang melakukan protes harus mengajukan secara tertulis 30 menit
setelah pertandingan selesai.
19) Daftar pemain harus masuk dan lengkap ke panitia pada saat diadakannya
Technical Meeting.
20) Segala bentuk protes yang dipandang wasit berlebihan tidak diperkenakan dalam
Pertandingan.
21) Peraturan Panitia adalah mutlak.
22) Bila terjadi WO pada babak Semi Final maka pertandingan selanjutnya akan
ditentukan PANITIA
p. Penutup
Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan pertandingan ini akan ditetapkan
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

15

kemudian.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

16

B. BOLA VOLI

1. PERATURAN KHUSUS
a. Technical Meeting
Tanggal : 3 Agustus 2015 *)
Waktu
: 13.00 WITA *)
Tempat
: Makassar, Sulawesi Selatan
*) Jadwal dapat berubah
b. Peraturan Permainan
Peraturan Permainan yang digunakan adalah Peraturan Permainan .bola voli
Internasional yang sedang berlaku dan disyahkan oleh Pengurus Pusat PBVSI.
c. Sifat dan Sistem Pertandingan
1) Babak Pertama dibagi beberapa Pool tergantung jumlah peserta;
2) Babak II diambil hanya juara Pool dengan system gugur tunggal langsung final;
3) Sebelum melaksanakan pertandingan babak semi final setiap regu harus siap
bermain 2 (dua) kali dalam 1 (satu) hari;
4) Untuk babak pendahuluan pertandingan dalam Pool, maupun dalam babak II
lama pertandingan dengan two Winning Set (2 set kemenangan);
5) Babak final menggunakan Three Winning Set (3 set kemenangan).

6)

Seeded
Regu seeded adalah rangking I s.d 4 pada kejuaraan O2SN SMK Tahun 2014 di
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

17

DKI Jakarta baik putra maupun putri


Penempatan regu seeded:
a) PUTERA
Rangking I di pool A (Sumatera Utara)
Rangking II di pool E (Jawa Barat)
Rangking III di pool D (Jawa Timur)
Rangking IV di pool H (Jawa Tengah)
b) PUTERI
Rangking I di pool A (Jawa Timur)
Rangking II di pool E (Jawa Tengah)
Rangking III di pool D (Banten)
Rangking IV di pool H (Kalimantan Utara)
d. Ketentuan Pemain
1) Jumlah Pemain setiap regu/tim: 8 orang termasuk pemain libero sesuai dengan
formulir pendaftaran;
2) Bila ada tim peserta mengirimkan lebih 8 orang pemain hanya diperbolehkan
menambah maksimum 2 orang dengan catatan transportasi, akomodasi, dan
konsumsi ditanggung oleh pihak peserta;
3) Setiap tim harus didampingi seorang Pelatih
e. Peralatan
Bola yang digunakan adalah Bola Voli ukuran 5 (normal)
f. Pakaian/Kostum Pertandingan
1) Kostum harus seragam dari kaos dan celana dan bernomor dada dan punggung,
kecuali seragam Libero berbeda warna dari kaos timnya;
2) Setiap tim harus memiliki minimum 2 set kostum dengan warna yang berbeda;
3) Kaos tim harus bernomor punggung 1 18.
4) Kaos Kapten harus diberi tanda & dijahit di bawah nomor dada ukuran 2 x 8 cm

g. Penentuan Ranking Dalam Pertandingan Setengah Kompetisi


1) Nilai tertinggi dengan ketentuan: Two Winning set :
- Menang : 2 - 0 : Nilai 3
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

18

- Menang
- Kalah
- Kalah

:2-1
:2-0
:2-1

: Nilai 2
: Nilai 0
: Nilai 1

2) Bila Nilai sama ditentukan dengan jumlah menang terbanyak;


3) Kalau masih sama ditentukan dengan jumlah set emenangan dibagi dengan
jumlah set kekalahan = rata-rata tertinggi;
4) Kalau masih sama ditentukan dengan jumlah point kemenangan dibagi
dengan jumlah point kekalahan = rata-rata tertinggi;
5) Kalau masih sama ditentukan dengan siapa yang menang diantara dua regu
tersebut pada pertandingan Pool.
h. Perwasitan
1) Dewan Wasit (RSC)
Untuk melaksanakan pertandingan Bolavoli ini dibentuk pula Dewan Wasit
untuk membantu Panpel pertandingan.
a) Tugas-tugas Dewan Wasit (RSC)
Mengatur penugasan Wasit I dan Wasit II, Scorer dan Hakim Garis serta
pengendalian pertandingan agar dapat berlangsung dengan lancar,
wajar dan bermutu;
Memutuskan segala sesuatu yang tidak dapat diselesaikan oleh Wasit;
Pelaksanakan evaluasi terhadap Wasit I, Wasit II, Scorer dan para
Hakim Garis yang bertugas.
b) Dewan Wasit (RSC) terdiri dari
1 orang Pengurus Pusat PBVSI;
1 orang Pengurus PBVSI setempat;
Anggota Dewan Wasit harus selalu berada ditempat yang telah
disediakan atau tempat yang mudah untuk mengawasi pertandingan dan
mudah untuk segera berkumpul guna melaksanakan musyawarah.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

19

2) Dewan Hakim
Untuk ketertiban pertandingan bolavoli ini dibentuk Dewan Hakim sebagai
badan tertinggi yang akan menuntaskan masalah-masalah selama
penyelenggaraan pertandingan berlangsung.
Dewan Hakim terdiri dari:
a) 1 orang Pengurus Pusat PBVSI;
b) 2 orang Pengurus PBVSI Daerah setempat
c) Anggota Dewan Hakim harus selalu berada ditempat yang telah
disediakan atau tempat yang mudah untuk mengawasi pertandingan dan
mudah untuk segera berkumpul guna melaksanakan musyawarah;
d) Keputusan Dewan Hakim adalah merupakan suatu hasil musyawarah
antara anggota-anggtanya dan tidak dapat diganggu gugat.
i. Cidera
Pemain yang awalnya sudah terdaftar atau di daftarkan dalam Daftar Nama
Pemain tetapi mengalami CIDERA yang sangat serius, maka bisa digantikan
dengan Pemain yang lain sebelum Technical Meeting, dengan ketentuan harus
memberikan Surat Keterangan dari Dokter yang merawatnya.
j. Diskualifikasi
1) Apabila jumlah pemain yang bertanding kurang dari ketentuan (6 orang)
maka regu tersebut dinyatakan diskualifikasi (WO) sampai batas waktu yang
ditentukan (15 menit);
2) Apabila regu yang akan bertanding datang terlambat 15 menit sesuai dengan
jadwal pertandingan, maka regu tersebut dinyatakan kalah WO;
3) Apabila regu yang bertanding (pemain) tidak sesuai dengan persyaratan
administrasi yang telah ditentukan, maka regu tersebut dinyatakan kalah WO;
4) Bila regu tersebut datang terlambat bukan karena kesalahan regu tersebut,
maka tim tersebut tidak dikenakan WO;
5) Tidak mau melanjutkan pertandingan pada sisa pertandingan yang harus
dimainkan.
k. Protes
1) Protes harus diajukan secara tertulis oleh Kapten regu yang bersangkutan paling
lambat 10 (sepuluh) menit setelah pertandingan yang dimaksud selesai
dengan tembusan kepada regu yang di protes (protes ditulis oleh Kapten pada
scorer sheet);
2) Satu kali mengajukan
protes disertakan dengan uang protes sebesar
Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah);
3) Diterima atau tidak protes akan disampaikan secara lisan maupun tertulis oleh
pimpinan pertandingan atau Dewan Hakim kepada Kapten regu, Manager yang
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

20

mengajukan protes.
l. Medali yang diperebutkan
1. Tim Putera
Juara 1 : Medali emas
Juara 2 : Medali Perak
Juara 3 : Medali Perunggu
2. Tim Puteri
Juara 1 : Medali emas
Juara 2 : Medali Perak
Juara 3 : Medali Perunggu
2. LAIN-LAIN
a. Panitia tidak menyediakan bola untuk pemanasan tim;
b. Hal-hal lain yang belum tercakup dalam tata tertib ini akan ditentukan dalam
technical meeting.
c. Panitia pelaksana bola volley tidak menerima protes untuk keabsahan pemain.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

21

C. TENIS MEJA

1. PERATURAN UMUM
a. Nomor yang dipertandingkan
1) Tunggal Putera
2) Tunggal Puteri
b.

Medali yang diperebutkan


1) Tunggal Putera
Juara 1
: Medali Emas
Juara 2
: Medali Perak
Juara 3
: Medali Perunggu
2) Tunggal Puteri
Juara 1
: Medali Emas
Juara 2
: Medali Perak
Juara 3
: Medali Perunggu

2. SISTEM PERMAINAN DAN PERTANDINGAN


Sistem permainan mengacu kepada Peraturan dan Ketentuan yang dikeluarkan oleh ITTF.
Khusus ketentuan berikut digunakan untuk:
a.

