Anda di halaman 1dari 6

Pendaftaran Beasiswa Bidik Misi Manual Perseorangan.

Nah selama ini beasiswa bidik misi yang kita tahu hanya bisa dilakukan melalui rekomendasi
sekolah, ternyata tidak bagi siswa yang tidak diajukan oleh sekolah masih bisa mendaftar dan
mengajukan permohonan secara perseorangan dengan kata lain bisa dilakukan sendiri atau
Manual, proses ini jarang diketahui oleh pelajar mereka menganggap bahwa bidik misi hanya
diberikan melalui sekolah bagi yang direkomendasikan, pada kenyataannya tidak seperti ini.
Siswa atau pelajar bisa melakukan pendaftaran dengan membuat akun dan mengajukan
permohonan beasiswa bidik misi dengan menyertakan beberapa persyaratan secara mandiri.
Untuk mekanisme pendaftaranya bagaimana ? baiklah admin akan berikan beberapa cara dan
mekanisme pendaftaran bidik misi tahun 2015 yang bisa dilakukan baik kepala sekolah maupun
manual siswa untuk itu anda harus membaca dengan cermat jangan sampai sekali lewat
membaca sampai pada akhir bertanya padahal sudah ada dalam pembahasan jadi ikuti proses
pendaftaran dibawah ini.
1. Login Akun Beasiswa Bidik Misi.
Anda harus login melalui situs resmi Bidikmisi.Dikti.go.id kemudian pilih
Siswa/Alumni, jika anda belum mempunyai login masuk, jika anda belum pernah
mendaftar klik belum mendaftar tetapi bagi yang sudah silahkan gunakan no pendaftaran
dan kode akses untuk login klik masuk. Saat ini pembuatan akun bidik misi harus
mencantumkan nomor rekening tujuannya untuk menghindari pemalsuan data selain itu
nomor rekening yang digunakan mendaftar untuk pencairan dana beasiswa yang didapat
oleh bersangkut dan harus milik anda bukan orang lain.
2. Pengisian Biodata
Langkah selanjutnya anda akan menemukan beberapa panel pendaftaran seperti, 1.
Biodata Biodata pribadi siswa 2. Data Prestasi Daftar prestasi yang telah dicapai oleh
siswa selama sekolah 3. Data Keluarga Berisi mengenai daftar dan status keluarga siswa
4. Kondisi Rumah Data mengenai kondisi rumah yang ditempati 5. Aset Keluarga Data
mengenai aset yang dimiliki oleh keluarga 6. Kondisi Ekonomi Data mengenai kondisi
ekonomi orang tua 7. Rencana Hidup Rencana hidup/tinggal pendaftar di perguruan
tinggi tujuan yang harus diisi dengan lengkap untuk mendapatkan beasiswa.
3. Pengisian Form Biodata
Pada Form Biodata anda harus mengisi secara lengkap seperti NISN, NIS, Jenis
Kelamin, Agama dan data diri lainnya, admin rasa untuk satu ini tidak ada kesulitan
dalam proses pengisian yang harus diperhatikan adalah semua pengisian biodata harus
sesuai dengan data diri anda selama sekolah.
4. Unggah Foto Biodata.
Untuk proses ini jika pengisian biodata sudah selesai tahap ini adalah proses pengiriman
tetapi sebelum selesai anda harus mengupload foto resmi ukuran 400x600 pixel total
300kb tidak boleh melebihi ukuran tersebut lalu simpan, jangan sampai salah unggah
foto entah yang dimasukan malah foto kucing hehe.

