Anda di halaman 1dari 28

1

04/08/15

Pengertian Antibiotika
Antibiotika adalah senyawa kimia yang
dihasilkan oleh mikro-organisme atau
dibuat secar sintetik untuk membunuh
(bakterisid) atau menghambat pertumbuhan
kuman (Bakteriostika)

04/08/15

Pembagian Antibiotika
I. Antibiotika Beta Laktam
A. Penisilin (Derivat 6 amino asam penisilat) :
- Penisilin G dan V
- Aminopenisilin : Amoksi dan ampisilin
- Karboksipensilin : Karbeni dan tikarsilin
- Ureisopenisilin : Mezlo dan piperasilin
- Yang tahan terhadap beta laktamase Meti,oksa,diklosasilin

04/08/15

1. Penisilin G (Benzil) dan V (Fenoksi Metil)


- Garam Na/K
-Garam K
- Injeksi (bubuk)
- Tablet/sirup
Mekanisme Kerja (MK) : Menghambat sintesa
dinding sel
Indikasi (I) : Kokus garam + dan garam
Efek Samping Obat (ESO) : reaksi elergi
Interaksi Obat (IO) : Probenisid meningkatkan
efeknya
Dosis :
GO : Dosis tunggal 4 juta unit
Faringitis : 4 x 500 mg/hari selama 5-7 hari
4

04/08/15

2. Ampisilin
Nama dagang adalah : Amcillin, ampi, bellocid, ambrifen
MK: Idem
I
: Kokus gram +/-, salmonela dan listeria
KI : Hipersensitifitas
ESO : Mual/muntah, diare dan kulit kemerahan
IO : Menurukan efek kontrasepsi oral dan atenolol
Kulit kemerahan bertambah bila diberi bersama
alupurinol.
Dewasa: Dewasa : 2-4 gram/hari dalam 4 dosis
Anak : 50-100 mg/kgBB/hari dalam 4 dosis
04/08/15

3. Amoksilin
Nama Dagang : Amoxan arcamox, amoxipen, silamox, dsb
MK
I

: Idem
: Infeksi kulit& jaringan lunak, ISPB, H. influenza,
E Koli, Proteus mirabilis, infeksi anogenital dan
uretral gonokokus.
KI
: Hipersensitifitas
ESO : Lebih rendah angka kejadiannya dibanding ampisilin
IO
: Kloramfenikol, tetrasiklin dan eritromisin
mempengaruhi efeknya.
Dosis : Dewasa & anak > 20 kg : 0,75-1 gram/hari dalam 4 dosis
Anak < 20 kg : 20-40 mg/KgBb/hari dalam 4 dosis
6

04/08/15

4. Penghambat Beta Laktamase


i Asam klavulanat (Amoksisilin)
Nama dagang : Ancla, Clavamox, Claneksi, augmentin, dsb
MK : Menghambat enzim beta laktam
I
: Bakteri gram+
ii Sulbaktam (Ampisilin)

04/08/15

B. SEFALOSPORIN

Generasi I
Generasi II
Generasi III
Generasi IV

1.

SEFADROKSIL (GENERASI I)

:
:
:
:

sefalotin, sefadroksil, sefazolin


sefamandol, sefuroksim
sefataksim, seftizoksim
sefiksim

Nama dagang: Bidicef, duricef


MK
: menghambat ikatan peniciline binding protein
Indikasi : infeksi kulit, saluran kemih, tonsilofaringitis
KI
: Hipersensitifitas. Hati-hati pada wanita hamil &
menyusui, serta gangguan ginjal
ESO
: mual/muntah, moniliasis genital, vaginitis

04/08/15

SEFALOSPORIN
Interaksi obat: mempengaruhi absorpsi kontrasepsi oral; probenisid meningkatkan efek obat ini
Dosis: ISK: DT (dosis tunggal): 2 gram/terbagi
Tonsilofaringitis: DT: 1 gr/terbagi
SEFAMANDOL (Generasi II)
Nama dagang: Dandocef, mandocef
MK
: idem
Indikasi
: infeksi kulit,saluran kemih, tonsilofaringitis
2.

04/08/15

SEFAMANDOL
KI
ESO
IO
Dosis

10

: Hipersensitifutas. Hati-hati pada wanita


hamil & menyusui serta gagal ginjal
: Kolitis pseudomembranosa, trombositopenia
: Probenisid meningkatkan kadar obat ini
: Dewasa: 3-4 X 0,5-1 gr/hari
Anak : 50-100 mg/kgBB/hari, terbag

04/08/15

SEFALOSPORIN
3. SEFOFERAZON (Generasi III)
Nama dagang : Cefobid
Mk
: idem
Indikasi : infeksi saluran nafas, kemih, kulit, pelvis
KI
: Hipersensitifitas. Hatihati pada wanita
hamil; gagal ginjal dan hati
ESO
: mual/muntah, neutropenia
IO
: Tidak boleh diberikan bersama alkohol.
Aminoglikosida meningkatkan efek nefrotoksiknya
Dosis
: Dewasa : 2 X 1-2 gr/hari
Anak : 100-150 mg/kgBB/hari dibagi 3-4 dosis

