Anda di halaman 1dari 3

SEJARAH SMP AL-ISLAM KRIAN

Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian adalah sebuah lembaga


yang bergerak di bidang sosial, pendidikan dan budaya yang beralamat di Jl.
Kyai Mojo No. 18 Desa Jerukgamping Kecamatan Krian kabupaten Sidoarjo.
Yapalis Krian kini telah memiliki beberapa unit yaitu :
1. SMP AL-ISLAM KRIAN,
2. SMA AL-ISLAM KRIAN,
3. SMK YAPALIS KRIAN,
4. Lembaga Pendidikan Informatika dan Komputer (PINKOM) Al-Islam,
5. Balai Pengobatan Al-Islam (BAPI)
6. Rumah Sakit Umum Al-Islam H.M. Mawardi.
7. SD AL-ISLAM PLUS KRIAN
8. Pondok Pesantren AL-ISLAM Krian (Tahap Pembangunan)
Berdirinya SMP AL-ISLAM KRIAN berawal dengan nama Sekolah
Menengah Pertama Islam (SMP-I) bermula dari Ide Anam Mahmud dan Sry
Soeparto atas nama pribadi untuk mendirikan suatu lembaga pendidikan
Islam setingkat SMP. Kedua orang tersebut mengundang para sesepuh (tokoh
masyarakat) yang terpandang di kalangan Islam di Krian, untuk membentuk
berdirinya SMP-I. Adapun susunan panitia yang terbentuk secara aklamasi
sebagai berikut :
Ketua

Sry Soeparto

Sekretaris

Abdul Malik Ghoni( Krian )

Bendahara :

Iksan Yasin

( Krian )
( Krian )

Pada tanggal 1 Agustus 1964 terbentuklah SMP ISLAM yang berlokasi


di Madrasah Ibtidaiyah Islam Nahdlatul Ulama ( MINU ) Jalan Sidoarjo - Krian,
dengan murid 28 orang. Setelah dibentuk SMP ISLAM maka panitia
membubarkan diri.
Selanjutnya dibentuk pengurus SMP ISLAM dengan susunan pengurus
sebagai berikut :

Ketua

S. Sudiharjo ( Krian )

Sekretaris

M. Anam Mahmud ( Krian )

Bendahara :

Iksan Yasin ( Krian )

Adapun tenaga pengajar / guru ada delapan orang antara lain : Sry
Soeparto, M. Romli, Ali Muchtar, Saechan, Sumarto, Ramdani serta Mukadji
dan Soedjai ( guru pinjaman dari SMPN ). Honorarium guru saat itu berupa
beras sebanyak 20 Kg setiap bulan yang diperoleh dari sumbangan H.M.
Mawardi. Berdirinya SMP-I tidak bisa terlepas dari kondisi sosial, politik,
budaya dan agama yang terjadi pada saat itu. Gambaran kondisi masyarakat
sekitar pendirian SMP-I adalah sebagai berikut :
a. Politik
Suasana politik Indonesia panas karena persaingan antar partaipartai besar, yaitu PKI, PNI, Masyumi dan NU. Setelah Masyumi
membubarkan diri, mantan anggota Masyumi berusaha membuat wadah
bagi umat Islam di Krian.
b. Sosial Budaya
Pendirian SMP ISLAM didorong oleh keadaan pendidikan masyarakat
pada saat itu, masyarakat yang berpendidikan setingkat SMP relatif
sangat sedikit. SMP yang ada pada saat itu adalah :
1. SMP Negeri Krian

( masuk pagi ),

2. SMP PGRI

( masuk siang ),

3. SMP Indra Purnama


4. SMP Katholik

( masuk siang ), dan

( masuk pagi ).

c. Agama
Adanya pengaruh dari kondisi politik yang berlangsung saat itu
menyebabkan meningkatnya sentimen agama sehingga kekuatan Islam
yang ada yaitu NU, Muhammadiyah, Masyumi dan PSII bersatu dengan
menghilangkan fanatisme golongan. untuk mempertahankan keberadaan.
Bersatunya kekuatan Islam tersebut bertujuan mempertahankan kekuatan
Islam di Krian, menghadapi kekuatan PKI dan mendirikan lembaga
pendidikan yang bernuansa Islam.