Anda di halaman 1dari 39

PresentasiKasus

Karsinoma Buli
Disusun Oleh
Dewintha Aitrene N

PEMBIMBING:
DR. AGUS S. SP.U

IDENTITAS PASIEN

Nama : Tn. S
Umur : 69 tahun
Jenis Kelamin: Pria
Agama : Islam
Status : Menikah
Pekerjaan : wiraswasta
Pendidikan : SD
Tgl Masuk Perawatan : 12 Juli 2010
Tgl Keluar Perawatan : 17 Juli 2010
Ruang Perawatan : Bedah Kelas
No. Registrasi : 2.10.07.12.0022
No. Rekam Medik : 122.28.57

Anamnesa
Keluhan Utama
Keluar darah ketika sedang BAK sejak 2 bulan SMRS
Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien datang dengan keluhan keluar darah saat sedang
kecing sejak 2 bulan SMRS. Os juga mengeluh warna
kencing yang agak gelap seperti teh.
Ketika BAK Os merasakan sangat nyeri dan diperlukan
mengedan agar air seni bisa keluar. BAK sering sekali
dirasakan tidak lampias, dan menetes saat diakhir
berkemih.
Os juga mengeluh sering BAK. Selain itu os mengeluh
bahwa badannya lemas, tidak nafsu makan , dan Os
mengalami penurunan berat bedan.

Riwayat Penyakit Penyerta


Hipertensi (-), Diabetes Melitus (-)
Jantung (-) Paru (-) Alergi (-)
Riwayat Keluarga
Memiliki Keluhan yang sama (-)

PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum : Karnofsky Score :
WHO : 2
Kesadaran : Compos Mentis (GCS 15)
Berat Badan : 62 Kg
Tanda Vital :
Tekanan darah : 110/70 mmHg
Nadi : 70 x/menit
Frekuensi Nafas : 16 x/menit
Suhu : 36.5 C
Status Generalis
Kepala : Normocepali
Mata : Konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), pupil isokor
THT : t.a.k
Leher : t.a.k
KGB : tidak membesar
Dada : simetris saat statis dan dinamis

Paru
I : Simetris, ekspansi gerakan napas baik
P : Fremitus taktil kanan = kiri
P : Sonor kanan = kiri
A : Vesikuler, Ronkhi -/-, Wheezing -/ Jantung
I : Iktus kordis tidak tampak
P : Iktus kordis tidak kuat angkat
P : Batas jantung normal
A : BJ I & II murni reguler, gallop (-), murmur (-)
Abdomen : datar, lemas, BU (+) N, NT (-), defans(-)
Ekstremitas : akral hangat, edema (-), CRT < 2
RectalToucher: : TSA baik, ampula tidak kollap, massa (-)
Sarung tangan : Lendir (-), feses (+), darah (-)

STATUS UROLOGIS
LOKASI

PEMERIKSAAN

KETERANGAN
Kanan

CVA

Kiri

Massa

Nyeri Ketok

Angel )
SS

Nyeri tekan

Inspeksi

Tampak bulli menonjol

(Supra Simpisis)

Massa

(+), Buli kesan penuh

Nyeri tekan

Nyeri Ketok

OUE

Inspeksi

t.a.k

Penis

Palpasi

terpasang kateter

Scrotum

Inspeksi

perdarahan (+)

Palpasi

NT (-)

Inspeksi

t.a.k

Palpasi

NT (-)

(Costo

Vertebra

Genitalia eksterna :

t.a.k
NT(-)
testis( +/+ )

PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Hematologi
DPL
: 9 / 28 / 5300 /
213.000
LED
: 46 mm/jam
Diff Count: Basofil 0%/
Eosinofil 1%/ Netrofil
54%/ Limfosit 31%/
Monosit 10%
Hemostasis
BT/CT : 1/9

KIMIA KLINIK
Faal Ginjal
Ureum : 99 mg/dl
Kreatinin : 3,3 mg/dl
Asam Urat : 6,8 mg/dl
Faal Hati
SGPT : 45 U/L
SGOT : 64 U/L
Karbohidrat
GDS : 129 mg/dl

Hasil Pemeriksaan USG


Kesan : Suspect tumor vesika urinaria dan suspect infected ginjal kanan. Prostat tampaknya dalam bata normal

PEMERIKSAAN PENUNJANG
USG Vesika
Urinaria

Hasil Pemeriksaan USG


Kesan : Suspect tumor vesika urinaria dan suspect infected ginjal kanan
Prostat tampak dalam batas normal.