11

04/08/15

II. PENGHAMBAT AKSI RIBOSOMAL


BAKTERI ( MENGHAMBAT SINTESA
PROTEIN & STRUKTURNYA)

1. TETRASIKLIN

Nama dagang : Tetrin, dumocycline, supertetra


MK
: Menghambat ikatan aminoasilo tRNA
dengan ribosom mRNA
Indikasi: Infeksi S. Pneumonia & piogen, V.kolera,
N.Gonore,E.Koli, Entamuba histolitika &
dientamuba fragilis
KI
: Wanita hamil & menyusui, gggan ginjal
ESO : Iritasi saluran cerna, diare, mewarnai gigi
IO
: Tidak boleh diberikan bersama produk susu, antasid dan pencahar
Dosis : Tetrasiklin HCl dan Fosfat
Dewasa: 4 X 250-500 mg/hari

12

04/08/15

II. PENGHAMBAT AKSI RIBOSOMAL


(MENGHAMBAT SINTESA PROTEIN &
STRUKTURNYA)
2. KLORAMFENIKOL (TIAMFENIKOL)
Nama dagang : Chloramex, colme, kemicetine
MK
: Menghambat sintesa protein dng berinteraksi dengan ribosom 50S
Indikasi: Demam tifoid, meningitis, infeksi SSP &
riketsia,serta ISK
KI
: Wanita hamil dan menyusui, anak-anak,
alergi
ESO : mual/muntah, gggan neurologik, Gray syndrome,
anemia aplastik
IO
: Hati-hati pemberian bersama obat-obat yg menekan sumsum tulang
Dosis : Demam tifoid: 50 mg/kgBB/hari dibagi 4 dosis selama 1014 hari

13

04/08/15

II. PENGHAMBAT AKSI RIBOSOMAL


BAKTERI ( MENGHAMBAT SINTESA
PROTEIN & STRUKTURNYA)
3.
A.

AMINOGLIKOSIDA
Kanamisin

Nama dagang: Kanoxin, Kanrco, kantrex


MK
: Menghambat sintesa protein dng mengikat ribosom subunit 30S
Indikasi: Infeksi strepto & stafilokokus, N. Gonore,
E.Koli dan salmonela
KI
: Wanita hamil, gagal ginjal & alergi
ESO : mual/muntah, sakit kepala. Oto&nefrotoksik
IO
: Pemberian bersama diuretika, amfoterisin dan
vankomisin dihindar
Dosis I dosis awal: 5-7,5 mg/kgBB/hari

14

04/08/15

3. AMINOGLIKOSIDA
B.

GENTAMISIN

Nama dagang : Colircusi, danigen, gentafilm


MK
: idem
Indikasi: infeksi saluran nafas bawah,intraabdominal, jar lunak dan tulang
KI
: Alergi. Hati-hati pada wanita hamil dan
gagal ginjal
ESO : mual/muntah, diare, neuro&nefrotoksik
IO
: tidak boleh diberikan bersama aminoglikosida lainnya. Penisilin menurukan
efeknya
Dosis : Dewasa: 3 X 3-5 mg/kgBB/hari

15

04/08/15

II. PENGHAMBAT AKSI RIBOSOMAL


BAKTERI (MENGHAMBAT SINTESA
PROTEIN & STRUKTURNYA)
MAKROLID
A. Eritromisin (Azitro,klaritro, roksitromisin)
4.

Nama dagang : Erithryn, erithrocin, abbotic


MK
: Menghambat sintesa protein dng berikatan pada ribosom 50S
Indikasi: Infeksi mikoplasma pneumonia,difteria,
pertusis, dan sifilis
KI
: Gangguan hati dan alergi
ESO : mual/muntah,nfasu makan hilang,nyeri
perut (kolitis pseudomembranosa)
IO
: Meningkatkan kadar teofilin, antikoagulan
dan digoksin
Dosis : Infeksi strepto&stafilo: $ X 250-500 mg/hari
Gonore: 4 X 500 mg/hari selama 5 hari

16

04/08/15

4. MAKROLID
B. SPIRAMISIN
Nama dagang : Spiranter, rovamycine, osmycin
MK
: idem
Indikasi: Infeksi saluran nafas atas, gigi & mulut
KI
: Alergi, gagal ginjal. Hati-hati pada kolitis
pseudomembranosa
ESO : mual/muntah dan nyeri perut
IO
: meningkatkan toksisitas teofilin
Dosis : Gonore: dosis tunggal: 2,5 gr
17

04/08/15

II. PENGHAMBAT AKSI RIBOSOMAL


BAKTERI (MENGHAMBAT SINTESA
PROTEIN & STRUKTURNYA)
5.

