Anda di halaman 1dari 4

SOAL I - STANDARD COSTING (BOBOT 30%)

PT ZEPZEP memproduksi sirup kelas premium rasa duren. Perusahaan menerapkan


standar costing dalam proses produksi tersebut.
Di departemen A, materials ditambahkan pada awal proses produksi. Inspeksi dilakukan
pada saat proses di Departemen A telah selesai. Apabila ditemukan adanya produk yang
tidak sesuai spesifikasi maka produk tersebut diklasifikasikan sebagai produk rusak
abnormal dan dicatat sebagai biaya periode (period expense).
Kapasitas normal produksi perusahaan adalah 90.600 jam direct labor per bulan.
Biaya standar per botol adalah sebagai berikut:
materials: 4 liter, harga $ 144,$ 576
per liter
direct labor: 1 jam, tarif $ 138,$ 1.38
per jam
0
Variable FOH: 1 jam, tarif $ 216
$ 216
per DLH
Fixed FOH: 1 jam tarif $ 600 per
$ 600
DLH
Total
$ 2.77
2
Berikut ini adalah informasi tambahan selama bulan Januari 2015 pada Departemen A:
a. Work in process awal bulan sebanyak 46.000 botol (tingkat penyelesaian: biaya
konversi 25%).
b. Produk yang dimasukkan ke dalam proses bulan ini sebanyak 122.000 botol.
c. Produk yang selesai bulan ini 96.000 botol.
d. Work in process akhir bulan sebanyak 60.000 botol (tingkat penyelesaian: biaya
konversi 40%).
e. Biaya aktual:
pembelian materials sebanyak 630.000 liter dengan harga $ 120,- per liter
material yang digunakan sebanyak 600.000 liter
Jam kerja direct labor sebanyak 122.400 jam. Tarif $ 1.440,- per jam
FOH sebesar $ 72.120.000,Diminta:
1. Hitunglah equivalent units untuk materials dan conversion costs
2. Hitunglah varian untuk Materials dan Direct Labor. Tentukan pula apakah varian
tersebut favorable atau unfavorable.
3. Hitung varian FOH dengan metode 1 varian (Overall Variance), metode 2 varian
(Controllable Variance dan Volume Variance) dan 3 varian (Spending Variance,
Variable Efficiency dan Volume Variance). Tentukan pula apakah varian tersebut
favorable atau unfavorable.

SOAL II - DIFFERENTIAL COST (BOBOT 15%)


MAKE OR BUY
PT. Indo Mobil Utama sebuah perusahaan yang memproduksi dan merakit mobil
dengan merek UNO. Perusahaan saat ini berkerja pada tingkat kapasitas terpakai
90% atau 400 jam per bulan. Biaya-biaya yang dikeluarkan oleh Departemen XA
terdiri dari:
Fixed FOH
Variable FOH

Rp. 3.600.000
Rp. 1.800.000

Sekarang ini perusahaan masih membeli suku cadang dalam merakit mobil
tersebut sebanyak 1.000 unit per bulan, dengan harga beli per unit sebesar Rp
2.450. Suku cadang tersebut sebenarnya dapat diproduksi sendiri pada
Departemen XA, apabila perusahaan bekerja pada tingkat kapasitas maksimum
(normal).

Jika suku cadang tersebut diproduksi sendiri di departemen XA membutuhkan


bahan langsung sebesar Rp. 1.500.000 dan tenaga kerja langsung sebesar Rp.
800.000.
Diminta:
Manakah yang lebih menguntungkan apakah perusahaan dalam memenuhi suku
cadang sebanyak 1.000 unit tersebut sebaiknya diproduksi sendiri atau membeli
kepada pihak luar?

SOAL III FACTORY OVERHEAD (20%)


PT Meida memproduksi alat rumah tangga berbahan dasar kayu, memiliki tiga
departemen produksi yaitu X, Y dan Z serta departemen jasa A dan B. Perusahaan
menetapkan theoritical capacity produksi sebesar 250.000 units.
Perusahaan
menetapkan budgeted overhead pada expected capacity level dengan tingkat 75%
theoretical capacity. Pada level 75% ini perusahaan mengestimasikan budgeted fixed
cost dan budgeted variable cost sebagai berikut:
Fixed Cost
departmental cost

Variable Cost

$ 25.500

$ 56.250

Pimpinan perusahaan menginginkan Saudara selaku manager produksi untuk menyusun


budgeted overhead bulan Juli 2014 dengan estimasi produksi sebesar 200.000 units.
Alokasi budgeted fixed cost dan budgeted variable cost perusahaan bulan Juli 2014
dialokasikan ke setiap departemen dengan estimasi persentase sebagai berikut:
Departemen
Departemen Jasa
Alokasi
budgeted Total
Produksi
overhead
X
Y
Z
A
B
Alokasi budgeted fixed
cost
Alokasi
budgeted
variable cost