DIAGNOSIS KERJA
Tumor Buli
RENCANA SIKAP
Sistoskopi
TUR Buli
PENATALAKSANAAN
Pro Sistoskopi dan TUR Buli

Kunjungan Pre Operasi tanggal 13- 72010 pukul (08.00)


Pro TUR Buli dengan Hb 9.4
Laporan Intra Operatif :

Instruksi Post Op

Awasi T, N, S, P
Bed Rest
Makan / Minum bebas
IVFD D5 : RL 2 : 1
Ceftriakson 1 x 2 gr
Ketorolac 3 x 1 amp

Kunjungan Post Operasi tanggal 13-7 2010 pukul (14.45)


Abdomen : Kembung
Ass. dr . Agus S. Sp U :
Pasang NGT dan alirkan
Puasa
Kaltrofen Supp
Kunjungan Post Operasi tanggal 13-7- 2010 pukul (18.00)
S : Kembung, Kentut (+), mual (+)
O : CM, HD stabil, NGT produksi 20 cc warna kekuningan
Abdomen : datar, lemas, NT (-), BU (+) Normal
Supra simpisis : NT (+), Buli tidak penuh
Genitalia Eksterna : terpasang FC three way dengan drip drip nya
lancar. Produksinya masih merah.
A : Tumor Buli post TUR- Buli
P : Ondancetron 2 x 1 amp iv
Clear fluid dengan NGT diklem, bila kembung lagi NGT dialirkan
Terapi yang lain dilanjutkan

Kunjungan Post Operasi tanggal 14- 7- 2010


S : Nyeri (-), Kembung (-)
O : CM, HD stabil. Kateter Urin Jernih
A : Tumor Buli post TUR Buli
P : Aff NGT, Diet Biasa, Mobilisasi, Th Kaltrofen Supp 3x 1
+
cefotaxim 1x2 gr
Kunjungan Post Operasi tanggal 15- 7 2010
S : Nyeri (-), Kembung (-)
O :CM, HD stabil
Abdomen : datar, lemas , NT (-). Kateter Jernih
A : Tumor Buli post TUR- Buli
P : Mobilisasi duduk jalan
Diet biasa
Kaltrofen Supp 3 x1
Cefotaxim 1 x2 gr

Kunjungan Post Operasi tanggal 16- 7- 2010


S : Nyeri (-)
O : CM, HD stabil
Abdomen : datar, lemas, NT (-)
Kateter Jernih, Kemerahan bila banyak
gerak.
A : Tumor Buli post TUR-Buli
P : Diet biasa, AFF kateter, Cefotaxim oral,
kaltrofen oral.

Tinjauan Pustaka
Anatomi Vesika Urinaria

Karsinoma Buli
Tumor buli-buli merupakan 2% dari seluruh
keganasan dan merupakan keganasan
kedua terbanyak pada sistem urogenital
setelah karsinoma prostat
EPIDEMIOLOGI
2 x Lebih sering pada pria dr pada wanita
Angkanya meningkat pd daerah industri
Di indonesia menempati urutan kesepuluh
dari keganasan tumor primer pada pria.

Etiologi & Faktor Risiko

Pekerjaan
Perokok
Infeksi saluran kencing
Kopi, pemanis buatan
Keturunan

Bentuk Tumor
Tumor buli-buli dapat berbentuk :
a. papiler
b. tumor non invasif (in situ)
c. noduler (infiltrat)
d. campuran antara bentuk papiler
dan infiltrat.

Klasifikasi secara
Histopatologi
karsinoma sel transisional ( 90 %)
a. sering muncul sebagai papiler
b. beradasarkan WHO dibagi menjadi
3 kategori :
berdasarkan gambaran urothelialnya Ukuran
sel, Ukuran Nukleus dan bentuknya
ada tidaknya nukleus, hiperkromatin/ tidak
Jumlaj sel yang bermitosis

karsinoma sel skuamosa ( 10%)


Bentuk sel ini biasanya terjadi
akibat rangsangan kronis pada bulibuli metaplasia menjadi ganas

adenokarsinoma ( 2%) :
Terdapat 3 grup adenokarsinoma pada
buli-buli:
1. Primer terdapat di buli-buli
2. Urakhus persisten
3. Tumor sekunder

