Anda di halaman 1dari 31

BEKAL RINGKASAN MATERI

UJIAN KOMPREHENSIF
AKUNTANSI MANAJEMEN

Disusun untuk Melengkapi Salah Satu


Tugas Seminar Akuntansi

Oleh:
Pika Ramanuningsih
F0308133

Fakultas Ekonomi
Universitas Sebelas Maret
Surakarta
2011

KATA PENGANTAR

Pujisyukur pada Tuhan Yesus Kristus, karena berkat-Nya penulis dapat


menyelesaikan Makalah dengan judul BEKAL RINGKASAN MATERI UJIAN
KOMPREHENSIF AKUNTANSI MANAJEMEN. Makalah ini disusun guna
melengkapi dan memenuhi Tugas Makalah Akuntansi Manajemen pada mata
kuliah Seminar Akuntansi.
Dalam penulisan Tugas Makalah ini penulis menerima saran dari berbagai
pihak sehingga Tugas Makalah ini dapat diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu
penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. Bambang Sutopo,
M.Com, selaku dosen mata kuliah Seminar Akuntansi, serta teman-teman sekelas
dalam mata kuliah Seminar Akuntansi.
Penulis menyadari bahwa Tugas Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan.
Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca akan
penulis terima dengan kerendahan hati.
Semoga dengan disusunnya Tugas Makalah ini akan bermanfaat bagi
semuanya, Amin.
Surakarta,

Desember 2011

Pika Ramanuningsih

DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR..............................................................................................ii
DAFTAR ISI...........................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1
BAB II MATERI BAHASAN.................................................................................3
A. Deskripsi Akuntansi Manajemen..................................................................3
1. Management Accounting...........................................................................5
2. Financial Accounting.................................................................................5
3. Management...............................................................................................6
4. Management Accountant...........................................................................8
5. Cost Classifications....................................................................................8
6. Job-Order Costing System.......................................................................11
7. Process Costing System...........................................................................11
8. Perhitungan biaya variabel.......................................................................11
9. Activity Based Costing (Perhitungan Biaya Berdasarkan Aktivitas)......12
10. Cost Behavior..........................................................................................12
11. Profit Planning.........................................................................................13
12. Balance Scorecard....................................................................................13
13. Decision Making......................................................................................13
14. Segment Reporting..................................................................................14
B. PRAKTIK AKUNTANSI MANAJEMEN.................................................15
C. PENELITIAN AKUNTANSI MANAJEMEN...........................................18
BAB III PENUTUP..............................................................................................22
A. Rangkuman.................................................................................................22
B. Keterbatasan................................................................................................22
C. Saran............................................................................................................23
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................24
LAMPIRAN...........................................................................................................26
Tabel C.1 Jurnal Ilmiah Akuntansi Keuangan......................................................1

BAB I
PENDAHULUAN

Penulis berpendapat bahwa bekal merupakan persiapan segala sesuatunya


supaya berguna dalam mencapai suatu tujuan. Ringkasan materi merupakan
kumpulan berbagai materi yang disusun secara ringkas guna mempermudah dalam
memahami materi-materi tersebut. Ujian komprehensif merupakan ujian lisan
yang diadakan di Fakultas Ekonomi UNS, ditujukan kepada mahasiswa jurusan
Akuntansi semester akhir yang bertujuan menguji kompentensi dan pemahaman
mahasiswa terhadap materi yang telah diterima secara keseluruhan.
Makalah ini disusun sebagai rasa kepedulian penulis setelah mendengar
bahwa banyak dari mahasiswa Strata Sarjana I, Jurusan Akuntansi Fakultas
Ekonomi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, di dalam mempersiapkan ujian
Komprehensif Akuntansi kurang paham dengan bahan apa yang harus dipelajari,
sehingga menyebabkan mahasiswa tidak siap dalam menghadapi ujian tersebut.
Atas dasar inilah penulis menyusun makalah ini, dalam rangka membantu temanteman mahasiswa untuk belajar mudah dalam mempersiapkan dan menghadapi
ujian komprehensif khususnya Auditing
Penulis memilih judul BEKAL RINGKASAN MATERI UJIAN
KOMPREHENSIF AUDITING maksud yang terkandung didalamnya supaya
makalah ini menjadi suatu wujud persiapan pemahaman materi secara keseluruhan
yang disajikan secara ringkas, padat, dan jelas guna menghadapi ujian
komprehensif.
4

Makalah ini diharapkan dapat bermanfaat bagi mahasiswa tingkat akhir


Jurusan Akuntansi FE-UNS memahami wawasan dan pandangan akuntansi, serta
perkembangannya

guna

mempersiapkan

diri

untuk

menghadapi

ujian

komprehensif khususnya Akuntansi Manajemen dan menulis skripsi.