5. Data Prestasi Sekolah.


Selanjutnya Isi Formulir mengenai Akademik dan Prestasi nantinya anda akan diminta
memasukan kuisioner mengenai prestasi akademik, untuk pertama silahkan klik tambah
pada kanan kemudian masukan sesuai dengan format.
6. Pengisian Form Bukti Prestasi.
Lanjut Untuk langkah ini anda akan dituntun untuk mengikuti prosedur pengisian
sertifikat bukti prestasi, sebelum mengupload anda harus menscan terlebih dahulu
sertifikat format tidak melebihi ukuran 300kb maksimal.
7. Pengisian Data Keluarga.
Nah kalau yang ini anda akan dihadapkan dengan data diri keluarga seperti orang tua
Ayah dan Ibu anda dalam pengisian ini mungkin anda perlu kartu keluarga agar tidak
salah mengisi, secara detail anda harus mengisi satu persatu form yang tersedia
mendreskripsikan mengenai keluarga.
8. Pengisian Form Data Keluarga.
Setelah selesai anda akan mengklik kirim nantinya akan ada satu kolom kanan nantinya
akan ada keterang bergaris merah keterangan untuk mengupload foto keluarga, ketentuan
hampir sama ada batas maksimal foto tidak boleh terlalu besar dan tidak juga terlalu
kecil 300kb.
9. Pengisian Panel Kondisi Rumah.
Jika proses diatas sudah selesai dan akan melanjutkan pada pengisian berikutnya saat
anda mengklik panel kondisi rumah anda akan diminta mengisi formulir yang
mendeskripsikan rumah anda dari mulai bentuk, jenis bangunan, listrik pengairan dan
kepemilikan serta lainnya.
10. Pengisian Foto Rumah.
Anda akan diminta untuk memfoto rumah anda kemudian setelah dikirm dikanan sama
akan ada tempat upload foto jadi untuk resolusi masih sama 300 kb disesuaikan, yang
menjadi catatan adalah foto harus rumah anda jangan sampai rumah tetnagg.
11. Pengisian Kepemilikan Aset Keluarga.
Pada panel ini akan ditunjukan kepada anda bagimana cara mengisi kepemilikan aset
yang dimiliki keluarga, utuh dengan kata lain yang masih menjadi tanggungan orang tua
jika sudah rumah sendiri berarti bukan aset keluarga lagi, dalam hal ini anda harus
mencantumkan seluruh aset keluarga dalam formulir yang dimiliki saja dengan
mencantukan harga pembelian dan lain sebagainya.
12. Pengisian Panel Ekonomi Keluarga.
Untuk satu ini adalah tahap menjelang akhir pendaftaran nantinya pada proses pengisian
berkas melalui online ini anda akan dihadapakan dengan berbagai macam formulir yang
diisi meluputi pekerjaan orang tua baik Ayah maupun Ibu serta besaran penghasilan
dituliskan secara terperinci termasuk hutang piutang keluarga.

13. Pengisian Foto SKTM dari Kepala Desa atau pemerintah setempat.
SKTM adalah singkatan dari surat keterangan tanda miskin dari kecamatan kemudian
prosedur pengisian masih pada panel Ekonomi berada disebelah kanan anda harus
menscan berkas dan mengatur ukuran seperti yang sudah-sudah kemudian kirim berkas
jika semua sudah dikirim maka berkas tidak akan bisa dirubah kembali jika belum punya
silahkan buat di aparat desa setempat bilang saja untuk kuliah.
14. Pengisian Rencana Hidup dan Tinggal selama kuliah.
Nantinya anda akan diminta untuk mengisi beberapa berkas mengenai rencana masih
dalam proses pendaftaran bidik misi, anda akan memperincikan biaya hidup, tinggal,
transportasi harian dan beberapa kebutuhan lain sesuai yang diminta jadi jangan sampai
salah dan harus jujur dalam mengisi.
15. Pemilihan Bentuk Seleksi.
Untuk satu ini tahap seleksi dimana jika anda sudah mengisi semua formulir selesai diisi
maka tahap terakhir adalah anda diminta untuk menconteng ketentuan atas persetuan
mengenai data yang dibuat bahwa benar. Jika terdapat pemalsuan data resiko akan
ditanggung sesuai dengan undang-undangan yang berlaku dalam proses ini anda akan
diminta untuk memilih seleksi yang diikuti berikut dibawah ini mengenai daftar seleksi
yang bida diikuti serta pembahasannya.
Anda bisa mengikuti seleksi sesuai dengan jalur yang anda pilih sekaligus untuk bidik misi
proses ini meliputi beberapa pemilihan jalur masuk yang tersedia, yang harus menjadi perhatian
adalah anda harus mengecek terlebih dahulu apakah seleksi yang ada sudah dibuka atau belum
jika belum disinilah anda tidak bisa mendaftar. Admin akan membahas satu persatu cara
mengikuti seleksinya.
16. Jenis Seleksi Beasiswa Bidik Misi.
Beasiswa Bidik Misi Seleksi SBMPTN.
SBMPTN adalah jalur seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri yang dilakukan
secara tertulis berskala nasional biasanya seleksi ini dilakukan setelah SNMPTN selesai
untuk jalur ini bisa diikuti secara mandiri atau peseorangan. Bagi anda yang ingin seleksi
beasiswa bidik misi sbmptn tinggal memilih jalur ini pada panel kemudian isi seusai
dengan yang diminta jika sudah selesai anda bisa melanjutkan pendaftaran melalui situs
pendaftaran.sbmptn.or.id untuk mengkompirmasi validasi pendaftaran dan pembelian
PIN dan KAP.
Beasiswa Bidik Misi Seleksi SNMPTN.
SNMPTN adalah jalur nasional yang diadakan melalui seleksi undangan beda jalur ini
dengan jalur sebelumnya adalah satu ini tidak bisa diusulkan secara mandiri, hal ini
dikarenakan ketetapan pemerintah mengenai jalur SNMPTN sudah berubah untuk
mendaftar anda harus direkomendasikan oleh pihak sekolah sedangkan untuk bidik misi
anda cukup memilih panel Beasiswa Bidik Misi SNMPTN kemudian jika sudah seleksai
anda bisa mengikuti pendaftaran dan pengisian data melalui situs web.snmptn.ac.id
kemudian jangan lupa untuk mengisi validasi SNMPTN dan memasukan nomor PIN
yang sudah didadapat dari pendaftaran bidik misi sbeelumnya.

