Anda di halaman 1dari 46

Hikmah

Nuzul
al-Quran
arti penting turunnya petunjuk hidup manusia


Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Qur'an) pada malam kemuliaan
(Lailatul Qadr)
(QS al-Qadr [97]: 1)


Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi
dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan
(QS ad-Dukhaan [44]: 3)

nash nuzul al-Quran


al-Quran diturunkan pada saat bulan Ramadhan yang berkah
dan pada saat malam yang mulia (Lailatul Qadr)
al-Quran diturunkan pada tanggal 17 Ramadhan
berdasarkan dalil lain di dalam al-Quran


Jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan (al-Quran)
kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan
yaitu di hari bertemunya dua pasukan (Perang Badar al-Kubra)
(QS al-Anfaal [8]: 41)
Perang Badar al-Kubra terjadi pada tanggal 17 Ramadhan


Bahkan yang didustakan mereka (orang kafir) itu ialah Al Qur'an yang mulia,
yang (tersimpan) dalam Lauh al-Mahfudz
(QS al-Buruuj [85]: 21-22)

hakikat nuzul al-Quran


Pendapat mayoritas ulama (as-Suyuthi, Thabari, Qurthubi) tentang Nuzul
al-Quran
didasarkan pada riwayat Ibnu Abbas
al-Qur'an diturunkan (dari Lauh al-Mahfudz) dalam satu tempo ke langit dunia (Bait
al-Izzah)
pada malam Lailatul Qadar, kemudian diturunkan secara berangsur-angsur selama
20 tahun
al-Quran
diturunkan
2 kali
(HR. Hakim
dan Baihaqi)
Pertama, dari Lauh al-Mahfudz ke Baitul Izzah di langit bumi saat Lailatul Qadr
Kedua, diturunkan secara berangsur-angsur kepada Muhammad saw. dimulai
tanggal 17 Ramadhan

ramadhan dan al-Quran


Ramadhan adalah bulan yang mulia, penuh keberkahan dan istimewa
dan dipilih menjadi satu-satunya bulan yang disebut dalam al-Quran
di bulan ini juga dilebihkan dengan Lailatul Qadr
Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan al-Qur'an
sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu
dan pembeda (antara haq dan batil)
(QS al-Baqarah [2]: 185)

in old testament - bible

Lalu TUHAN Allah menumbuhkan


berbagai-bagai pohon dari bumi,
yang menarik dan yang baik untuk dimakan
buahnya;
dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu,
serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan
yang jahat
(Genesis 2: 9)

Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia:


"Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah
kaumakan buahnya,
sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.
(Genesis 2: 16-17)

Tetapi ular itu berkata kepada perempuan


itu:
"Sekali-kali kamu tidak akan mati,
tetapi Allah mengetahui,
bahwa pada waktu kamu memakannya
matamu akan terbuka,
dan kamu akan menjadi seperti Allah,
tahu tentang yang baik dan yang jahat.
(Genesis 3: 4-5)

Perempuan itu melihat,


bahwa buah pohon itu baik untuk
dimakan
dan sedap kelihatannya, lagipula
pohon itu menarik hati karena
memberi pengertian.
Lalu ia mengambil dari buahnya dan
dimakannya
dan diberikannya juga kepada
suaminya
yang bersama-sama dengan dia,
dan suaminyapun memakannya
(Genesis 3: 6)

Petang itu mereka mendengar


TUHAN Allah berjalan di dalam taman,
lalu mereka berdua bersembunyi
di antara pohon-pohon
supaya tidak dilihat oleh TUHAN.
Tetapi TUHAN Allah berseru kepada lakilaki itu,
"Di manakah engkau?
(Genesis 3: 8-9)

Laki-laki itu menjawab,


"Saya mendengar Engkau di taman;
saya takut, jadi saya bersembunyi
karena telanjang"
"Siapa yang mengatakan kepadamu
bahwa engkau telanjang?" Allah
bertanya
"Apakah engkau makan buah
yang Kularang engkau makan itu?
Laki-laki itu menjawab,
"Perempuan yang Engkau berikan
untuk menemani saya,
telah memberi buah itu kepada saya,
lalu saya memakannya.
TUHAN Allah bertanya kepada

Sesudah itu TUHAN Allah berkata kepada


ular itu,
"Engkau akan dihukum karena perbuatanmu
itu;
dari segala binatang hanya engkau saja
yang harus menanggung kutukan ini:
Mulai sekarang engkau
akan menjalar dengan perutmu,
dan makan debu seumur hidupmu.
Engkau dan perempuan itu akan saling
membenci,
keturunannya dan keturunanmu
akan selalu bermusuhan.
Keturunannya akan meremukkan kepalamu,

Lalu kata TUHAN kepada perempuan itu,


"Aku akan menambah kesakitanmu selagi
engkau hamil
dan pada waktu engkau melahirkan
Tetapi meskipun demikian,
engkau masih tetap berahi kepada suamimu,
namun engkau akan tunduk kepadanya."