Penulis merangkum bahan materi Akuntansi Manajemen, memberikan
gambaran tentang praktik Akuntansi Manajemen di Indonesia, serta penelitian
tentang Akuntansi Manajemen. Bahan materi Akuntansi Manajemen merupakan
rangkuman tentang pengertian dan metode-metode atau pendekatan-pendekatan
akuntansi manajemen secara ringkas, seperti pengertian akuntansi manajemen,
akuntansi keuangan, manajemen, akuntan manajemen, klasifikasi biaya, job order
costing, process costing, variable costing, activity based costing, perilaku biaya,
perencanaan laba, balance scorecard, pembuatan keputusan, dan laporan
segmentasi. Gambaran praktik Akuntansi Manajemen di Indonesia serta penelitian
Akuntansi Manajemen.

BAB II
MATERI BAHASAN

A. Deskripsi Akuntansi Manajemen

Gambar A.1 Deskripsi Akuntansi Manajemen


Akuntansi terdiri dari akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen.
Berikut deskripsi tentang Akuntansi Manajemen:
Manajemen merupakan pihak yang bertanggung jawab untuk membuat
perencanaan,

mengelola

sumber

daya,

mengarahkan

karyawan,

dan

mengendalikan operasi. Akuntan manajemen memainkan peran penting dalam


ketiga aktivitas tersebut terutama dalam fungsi perencanaan dan pengendalian.
Perencanaan (planning) meliputi pemilihan serangkaian aktivitas dan
spesifikasi bagaimana aktivitas tersebut dilaksanakan. Perencanaan laba
menggunakan Break Even Point atau dikenal dengan sebutan titik impas. Dalam
menentukan perencanaan laba tersebut, akuntan manajemen harus memahami
tentang klasifikasi biaya.

Setelah perencanaan laba tercipta, kemudian

menentukan desain sistemnya (job order dan process costing) dan metode
perhitungan biaya dalam pelaksanaan aktivitas (Activity Based Costing). Akuntan
manajemen harus memiliki persetujuan dan dukungan dari manajer dalam
menggunakan perhitungan ABC, sebab ABC mengubah beberapa ukuran kunci
yang akan digunakan dalam pembuatan keputusan dan mengevaluasi kinerja
personel dalam perusahaan. ABC dirancang untuk menyediakan informasi biaya
bagi manajer untuk keputusan strategis dan keputusan lainnya yang berkaitan
dengan hal yang mungkin akan memengaruhi kapasitas dan juga biaya tetap.
Process costing dalam menentukan biaya produk menggunakan dua cara pandang
yaitu biaya penyerapan (full costing) dan biaya variabel (variabel costing).
Variabel costing digunakan dalam mempertimbangkan pengambilan keputusan
(decision making). Full costing digunakan dalam menyajikan laporan keuangan
eksternal.
Pengarahan (directing) dan pemberian motivasi (motivating) meliputi
aktivitas untuk menggerakkan orang-orang untuk melaksanakan aktivitas yang
sudah direncanakan dan menjalankan kegiatan rutin.
Pengendalian (controlling) meliputi aktivitas untuk memastikan bahwa
perencanaan telah dilaksanakan dan telah disesuaikan dengan kondisi yang ada
dan lingkungan yang selalu berubah. Pengendalian yang dilakukan oleh akuntan

manajemen dengan laporan segmen dan evaluasi kinerja menggunakan balance


scorecard.
Penulis memberikan pendapat tentang akuntansi manajemen adalah proses
perencanaan dan pengendalian dalam mengelola biaya-biaya dalam rangka
pelaksanaan proses produksi. Akuntansi manajemen menghasilkan informasi yang
sesuai proses produksi bagi pengguna internal, guna mengambil keputusan.