100%

20%

40%

20%

15%

5%

100%

30%

25%

25%

10%

10%

Tarif overhead dan dasar pendistribusian overhead pada setiap department sebagai
berikut:
Departemen
Departemen Jasa
Produksi
X
Y
Z
A
B
Tarif overhead

Jam
mesi
n

Jam
kerja
langsun
g

Jam
mesi
n

Dasar pendistribusian
overhead dari departmen
jasa ke departmen
produksi

Permintaan
material

Luas Area

Estimasi pembebanan overhead setiap departemen sebagai berikut:


Departemen Produksi
Departemen Jasa
X
Y
Z
A
B
Luas area
Jumlah permintaan
material

28.000

17.000

5.500

2.000

1.000

35.000

20.000

15.000

2.750

2.250

Alokasi FOH departemen jasa menggunakan step method, dengan urutan B-A.
Jam estimasi dan aktual selama bulan Juli 2014:
X
Estimasi

Departmen Produksi
Y
Z

PT KPN
Toyz
memproduksi mainan mobilan dengan
bahan kayu,
saat ini memiliki
tiga
Jam
mesin
40.250
51.250
47.875
produkJam
yaitu
bis dan sedan. Bahan baku
langsung 61.200
(direct material)
yang
kerja truk,
langsung
50.000
52.500
Aktual
diperlukan
adalah kayu dan cat. Sedangkan proses pembuatan mainan kayu
Jam mesintiga departemen yaitu departemen
41.000
35.000
57.000
menggunakan
pemotongan,
department perakitan
Jam kerja langsung
55.000
dan department
pengecatan. Untuk tahun 2015 53.000
PT KPN Toyz 60.500
memprediksi penjualan
dan
harga
jual
sebagai
berikut:
Overhead aktual selama bulan Juli 2014:
Produk

Jumlah

Departmen
Produksi
Harga per
Y
Z
Unit

Overhead
$
35.000
$ 25.250
$ 25.600
Truk aktual
6.000
Rp
80,000
Bis
9.000
Rp 100,000
Dari data-data
tersebut, diminta:
Sedan
13.000
50,000
1. Hitunglah
predetermined departmental
overheadRp
rate
bulan Juli 2014

2. Hitunglah
dan tentukan over or under
Informasi
tambahanapplied
dari CV departmental
KPN Toyz adalahoverhead
sebagai berikut:
applied
Penggunaan direct material untuk masing-masing produk:
Materials requirement
Kayu (dalam
Cat (dalam liter)
meter)
Truk
Bis
Sedan

Persediaan Direct Material


Inventories materials

0.5
1
0.2

0.2
0.3
0.1

Beginning
Inventories

Ending
Inventories

700
400

900
450

Kayu (meter)
Cat (liter)

Harga material kayu adalah sebesar Rp 30.000 per meter, sedangkan cat Rp 20.000 per
liter.
Sedangkan persediaan finished goods sebagai berikut:
Inventories finished
Beginning
Ending
goods
inventories
Inventories
Truk
Bis
Sedan

400
500
600

Untuk direct labor ratenya sebagai berikut:


Depart.
Labor Cost
Pemotongan
Rate per jam

Rp10,000

500
700
800

Depart.
Perakitan

Depart.
Pengecatan

Rp12,000

Rp14,000

Penggunaan direct labor hours adalah sebagai berikut:


Direct Labor
Depart.
Depart.
Hours
Pemotongan
Perakitan
Truk
Bis
Sedan

0.1
0.1
0.1

0.5
0.4
0.2

Untuk factory overhead ratenya sebagai berikut:


Factory
Depart.
Depart.
Overhead
Pemotongan
Perakitan
Rate per jam

Rp 5,000

Depart.
Pengecatan
0.2
0.3
0.1

Depart.
Pengecatan

Rp 6,000

Rp 6,000

Factory overhead menggunakan direct labor hours sebagai basis perhitungan, dengan
data:
FOH Budget
Depart.
Depart.
Depart.
Pemotongan
Perakitan
Pengecatan
Truk
Bis
Sedan

0.6
0.4
0.4

0.8
0.9
0.6

Buat laporan anggaran (budget) tahunan sebagai berikut:


1. Sales budget
2. Production budget
3. Direct materials budget
4. Purchase budget
5. Cost of material required for production
6. Direct labor budget
7. Factory Overhead budget

0.6
0.8
0.4

SOAL IV BUDGETING (BOBOT 35%)