Anda di halaman 1dari 2

HUBUNGAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DENGAN KESEHATAN

MENTAL SISWA SMA MUHAMMADIYAH GAYAM 4 KABUPATEN SUMENEP

1. Latar belakang masalah


Dalam masalah kesehatan mental siswa, bimbingan konseling yang terdapat di sekolah
bertujuan untuk menghilangkan faktor-faktor yang menimbulkan gangguan jiwa klien,
sehingga dengan demikian ia akan memperoleh ketenangan hidup rohaniyah yang
sewajarnya sebagai yang diharapkan.
Untuk itulah seorang konselor harus bisa menjadikan siswa lebih bersemangat dalam
belajar dan memberikan motivasi/spirit agar siswa tidak merasa jenuh dan stres dalam
menghadapi mata pelajaran dan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Seorang konselor
juga harus bisa memastikan murid yang bermasalah, agar tidak memberikan dampak yang
buruk kepada murid yang lain, dan tidak mengganggu dalam proses
belajar.
Atas dasar hal tersebut di atas, maka penulis tertarik untuk menyusun skripsi yang berjudul
HUBUNGAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DENGAN KESEHATAN
MENTAL SISWA SMA MUHAMMADIYAH GAYAM 4 KABUPATEN SUMENEP
2. Rumusan masalah
Apakah ada hubungan antara layanan bimbingan dan konseling dengan kesehatan mental
siswa di SMA Muhammadiyah Gayam 4 Kabupaten Sumenep
3. Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui Apakah ada hubungan antara layanan bimbingan dan konseling dengan
kesehatan mental siswa di SMA Muhammadiyah Gayam 4 Kabupaten Sumenep
4. Hipotesis
Ada hubungan antara layanan bimbingan dan konseling dengan kesehatan mental siswa di
SMA Muhammadiyah Gayam 4 Kabupaten Sumenep
5. Metode Penelitian
Deskriptif Kuantitatif
6. Rumus yang digunakan
Korelasi

HUBUNGAN ANTARA LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN


PERILAKU MEMBOLOS SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 4 GAYAM
KABUPATEN SUMENEP

1. Latar belakang masalah


Penelitian ini dilakukan dikarenakan seringnya perilaku membolos siswa kelas XI yang tanpa
memeberikan keterangan, setiap hari ada rata-rata 3-5 siswa tidak masuk sekolah di kelas XI
SMA MUHAMMADAIYAH GAYAM 4, sehingga peneliti mempunyai inisiatif untuk
melakukan penelitian dengan judul HUBUNGAN ANTARA LAYANAN KONSELING
KELOMPOK DENGAN PERILAKU MEMBOLOS SISWA KELAS XI SMA
MUHAMMADIYAH 4 GAYAM KABUPATEN SUMENEP

2. Rumusan masalah
Apakah ada Hubungan Antara Layanan Konseling Kelompok Dengan Perilaku Membolos
Siswa Kelas Xi Sma Muhammadiyah 4 Gayam Kabupaten Sumenep
3. Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui Hubungan Antara Layanan Konseling Kelompok Dengan Perilaku
Membolos Siswa Kelas Xi Sma Muhammadiyah 4 Gayam Kabupaten Sumenep
4. Hipotesis
Ada Hubungan Antara Layanan Konseling Kelompok Dengan Perilaku Membolos Siswa
Kelas Xi Sma Muhammadiyah 4 Gayam Kabupaten Sumenep
5. Metode Penelitian
Deskriptif Kuantitatif
6. Rumus yang digunakan
Korelasi