Lalu kata TUHAN kepada laki-laki itu,


"Engkau mendengarkan kata-kata istrimu
lalu makan buah yang telah Kularang engkau makan
Karena perbuatanmu itu, terkutuklah tanah
Engkau harus bekerja keras seumur hidupmu
agar tanah ini bisa menghasilkan cukup makanan bagimu
Semak dan duri akan dihasilkan tanah ini bagimu,
dan tumbuh-tumbuhan liar akan menjadi makananmu.
Engkau akan bekerja dengan susah payah dan berkeringat
untuk membuat tanah ini menghasilkan sesuatu,
sampai engkau kembali kepada tanah,
sebab dari tanahlah engkau dibentuk.
Engkau dijadikan dari tanah, dan akan kembali ke tanah.
(Genesis 3 : 8-19)

Berfirmanlah TUHAN Allah:


"Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita,
tahu tentang yang baik dan yang jahat;
maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya
dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya,
sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.
Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden
supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil
Ia menghalau manusia itu
dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah beberapa kerub
dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar,
untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.
(Genesis 3 : 22-24)

convict on penitentiery
Perkenalkan Diri Mereka
Tahanan Dalam Hukuman
bersenjatakan alasan
dalam masa menjalani hukuman
tidak ada job description, boleh tentukan
sendiri
waktu mereka terbatas

Dunia adalah tempat penghukuman bagi


manusia
sampai ia kembali lagi ke tanah
Setiap manusia punya dosa asal karena belum
dimaafkan
Kematian Yesus di kayu salib
adalah penebusan dosa terhadap dosa asal
Tuhan dalam bibel berbohong pada manusia

fii al-quran al-kariim

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat:


"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.
Mereka berkata:
Benarkah Engkau hendak menjadikan di bumi itu
yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah,
padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan
Engkau?
Allah berfirman:
"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.
(TQS al Baqarah [2]: 30)

Dan Dia mengajarkan kepada Adam


nama-nama (benda-benda) seluruhnya,
kemudian mengemukakannya kepada
para Malaikat lalu berfirman:
"Sebutkanlah kepada-Ku nama bendabenda itu
jika kamu memang benar
Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau,
tidak ada yang kami ketahui
selain dari apa yang telah Engkau ajarkan
kepada kami;
sesungguhnya Engkaulah
Yang Maha Mengetahui lagi Maha
Bijaksana
(TQS al Baqarah [2]: 31-32)

Allah berfirman:
"Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini.
Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu,
Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku katakan kepadamu,
bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi
dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?"
(TQS al Baqarah [2]: 33)

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat:


"Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis;
ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan yang kafir
(TQS al Baqarah [2]: 34)

Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini,
dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang
kamu sukai,
dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang
yang zalim

Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu


dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman:
"Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain,
dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi,
dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.
(TQS al Baqarah [2]: 36)

Kemudian Adam
menerima beberapa kalimat dari
Tuhannya,
maka Allah menerima taubatnya.
Sesungguhnya Allah Maha Penerima
taubat
lagi Maha Penyayang.
(TQS al Baqarah [2]: 37)

Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu!


Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu,
maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku,
niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati"
(TQS al Baqarah [2]: 38)

Kami berfirman: " Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami,
mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya"
(TQS al Baqarah [2]: 3)

agent on mission
Perkenalkan Diri Anda
Agent Islam
bersenjatakan akal dan hati
dengan misi memakmurkan bumi
job description al-Quran dan asSunnah
waktu anda terbatas

tidak kuatir dan tidak sedih


peringatan kesenangan petunjuk
Allah
hidup
Allah
khalifah fil ardhi

masuk surga
tidak kuatir
tidak dan sedih

susah, sedih dan kesakitan


Hukuman Hukuman Hukuman Hukuman
residivis di tanah kutukan

percaya Yesus
masuk surga

muslimin
akal

kafirin
munafiqin

Allah berfirman:
"Turunlah kalian dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi
sebagian yang lain.
Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut
petunjuk-Ku,
ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka
(TQS Thaahaa [20]: 123)

Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku,


maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit,
dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta".
(TQS Thaahaa [20]: 124)

Berkatalah ia: "Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan
buta,
padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?
Allah berfirman: "Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami,
maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan"
Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas
dan tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya
Dan sesungguhnya azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal
(TQS Thaahaa [20]: 125-127)

dalam pandangan Islam


setiap masalah adalah hasil penyelewengan petunjuk

masalah
kenyataan
kenyataan

harapan
harapan

kenyataan
kenyataan

harapan

harapan

ikhlas
adalah sebuah proses
meniadakan semua selain Allah swt

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah


Allah
dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya
dalam (menjalankan) agama yang lurus
(TQS al-Bayyinah [98]: 5)

sabar
adalah sebuah perbuatan
menerima musibah dari Allah
taat menjalankan perintah
menahan menjauhi larangannya

(yaitu) orang-orang
yang apabila ditimpa musibah,
mereka mengucapkan:
"Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun
(TQS al-Baqarah [2]: 156)

syukur
adalah sebuah perbuatan
berterimakasih dan memuji Allah swt
dengan memaksimalkan pemberian-Nya

Jika Dia menghendaki, Dia akan menenangkan angin,


maka jadilah kapal-kapal itu terhenti di permukaan laut.
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tandatanda (kekuasaannya) bagi setiap orang
yang banyak bersabar dan banyak bersyukur
(TQS as-Syuura [42]: 33)

Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan


Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar
(TQS al Baqarah [90] : 10)

life is chioce, so which one will we take?

terima kasih