Anda di halaman 1dari 11

Contoh kasus

Kematian Maternal

Modul Lokakarya Fasilitator Audit Maternal Perinatal

Kasus 1

Menurut keterangan Suami (Tn. A)


Tanggal 19/06/2012, sekitar jam 08:00.
Ketuban pecah spontan, bayi lahir normal letak kepala.
Ibu melakukan persalinan sendiri di rumah tanpa pertolongan orang
lain, karena ibu adalah kader kesehatan.
Tanggal 19/06/2012, sekitar jam 10:00.
Karena plasenta belum lahir dan mulai terjadi perdarahan maka
suami dan keluarga menghubungi Bidan B, tapi sinyal tidak ada
(menurut keterangan bidan B pada saat itu sedang beribadah di
gereja).
Pada saat yang sama kendaraan dinas / ambulans RS C melintas
di depan rumah, keluarga berusaha meminta pertolongan pada
sopirnya, tetapi sopir D menolak memberi pertolongan.

Contoh kasus

Halaman 2

Kasus 1

Tanggal 19/06/2012, sekitar jam 10:20.


Lalu keluarga berusaha menelepon sopir E di tempat F yang
berjarak sekitar 7 Km dari rumah, tetapi masalah sinyal yang tidak
ada.
Tanggal 19/06/2012, sekitar jam 10:30.
Keluarga tetap berusaha mencari pertolongan dengan mencoba
menghubungi sopir G di tempat H yang berjarak 15 Km dari rumah
ibu bersalin, berhasil.
Tanggal 19/06/2012, sekitar jam 12:00.
Sopir G tiba di rumah ibu. Ibu segera dirujuk ke Puskesmas I
Tanggal 19/06/2012, sekitar jam 12:45.
Ibu tiba di Puskesmas I
Kondisi ibu syok, dan bayi sehat tapi tali pusat belum dipotong.

Contoh kasus

Halaman 3

Kasus 1

Tanggal 19/06/2012, sekitar jam 12:45.


Pelayanan yang diberikan di puskesmas I adalah memotong tali
pusat, memposisikan ibu Trendelenburg , membebaskan jalan
napas, pasang oksigen 2 Liter/menit, memasang IVFD RL tetesan
cepat 3 jalur sampai 3 botol .
Pemeriksaan Fisik: Tekanan darah tidak terukur, Nadi teraba lemah,
Arteria carotis masih teraba halus, Tidak bernafas, Ibu tampak
pucat, bibir kebiruan.
Tanggal 19/06/2012, sekitar jam 13:00.
Pasien dirujuk ke RSUD J dengan terpasang oksigen 2 Liter/menit,
Infus RL botol ke 4 dengan tetesan cepat, selama perjalanan 2x
ganti cairan RL (botol ke 5 dan 6).

Contoh kasus

Halaman 4

Kasus 1

Tanggal 19/06/2012, sekitar jam 13:00.


Tiba di IRD RSUD J. Petugas langsung menganjurkan ke VK.
Sampai di VK bidan K menganjurkan mengantar pasien ke IRD
kembali (untuk KEDUA kalinya)
Dokter L di IRD memeriksa dan memastikan bahwa pasien tersebut
telah meninggal 1 jam yang lalu.
Jadi diperkirakan pasien meninggal selama perjalanan rujukan (di
ambulans) sekitar jam 12.30

Contoh kasus

Halaman 5

Terima
kasih
Untuk mutu pelayanan yang lebih baik
Contoh kasus
Mazami Enterprise 2010

Halaman 6

PENCATATAN & PELAPORAN


AMP Revisi
Formulir

Maternal Perinatal

1 Pemberitahuan/ Informasi Kematian

IK

IKM

IKP

2 Daftar Kematian di fasilitas kesehatan

DK

DKM

DKP

3 Rekapitulasi Kematian di Dinkes


Kab/Kota

RK

RKM

RKP

4 Otopsi Verbal

OV

OVM

OVP

5 Rekam Medis Kematian

RM

RMM

RMP

6 Rekam Medis Kematian Perantara

RM-P

RMMP

RMPP

7 Pengkaji

PM

PP

8 Ringkasan Pengkaji

RP

RPM

RPP

1-2-3
4-5-6
7-8
Mazami Enterprise 2010

Formulir Pelaporan
Formulir Data
Formulir Analisis

Modul 04

Halaman 7

MEKANISME KERJA
Fasilitas
Kesehatan

Identifikasi kasus, pelaporan data kematian

Kematian

Faktor Medis
Data kematian

Registrasi & Anonimasi


Pemilihan kasus, pemilihan pengkaji, penjadualan
Penggandaan, pengiriman bahan kajian
Lokakarya pengkajian kasus

Pendataan & pengolahan Hasil Kajian dan Rekomendasi

Pemanfaatan Hasil Kajian dan Rekomendasi

Masyarakat

Faktor Non Medis


Otopsii Verbal

Persiapan Tim
AMP Manajemen
Lokakarya Tim AMP
Pengkaji

Hasil
Pengkajian
Rekomendasi

Pengolahan data oleh


Penanggung jawab &
Koordinator Tim AMP
Pemanfaatan oleh
Komunitas Pelayanan

Pembelajaran
Pelaporan
Perencanaan

Mekanisme kerja AMP

Ketua
Tim AMP

Tim AMP
PKM RS

IK

Manajemen

Dinkes Kab/Kota

DK

RK

OV

RM-P

RM

Anonimasi

OV
Nakes
pelaksana
kasus

Nakes
bukan
pelaksana
kasus

Kelompok
pembelaja
aran
umum

Individual

Kelompok
terfokus

Massal

RM-P

RM

Penggandaan
Distribusi
Pengkaji

Pa

Pb

Pc

Lokakarya Pengkaji

RP

Sesi Pembelajaran
Rekomend
asi

Hasil
Pengkajian
Contoh kasus

Mazami Enterprise 2010

Halaman 9

Formulir persiapan AMP

Bidan

PKM

PKM PONED

RS 1

CM

CM

CM

OV

OV

RM-P

OV

RM-P

OV

OV

OV

RM-P

OV

RM-P

OV

OV

OV

RM-P

OV

RM

RM
RM-P
Mazami Enterprise 2010

RM

merupakan salinan CM di tempat meninggal


Contoh kasus
merupakan salinan CM di tempat yang telah dilewati

Halaman 10

AMP Lintas batas


Angka
Kematian

KTP
Bidan

PKM

PONED

RS 1

RS 3

RS 2

AMP
Dinkes
Kab/Kot
a
OV

Dinkes
Kab/Kot
a

RM-P

OV

RM-P

Dinkes
Kab/Kot
a
OV

RM-P

Dinkes
Kab/Kot
a
OV

Dinkes
Propinsi

RM-P

Dinkes
Propinsi

Laporan Angka Kematian:

Puskesmas domisili pasien (sesuai KTP)

Pelaksana AMP:

Dinkes Kab/Kota tempat kematian terjadi (lokus delikti)

* Meminta informasi

Fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya


Dinkes Kab/Kota yang dilalui dalam proses rujukan,
meneruskan ke fasilitas kesehatan yang bersangkutan

* Pemberitahuan

Dinkes Propinsi atasannya


Dinkes Propinsi yang dilalui dalam proses rujukan

* Mendapatkan informasi

Fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya


Fasilitas kesehatan di luar wilayah kerja, melalui
Contoh kasus
Dinkes Kab/Kota yang bersangkutan

Mazami Enterprise 2010

RM

Halaman 11

Anda mungkin juga menyukai