1. Management Accounting
Bidang akuntansi yang memberikan informasi perekonomian dan
keuangan bagi para manajer dan para pengguna internal lainnya.
(Weygant, terj. Ali Akbar Y., 2007: 37).
2. Financial Accounting
Bidang akuntansi yang menyediakan informasi keuangan dan
perekonomian bagi para investor, kreditor, dan para pengguna eksternal
lainnya. (Weygant, terj. Ali Akbar Y., 2007: 37).
Garrison (terj. Nuri Hinduan, 2008:9) menegaskan perbandingan
Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen seperti pada gambar
berikut:

Gambar 2.1 Perbandingan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen


3. Management
Hilman mengatakan bahwa manajemen adalah fungsi untuk
mencapai sesuatu melaluikegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha
individu untuk mencapai tujuan yang sama.Menurut pengertian yang
kedua, manajemen adalah kolektivitas orang-orang yang melakukan
aktivitasmanajemen. Jadi dengan kata lain, segenap orang-orang yang
melakukan aktivitas manajemen dalamsuatu badan tertentu disebut
manajemen.Menurut pengertian yang ketiga, manajemen adalah seni (Art)
atau suatu ilmu pnegetahuan. Mengenaiinipun sesungguhnya belum ada
7

keseragaman pendapat, segolongan mengatakan bahwa manajemenadalah


seni dan segolongan yang lain mengatakan bahwa manajemen adalah
ilmu. Sesungguhnyakedua pendapat itu sama mengandung kebenarannya.1
Menurut G.R. Terry manajemen adalah suatu proses atau
kerangka kerja, yang melibatkan bimbinganatau pengarahan suatu
kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksudmaksudyang nyata. Manajemen juiga adalah suatu ilmu pengetahuan
maupun seni. Seni adalah suatu pengetahuan bagaimana mencapai hasil
yang diinginkan atau dalm kata lain seni adalah kecakapanyang diperoleh
dari pengalaman, pengamatan dan pelajaran serta kemampuan untuk
menggunakan pengetahuan manajemen.Menurut2
Menurut Mary Parker Follet manajemen adalah suatu seni untuk
melaksanakan suatu pekerjaanmelalui orang lain. Definisi dari mary ini
mengandung perhatian pada kenyataan bahwa para manajer mencapai
suatu tujuan organisasi dengan cara mengatur orang-orang lain untuk
melaksanakan apa sajayang pelu dalam pekerjaan itu, bukan dengan cara
melaksanakan pekerjaan itu oleh dirinya sendiri.3
Garrison. (terj. Nuri Hinduan, 2008:4-5) menjelaskan bahwa
manajemen merupakan pihak yang bertanggung jawab untuk membuat
perencanaan, mengelola sumber daya, mengarahkan karyawan, dan
mengendalikan operasi. Perencanaan (planning) meliputi pemilihan
serangkaian aktivitas dan spesifikasi bagaimana aktivitas tersebut
1 http://www.scribd.com/doc/4994224/pengertian-manajemen
2 Ibid.
3 Ibid.

dilaksanakan.

Pengarahan

(directing)

dan

pemberian

motivasi

(motivating) meliputi aktivitas untuk menggerakkan orang-orang untuk


melaksanakan aktivitas yang sudah direncanakan dan menjalankan
kegiatan rutin. Pengendalian (controlling) meliputi aktivitas untuk
memastikan bahwa perencanaan telah dilaksanakan dan telah disesuaikan
dengan kondisi yang ada dan lingkungan yang selalu berubah. Informasi
akuntansi manajemen memainkan peran penting dalam ketiga aktivitas
tersebut terutama dalam fungsi perencanaan dan pengendalian.

4. Management Accountant
Akuntan manajemen yang memenuhi kualifikasi tertentu dan
lolos dalam ujian profesional memiliki hak untuk menyandang gelar
Akuntan Manajemen Bersertifikat (Certified Manegement AccountantCMA). Akuntan Manajemen memiliki tanggung jawab etik dalam empat
bidang: mempertahankan kompetensi profesional, menjaga kerahasiaan
hal-hal yang sensitif, mempertahankan integritas, dan menjaga
objektivitas dalam semua pengungkapan.4

5. Cost Classifications
Setiap penggunaan data biaya yang berbeda menuntut klasifikasi
dan definisi data yang berbeda. Sebagai contoh, persiapan penyusunan

4 Ray H. Garrison, et all., Akuntansi Manajerial, edisi 11, terj. Nuri


Hinduan. (Jakarta: Salemba Empat, 2008), hal 29-35.

laporan keuangan eksternal membutuhkan data biaya historis, sedangkan


pembuatan keputusan membutuhkan prediksi atas biaya di masa depan.5
Berbagai macam biaya yang terjadi dan cara klasifikasi biaya
tergantung pada tipe organisasinya. Berikut konsep-konsep biaya yang
dapat diterapkan pada berbagai perusahaan:
a. Klasifikasi biaya dalam laporan keuangan

Gambar 5.1 Klasifikasi biaya dalam laporan keuangan6


b. Klasifikasi biaya untuk memprediksi perilaku biaya

Gambar 5.2 Klasifikasi biaya untuk memprediksi perilaku biaya7


c. Klasifikasi biaya untuk pembebanan biaya ke obyek biaya
5 Ibid., hal. 50.
6 Ray H. Garrison, et all., Akuntansi Manajerial, edisi 11, terj. Nuri
Hinduan. (Jakarta: Salemba Empat, 2008), hal 50-56.
7 Ibid., hal 65-68.