KLINDAMISIN (LINKOSAMID)

Nama dagang: Albiotin, climadan, cindala


NK
: menghambat sintesa protein dengan
mengikat sub-unit ribosom 50S
Indikasi: ISPA, intraabominal, kulit dan pelvis yg
disebabkan bakteri an-aerob; malaria
KI
: Alergi. Hati-hati pada kolitis pseudomem
- branosa, wanita hamil & menyusui
ESO : Mual/muntah, nyeri perut
IO
: Kolestiramin & kolestifol menurunkan efek
toksiknya
Dosis : Dewasa: 4 X 150-300 mg/hari
Anak : 8-16 mg/kgBB/hari dibagi 3-4 dosis

18

04/08/15

III. GANGGUAN SINTESA DNA/RNA


1.
A.

KUINOLON
Siprofoksasin (Fluorokuinolon)

Nama dagang: Ciproxin, quidex, mensipox


MK
: Menghambat DNA girase
Indikasi: ISK, Demam tifoid, tuberkulosis, lepra
KI
: Alergi. Hati-hati pada anak-anak dibawah 18 tahun, wanita hamil & menyusui,
dan gagal ginjal
ESO : Disfagia,pandangan kabur dan insomnia

IO

: Meningkatkan teofilin serum; antasida


menurunkan absorpsinya
Dosis : ISK : DT: 500 mg
Demam tifoid: 50 mg/hari selama 7 hari

19

04/08/15

KUINOLON
B.

NORFLOKSASIN

Nama dagang : Lexinor, akilen


MK
: idem
Indikasi: ISK
KI
: Alergi. Tidak boleh diberikan pada anak,
wanita hamil & menyusui
ESO : Mual, sakit kepala dan pusing
IO
: Meningkatkan kadar teofilin, antikoagulan. Tdk boleh diberikan bersama nitrofurantoin
Dosis : ISK: DT: 400 mg

20

04/08/15

KUINOLON
C. OFLOKSASIN
Nama dagang: Danaflox, tarivid, betaflox
MK
: idem
Indikasi: ISK dan infeksi saluran nafas bawah
KI
: Alergi, anak, wanita hamil & menyusui
ESO : Mual/muntah, diare dan insomnia
IO
: Antasid dan vitamin yg mengandung Zn
menurunkan kadarnya
Dosis : Gonore: DT 400 mg
ISPB : 2 X 200 mg selama 10 hari

21

04/08/15

KUINOLON
D. PEFLOKSASIN
Nama dagang :Peflacine
MK
: idem
Indikasi: Demam tifoid, infeksi berat yg disebabkan gram(+) atau gram(-)
KI
: G6PD, alergi thd kuinolon,wanita hamil
& menyusui, rwyt gggan tendon; serta
hindari sinar matahari
ESO : Gggan sal cerna, nyeri sendi & otot, dan
neurologi
IO
: Antasid Al menurunkan efeknya. Meningkatkan efek teofilin
Dosis : 2 X 400 mg selama 5-7 hari

22

04/08/15

IV. ANTAGONIS FOLAT


KOTRIMOKSAZOL
(SULFAMETOKSASOL+ TRIMETOPRIM)
Nama dagang: Bactrim, sulfrim, dumotrim
MK
: mempengaruhi sintesa tetrahidrofolat
mikroorganisme
Indikasi: ISK, saluran nafas dan cerna
KI
: Wanita hamil TS akhir & menyusui, anak
< 2 tahun serta alergi
ESO : Mual-muntah, sakit kepala,glositis
IO
: Mempengaruhi ADO shg menyebabkan hipoglikemia
Dosis : Dewasa 2 X 2 tablet/hari

23

04/08/15

PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA
YG RASIONAL
1.

2.

Tepat Indikasi
Diagnosis penyakit
Misal: demam tifoid: Salmonela+ (Lab)
TBC : BTA +
Bila tanda-tanda infeksi jelas
Misal: luka bernanah atau kencing nanah

Tepat dosis
Berdasarkan : Berat badan
Umur

Luas permukaaan tubuh


24

04/08/15

PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA
YG RASIONAL
3. Tepat frekuensi pemberian

Waktu paruh obat


Ikatan dengan protein

4.

Tepat lama pemberian

Bakterisidal (kuratif)
Bakteriostatika

5.

Tepat cara pemberian

Os yang tidak patuh


Beratnya penyakit (sistemik atau tidak)

25

04/08/15

PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA
YG RASIONAL
6.

7.

26

ESO / KONTRAINDIKASI
Metabolisme terutama dihati dan ginjal
Misal: bronkitis+gggan ginjalaminoglikosid?
Sifat obat
Misal: Tetrasiklin HCl (asam): gastritis?

INTERAKSI OBAT
Antagonistik
Misal: Penisilin + antasid
Tetrasiklin + susu
Potensiasi
Misal: Makrolid + ketokonazol

04/08/15

DAMPAK PENGGUNAAN
AB YG TIDAK RASIONAL
1.

2.
3.
4.

27

Kuman menjadi resisten


bila terjadi relaps atau rekurensi
terapi sulit (uji resistensi ?)
Migrasi kuman dari tempatnya
ESO yang tidak diinginkan
Biaya pengobatan bertambah

04/08/15

28

04/08/15