Tunggal Putra dan Tunggal Putri dipertandingkan dalam 2 Babak,


Babak I dengan Kompetisi (Single Round Robin Group System). Ranking I dan II
tiap Pool berhak maju ke Babak II.
b.
Babak II, Ranking I dan II Pool akan dipertandingkan dengan Sistem
Gugur. Seluruh pertandingan dilaksanakan dengan lima game terbaik (the Best-ofFive Games).

3. MANAGER/TECHNICAL MEETING DAN UNDIAN


Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

22

Manager/Technical Meeting dan Undian dilaksanakan pada :


Hari / tanggal : 3 Agustus 2015 *)
Pukul
: 13.00 WITA *)
Tempat
: Makassar, Sulawesi Selatan
*) Jadwal dapat berubah
Perwakilan dari masing-masing Peserta diundang untuk hadir.
4. PERALATAN
Meja Pertandingan
Net
Bola

: Standar
: Standar
: Butterfly (warna orange)

5. JADWAL UMUM/PERTANDINGAN (TENTATIVE)


Tanggal 3 Agustus
- Team Managers /Tech. Meeting dan Undian
- Uji coba Lapangan
Tanggal 4 Agustus
- Pertandingan Perorangan
Tanggal 5 Agustus
- Pertandingan Perorangan
Tanggal 6 Agustus
- Pertandingan Perorangan
6. BEBERAPA PENJELASAN PERATURAN
a. Pelatih yang mendampingi saat bertanding sudah harus ditentukan sebelum
pertandingan dimulai dan tidak boleh diganti sampai pertandingan tersebut selesai.
(tidak termasuk pada pertandingan berikutnya).
b. Satu orang pelatih yang ditunjuk dapat menjadi penasehat untuk 2 (dua) pemainnya
sekaligus pada saat mereka bertanding.
c. Sanksi bagi pelatih/pendamping yang memberi kode/nasehat tidak pada saatnya
(Time-out atau Pergantian Game/Set) dikenakan hukuman :
1) Teguran I
: Kartu Kuning
2) Teguran II
: Kartu Merah
Apabila terdapat seorang pelatih/pendamping yang telah 2 (dua) kali mendapat
hukuman Kartu Merah, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan lagi
mendampingi atau menjadi penasehat/pelatih untuk sisa pertandingan berikutnya.
d. Protes yang sehubungan dengan teknis pertandingan diselesaikan sesuai dengan
peraturan Tenis Meja yang berlaku dan sesuai hasil technical meeting
e. Peralatan (Raket/Bet) yang digunakan harus sesuai dengan Ketentuan/Peraturan yang
berlaku.
f. Perhitungan Nilai untuk menentukan Ranking dalam Pool sesuai dengan peraturan
yang berlaku, seperti :
1) Menang = Nilai 2,
2) Kalah = Nilai 1, dan
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

23

3) WO/Diskualifikasi =0
g. Time-Out hanya dapat diminta 1(satu) kali untuk setiap pertandingan (maksimal 1
menit) Persyaratan servis harus sesuai dengan peraturan yang berlaku.
7. LAIN-LAIN
Ketentuan lainnya yang perlu diberitahukan dan belum tercantum dalam petunjuk Teknis
ini, akan disampaikan pada saat pertemuan teknik (Technical Meeting).
8. JADWAL
JADWAL PERTANDINGAN TENIS MEJA
NO HARI, TANGGAL
URAIAN
1 Senin
Manager Meeting
3 Agustus
Uji Coba Lapangan

WAKTU
13.00
13.00 - 17.00

Selasa - Rabu
4 - 5 Agustus 2015

Babak Penyisihan Putra dan Putri

09.00 -17.00

Kamis
6 Agustus 2015

Babak Lanjutan Putra dan Putri

09.00 - 16.00

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

24

D. CATUR

1. PERATURAN UMUM PERMAINAN


a. Panitia Pelaksana
1) Pertandingan Catur dilaksanakan oleh Panitia Pelaksana (PANPEL)
pertandingan yang ditunjuk dari Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh
Indonesia (PB. PERCASI) yang bertanggung jawab terhadap keseluruhan
pertandingan.
2) Wasit dan juri yang bertugas telah memiliki Sertifikat Wasit Nasional yang
dikeluarkan oleh PB PERCASI.
b. Peraturan
1) Peraturan pertandingan yang akan digunakan adalah peraturan FIDE/
PERCASI terbaru yang berlaku di Indonesia (Per Agustus 2014), Kongres
Norwegia.
2) Semua peserta dianggap telah memahami dan mengerti isi dari peraturan
tersebut.
c. Waktu dan Tempat Pertandingan
1)
Waktu Pertandingan : 3 7 Agustus 2015 *)
2)
Tempat Pertandingan : Hotel Jakarta,*)
Makassar, Sulawesi Selatan
d. Pertemuan Teknik
Pertemuan Teknik akan dilaksanakan pada :
1) Tanggal : 3 Agustus 2015*)
2) Pukul
: 15.00 WIB *)
3) Tempat
: Ruang Pertandingan (Hotel)
*) Jadwal dapat berubah

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

25

e.

Jadwal Pertandingan
Hari / Tgl
Minggu,
2 Agustus 2015

Waktu

Kegiatan

08.00 - 18.00

Registrasi Peserta

Senin,
3 Agustus 2015

19.00 selesai
17.00 selesai
19.30 22.30

Technical Meeting
Babak 1

Selasa,
4 Agustus 2015

08.00 11.00
14.00 17.00

Babak 2
Babak 3

Rabu,
5 Agustsus 2015

08.00 11.00
14.00 17.00

Babak 4
Babak 5

Kamis
6 Agustus 2015

08.00 - 11.00
13.00
15.30

Babak 6
Penutupan &
UPP
Coaching Clinic

Tempat

Hotel Jakarta
Makassar

2. PERATURAN KHUSUS
a. Peserta
1) Jumlah peserta = 1 (satu) orang (Putra atau Putri)
2) Peserta adalah siswa SMK Aktif (siswa tahun pelajaran 2015/2016) yang
merupakan perwakilan dari provinsi.
b. Nomor Pertandingan
Catur Standar Perorangan
c. Peralatan Catur
Seluruh peralatan catur (papan, buah dan jam catur) akan disediakan oleh Panitia
Pelaksana.
d. Waktu Pikir
Catur Standar 90 menit masing-masing pemain
e. Sistem Pertandingan
Sistem Swiss 6 (enam) babak.
f. Penentuan Juara
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

26

1)
2)
3)
4)
5)

Match Point (MP), bila sama ditentukan dengan


Head to Head (hanya untuk penentuan Juara I dan II)
Buchholz (BH),
Sonneborn Berger (SB) dan
Progressive Score (PS).

g. Pairing Pertandingan (Undian)


Dilakukan dengan menggunakan Program Komputer Swiss Perfect/ Manager.
h. Ketentuan Peserta
1) Peserta adalah siswa SMK yang belum pernah mengikut O2SN sebelumnya
2) Peserta belum memiliki Gelar Master.
3) Peserta yang tidak ada/belum hadir di meja pertandingan ketika wasit
nyatakan pertandingan dimulai dinyatakan kalah (aturan Zero Start).
4) Peserta harus sudah hadir di tempat pertandingan 30 sebelum pertandingan
dimulai.
5) Peserta wajib mengetahui dimana dan bilamana harus bertanding.
6) Peserta wajib dapat menulis langkah-langkah catur dalam notasi catur (Grand
Final)
i.