10

Gambar 5.3 Klasifikasi biaya untuk pembebanan biaya ke obyek


biaya8
d. Klasifikasi biaya untuk pembuatan keputusan

Gambar 5.4 Klasifikasi biaya untuk pembuatan keputusan 9


6. Job-Order Costing System
Sistem

penentuan

harga

pokok

yang

digunakan

dalam

perusahaan yang memproduksi berbagai jenis produk, pekerjaan, atau


jasa. (Garrison, terj. Nuri Hinduan, 2008:123)

8 Ray H. Garrison, et all., Akuntansi Manajerial, edisi 11, terj. Nuri


Hinduan. (Jakarta: Salemba Empat, 2008), hal 69.
9 Ibid., hal 69-72.

11

7.

Process Costing System


Sistem penentuan harga pokok yang digunakan perusahaan yang
memproduksi produk tunggal atau sejenis yang diproduksi secara terusmenerus dalam jangka panjang.(Garrison, terj. Nuri Hinduan, 2008:123)

8. Perhitungan biaya variabel


Dua pendekatan yang digunakan dalam penentuan harga produk
untuk tujuan penilaian persediaan dan penentuan harga pokok
penjualan.10
a. Perhitungan biaya penyerapan (Absorption Costing)/ biaya penuh
(Full Costing)
Perhitungan biaya yang memperlakukan semua biaya produksi
sebagai biaya produksi sebagai biaya produk, tanpa membedakan
apakah biaya itu variabel atau tetap.
b. Perhitungan biaya variabel (Variable Costing)
Perhitungan biaya yang hanya biaya produksi yang berubah-ubah
sesuai dengan output yang diperlakukan sebagai biaya produk.

9. Activity Based Costing (Perhitungan Biaya Berdasarkan Aktivitas)


Metode perhitungan biaya (costing) yang dirancang untuk
menyediakan informasi biaya bagi manajer untuk keputusan strategis
dan keputusan lainnya yang mungkin akan mempengaruhi kapasitas
dan juga biaya tetap. (Garrison, 2008:440)

10 Ray H. Garrison, et all., Akuntansi Manajerial, edisi 11, terj. Nuri


Hinduan. (Jakarta: Salemba Empat, 2008), hal 388-389.

12

10. Cost Behavior


Perilaku biaya adalah bagaimana biaya akan bereaksi atau
berubah dengan adanya perubahan tingkat aktivitas bisnis. Pemahaman
terhadap tingkah laku biaya adalah kunci beberapa pembuatan keputusan
organisasi, guna memprediksi hal yang akan terjadi pada biaya dalam
berbagai kondisi.11

11. Profit Planning


Menentukan tingkat penjualan yang dibutuhkan untuk mencapai
target laba yang diharapkan. Profit planning biasanya menggunakan
analisis titik impas (break-even-point), yaitu tingkat penjualan dimana
laba sama dengan nol. 12

12. Balance Scorecard


Balance scorecard adalah sebuah sistem ukuran kinerja. Ukuran
kinerja dapat dibagi empat kelompok, yaitu financial, customer, internal
business, and innovation and learning. (Antony, 2007)
13. Decision Making
Tactical decisions making adalah memilih antara strategi-strategi
alternatif sehingga keunggulan kompetitif jangka panjang didirikan.
(Hanson dan Mowen, 2008:702-703)

11 Ray H. Garrison, et all., Akuntansi Manajerial, edisi 11, terj. Nuri


Hinduan. (Jakarta: Salemba Empat, 2008), hal 256.
12 Ibid., hal 334.

13

Gambar 13.1 Tactical Decisions-Making Model

14. Segment Reporting


Segmen dapat berupa lini produk, area penjualan, divisi,
departemen, atau katagori yang dipandang penting oleh pihak
manajemen. Akuntansi keuangan memerlukan uraian pendapatan dan
biaya untuk segmen-segmen yang penting untuk laporan eksternal.
Akuntansi manajerial lebih menekankan pada laporan segmen.13
Entitas mengungkapkan informasi yang memungkinkan pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari
aktivitas bisnis yang mana entitas terlibat dan lingkungan ekonomi
dimana entitas beroperasi. (IAI ED PSAK no5: 2009, 05.1)

13 Ray H. Garrison, et all., Akuntansi Manajerial, edisi 11, terj. Nuri


Hinduan. (Jakarta: Salemba Empat, 2008), hal 10.

