Anda di halaman 1dari 11

CHN628 Series Sulfur

Add-ON Module
(For 628 Series Determinators)

LECO CHN628 ADD ON SULFUR DETERMINATOR


Leco CHN628 Add On Sulfur Determinator adalah instrument yang menggunakan
combustion system dengan metode Resistance Furnace dan Infra Red Absorption untuk
menentukan kadar Sulfur yang terdapat pada material organic, seperti batubara (Coal),
Coke dan minyak bumi. Instrument Leco CHN628 Add On Sulfur juga dapat digunakan
untuk beberapa material an-organic seperti tanah, semen dan batuan (lihat: Aplication
note).

Prinsip Kerja
Sample dengan berat tertentu (nominal 0.350 g) yang akan di analisa ditempatkan pada
crucible (Combustion Boat). Kemudian sample tersebut dimasukan kedalam Combustion
furnace dengan temperature 1350 0C dan dialiri gas oksigen 99,95% untuk memudahkan
sample terbakar.
Temperature tinggi dan aliran gas oksigen menyebabkan sample terbakar, sehingga semua
material yang ada pada sample tersebut terurai termasuk sulfur dan carbon. Melalui proses
Oksidasi-Reduksi Sulfur yang bebas terikat menjadi SO2
Gas SO2 kemudian dialirkan ke Anhydrone (Magnesium Perchlorat) untuk menghilangkan
uap air. Dengan aliran gas yang tetap (2.5 lpm) diteruskan kedetektor yaitu Infra Red Cell.
Infra Red Cell akan mengukur konsentrasi SO2 dari hasil pembakaran. Konsentrasi tersebut
kemudian ditampilkan dalam bentuk persentase atau ppm (part per million) dengan
menggunakan software yang telah terinstal pada PC.

FLOW DIAGRAM LECO CHN628 Add ON SULFUR

INSTRUMENT LECO S632

- Power On/off Switch


Switch ini terletak disebelah kiri instrument, switch ini juga sekaligus circuit
breaker.

- Analyze Flow Rotameter


Mengukur gas yang diisap oleh Vacum Pump dan diteruskan ke flow controller.
Aliran gas ini di set pada 2.5 lpm

- Lance Flow Rotameter


Mengukur aliran gas yang masuk ke Lance Tube yang berasal dari gas suply. Aliran
gas ini di set 1.0 lpm

- Pre Pump Filter


Menyaring/filter particle yang berasal dari pembakaran dan Reagent Filter

- Anhydrone Tube
Menyaring atau menyerap uap air yang terbawa gas hasil pembakaran

- Furnace Access Door


Pintu/window yang dapat digeser kekanan atau kekiri untuk membuka atau
menutup furnace.

SYSTEM CONFIGURATION
Menentukan beberapa setting operasional instrument dan nilai sesuai dengan aplikasi yang
diinginkan.
Cara setting System Configuration
Dari menu Configuration, klik System

Gas Conversion Time Out - jumlah waktu setelah analisa, dimana secara otomatis gas
akan OFF
Auto Increament Sample NameEnable : Nomor/angka, sample name secara otomatis
akan bertambah pada saat log in sample.
Nominal Mass Berat sample. Pada saat sample Blank,diisi = 1.
Lance Limits Batas waktu lance mengalir setelah tejadinya analisa yang dihitung
sejak awal analisa.
Frunace Standby Temperature Pengaturan temperature Furnace pada saat dalam
keadaan standby.