Protes
1) Protes terhadap keputusan wasit dapat diajukan ke Dewan Hakim.
2) Protes yang diajukan ke Dewan Hakim dilakukan secara tertulis dan disertai
uang protes sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah).
3) Bila protes dibenarkan, maka uang protes akan dikembalikan.

j.

Medali
Medali kejuaraan akan diberikan kepada juara/pemenang ke 1, 2, 3

3. LAIN-LAIN
a. Peserta diwajibkan berpakaian kemeja, sopan dan memakai sepatu;
b. Peserta diwajibkan memakai ID Card;
c. Peserta dilarang merokok, membawa HP/alat komunikasi lainnya di dalam
ruangan pertandingan;

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

27

d. Peserta/pemain yang melanggar ketentuan pada butir a, b & c, maka akan


dinyatakan kalah oleh wasit;
e. Official, Pelatih, Penonton dilarang masuk di dalam ruangan (tempat)
pertandingan pada saat pertandingan berlangsung;
f. Dewan Hakim ditetapkan sebanyak 5 orang (2 dari PERCASI dan 3 dari perwakilan
provinsi). Ketentuan lainnya yang perlu diberitahukan dan belum tercantum dalam
petunjuk Teknis ini, akan disampaikan pada saat pertemuan teknik (Technical
Meeting).
4. PENUTUP
Hal-hal lain yang belum tercantum dalam peraturan
ditentukan
kemudian (pada saat pertemuan teknis).

pertandingan ini akan

Gens Una Sumus (Kita Satu Keluarga).

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

28

E. BULUTANGKIS

1. PERATURAN UMUM
1. Waktu dan Tempat Pelaksanaan O2SN SMK tahun 2015
1) Pertemuan Teknik (Technical Meeting)
Tanggal : 3 Agustus 2015 *)
Waktu
: 13.00 WITA *)
Tempat
: Makasar, Sulawesi Selatan
*) Jadwal dapat berubah
2) Pelaksanaan Pertandingan,
Waktu
: 3 - 7 Agustus 2015
Tempat
: GOR BOSOWA Makassar, Sulawesi Selatan.
2. Nomor yang dipertandingkan
1) Tunggal Putera
2) Tunggal Puteri
3. Ketentuan Peserta
1) Surat keterangan dari sekolah bahwa Atlet yang bersangkutan adalah siswa SMK
Negeri maupun Swasta yang berstatus sebagai siswa pada tahun pelajaran
2015/2016 dan didaftarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi;
2) Jumlah peserta masing masing kontingen : Putera 1 orang dan Puteri 1 orang.
4. Medali yang diperebutkan
1) Tunggal Putera
Juara 1
: Medali emas
Juara 2
: Medali Perak
Juara 3
: Medali Perunggu (Juara 3 dipertandingkan).
2) Tunggal Puteri
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

29

Juara 1
Juara 2
Juara 3

: Medali emas
: Medali Perak
: Medali Perunggu (Juara 3 dipertandingan).

5. Jadwal Pertandingan dibagikan pada saat technical meeting.


6. Seeded dan Undian
1) Seeded dan undian ditentukan oleh Panitia.
2) Undian akan dilaksanakan:
Hari/Tanggal : Senin, 3 Agustus 2015 *)
Waktu
: 13.00 WITA *)
Tempat
: Makassar, Sulawesi Selatan.
*) Jadwal dapat berubah
2. PERATURAN KHUSUS
a. Peraturan Permainan
Peraturan permainan menggunakan peraturan PBSI/ Badminton World Federation
(BWF).
b. Shuttle Cock
Shuttle Cock yang digunakan disediakan dan ditetapkan oleh Panitia
c. Pakaian
Pakaian tanding harus diberi nama atlit dan asal daerah dibagian

1)

belakang;
2)

Pelatih yang mendampingi pemain dilapangan harus berpakaian


olahraga (training suit) dan bersepatu.

d. Sistem Pertandingan
1)
Babak Pertama menggunakan Sistem setengah kompetisi dalam
pool;
2)
Peserta dibagi dalam Pool/Group masing masing terdiri dari minimal
3 dan maksimal 5.
(a) Apabila peserta 5 Pool atau kurang maka akan dijadikan 1 (satu) pool,
Ranking dalam Pool menjadi urutan Juara;
(b) Apabila peserta lebih dari 5 pool akan dibagi menjadi beberapa pool dan
masing-masing Juara Pool maju ke Babak berikut, sampai dengan Final
menggunakan sistem GUGUR.
(c) Pemenang pada babak Semi Final maju ke Final memperebutkan Juara I dan
II dan yang kalah memperebutkan Juara III.
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

30

e. Ketentuan Bertanding
1)
Jadual yang tertera dalam buku acara menjadi dasar bagi
dilaksanakannya suatu pertandingan (Match) namun pertandingan dapat maju
atau mundur karena terjadi WO dan lain sebagainya;
2)
Peserta harus sudah hadir di tempat pertandingan 15 menit sebelum
jadual pertandingannya;
3)
Peserta wajib mengetahui tempat dan waktu bertanding;
4)
Pemain yang pada giliranya bertanding sesuai jadwalnya,setelah
dipanggil dalam waktu 5 menit tidak hadir dinyatakan kalah;
5)
Peserta yang belum dipanggil untuk bertanding tidak diperkenankan
memasuki lapangan;
6)
Jadual yang tercantum dalam buku acara menjadi pedoman untuk
dimulainya pertandingan;
7)
Bila terjadi gangguan, Referee berhak menunda atau memindahkan
ke tempat lain dengan meneruskan angka yang telah dicapai;
8)
Seorang pemain berhak atas hadiah menurut hasil aktual yang
didapat sebelum pengunduran diri karena cidera.
f. Scoring
1)
Pertandingan menggunakan score 21.Rally Point, dengan prinsip
The Best of Three Games;
2)
Apabila kedudukan 20 sama, maka yang memperoleh 2 angka
berturut-turut sebagai pemenang;
3)
Apabila kedudukan 29 sama, maka yang mencapai angka 30 lebih
dulu sebagai pemenang.
g. Interval
1)
Apabila telah mencapai angka 11, pemain berhak istirahat tidak lebih
dari 60 detik (1 menit) dan pemain boleh mendatangi pelatih/ pendamping untuk
mendapatkan instruksi;
2)
Sebelum melanjutkan game kedua dan game ketiga (kalau ada),
pemain berhak istirahat tidak lebih dari 120 detik (2 menit) dan pelatih/
pendamping diperbolehkan mendatangi pemain untuk memberikan instruksi.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

