Anda di halaman 1dari 2

BAB II

PEMBAHASAN

1.1 Definisi
Bidan Praktik Swasta (BPS) adalah suatu institusi pelayanan kesehatan secara mandiri
yang memberi asuhan dalam lingkup praktik kebidanan. ( Pudiastuti, Ratna Dewi. Buku
Ajar Kebidanan Komunitas: Teoi dan Aplikasi Dilengapi Contoh Askeb. Yogyakarta:
Nuha Medika, 2011).
Bidan Prakik Swasta (BPS) adalah suatu wahana pelaksanaan praktik seorang bidan
dimasyarakat. (Meilani, Niken, dkk. Kebidnan Komunitas. Yogyakarta: Penebit Fitramaya,
2009).
1.2 Sistem Pencatatan dan Pelayanan
1.2.1 Sistem Pencatatan
Meto pendokumentasian yang digunakan dalam kebidanan meliputi SOAP (Subyektif,
Obyektif, Assesment, Planning), SOAPIER (Sujektif, Objektif, Assesment, Planning,
Intervensi/Implementasi, Evaluasi, dan Revisi), atau SOAPIED (ditambahkan
dokumentasi).
Subjektif, menggambarkan pendokumentasian hasil pngumpulan data melalui
anamnesis dan merupakan ekspresi pasien mengenai kekhawatiran dan keluhan yang
dicatat sebagai kutipan langsung atau ringkasan yang berhubungan dengan diagnosis.
Objektif, menggambarkan pendokumentasian hasil pemeriksaan,
hasil
analisis, dan interpretasi objektif dalam suatu identifikasi.
Planning atau perencanaan, dibuat pada saat itu atau yang akan datang. Proses
ini termasuk kriteria tujuan tertentu dari kebutuhan pasien dan tindakan yang diambil
harus membantu pasien mencapai kemajuan dalam kesehatan dan harus mendukung
rencana dokter jika ada dalam manajemen kolaborasi atau rujukan.
Intervensi adalah pelaksanaan rencana tindakan untuk mengatasi masalah,
keluhan, atau mencapai tujuan pasien. Tindakan ini harus disetujui oleh pasien. Oleh
karena itu, jika pasien mengubah pilihannya, intervensi mungkin juga harus diubah.
Evaluasi adalah tafsiran dari efek tindakan yang telah dilakukan. Ini penting
untuk menilai keefektifan asuhan yang diberikan. Analisis dari hasil yang dicapai
menjadi focus penilaian terhadap ketepatan tindakan. Jika criteria tujuan tidak
tercapai, proses evaluasi dapat menjadi dasar untuk tindakan alternative sehingga
dapat mencapai tujuan.
Revisi adalah komponen evaluasi yang dapat menjadi petunjuk perlunya
perbaikan dan perubahan tindakan, perubahan dari rencana awal, kolaborasi baru atau
rujukan.

Dokumentasi dibuat sebagai catatan perkembangan yang menggambarkan


urutan kejadian pasien dari masuk pelayanan kesehatan sampai pulang atau pulih.