METHOD
Method adalah parameter-parameter yang digunakan untuk mengontrol instrument pada
saat analisa dan sebagai kalkulasi untuk hasil akhir.
Method ini harus dibuat sebelum analisa dilakukan.
Cara Membuat Method Baru
1. Dari Configurasi menu klik Method

2. Klik Add untuk menambah Method baru, kemudian klik Properties

Parameter Method
Name Nama Method, sebagai identifikasi operator.
Description Sebagai indentifikasi Method digunakan untuk apa.
Furnace Temperature Setting furnace temperature sesuai dengan sample yang akan
dianalisa.
Lance Delay Time Jeda waktu dari mulai analisa sampai gas lance ON.
Analysis Stabilize Comparator Kestabilan IR cell setelah pembakaran sebelum proses
pengumpulan data dilakukan.
- Set = 0 IR Cell tidak harus menunggu stabil.
- Set > 0 IR Cell menunggu stabil.
Manual Load Baseline Delay Time Jeda waktu pengumpulan setelah sample dimasukan
ke furnace atau tombol OK di klik.
Baseline Time - Total waktu baseline IR Cell.
Auto Detect Data Missed Time batas waktu jika operator tidak meng-klik OK, maka
secara otomatis IR Cell akan menngumpulkan data pada saat mendeteksi Sulfur.
Endline Time total waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan data setelah Peak dan
Comparator level tercapai.
Minimun Analysis Time Waktu minimum yang harus dipenuhi walaupun comparator
sudah dicapai.
Maximun Analysis Time Waktu maksimun analisa.
Comparator Level Presentase konsentrasi minimum setelah peak, yang akan
menghentikan analisa walaupun maximum time belum tercapai (minimal analisa time harus
sudah dipenuhi.
Conversion Factor faktor pengali.
Significant Digits Digit (angka) yang bukan nol.

DEFINE CALIBRATION STANDARDS


Define standard dibuat sebagai data standard kalibrasi dan drift correction
Dari menu Configuration, klik Standard

Klik Add untuk menambah daftar Standard kemudian isi nama sample standard dan
konsentrasi sulfur sesuai dengan yang tertera pada certificate.

DIAGNOSTIC
Diagnostic berfungsi untuk mengetahui dan cek kondisi hardware instrument.
Ambient Monitor
Ambient Monitor menampilkan parameter-parameter dan memberikan informasi status
hardware tersebut.

System Check
Untuk mengetahui apakah instrument dalam kondisi normal atau tidak.

Network Communications - Komunikasi antara komputer (PC) dengan instrument


Solenoid OFF Monitoring pada saat solenoid tidak aktif.
Solenoid Active Monitoring pada saat solenoid aktif.

Pressure Check tekanan gas oksigen dan combustion.


Temperature Check temperature combustion, apakah sudah sesuai dengan setting nya
(+/- 10 %).
Sulfur IR Cell Valve Check valve yang ada pada IR Cell.
Solenoid and Switch
Memungkinkan untuk mengoperasikan Solenoid dan Switch secara manual.
Furnace
Untuk mengetahui bahwa furnace bekerja dengan baik.

Network
Cek sistem network, hardware, versi peripheral computer yang ada di instrument

ANALISA SAMPLE
Sebelum melakukan analisa terlebih dulu lakukan System Check, melalui menu Diagnostic
dan pastikan semua passed (normal).

Login Sample
Timbang sample yang akan dianalisa.
a. Letakkan Sample Boat (crucible) diatas timbangan.
b. Tekan TARE untuk menera sampai stabil ( 0,000 gr).
c. Letakkan sample yang akan di analisa kedalam Sample Boat (crucible) 0,35 gr.
Sample dibuat serata mungkin pada crucible.
d. Tekan tombol Print () pada Balance atau masukan secara manual setelah pembacaan
stabil.

Dari menu Sample, klik login

1. Masukan Nama sample, Method, Berat sample (bisa langsung dari Balance) dan kolomkolom lain sebagai informasi.
Setelah semua terisi (Name, Mass, Method) klik OK.

2. Tekan Analyze atau tombol F5 pada keyboard untuk mulai analisa.


3. Tunggu sampai muncul pesan Push the sample boat into the furnace kemudian
dorong sample boat (crucible) kedalam furnace sampai menyentuh Boat Stop.
4. Setelah analisa selesai keluarkan sample Boat (Crucible).
* Sebelum analisa sample sebaiknya melakukan analisa blank 3 6 kali untuk
kondisioning instrument dan jika diperlukan lakukan Drift.