31

h. Penentuan Ranking dalam Pertandingan Setengah Kompetisi


1)
Ranking ditentukan oleh kemenangan pertandingan (Match).
2)
Apabila ada 2 (dua) pemain yang memperoleh nilai kemenangan
Pertandingan (Match) yang sama, maka pemenang dari pertandingan antara
keduanya menduduki ranking lebih tinggi.
3)
Apabila ada 3 atau lebih pemain yang memperoleh jumlah
kemenangan pertandingan (Match) sama, ranking ditentukan oleh selisih total
kemenangan Games dikurangi dengan total kekalahan games,yang memiliki
selisih kemenangan Game lebih besar menduduki rangking lebih tinggi. Bila
masih ada dua yang sama, maka pemenang dari pertandingan antara keduanya
menduduki ranking lebih tinggi.
4)
Bila ada 3 atau lebih pemain yang memperoleh Jumlah kemenangan
Pertandingan (Match) sama, Selisih Total Kemenangan Game juga sama, maka
Ranking ditentukan oleh selisih total kemenangan Point dikurangi total kekalahan
Point, yang memiliki selisih total kemenangan point terbesar menduduki ranking
lebih tinggi.
a) Bila masih ada 2 (dua) yang sama,maka pemenang pertandingan antara
keduanya menduduki peringkat lebih tinggi
b) Bila masih ada 3 (tiga) atau lebih yang sama, maka ranking ditentukan
dengan cara DIUNDI.
i. Perwasitan
1)
Wasit dari PBPBSI yang ditunjuk oleh Panitia;
2)
Wasit dapat membatalkan/menganulir keputusan Hakim Garis;
3)
Keputusan Wasit mengikat;
4)
Referee berhak memutuskan segala sesuatu yang menyangkut
pertandingan dan keputusan Referee bersifat final.
j. Cidera
1)
Pemain yang mengalami cidera sewaktu bertanding tidak diberikan
waktu perawatan pemulihan, apabila tidak dapat melanjutkan pertandingan
dinyatakan kalah, kecuali terjadi pendarahan;
2)
Selain pemain yang sedang bertanding tidak ada yang diperkenankan
masuk lapangan kecuali atas ijin Referee.

k. Protes
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

32

Protes hanya menyangkut masalah teknis pertandingan saja dan diajukan kepada
Referee oleh pelatih/pendamping resmi atlet yang bersangkutan pada saat
pertandingan masih berjalan.
3. LAIN-LAIN
Ketentuan lainnya yang perlu diberitahukan dan belum tercantum dalam petunjuk Teknis
ini, akan disampaikan pada saat pertemuan teknik (Technical Meeting).
4. JADWAL KEGIATAN *)
CABANG BULUTANGKIS TAHUN 2015
03/08/2015
15.00
15.30
16.00
16.30
17.00
17.30

LAP 1
TCM&UNDIA
N
A1 - A2
C1 - C2
E1 - E2
G1 - G2
S1 - S2
U1 - U2

18.00

W1 - W2

18.30
04/08/2015
09.00
09.30
10.00
10.30
11.00
11.30

Y1 - Y2
A1 - A4
C1 - C4
E1 - E4
G1 - G4
S1 - S4
U1 - U4

12.00

W1 - W4

12.30
15.00
15.30
16.00
16.30

Y1 - Y4
A1 - A3
C1 - C3
E1 - E3
G1 - G3

09.00

LAP 2

LAP 3

LAP 4

A3 - A4
C3 - C4
E3 - E4
G3 - G4
S3 - S4
U3 - U4
W3 W4
Y3 - Y4

B1 - B2
D1 - D2
F1 - F2
H1 - H2
T1 - T2
P1 - P2

B3 - B4
D3 - D4
F3 - F4
H3 - H4
T3 - T4
P3 - P4

X1 - X2

X3 - X4

Z1 - Z2

Z3 - Z4

B1 - B4
D1 - D4
F1 - F4
H1 - H4
T1 - T4
P1 - P4

B2 - B3
D2 - D3
F2 - F3
H2 - H3
T2 - T3
P2 - P3

X1 - X4

X2 - X3

Z1 - Z4
B1 - B3
D1 - D3
F1 - F3
H1 - H3

Z2 - Z3
B2 - B4
D2 - D4
F2 - F4
H2 - H4

A2 - A3
C2 - C3
E2 - E3
G2 - G3
S2 - S3
U2 - U3
W2 W3
Y2 - Y3
A2 - A4
C2 - C4
E2 - E4
G2 - G4

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

33

17.00
17.30

S1 - S3
U1 - U3

18.00

W1 - W3

18.30
05/08/2015
09.00
09.30

Y1 - Y3

15.00
15.30

A-H
S-Z

S2 - S4
U2 - U4
W2 W4
Y2 - Y4

T1 - T3
P1 - P3

T2 - T4
P2 - P4

X1 - X3

X2 - X4

Z1 - Z3

Z2 - Z4

B-G
T-Y
WINNE
R AH vs
BG
WINNE
R SZ vs
TY

C-F
U-X
WINNE
R CF vs
DE
WINNE
R UX vs
VW

DE
VW

FINAL 3
-4
FINAL 1
-2

FINAL 3
-4
FINAL 1
-2

06/08/2015
09.00
10.00

Catatan :
*) Jadwal dapat berubah

F. FUTSAL

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

34

Peraturan Pertandingan diterbitkan oleh panitia pelaksana untuk mengatur enyelenggaraan


pertandingan dengan berpedoman kepada peraturan yang dikeluarkan oleh FIFA/PSSI demi
lancarnya pertandingan.
1. PESERTA
Peserta berasal dari Tim futsal Sekolah Menengah Kejuruan di seluruh Indonesia
yang memenuhi Persyaratan Pendaftaran yang ditetapkan oleh Tim Keabsahan dengan:
a. Melengkapi daftar susunan pemain sebanyak 9 orang, pemain inti, 2 pemain
cadangan tanggungan Direktorat, dan 2 pemain cadangan tanggungan Provinsi.
b. Pemain harus berasal dari SMK.
c. Nomer punggung pemain : BEBAS / maksimal 2 digit.
d. Pemain telah menyerahkan formulir pendaftaran kepada panitia Pelaksana.
2. OFFICIAL
Official adalah Pelatih/Pembina/Manajer yang menandatangani formulir pendaftaran
peserta .
3. PERATURAN KHUSUS PERTANDINGAN
a. Sistimatika pertandingan :
1) Menggunakan sistem setengah kompetisi (grup).
2) Pembagian group yang terdiri dari 34 tim akan dibagi dalam 8 group.
3) Hanya Juara Group yang akan melanjutkan ke babak selanjutnya.
4) Pada 8 besar, babak semi final dan final menggunakan sistem GUGUR.
5) Juara, Runner-up, Peringkat III.
a) Perhitungan nilai hasil pertandingan :
Menang - 3 poin,
Seri 1 poin
Kalah - 0 Poin
b) Bagi TIM yang memiliki point sama, untuk menentukan peringkat, adalah
mengacu pada urutan perhitungan :
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

35

KEMENANGAN SAAT BERTANDING (HEAD TO HEAD).


SELISIH GOL (AGREGAT GOL).
PRODUKTIVITAS GOL.
JUMLAH KEMASUKAN.
c) Pada babak selanjutnya setelah babak penyisihan yaitu sistem Gugur (Knock
Out).
b. Jadwal Pertandingan :
1) Sesuai dengan yang telah dibuat oleh panitia dan telah disosialisasikan sebelum
event dimulai.
2) Waktu pertandingan : 2 x 20 menit kotor.
3) Waktu mati pada saat time out.
4) Istirahat pertandingan 5 menit.
c. Waktu WO :
Adalah 10 menit dari jadwal pertandingan. Tim peserta dinyatakan kalah WO, bila
tidak dapat mengisi FORMULIR LINE UP dengan jumlah pemain minimal 3 orang
pada akhir waktu 10 menit tersebut (saat kick off).
Hukuman Tim peserta yang ditetapkan kalah WO, adalah :
1) Dinyatakan KALAH dengan skor 5 0.
2) Nilai hasil pertandingan DIKURANGI 3.
d. Pelanggaran Kartu kuning dan Kartu merah :
1) Pemain yang memperoleh kartu merah LANGSUNG karena sangsi berat, tidak
diperkenankan bermain pada 2 pertandingan berikutnya.
2) Sangsi akumulasi kartu kuning :
a) Pemain yang
memperoleh 2 kartu kuning pada pertandingan yang
berbeda, tidak diperkenankan bermain pada 1 pertandingan berikutnya.
b) Pemain yang memperoleh 2 kartu kuning pada saat pertandingan yang sama,
akan langsung mendapat kartu merah, dan tidak diperkenankan bermain pada
1 pertandingan berikutnya.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