Beasiswa Bidik Misi Seleksi Mandiri PTN.


Seleksi Mandiri PTN adalah seleksi yang dilakukan secara mandiri oleh pihak kampus,
nah ada banyak perguruan tinggi negeri yang membuka jalur ini untuk beasiswa bidik
misi bahkan hampir semua PTN yang ada anda cukup memilih seleksi PTN yang
dinginkan seperti PMB salah satu PTN kemudian mengisi kompirmasi Beasiswa Bidik
Misi untuk PTN jadi jangan sampai salah anda hanya bisa mengikuti satu bentuk seleksi
saja untuk itu silahkan langsung akses situs resmi PTN yang anda inginkan.
Beasiswa Bidik Misi Seleksi Mandiri PTS.
Tidak hanya perguruan tinggi negeri bidik misi juga saat ini bekerjasama dengan
perguruan tinggi swasta yang ada di seluruh Indonesia terutama yang memiliki kwalitas
pendidikan baik, hal ini menambah sayap bidik misi bahwa anda bisa mengikuti seleksi
ke PTS yang ada hanya saja anda harus mengecek mana PTS yang bekerjasama dengan
bidik misi dan mana yang bukan sebab tidak semua PTS menjalin kerjamasa terutama 10
perguruan tinggi swasta terbaik bekerjasama dengan Beasiswa Bidik Misi.
Beasiswa Bidik Misi Seleksi Jalur PMDK atau UMPN.
Ini hampir sama dengan jalur SNMPTN hanya saja tidak dilakukan secara nasional ini
dilakukan secara mandiri jadi bisa dibilang jalur mandiri tetapi biasanya dilakukan
dengan sistem non tertulis bisa dibilang undangan mandiri bagi anda yang berprestasi
terutama sekolah yang dekat dengan perguruan tinggi tempat anda tinggal proses ini
bisanya dilakukan melalui kerjasama sekolah dan perguruan tinggi nantinya anda akan
direkomendasikan untuk bisa mengikuti seleksi ini.
Dalam proses pendaftaran dan pemilihan seleksi yang diinginkan anda akan diberikan beberapa
pilihan yang bisa diikuti tetapi walaupun bidik misi dibuka tetapi jalur yang ingin diikuti belum
dibuka anda tetap tidak bisa mendaftar sebagai contoh anda ingin ikut jalur SBMPTN harus
menunggu pembukaan pendaftaran dulu baru bisa, selanjutnya jika sudah mendaftar anda akan
memilih kampus dan beberapa program studi yang dipih kalau semua proses pemilihan seleksi
sudah selesai lanjut menuju tahap akhir.
17. Cetak Kartu Peserta.
Jika semua proses dan data sudah diisi dengan benar maka data tidak akan bisa dirubah
kembali selanjutnya anda akan melanjutkan proses cetak kartu peserta nantinya akan
digunakan untuk mengikuti tes seleksi meksi harus mengikuti beberapa kompirmasi
sesuai seleksi.
18. Cetak Formulir Peserta.
Semua data yang anda isi tadi juga harus dicetak setelah setidaknya pengisian satu jalur
yang dipilih kemudian berkas ini juga diperlukan dalam seleksi nantinya akan
bertulisakan data pribadi pendaftar.
19. Kompresi Foto.
Anda bisa mengatur foto dalam proses terakhir ini jika belum sesuai atau belum ada foto
anda bisa mengkopres melalui beberapa cara salah satu cara sederhana adalah
menggunakan paint yang ada pada komputer anda mengatur pixel dan agar sesuai seperti
ukuran 400x600 dengan jumlah total tidak melebihi 300 kb tujuannya adalah agar bisa
diupload karena jika melebihi tidak bisa diupload.