14

B. PRAKTIK AKUNTANSI MANAJEMEN


Wadah akuntan manajemen di Indonesia adalah IAMI (Ikatan Akuntan
Manajemen Indonesia). Berikut akan diulas tentang IAMI dan kegiatannya
yang tertera dalam www.iamiglobal.or.id
SEKILAS TENTANG IAMI
Sesuai dengan Keputusan Rapat Anggota Luar Biasa Nomor : 05/RALBKAM/IX/2006 yang berbunyi Melimpahkan kewenangan kepada Pengurus
IAI-KAM untuk melaksanakan pendirian Organisasi Profesi Akuntan
Manajemen Indonesia sepanjang tidak bertentangan dengan keputusan
kongres ke-X IAI maka telah didirikan organisasi profesi bernama Institut
Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI).
IAMI Merupakan Asosiasi Profesi Akuntan dibawah Ikatan Akuntan
Indonesia yang didirikan pada Tanggal 01 April 2008 dengan Akta Notaris
Ani Adriani Sukmayantini SH. Sampai saat ini Anggota IAMI lebih kurang
lebih 200 orang para akuntan yang pekerjaannya sebagai eksekutif baik
diperusahaan Negara, Pemerintah dan Swasta.
Visi IAMI adalah menjadi asosiasi profesi terdepan dalam pengembangan
pengetahuan dan praktek akuntansi manajemen dan keuangan serta bidang
lainnya yang terkait, yang berorientasikan pada etika, tanggung jawab social
dan lingkungan.
Misi IAMI sebagai berikut :

15

1.

Memelihara integritas, komitmen, dan kompetensi pada anggota dalam


bidang akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, corporate governance,
manajemen keuangan dan manajemen keberlanjutan

2.

Mengembangkan pengetahuan praktek manajemen keuangan, akuntansi


keuangan, Akuntansi Manajemen, Manajemen keberlanjutan dan

3.

Berpartisipasi aktif di dalam penegakan good governance dan bertanggung


jawab Sosial dan lingkungan dalam perspektif nasional dan internasional.
Untuk mencapai tujuan diatas, IAMI menyelenggarakan kegiatan dan usahausaha antara lain sebagai berikut :

1.

Penyelenggarakan Ujian Sertifikat Profesi Akuntansi manajemen (CPMA)

2.

Meningkatkan mutu dan kinerja pendidikan profesi berkelanjutan bagi


anggota

3.

Mendorong dan memelihara pelaksanaan standar profesi dan kode etik


oleh anggota

4.

Mengembangkan pengetahuan baru berkaitan dengan akuntansi


Kegiatan rutin yang telah diselenggarakan oleh IAMI adalah sebagai
berikut:

1.

Seminar, Lokakarya, dan Forum Ilmiah lainnya

2.

Ujian Sertifikasi Profesi Akuntansi Manajemen (CPMA)

16

Pendidikan dan Pelatihan


Ditulis Oleh Administrator
Tuesday, 29 September 2009
Definisi

: PPL adalah kegiatan belajar terus menerus (continues learning)


yang harus ditempuh oleh seorang akuntan agar senantiasa dapat
memelihara, meningkatkan dan mengembangkan kopmetensi
profesionalnya.

Tujuan

: Mendorong

anggota

mengembangkan

untuk

memelihara

kompetensi

meningkatkan

profesionalnya

dan
secara

berkesinambungan. Membekali anggota dengan pengetahuan dan


keahlian mutakhir dibidangnya sehingga mampu menerapkannya
dalam menjalankan tugas dan kewajiban professional mereka.
Menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada profesi
akuntan dengan menunjukkan bahwa akuntan memiliki standar
kompetensi profesional, sesuai dengan harapan masyarakat
pengguna jasa.
Bentuk Pelatihan dan Pendidikan: Kursus; Lokakarya; Dikusi Panel; Seminar;
Konferensi; Konfersi; Simposium dan Proram Pasca Sarjana pada bidang studi
yang relevan.
Semua detail pelatihan akan diinformasikan melalui website maupun dalam brosur
kegiatan

IAMI

atau

melalui

email. Selebihnya

www.iamiglobal.or.id.