36

e. Seragam pertandingan
Bebas dan setiap tim wajib mempunyai 2 seragam tim gelap dan terang.
4. PERATURAN UMUM PERTANDINGAN
a. Manajer Tim wajib mengisi formulir pendaftaran ulang pemain (line up pemain)
yang telah disediakan oleh panitia, paling lambat 10 menit sebelum pertandingan
dimulai, serta wajib mengumpulkan 9 ID Card pemainnya di meja PENGAWAS
PERTANDINGAN.
b. Setiap tim hanya memainkan pemainnya yang tertera pada line up dan tiap tim
tidak dapat menambahkan/mengganti pemain yang dIdaftarkan pada pertengahan
pertandingan / turnamen ini berlangsung.
Sangsi :
Apabila tim melanggar maka panitia berhak memberikan sanksi atau seberatberatnya men-diskualifikasi tim tersebut dengan segala pertimbangan yang ada.
c. Setiap pemain hanya mempunyai satu nomor punggung hingga akhir kompetisi.
Sangsi :
Apabila panitia melihat adanya ketidaksesuaian dengan nomor punggung
pemain, maka panitia berhak untuk mengeluarkan pemain tersebut.
d. Pemain harus mematuhi ketertiban :
1) Pemain sudah memotong kuku sebelum pertandingan.
2) Pemain tidak diperkenankan memakai anting, kalung, cincin, jam tangan dan
benda berbahan keras lainnya.
3) Pemain harus menggunakan pelindung kaki (Shin guard).
4) Pemain harus menghormati wasit, table official, pemain lawan dan penonton
(dilarang keras memprotes, mendorong, mencaci maki /mengeluarkan katakata kotor kepada ke empat elemen tersebut).
Sangsi :
Wasit dan panitia berhak untuk menghentikan pertandingan dan menegur,
bahkan mengeluarkan pemain tersebut dari lapangan.
e. Official harus mematuhi ketertiban :
1) Seluruh Official harus memakai sepatu (Tidak diperkenankan memakai sandal
jenis apapun).
2) Official tidak diperbolehkan merokok pada saat mendampingi Pemainnya
bermain.
3) Official harus menghormati wasit, official, pemain lawan dan penonton (dilarang
keras memprotes, mendorong, mencaci maki/ mengeluarkan kata- kata kotor
kepada ke empat elemen tersebut).
Sangsi :
Panitia berhak untuk menegur dan mengeluarkan official tersebut dari bench.
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

37

f. Setiap peserta diwajibkan untuk menjaga ketertiban., kebersihan, keamanan dan


menjungjung tinggi sportifitas. Jika dalam pertandingan peserta
membuat
keributan dan kerusuhan secara sengaja atau tidak disengaja, maka panitia akan
mendiskualifikasikan peserta dari kompetisi ini dan tidak akan diikutsertakan lagi
pada kompetisi erikutnya.
g. Selama dalam pelaksanaan kompetisi, pemain, official dan pendukungnya dilarang
keras membuat keributan dan kerusuhan serta membawa senjata tajam atau
benda/alat yang dapat membahayakan orang lain. Jika ada yang melanggar, maka
proses hukum akan diberlakukan sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia
dan proses hukum akan ditujukan ke Pelaku dan Pembina (ke 2 elemen ini akan
diserahkan kepada pihak berwajib / KEPOLISIAN) .
h. Bila ada ketidakpuasan dari tim peserta, tim peserta tersebut harus membuatnya
secara tertulis dan menyerahkan uang protes sebesar Rp. 1.000,000;- (satu juta
rupiah).
i. Peraturan Pertandingan ini dapat ditambah atau diubah oleh PANITIA
KEJUARAAN (Apabila diperlukan), untuk menyempurnakan Peraturan
Pertandingan.
j. Medali yang diperebutkan
Juara 1
: Medali Emas
Juara 2
: Medali Perak
Juara 3
: Medali Perunggu

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

38

JADWAL PERTANDINGAN FUTSAL O2SN 2015 *)


No

JAM

Keterangan

HOME

13.00 - 13.45

A1

VS

A2

13.50 - 14.35

B1

VS

B2

14.40 - 15.25

B3

VS

B4

15.30 - 16.15

C1

VS

C2

16.20 - 17.05

C3

VS

C4

17.10 - 17.55

D1

VS

D2

18.00 - 18.45

D3

VS

D4

18.50 - 19.35

E1

VS

E2

19.40 - 20.25

E3

VS

E4

10

20.30 - 21. 15

F1

VS

F2

JAM

Keterangan

HOME

5
6

No

HARI / TANGGAL

Selasa, 4 Agustus 2015

HARI / TANGGAL

AWAY

AWAY

08.00 - 08.45

F3

VS

F4

08.50 - 09.35

G1

VS

G2

09.40 - 10.25

G3

VS

G4

10.30 - 11.15

H1

VS

H2

11.20 - 12.05

A1

VS

A3

12.10 - 12.55

B1

VS

B3

13.00 - 13.45

B2

VS

B4

13.50 - 14.35

C1

VS

C3

14.40 - 15.25

C2

VS

C4

D1

VS

D3

11

15.30 - 16.15
16.20 - 17.05

D2

VS

D4

12

17.10 - 17.55

E1

VS

E3

13

18.00 - 18.45

VS

14

18.50 - 19.35

E2
F1

VS

E4
F3

15

19.40 - 20.25

F2

VS

F4

16

20.30 - 21. 15

G1

VS

G3

JAM

Keterangan

HOME

08.00 - 08.45

G2

VS

G4

08.50 - 09.35
09.40 - 10.25

H
A

H1
A2

VS
VS

H3
A3

8
9

Rabu, 5 Agustus 2015

10

No
1
2
3

HARI / TANGGAL
Kamis, 6 Agustus 2015

AWAY

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

39

10.30 - 11.15

B1

VS

B4

11.20 - 12.05

B2

VS

B3

12.10 - 12.55

C1

VS

C4

13.00 - 13.45

C2

VS

C3

13.50 - 14.35

D1

VS

D4

14.40 - 15.25

D2

VS

D3

10

15.30 - 16.15

E1

VS

E4

11

16.20 - 17.05

E2

VS

E3

12

17.10 - 17.55

F1

VS

F4

13

18.00 - 18.45

F2

VS

F3

14

18.50 - 19.35

G1

VS

G4

15

19.40 - 20.25

G2

VS

G3

16

20.30 - 21. 15

H2

VS

H3

JAM

Keterangan

HOME

08.50 - 09.35

juara grup a

vs

juara grup b

09.40 - 10.25

juara grup c

VS

juara grup d

10.30 - 11.15

juara grup e

VS

juara grup f

11.20 - 12.05

juara grup g

vs

juara grup h

JAM

Keterangan

HOME

08.50 - 09.35

semifinal 1

keterangan 1

VS

keterangan 3

09.40 - 10.25

semifinal 2

keterangan 2

VS

keterangan 4

No

HARI / TANGGAL

1
2
3

Jumat, 7 Agustus 2015

No

HARI / TANGGAL

Sabtu, 8 Agustus 2015


3
4

13.00 - 13.45
13.50 - 14.35

final 3&4
final 1&2

AWAY

AWAY

Istirahat
kalah
kalah semifinal
VS
semifinal 1
2
menang
menang
VS
semifinal 1
semifinal 2

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

40

Catatan :
*) Jadwal dapat berubah

Lapangan Futsal Tata Letak

G.