Seperti yang telah dijelaskan bahawa proses pendaftaran jika sudah mencapai tahap ini
dipastikan selesai ini adalah pendaftaran manual beasiswa Bidik Misi, yang bisa anda ikuti
apalagi anda tidak direkomendasikan oleh sekolah, selain itu penyertaan rekening pribadi pada
saat pendaftaran untuk dana beasiswa bidik misi menjadi hal yang tidak kalah pentingnya.
Selanjutnya adalah jika semua berkas beasiswa bidik misi sudah di print out anda tinggal
kompirmasi dan melakukan pendaftaran sesuai dengan seleksi yang diikuti sebagai contoh anda
boleh memilih hanya salah satu jalur seleksi saja tidak boleh lebih dari satu kecuali seleksi
pertama yang anda ikuti tidak lulus anda bisa mengikuti seleksi tahap dua dengan jalur berbeda.
Tetapi jika bersaman tidak bisa hanya satu jalur seleksi Beasiswa Bidik Misi saja yang bisa
diikuti.
Ketentuan panitia mengenai beasiswa bidik misi ada beberapa hal yang harus diperhatikan
terutama bagi lulusan tiga tahun terkhir terhitung tahun 2015, 2014, 2013 masih dapat mengikuti
seleksi tetapi melalui usulan manual bukan rekomendasi sekolah. Jadi bagi yang tidak
mendapatkan rekomendasi sekolah bisa ikut mengusulkan secara mandiri.
Dari beberapa informasi beasiswa bidik misi diatas dapat disimpulkan bahwa proses pendaftaran
terdiri dua bentuk pertama direkomendasikan oleh sekolah dan yang kedua dilakukan secara
manual tidak rekomendasi sekolah, dan mengikuti 19 langkah pendaftaran beasiswa bidik misi,
anda hanya bisa memilih satu seleksi saja dari daftar seleksi yang ada seperti SBMPTN,
SNMPTN, Mandiri PTN, Mandiri PTS, UMPN atau PMDK Mandiri.

Persyaratan Calon Penerima


Persyaratan untuk mendaftar tahun 2015 adalah sebagai berikut:
1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun
2015;
2.

Lulusan tahun 2014 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan
ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;

3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;


4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM);
b. Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya ;
c. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya
Rp3.000.000,00 per bulan. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang
dimaksud adalah rata-rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir; dan atau
d. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesarbesarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
6. Berpotensi akademik baik berdasarkan rekomendasi kepala sekolah.

7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
1. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
3. Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN
b. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.

Kuota Mahasiswa Baru


1. Kuota Bidikmisi didistribusikan sesuai urutan prioritas sebagai berikut:
a. SNMPTN dan seleksi mandiri (PTN non SNMPTN, Politeknik dan PTS);
b. SBMPTN;
c. Seleksi mandiri PTN.
2. Kuota Kopertis ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Ditjen Belmawa bersama
Kopertis dengan pertimbangan: (1) jumlah program studi yang memenuhi syarat
akreditasi; (2) jumlah perguruan tinggi yang memenuhi syarat; (3) tingkat kemiskinan
wilayah
3. Kuota PTS melalui seleksi mandiri ditetapkan oleh Kopertis berdasarkan: (1) jumlah
program studi yang memenuhi persyaratan akreditasi, dengan proporsi maksimal 20%
dari total mahasiswa baru; (2) Kondisi geografis, karakteristik sosial ekonomi sekitar
perguruan tinggi negeri untuk kekhususan wilayah 3T; (3) ketaatan perguruan tinggi
terhadap azas pengelolaan yang baik;
4. Kuota untuk PTS termasuk penentuan program studi dilakukan oleh Ditjen Belmawa
bersama Kopertis Wilayah dengan kriteria khusus.