Tanda & Gejala Klinis


Karsinoma Buli Jarang menimbulkan
rasa nyeri pd saat miksi.
Gross Hematuri 90 %
Nyeri Tulang dan Nyeri Pinggang
Massa Supra Pubis
Pd Karsinoma in situ / infiltratif gejala2
irittatif:
disuria
polakisuri
frekwensi
urgensi

Gejala Klinis

Diagnosis
Pada pemeriksaan fisik jarang
ditemukan kelainan merupakan
tumor epitel transisional letaknya
superfisial dari buli-buli.
Tumor dapat diraba bila sudah
tumbuh keluar dari buli.

Palpasi Bimanual
Pasien dlm narkose
umum tujuannya agar
VU dalam keadaan
relaksasi.
Px : Jari Telunjuk kanan
melakukan colok dubur
sedangkan tangan kiri
melakukan palpasi bulibuli didaerah supr
simpisis untuk
memperkirakan luas
infitratif tumor

Px Tambahan
Px. Laboratorium
ditemukannya darah dalam air kemih
Tanda adanya anemia tumor yang
sudah lanjut
Peningkatan kadar ureum dan kreatinin
dalam darah Jika tumor sudah
menyumbat muara ureter

Px. Radiologi
a. PIV (pielografi
intravena)
gambaran filling
defect di buli
b. USG bila alergi
kontras
c. CT scan dan MRI
u/ menentukan
ekstensi tumor ke
organ sekitarnya

Sistoskopi dan Biopsi


sistoskopi (teropong buli-buli) dan
biopsi mutlak dilakukan pada
penderita dengan persangkaan
tumor buli-buli.
Biopsi menentukan derajat infiltrasi
tumor

Derajat Invasi Tumor (Stadium

Penatalaksanaan

elines for the Treatment of Transitional Cell Carcinoma of the Bladder


CANCER STAGE

INITIAL TREATMENT OPTION

Tis

TUR + intravesical immunotherapy (BCG) bacille

Calmette-Gurin
Ta (single, small focus)

TUR

Ta (large, multifocal)

TUR + BCG or intravesical chemotherapy

T1 (low grade)

TUR + BCG or intravesical chemotherapy

T1 (high grade)

TUR + (BCG or intravesical chemotherapy) or radical


cystectomy

T2-T4

Radical cystectomy

Neoadjuvant chemotherapy + radical cystectomy

Radical cystectomy + adjuvant chemotherapy

Neoadjuvant chemotherapy + chemotherapy + irradiation

Any T, N+, M+

Systemic chemotherapy followed by selective surgery or


irradiation

Kontrol berkala
Px berkala berupa : Px. Klinis, sitologi
urine, serta sistoskopi.
Jadwal Px :
a. Tahun I dilakukan setiap 3 bulan
sekali
b. Tahun ke II setiap 4 bln sekali
c. Tahun ke III dan seterusnya setiap 6
bln sekali

Prognosis
Tumor Superficial 5 tahun yang
cukup baik
Tumor Infiltratis 5 tahun sekitar
40-50%
stadium T4 tanpa metastasis 5
tahun berkisar antara 10-17 %
sudah terjadi metastasis kurang
dari 5 tahun

Resume Kasus
Telah diperiksa pasien dengan identitas tersebut
diatas. Pasien datang dengan keluhan keluar
darah saat sedang kecing sejak 2 bulan SMRS. Os
juga mengeluh warna kencing yang agak gelap
seperti teh. Ketika BAK Os merasakan sangat
nyeri dan diperlukan mengedan agar air seni bisa
keluar. BAK sering sekali dirasakan tidak lampias,
dan menetes saat diakhir berkemih. Os juga
mengeluh sering BAK. Selain itu os mengeluh
bahwa badanya lemas, tidak nafsu makan , dan
Os mengalami penurunan berat bedan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari


anamnesa, pemeriksaan fisik, pemeriksaan
penunjang, maka Tn. S usia 69 tahun
didiagnosa dengan Tumor Buli dan telah
mendapatkan terapi berupa :
Cystoskopi dan TUR Buli
Obat-obatan Post Operasi (sesuai dengan
ilustrasi kasus)
Untuk selanjutnya pasien disarankan untuk
menjalani rawat jalan kunjungan poli untuk
kontrol bila ada keluhan.

Terima Kasih