PENCAK
SILAT
(EKSIBISI)
Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMK akan dilaksanakan pada tahun
2015 di Makasar Provinsi Sulawesi Selatan. Salah satu Cabang Olah raga yang
dipertandingkan dalam Multi Event ini adalah cabang Olah Raga Pencak Silat. Demi untuk
kelancaran dan suksesnya penyelenggaraan kejuaraan ini PB. IPSI membuat Petunjuk Teknik
untuk O2SN tingkat SMK tahun 2015.
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

41

Pada tahun 2015 ini cabang olahraga pencak silat dipertandingan secara eksibisi.
KATAGORI PERTANDINGAN
Cabang Olah Raga Pencak Silat di O2SN 2015 akan mempertandingkan Kategori Tunggal,
dengan rincian :
1. TUNGGAL PUTRA Sebanyak 1 Kelas
2. TUNGGAL PUTRI Sebanyak 1 Kelas
Jadi total keseluruhan kelas yang dipertandingkan sebanyak 2 Kelas
MEDALI DAN PIAGAM
Medali dan piagam yang dibutuhkan sebayak :
Katagori Tunggal Putra/Putri :
a.
Juara I (1 Orang) akan mendapat medali Emas dan Piagam;
b.
Juara II (1 Orang) akan mendapat medali Perak dan Piagam;
c.
Juara III (1 Orang) akan mendapat medali Perunggu dan Piagam.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

42

1. PERATURAN PERTANDINGAN CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT


KATEGORI TUNGGAL
a. Kategori Tunggal
Kategori yang menampilkan seorang Pesilat memperagakan kemahirannya dalam
Jurus Tunggal Baku secara benar, tepat dan mantap, penuh penjiwaan, dengan tangan
kosong dan bersenjata serta tunduk kepada ketentuan dan peraturan yang berlaku
untuk kategori tunggal.
1) Peraturan Umum
a) Peraturan pertandingan yang akan digunakan adalah peraturan pertandingan
Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) hasil MUNAS IPSI Tahun 2012 yang
telah direvisi mengikuti PERSILAT tanggal 30 Agustus 2013.
b) Pertandingan Pencak Silat Indonesia dilakukan berdasarkan rasa persaudaraan
dan jiwa kesatria dengan menggunakan unsur-unsur beladiri, seni dan
olahraga Pencak Silat dan menjunjung tinggi PRASETYA PESILAT
INDONESIA.
c) Semua peserta dianggap telah memahami dan mengerti isi dari peraturan
tersebut.
2) Peraturan Khusus
a) Kategori Tunggal
(1) Tunggal Putra
(2) Tunggal Putri
b) Perlengkapan Bertanding
(1) Pakaian :
Pakaian Pencak Silat model standar, warna bebas dan polos (celana dan
baju boleh dengan warna yang sama atau berbeda). Memakai ikat kepala
(jilbab bukan merupakan ikat kepala) dan kain samping warna polos atau
bercorak. Pilihan dan kombinasi warna diserahkan kepada peserta. Boleh
memakai badge IPSI di dada sebelah kiri dan badge daerah disebelah
kanan.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

43

Senjata :
(a) Golok atau parang
Terbuat dari logam, tidak tajam dan runcing dengan ukuran 30 cm s.d.
40 cm.
(b) Tongkat
Terbuat dari rotan dengan ukuran panjang antara 150 cm s.d. 180 cm,
dengan garis tengah 2,5 cm s.d.3,5 cm.
c) Tahapan Pertandingan
(1) Bila pertandingan diikuti oleh lebih dari 7 (tujuh) peserta maka
dipergunakan system pool.
(2) Tiga peraih nilai tertinggi dari setiap pool, ditampilkan kembali untuk
mendapatkan penilaian di tahap berikutnya, kecuali tahap pertandingan
berikutnya adalah babak final.
Peserta tingkat final adalah 3 (tiga) pemenang menurut urutan perolehan
nilai dari tahapan pool sebelumnya.
(3) Jumlah pool ditetapkan oleh rapat antara Delegasi Teknik, Ketua
Pertandingan dan Dewan Juri serta disampaikan kepada peserta pada rapat
teknik.
(4) Pembagian pool peserta dilakukan melalui undian dalam Rapat Teknik.
(5) Setiap kategori, minimal harus diikuti oleh 2 (dua) peserta dan langsung
ke babak final.
d) Waktu bertanding.
Waktu penampilan adalah 3 ( tiga ) menit.
e) Tata Cara Pertandingan
(1) Memulai pertandingan, para juri masuk melapor bertugas kepada ketua
pertandingan melalui sebelah kanan ketua pertandingan. Memberi
hormat dan melapor untuk memulai tugas. Mengambil tempat yang
ditentukan.
(2) Senjata yang akan dipergunakan sudah diperiksa dan disahkan oleh
Ketua Pertandingan, kemudian diletakkan pada standar yang disediakan
oleh Panitia Penyelenggara.
(3) Pesilat yang akan melakukan peragaan, memasuki gelanggang dari
sebelah kiri Ketua Pertandingan, berjalan menurut adab yang ditentukan,
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

44

menuju ke titik tengah gelanggang. Memberi hormat kepada Ketua


Pertandingan dan selanjutnya berbalik untuk memberi hormat kepada
para juri.
(4) Sebelum peragaan dimulai Ketua Pertandingan memberi isyarat kepada
para Juri, Pengamat waktu dan Aparat Pertandingan lainnya, agar
bersiap untuk memulai tugas.
(5) Setelah selesai pembukaan salam PESILAT, gong tanda waktu
dimulainya pertandingan dibunyikan dan peserta pertandingan langsung
melaksanakan peragaan tangan kosong dilanjutkan dengan bersenjata.
Berakhirnya waktu yang ditetapkan ditandai dengan bunyi gong.
(6) Setelah waktu peragaan berakhir, pesilat memberi hormat kepada Juri
dan Ketua Pertandingan dari titik tengah gelanggang dan selanjutnya
meninggalkan gelanggang dari sebelah kiri Ketua Pertandingan, berjalan
menurut adab yang telah ditentukan.
(7) Ketua pertandingan memastikan waktu peragaan dan akan
mengumumkan waktu peragaan (bila menggunakan digital waktu akan
mengikuti yang terlihat dilayar)
(8) Pengamat waktu akan memastikan ketepatan waktu peragaan 3 menit
(9) Para Juri kemudian memberikan penilaian untuk peragaan yang baru
saja berlangsung selama 30 (tiga puluh) detik.
(10) Pembantu gelanggang mengambil formulir hasil penilaian juri dan
menyerahkan kepada Dewan Juri (Kecuali dengan menggunakan digital
hasil penilaian para juri langsung terlihat di layar)
(11) Setelah selesai bertugas para Juri meninggalkan tempatnya secara tertib
menuju Ketua Pertandingan, memberi hormat dan melaporkan tentang
selesainya pelaksanaan tugas. Selanjutnya para Juri meninggalkan
gelanggang dari sebelah kiri Ketua Pertandingan.
b. Ketentuan Bertanding
1. Aturan Bertanding
a) Peserta menampilkan Jurus Tunggal Baku selama 3 (tiga) menit terdiri atas
tangan kosong dan selanjutnya menggunakan senjata golok/parang dan
tongkat. Toleransi kelebihan atau kekurangan waktu adalah 5 (lima) detik.
Bila penampilan lebih dari batas waktu toleransi waktu yang diberikan akan
dikenakan hukuman.
b) Jurus Tunggal Baku diperagakan menurut urutan gerak, kebenaran rincian
teknis jurus tangan kosong dan bersenjata, irama gerak, kemantapan dan
penjiwaan yang ditetapkan untuk jurus ini.
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

