Anda di halaman 1dari 4

MATA UJIAN MISIOLOGI

1. Apa yang dimaksud dengan Missio Dei ? Traikan secara singkat misi Allah dalam
Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
2. Apa dfinisi Misiologi ? Jelaskan
3. Jelaskan Peranan Gereja dalam misi !
4. Jelaskan metode Penginjilan yang sesuai dengan konteks Indonesia ? dan berikan
alasan
5. Apakah Proselitisme merupakan suatu usaha misi ? Bagaimana pandangan Yesus
Kristus terhadap cara orang Yahudi dalam melakukan usaha Proselitisme dan
hubungan dengan pekabaran Injil ?
6. Siapa mereka yang dimaksud golongan Sebomenoi (Phoboumenoi) Tontheon ?
7. Inti pusat pekabaran Injil ialah ;
8. Ada dua tahap yang dinantikan Yesus dalam Eskhatologia sebutkan !
9. Pada tahun 313 Gereja Kristen diberi kebebasan agama sepenuhnya oleh siapa ?
10. Tuliskan dan jelaskan rumusan klasik tujuan pekabaran Injil (misi) menurut
G.Voetius !

Jawaban Misiologi
1. Missio Dei artinya : Keseluruhan pekerjaan Allah untuk menyelamatkan dunia atau
menyelamatkan umat manusia. Misi PL pembebasan bangsa pilihanNya bangsa
Israel. Misi PB untuk melepaskan manusia dari ikatab dosa dan menerima
keselamatan
2.

suatu studi tentang manusia yang dibawa sejarah dunia dari data asal usul alkitabiah

3. menjadi tugas utama gereja adalah melaksanakan Amanat Agung, memberitahukan


keselamatan yang hanya bersumber pada Yesus.
4. metode penginjilan di Indonesia harus mengenal budaya budaya yang ada, karena
Negara kita ini memiliki cukup banyak suku dan budaya sendiri sendiri.
5. seringkali dikemukakan bahwa pengabaran Injil Kristen merupakan lanjutan dari
proselitisme yahudi dan Yesus Kristus memberi teguran sangat tajam. Matius 23:15
celakalah kamu jai ahli ahli taurat dan orang farisi, hai kamu orang munafik
6. golongan tersebut adalah orang orang yang takut kepada Allah, orang yang
menyembah, orang yang mnyenangkan Allah.
7. berita Injil ialah naklumat Yesus tentang kerajaan Surga yang telah dekat , Matius
7:14.
8. dua tahap tersebut ialah, seruan kepada Israel dan masuknya bangsa bangsa
kedalam kerajaan Surga.
9. kebebasan agama Kristen sepenuhnya oleh Constantin Agung.
10. secara klasik G.Voetius telah merumuskan tiga tujuan pekabaran Injil. Pertobatan
orang orang kafir, bangsa bangsa lain dan terlaksana yang sangat menyolok dan
konkrit. Diperkembangkannya Gereja dan dinyatakan kasih karunia Ilahi.

MATA UJIAN BIBLIKA


1. Jelaskan yang menjadi sentral atau tulang punggung pentatuch?
2. dalam kitab Kejadian 12:1-3 terdapat sejarah pemanggilan Abraham dan berkat yang
ditrima . jelaskan proses pemanggilan dan berkat yang diterima?
3. jelaskan tugas hakim dalam sejarah Israel?
4. pada tahun 1733 Alkitab ditulis dalam bahasa apa?
5. jelaskan proses pemanggilan nabi Yeremia bagi bangsa Israel dan bangsa lain
berdasarkan yeremia 1:4-19?
6. jelasakan hubungan Yesus dengan Kerajaan Allah?
7. jelasakan Teologi Yohanes yang tertulis dalam Injilnya?
8. jelaskan beberapa fungsi dari seorang nabi Perjanjian Lama?
9. jelaskan siapa yang dimaksud oleh Yesus sebagai ranting yang tidak berbuah?
10. sebutkan mengapa manusia tidak bisa menemui Allah yang dicarinya?
11. jelasakan kata kanon dalam bentuk latin dari kata yunani kanon?

Jawaban Ujian Biblika


1. menjadi sentral atau tulang punggung Pentatuch Alkitab Perjanjian Baru.
2. Abraham dipanggil keluar negri, keluarga, dan rumah bapaknya dengan
ketaatannya ia menerima janji Berkat sampai kepada bangsa bangsa.
3. berfungsi sebagai Panglima Perang dan Pimpinan Masyarakat.
4. dalam bahasa Melayu.
5. pemanggilan nabi yeremia sebelum membentuk dalam rahim ibunya, Tuhan sudah
mengenal dan menguduskannya dan menetapkannya menjadi nabi bagi bangsa
bangsa.
6. berbicara Yesus Kristus dengan kerajaan Allah tidak dapat dipisahkan, karena
tampak Tuhan Yesus Kristus tidak akan ada yang dapat masuk kerejaan Allah.
7. sangat menekankan supaya percaya Yesus Mesias putra Allah dan menyajikan
kisah penjelmaan serta pelayanan.
8. berfungsi menyampaikan Pewahyuan dari Allah untuk umatNya.
9. orang orang yang percaya Yesus ada Tuhan serta satu satunya Juruslamat.
10. manusia tidak apat bmenemuinya karena dosa.
11. artinya tongkat untuk mengukur, dan pada gilirannya kata itu berasal dari bahsa
bahasa Semit.