17

dapat

dilihat

di

C. PENELITIAN AKUNTANSI MANAJEMEN


International Financial Reporting Standards (IFRS) merupakan
perbincangan hangat di semua negara. Perkembangan penyusunan IFRS dan
penyempurnaannya

sangat

membutuhkan

pendapat

dari

calon-calon

pengguna maupun para pengguna yang sudah menerapkan IFRS.


Akademisi berperan penting untuk memperbaharui pengetahuan
Akademisi, memberikan komentar terhadap ED dan Discussion Papers yang
diterbitkan oleh DSAK maupun IASB, merevisi kurikulum dan silabus, serta
melakukan berbagai penelitian yang terkait. Beberapa daftar dari penelitian
auditing bisa dilihat di lampiran tabel C.1. Berikut merupakan salah satu
contoh penelitian yang diambil dari www.proquest.com :
Judul artikel
Honesty in Managerial Reporting: Is It Affected by Perceptions of
Horizontal Equity?.14
Tujuan penelitiian
Memeriksa apakah perubahan dalam kejujuran berbeda ketika pelapor
laporan manajerial menanggapi perubahan gaji dirinya sendiri daripada ketika
mereka menanggapi perubahan gaji teman-temannya.
Metoda penelitian
Sampel dari 227 mahasiswa bisnis sarjana dan pascasarjana dari dua
universitas berpartisipasi dalam penelitian, sehingga tanggapan 224 siswa
dapat digunakan.
H1a: Perubahan dalam kejujuran akan lebih besar ketika ekuitas
horizontal dipulihkan melalui kenaikan gaji untuk individu daripada ketika
dipulihkan melalui penurunan gaji rekan-rekannya.
14 http://search.proquest.com/docview/816419988?accountid=44945

18

H1b: Perubahan dalam kejujuran akan lebih besar ketika ketidakadilan


horizontal diperkenalkan melalui penurunan gaji untuk individu, daripada
ketika diperkenalkan melalui peningkatan gaji rekan-rekannya.
Hasil penelitian,
Hasil menunjukkan bahwa ketika ekuitas horisontal meningkat oleh
gaji peserta yang meningkat _dengan diadakan gaji rekan konstan. Perubahan
dalam kejujuran secara signifikan berbeda dari ketika ekuitas horisontal
meningkat dengan mengurangi gaji rekan _dengan diadakan gaji peserta
konstan. Namun ketika ekuitas horisontal menurun, efek pada kejujuran
adalah sama, apakah penurunan itu dilakukan dengan mengurangi gaji peserta
atau meningkatkan gaji rekan. Penelitian juga menunjukkan bahwa setelah
mengendalikan efek yang berkaitan dengan pengalaman dengan tugas dan
perubahan gaji peserta sendiri, perubahan yang dirasakan dalam ekuitas
horisontal gaji peserta yang positif terkait dengan perubahan dalam tingkat
kejujuran dalam pelaporan manajerial.
Simpulan,
Individu membuat trade-off antara preferensi untuk kekayaan,
kejujuran, dan keadilan horisontal, dan perusahaan berusaha untuk
mengeksploitasi preferensi kejujuran harus berusaha untuk menghindari
pengenalan ketidakadilan.
Keterbatasan
Keterbatasan penelitian ini adalah penggunaan rekan-rekan fiktif dan
cara

yang

disederhanakan yang

mana

perubahan

ekuitas

horisontal

dimanipulasi. Hasil menunjukkan perbedaan substansial dalam sejauh mana


manipulasi mempengaruhi persepsi tentang ekuitas horizontal dari gaji.
Batasan kedua dari penelitian ini adalah kemungkinan bahwa hasil telah
dipengaruhi oleh hubungan yang berbeda antara jumlah gaji dan jumlah