45

c) Bila pesilat tidak dapat melanjutkan penampilannya karena kesalahannya,


peragaan dihentikan oleh Ketua Pertandingan dan pesilat yang bersangkutan
dinyatakan Diskualifikasi
d) Mengeluarkan suara diperbolehkan.
2. Hukuman
Hukuman pengurangan nilai dijatuhkan kepada peserta karena kesalahan atas:
a) Faktor kesalahan dalam rincian gerakan dan jurus
(1) Pengurangan nilai 1 (satu) dikenakan kepada peserta setiap kali yang
bersangkutan melakukan gerakan yang salah, yaitu :
(a) Kesalahan dalam perincian gerak
(b) Kesalahan urutan perincian gerak
(2) Pengurangan nilai 1 (satu) dikenakan kepada peserta untuk setiap gerakan
yang tertinggal (tidak ditampilkan)
(3) Apabila pesilat terlepas pegangan pada senjata, namun senjata tidak jatuh
kematras nilai kurang 1 bagi setiap pergerakan yang salah atau tambahan
pada gerak.
(4) Hukuman DISKUALIFIKASI diberikan kepada Pesilat yang tidak
menampilkan salah satu jurus, memperagakan urutan jurus yang salah dan
melebihi masa toleransi waktu serta senjata patah atau terlepas dari
gagangnya,tongkat pecah atau patah.
b) Faktor waktu
(1) Peragaan kurang atau lebih dari 3 (tiga) menit
(a) Penampilan kurang atau lebih dari 5 (Lima) s/d 10 (Sepuluh) detik
dikenakan pengurangan nilai 10 (sepuluh).
(b) Penampilan kurang atau lebih dari 10 (Sepuluh) detik dinyatakan
Diskulifikasi.
(2) Pesilat yang waktu peragaanya lebih dari 3 (tiga) menit, berkewajiban
untuk menyelesaikan sisa gerakan jurus tunggal dan para juri
berkewajiban untuk menilai kebenaran jurus yang diperagakan oleh
Pesilat.
Pesilat hanya akan mendapatkan pengurangan nilai sesuai dengan
ketentuan faktor waktu.
c) Faktor-faktor lain
(1) Pengurangan nilai 5 (lima) dikenakan kepada peserta setiap kali yang
bersangkutan keluar dari gelanggang (10 m x 10 m).
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

46

(2) Pengurangan nilai 5 (lima) dikenakan kepada peserta setiap kali yang
bersangkutan jatuh senjatanya di luar yang ditentukan.
(3) Pengurangan nilai 5 (lima) dikenakan kepada peserta yang memakai
pakaian yang tidak sepenuhnya menurut ketentuan yang berlaku (tidak
sempurna). Termasuk ikat kepala dan/atau kain samping terlepas. Senjata
patah atau terlepas dari gagangnya, tongkat pecah atau patah akan di
diskualifikasi
(4) Ketua Pertandingan melalui Dewan Juri berhak mengesahkan atau
membatalkan hukuman pengurangan nilai yang dibuat oleh para juri
kepada Pesilat bersangkutan, dengan ketentuan bahwa hukuman tersebut
harus disahkan oleh sekurang-kurangnya 3 (tiga) juri yang bertugas.
(5) Apabila pertandingan tidak bisa dilanjutkan karena juri tidak
melaksanakan tugasnya (sakit, cedera atau pingsan) atau karena faktor non
teknis (mati lampu, terjadi keributan, bencana alam dan lain sebagainya),
maka Ketua Pertandingan akan menghentikan pertandingan, dengan
ketentuan sebagai berikut :
(a)
Apabila hal tersebut terjadi pada Pesilat SELAIN NOMOR
UNDIAN TERAKHIR, maka akan diulang sejak awal dengan juri
yang sama setelah selesainya nomor undian terakhir pada pool dan
kategori yang bersangkutan.
(b)
Apabila hal tersebut terjadi pada pesilat
NOMOR
UNDIAN TERAKHIR, maka akan diulang sejak awal dengan juri
yang sama secepat-cepatnya 5 (lima) menit dan selambat-lambatnya
10 (sepuluh) menit setelah teratasinya kendala non teknis.
(c)
Juri yang tidak bisa melaksanakan tugasnya akan diganti
dengan juri yang lain.
(6) Pertandingan yang tidak bisa dilanjutkan karena juri tidak bisa
melaksanakan tugas akibat kecelakaan yang disebabkan oleh Pesilat
(terbentur Pesilat, senjata lepas dan lain sebagainya), maka Pesilat
dinyatakan DISKUALIFIKASI dan Ketua Pertandingan mengganti juri
yang bersangkutan setelah berkonsultasi dengan Delegasi Teknik dan
pertandingan dilanjutkan dengan nomor undian berikutnya.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

47

3. Undur Diri
Pesilat dinyatakan undur diri apabila setelah 3 (tiga) kali pemanggilan oleh
Sekretaris Pertandingan tidak memasuki gelanggang untuk memperagakan
kategori Tunggal.Setiap pemanggilan dengan tenggang waktu 30 detik.
4. Diskualifikasi
a) Penilaian terhadap peserta menjadi batal. Bila setelah berakhirnya penampilan
didapati bahwa ada jurus yag salah oleh peserta.
Dalam hal ini peserta dikenakan hukuman dan diskualifikasi
b) Pesilat yang memakai pakaian dan atau senjata yang menyimpang dari
ketentuan pertandingan dinyatakan diskualifikasi.
c) Pesilat tidak dapat melanjutkan penampilannya, karena kesalahannya sendiri.
d) Pertandingan tidak dapat dilanjutkan karena juri tidak bisa melaksanakan
tugasnya akibat kecelakaan yang disebabkan oleh Pesilat.
e) Tidak dapat menunjukan surat keterangan kesehatan sebelum pertandingan
dimulai.
5. Penilaian
a) Nilai kebenaran yang mencakup unsur :
(1) kebenaran gerakan dalam setiap jurus
(2) Kebenaran urutan gerakan
(3) Kebenaran urutan jurus
Nilai diperhitungkan dari jumlah gerakan Jurus Tunggal Baku (100 gerakan)
dikurangi nilai kesalahan.
b) Nilai kemantapan yang mencakup unsur :
(1) Kemantapan gerak
(2) Kemantapan irama gerak
(3) Kemantapan penghayatan gerak
(4) Kemantapan tenaga dan stamina
Pemberian nilai antara 50 (lima puluh) s/d 60 (enam puluh) angka yang dinilai
secara total/terpadu diantara keempat unsure kemantapan.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

48

6. Penentuan dan Pengumuman Pemenang


a) Pemenang adalah peserta yang mendapat nilai tertinggi untuk penampilannya
dari 3 dari 5 juri. Nilai tertinggi dan terendah dicoret.
b) Bila terdapat nilai yang sama, pemenangnya adalah peserta dengan jumlah
nilai kebenaran tertinggi.
c) Bila nilai masih tetap sama, pemenangnya adalah peserta yang mempunyai
nilai kemantapan, penghayatan dan stamina tertinggi.
d) Bila nilai masih tetap sama, pemenangnya adalah peserta dengan waktu
peragaan lebih atau kurang yang terkecil mendekati ketepatan waktu 3 (tiga)
menit.
e) Bila nilai masih tetap sama, pemenangnya adalah peserta dengan jumlah nilai
hukuman terkecil.
f) Bila nilai masih tetap sama, pemenangnya akan diundi oleh Ketua
Pertandingan disaksikan oleh Delegasi Teknik, Dewan Juri dan Tim Manajer
pesilat yang bersangkutan.
g) Pengumuman nilai perolehan peserta disampaikan setelah para Juri
menyelesaikan tugasnya menilai seluruh peserta pada setiap kategori/pool dari
Jurus Tunggal Baku. Hasil Total perolehan nilai ditampilkan pada papan nilai
bersamaan dengan pengumuman perolehan nilai yang dilakukan oleh Ketua
Pertandingan kecuali dengan menggunakan system penilaian digital, dimana
perolehan nilai dari masing-masing juri dan total perolehan nilainya sudah
terlihat langsung di layar penilaian.
c. Penutup
Hal-hal yang belum tercantum dalam peraturan pertandingan ini akan ditentukan
kemudian.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

