Anda di halaman 1dari 7

RESEP NARKOTIKA

Pelayanan Narkotika.

Apotekhanya boleh melayani resep narkotika


dari resep asli atau salinan resep yang dibuat
oleh Apotek itusendiri yang belum diambil
sama sekali atau baru diambil sebagian.
Apotek tidak melayani pembelian obat
narkotika tanpa resep atau pengulangan
resep yang ditulis oleh apotek lain. Resep
narkotika yang masuk dipisahkan dari resep
lainnya dan diberi garis merah di bawah obat
narkotik.

Pelaporan Narkotika.

Pelaporan penggunaan narkotika dilakukan setiap bulan.


Laporan penggunaan obat narkotika di lakukan melalui
online SIPNAP (Sistem Pelaporan Narkotika dan
Psikotropika). Asisten apoteker setiap bulannya
menginput data penggunaan narkotika dan psikotropika
melalui SIPNAP lalu setelah data telah terinput data
tersebut di import (paling lamasebelum tanggal 10 pada
bulan berikutnya).
Laporan meliputi laporan pemakaian narkotika untuk
bulan bersangkutan (meliputi nomor urut, nama
bahan/sediaan, satuan, persediaan awal bulan), pasword
dan username didapatkan setelah melakukan registrasi
pada dinkes setempat.(sipnap.binfar.depkes.go.id)

PROSEDUR PELAYANAN RESEP


NARKOTIK

A. Skrining resep
1. Melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan administrasi.
2. Melakukan pemeriksaan kesesuaian farmaseutik yaitu :
bentuk sediaan, dosis, potensi, stabilitas, inkompatibilitas, cara,
dan lama pemberian.
3. Mengkaji, pertimbangan klinis yaitu : adanya alergi, efek
samping, interaksi, kesesuaian (dosis, durasi, jumlah obat dan
lain-lain).
4. Narkotik hanya dapat di serahkan atas dasar resep asli
rumah sakit, puskesmas, apotek lainnya, balai pengobatan,
dokter. Salinan resep narkotika dalam tulisan iter tidak boleh
di layani sama sekali.
5. Salinan resep narkotik yang baru di layani sebagian atau
belum di layani sama sekali hanya boleh di layani oleh apotek
yang menyimpan resep asli.
6. Mengkonsultasikan ke dokter tentang masalah resep apa bila
di perlukan.

B. Penyiapan Resep.

1. menyiapkan obat sesuai dengan permintaan


pada resep.
2. Untuk obat racikan apoteker menyiapkan
obat jadi yang mengandung narkotika atau
menimbang bahan baku narkotika.
3. Menutup dan mengembalikan wadah obat
pada tempatnya.
4. Menulis nama dan cara pemakaian obat pada
etiket sesuai dengan permintaan dalam resep.
5. Obat di beri wadah yang sesuai dan di
periksa kembali jenis dan jumlah obat sesuai
permintaan dalam resep.

C. Penyerahan obat

.1. Melakukan pemeriksaan akhir kesesuaian


antara penulisan etiket dengan resep sebelum
di lakukan penyerahan.
2. Memanggil nama dan nomor tunggu pasien.
3. Mengecek identitas dan alamat pasien yang
berhak menerima.
4. Menyerahkan obat yang di sertai pemberian
informasi obat.
5. Menanyakan dan menuliskan alamat/nomor
telepon pasien di balik resep.
6.Menyimpan resep pada tempatnya dan
mendokumentasikannya.