19

potensi kenaikan total pendapatan yang dapat dihasilkan dari pelaporan jujur.
Akhirnya, perubahan tak terduga dalam persepsi ekuitas horizontal dan
penurunan besar dalam kejujuran dalam kondisi baseline sulit untuk
menafsirkan.
Saran
Penelitian lebih lanjut dapat fokus pada dampak dari dimensi keadilan
organisasi pada perdagangan off-individu membuat antara kekayaan,
kejujuran, dan preferensi ekuitas horisontal. Penelitian tambahan dapat
membantu dalam memahami bagaimana rasio gaji untuk hasil dari pelaporan
dapat mempengaruhi perilaku tidak jujur. Penelitian lebih lanjut dapat
membantu dalam lebih memahami motivasi untuk perubahan dalam
pelaporan perilaku selama periode tugas multi-in tidak adanya manipulasi
eksperimental.
Manfaat penelitian dalam pengembangan materi dan praktik akuntansi
keuangan.
Temuan mungkin berguna dalam mengarahkan revisi model yang
diadopsi oleh peneliti analitis _Brown et al. 2009; Mittendorf 2006; Moser
1998_ dan merancang kontrol akuntansi lebih efektif _Luft 1997; Taburkan
2003_. Mereka berpendapat bahwa pemilik harus peka terhadap perubahan
baik absolut maupun relatif di gaji antara manajer mereka ketika berusaha
untuk mengeksploitasi preferensi kejujuran mereka _Mittendorf 2006_.

20

BAB III
PENUTUP
A. Rangkuman
Penulis mendeskripsikan bahwa akuntansi manajemen menunjang
perencanaan dalam mengelola dan mengendalikan biaya-biaya dalam rangka
pelaksanaan proses produksi. Akuntansi manajemen menghasilkan informasi
yang sesuai proses produksi bagi pengguna internal, guna mengambil
keputusan.
Dalam praktik akuntansi manajemen tidak hanya melibatkan para
praktisi dalam penyusunan standar keuangan, melainkan membutuhkan peran
akademisi untuk memperbaharui pengetahuan Akademisi, memberikan
komentar terhadap ED dan Discussion Papers yang diterbitkan oleh DSAK
maupun IASB, merevisi kurikulum dan silabus, serta melakukan berbagai
penelitian yang terkait.

B. Keterbatasan
Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini memang masih
jauh dari sempurna. Sumber referensi yang didapat penulis kurang banyak,
sehingga lingkup yang dibahas dalam makalah kurang luas. Waktu yang
terbatas menjadi kendala dalam kelengkapan dan keluasan penulisan makalah
ini.

21

C. Saran
Makalah ini yang diringkas menjadi padat sehingga tidak semua
informasi dapat dijelaskan dalam makalah ini, sehingga penulis menyarankan
kepada para pembaca untuk menambah wawasannya dengan membaca buku
atau referensi yang bersangkutan.

22

DAFTAR PUSTAKA

Antony, Robert N., Vijay Govindarajan. Management Control System 12th


edition. New York: McGraw-Hill inc, 2007.
Garrison, R.H., Eric W. Noreen, Peter C. Brewer. Akuntansi Manajerial edisi 11,
terj. Nuri Hinduan. Jakarta: Salemba Empat, 2008.
Weygant, J.J., Donald E. Kieso, and Paul D. Kimmel. Pengantar Akuntansi
edisi7, terj. Ali Akbar J., dkk. Jakarta: Salemba Empat, 2007.
IAI ED PSAK no5: 2009, 05.1
Aranda, C., & Arellano, J. (2010). Consensus and link structure in strategic
performance measurement systems: A field study. Journal of Management
Accounting
Research, 22(10492127),
271-299.
Retrieved
from
http://search.proquest.com/docview/816419982?accountid=44945
Baumgarten, D., Bonenkamp, U., & Homburg, C. (2010). The information content
of
the
SG&A ratio. Journal
of
Management
Accounting
Research, 22(10492127),
1-22.
Retrieved
from
http://search.proquest.com/docview/816419973?accountid=44945
Chow, C. (2010). Looking back, peeking ahead. Journal of Management
Accounting
Research, 22(10492127),
67-72.
Retrieved
from
http://search.proquest.com/docview/816419978?accountid=44945
Farlee, M. (2010). Disclosure and secrecy in employee monitoring. Journal of
Management Accounting Research,22(10492127), 187-208. Retrieved
from http://search.proquest.com/docview/816420004?accountid=44945
Johnson, N. (2010). Residual income compensation plans and deferred
taxes. Journal of Management Accounting Research,22(10492127), 103114. Retrieved from http://search.proquest.com/docview/816419967?
accountid=44945
Kelly, K., & Tan, P. (2010). The effects of profit-sharing contract and feedback on
the sustainability of cooperation.Journal of Management Accounting
Research, 22(10492127),
251-269.
Retrieved
from
http://search.proquest.com/docview/816419991?accountid=44945

23

Lukas, C. (2010). Optimality of intertemporal aggregation in dynamic


agency. Journal of Management Accounting Research,22(10492127), 157174. Retrieved from http://search.proquest.com/docview/816419968?
accountid=44945
Matuszewski, L. (2010). Honesty in managerial reporting: Is it affected by
perceptions of horizontal equity? Journal of Management Accounting
Research, 22(10492127),
233-250.
Retrieved
from
http://search.proquest.com/docview/816419988?accountid=44945
Webb, A., Jeffrey, S., & Schulz, A. (2010). Factors affecting goal difficulty and
performance when employees select their own performance goals:
Evidence from the field. Journal of Management Accounting
Research, 22(10492127),
209-232.
Retrieved
from
http://search.proquest.com/docview/816420012?accountid=44945

24

LAMPIRAN

25

Tabel C.1 Jurnal Ilmiah Akuntansi Keuangan


No
.