49

BAB IV
TIM PELAKSANA O2SN
Untuk mendukung kelancaran Pelaksanaan )O2SN dibentuk tim pelaksana yang terdiri atas
Panitia Penyelenggara, Technical Delegate, Tim Keabsahan Data dan Wasit.
A. PANITIA PENYELENGGARA
Panitia bertanggungjawab:
1. Menyiapkan agenda dan kebutuhan TM, serta menjadi fasilitator pada acara tersebut;
2. Memantau pelaksanaan O2SN agar sesuai dengan hasil TM dan panduan;
3. Menyiapkan peralatan dan perlengkapan O2SN sesuai cabang olahraga yang akan
dipertandingkan;
4. Mengatur penempatan peralatan dan perlengkapan O2SN;
5. Memastikan seluruh peralatan dan perlengkapan O2SN tersedia pada saat pelaksanaan.
6. Berkoordinasi dengan wasit;
7. Menilai hasil O2SN dari wasit;
8. Menyiapkan laporan pelaksanaan O2SN sesuai dengan cabangnya.
B. TIM KEABSAHAN
1. Tim Keabsahan ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan SMK;
2. Melakukan pengesahan pemain;
3. Hasil keputusan tim keabsahan bersifat mutlak, mengikat dan tidak dapat diganggu
gugat.
C. TECHNICAL DELEGATE
1. Technical delegate ditugaskan oleh induk Olahraga (PB).
2. Technical delegate bertanggungjawab dan memeriksa kesiapan peralatan dan
perlengkapan pertandingan sebelum acara dimulai.
3. Menentukan kriteria peraturan yang telah diatur dalam peraturan pertandingan induk
olahraga.
D. WASIT
1. Wasil berasal dari PERBASI, PBSI, PTMSI, PBVSI, PERCASI, PSSI yang berlisensi
dari induk organisasi olahraga (PB);
2. Wasit diberikan rekomendasi oleh induk olahraga masing-masing.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

50

BAB V
PENUTUP
Melalui kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat SMK tahun 2015
di Makassar, kiranya akan tumbuh dan berkembang budaya dan sikap hidup juara di
lingkungan SMK, khususnya di lingkungan siswa. Mereka harus memiliki keunggulan
kemampuan, keunggulan mental dan keungulan motivasi untuk selalu menjadi yang
terbaik. Layaknya seorang juara, selalu berusaha menjadi yang terbaik dalam segala suasana.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

51

LAMPIRAN

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

52

Lampiran 1 Usulan O2SN SMK


DAFTAR KEIKUTSERTAAN
DALAM OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA TINGKAT NASIONAL (O2SN) TAHUN 2015

PROVINSI
NAMA KETUA KONTINGEN
NO. HP. KETUA KONTINGEN
NO
1

CABANG
OLAHRAGA
Bola Basket Putra
Peserta maksimal 7
orang termasuk
cadangan, ditambah
dengan Pembimbing 1
orang
Bola Basket Putri
Peserta maksimal 7
orang termasuk
cadangan, ditambah
dengan Pembimbing 1
orang

:
:
:

NAMA PESERTA L/P


1
2
3
4
5
6
7
1
2
3
4
5
6

NAMA
PEMBIMBING

ASAL SMK

ASAL
INSTITUSI

No.Tlpn./HP L/P

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

53

NO

CABANG
OLAHRAGA

Bola Voly Putra


Peserta maksimal 8
orang termasuk
cadangan, ditambah
dengan Pembimbing 1
orang

Bola Voly Putri


Peserta maksimal 8
orang termasuk
cadangan, ditambah
dengan Pembimbing 1
orang

5
6
7
8
9
10

Catur
Tenis Meja Putra
Tenis Meja Putri
Bulu Tangkis Putra
Bulu Tangkis Putri
Futsal

NAMA PESERTA L/P


7
1
2
3
4
5
6
7
8
1
2
3
4
5
6
7
8
1
1
1
1
1
1

NAMA
PEMBIMBING

ASAL SMK

ASAL
INSTITUSI

No.Tlpn./HP L/P

1
1
1
1
1
1
Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

54

NO

11

CABANG
OLAHRAGA
Peserta maksimal 7
orang termasuk
cadangan, ditambah
dengan Pembimbing 1
orang
Pencak Silat Putra
(eksibisi)
Pencak Silat Putri
(eksibisi)

NAMA PESERTA L/P

NAMA
PEMBIMBING

ASAL SMK

ASAL
INSTITUSI

No.Tlpn./HP L/P

2
3
4
5
6
7
1
1

2015
Kepala Dinas Pendidikan
Provinsi ..

NIP.

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

55

Lampiran 2
ALBUM FHOTO
OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TAHUN 2015
Bidang Lomba : ..
Provinsi
: ..
4x6
berwarna

4x6
berwarna

Nama

: ..

No. Punggung/Dada : ..

: ..

No. Punggung/Dada : ..

: ..

No. Punggung/Dada : ..

4x6
berwarna

No. Punggung/Dada : ..

Nama

: ..

No. Punggung/Dada : ..

4x6
berwarna

4x6
berwarna

Nama

: ..

4x6
berwarna

4x6
berwarna

Nama

Nama

Nama

: ..

No. Punggung/Dada : ..

4x6
berwarna

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

56

Nama

: ..

No. Punggung/Dada : ..

Nama

: ..

No. Punggung/Dada : ..

4x6
berwarna

Pelatih

: ..

Nama

: ..
Makassar, Agustus2015
Pelatih

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

57

Lampiran 3A

BIODATA
PESERTA
OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TAHUN 2015
Cabang Olahraga :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Nama
Jenis Kelamin
Kelas
Program Keahlian
Tempat, Tgl Lahir
Asal SMK
Alamat SMK

8. Nomor Telp/HP
9. Email
10. Alamat Rumah

:
:
:
:
:
:
:

................................................................................................................
L/P
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
Kab/Kota................................................................................................
Provinsi...................................................................................................
: ................................................................................................................
: ................................................................................................................
: ................................................................................................................
................................................................................................................
Makassar, Agustus 2015
Photo 4 x 6
berwarna

Peserta

Catatan :
*) Diisi menggunakan hurup kapital/di ketik

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

58

Lampiran 3B

BIODATA
PELATIH
OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TAHUN 2015
Cabang Olahraga :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Nama
NIP
Jenis Kelamin
Tempat, Tgl Lahir
Asal SMK
Alamat SMK

7. Nomor Telp/HP
8. Email
9. Alamat Rumah

:
:
:
:
:
:

................................................................................................................
................................................................................................................
L/P
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
Kab/Kota................................................................................................
Provinsi...................................................................................................
: ................................................................................................................
: ................................................................................................................
: ................................................................................................................
................................................................................................................
Makassar, Agustus 2015

......................................
Photo 4 x 6
berwarna

Pelatih

Catatan :
*) Diisi menggunakan hurup kapital/di ketik

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

59

Lampiran 3C

BIODATA
KETUA KONTINGEN
OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TAHUN 2015
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Nama
NIP
Jenis Kelamin
Jabatan
Tempat, Tgl Lahir
Asal Institusi
Alamat Institusi

8. Nomor Telp/HP
9. Email
10. Alamat Rumah

:
:
:
:
:
:
:

................................................................................................................
................................................................................................................
L/P
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
................................................................................................................
Kab/Kota................................................................................................
Provinsi...................................................................................................
: ................................................................................................................
: ................................................................................................................
: ................................................................................................................
................................................................................................................

Makassar,Agustus 2015
Ketua Kontingen

Catatan :
*) Diisi menggunakan hurup kapital/di ketik

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

60

Lampiran 4 Surat Keterangan Kepala Sekolah


KOP SEKOLAH
SURAT KETERANGAN
Nomor :

Kepala Sekolah Menegah Kejuruan Negeri/Swasta ., dengan ini menerangkan


bahwa :
Nama

: ..

Tempat, Tgl Lahir

: ..

NISN

: ..

Kelas

: ..

Program Keahlian

: ..

Adalah benar peserta didik aktif di SMK Negeri/Swasta... pada tahun


pelajaran 2015/2016.
Demikian surat keterangan ini kami buat, agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Photo 4 x 6
Berwarna
(Siswa)

, .
KEPALA SMK
.
NIP

Hand Book Technical Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Sekolah Menengah Kejuruan

61