Judul

Pengarang

Vol Judul
publikasi

Residual Income
Compensation Plans and
Deferred Taxes

Johnson, Nicole

22

Journal
of Management
Accounting
Research

Looking Back, Peeking


Ahead

Chow, Chee

22

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

The Information Content


of the SG&A Ratio

Baumgarten,
22
Daniel; Bonenka
mp,
Ute; Homburg,
Carsten

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

The Role of Performance


Measure Noise in
Mediating the Relation
between Task Complexity
and Outsourcing

Bai,
Ge; Coronado,
Freddy; Krishna
n, Ranjani

22

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

Nonfinancial Performance
Measures and Physician
Compensation

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

Performance Measure
Aggregation, Career
Incentives, and Explicit
Incentives

Evans,
22
John; Kim,
Kyonghee; Naga
rajan,
Nandu; Patro,
Sukesh
Autrey,
22
Romana; Dikolli
,
Shane; Newman
,D

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

Geeksploitation: Optimism Smith, Michael


and Monitoring-Aversion
in Agency Relationships

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

22

Tahun
publikas
i
2010

Penerbit

Temp
publ

American
Saras
Accounting Unite
Association State

Optimality of
Intertemporal Aggregation
in Dynamic Agency

Lukas, Christian

22

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

Disclosure and Secrecy in


Employee Monitoring

Farlee, Mitchell

22

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

10

Factors Affecting Goal


Difficulty and
Performance When
Employees Select Their
Own Performance Goals:
Evidence from the Field
Honesty in Managerial
Reporting: Is It Affected
by Perceptions of
Horizontal Equity?

Webb,
Alan; Jeffrey,
Scott; Schulz,
Axel

22

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

Matuszewski,
Linda

22

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

The Effects of ProfitSharing Contract and


Feedback on the
Sustainability of
Cooperation
Consensus and Link
Structure in Strategic
Performance Measurement
Systems: A Field Study

Kelly,
Khim; Tan,
Patricia

22

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

Aranda,
22
Carmen; Arellan
o, Javier

Journal
2010
of Management
Accounting
Research

American
Saras
Accounting Unite
Association State

14

Pengaruh Tekanan
Ketaatan dan Tanggung
Jawab Persepsian pada
Penciptaan Budgetary
Slack

Evi Grediani,
Slamet Sugiri

13

Jurnal
Penelitian
Akuntansi
Manajemen

2010

Simposium
Nasional
Akuntansi

Purw
, Indo

15

Pengaruh Locus of Control Andi Irfan


terhadap Hubungan antara
Justice dan Tingkat
Eskalasi Komitmen dalam
Penganggaran Modal

13

Jurnal
Penelitian
Akuntansi
Manajemen

2010

Simposium
Nasional
Akuntansi

Purw
, Indo

16

Kemanfaatan Capacity
Cost Reports Dalam
Peningkatan Kinerja
Laba :Suatu Studi
Eksperimen

13

Jurnal
Penelitian
Akuntansi
Manajemen

2010

Simposium
Nasional
Akuntansi

Purw
, Indo

11

12

13

Jesica Handoko

17

18

Peran Kepemimpinan
dalam Pencapaian Kinerja
Organisasi Melalui
Budaya, Strategi, dan
Sistem Akuntansi
Manajemen Organisasi
Pengaruh Profitabilitas,
Leverage, dan Growth
Terhadap Kebijakan
Dividen dengan Good
Corporate Governance
sebagai Variabel
Intervening

Christina
Yuliana

13

Jurnal
Penelitian
Akuntansi
Manajemen

2010

Simposium
Nasional
Akuntansi

Purw
, Indo

Indah
Sulistiyowati,
Ratna
Anggraini, Tri
Hesti
Utaminingtyas

13

Jurnal
Penelitian
Akuntansi
Manajemen

2010

Simposium
Nasional
Akuntansi

Purw
, Indo