KALIBRASI
Blank Calibration.
Blank kalibrasi ini dilakukan untuk menentukan blank area, blank kalibrasi ini dilakukan
setiap hari sebelum analisa. Sebelum lakukan Blank Kalibrasi, lakukan analisa blank
minimal 3 kali analisa.
1. Login sample dan lakukan sekurangnya 3 5 kali analisa BLANK.
2. Pilih analisa Blank yang sudah dilakukan.
3. Klik Configuration dan pilih blank.

4. Pilih Element yang akan dikalibrasi Blank dengan meng-klik Include atau Exclude
5. Klik OK untuk calculate Blank.

Standard Calibration.
Standard Calibration dilakukan untuk mengkalibrasi/menyocokkan antara pembacaan
instrument dengan penilaian yang sesungguhnya Sample Standard yang sudah diketahui.
Sebelum kalibrasi standard harus dilakukan :
- Analisa blank dan kalibrasi Blank
- Pastikan kita sudah membuat Method yang sesuai dengan aplikasinya.
- Define Standard sudah diisi dengan sample standard.
Proses Kalibrasi dapat dilakukan dengan cara :
- Menggunakan satu sample standard yang sama dengan berat sample yang berbedabeda nilai standartnya (contoh: 0.25 mg, 0.35 mg dan 0.45 mg) masing-masing
minimal 3 (tiga) kali analisa.
- Menggunakan Berat sample yang sama misal 0.35 mg, tetapi dengan sample standard
yang berbeda-beda (min. 3 jenis sample standard)
1. Login Standard Sample dengan berat dan konsentrasi yang sudah ditentukan.
2. Pilih Method yang akan di kalibrasi.
3. Melakukan analisa masing-masing sample standard sesuai dengan procedure analisa
sample.
4. Setelah semua analisa sample standard selesai dilakukan, blok semua analisa standard
yang sudah dilakukan.
5. Dari Menu Utama klik Configuration dan pilih Calibration. Kemudian New
Calibration.

6. Pilih Cell yang akan dikalibrasi, Curve Type dan Weigting (1/certified).
7. Perhatikan % Sulfur antara Certified dengan Calculated, cari nilai yang perbedaan
nya sekecil mungkin, jika ada % sulfur yang nilainya jauh dari Certified jangan
dimasukan kedalam data untuk kalibrasi yaitu dengan cara meng-klik 2 kali pada nilai
tersebut. perhatikan persamaan kalibarasi dan RMS error nya (cari yang paling kecil).
8. Klik OK
9. Klik Print untuk mencetak, kemudian OK untuk mengakhir kalibrasi dan menyimpan
persamaan/kurva kalibrasi.

Drift
Drift Correction digunakan untuk mengkompensasi kurva kalibrasi yang sudah ada
terhadap perubahan-perubahan yang disebabkan oleh hardware yang mengakibatkan
bergesernya kurva kalibrasi. Drirft kalibrasi sebaiknya di lakukan setiap hari.
- Analisa Blank dan kalibrasi blank sebelum melakukan Drift.
- Drift standar harus homogen dan hasilnya harus mendekati nilai standartnya ( 12%).
1. Login sample dan lakukan sekurangnya 3 kali analisa STANDARD.
2. Setelah semua analisa sample standard selesai dilakukan, blok semua analisa standard
yang sudah dilakukan.
3. Klik Configuration dan pilih Drift.
4. Klik OK untuk men-drift, kemudian pilih data dan element yang akan digunakan untuk
didrift.
5. Klik OK untuk mengakhiri proses Drift dan nilai kalkulasinya sudah otomatis
tersimpan.

MAINTENANCE DAN TROUBLE SHOOTING


Maintenance

Lokasi

Periodik Maintenance

Air Filter

Bagian dalam
sebelah kiri

Anhydrone Tube

Dibelakang panel depan

Periksa tiap hari, jika sudah


tampak menggumpal atau basah
segera ganti

Furnace
Outlet Dibelakang panel depan
Adapter cleaning

Bersihkan pada saat penggantian


Anhydrone

Pre-Pump
Filter

Periksa tiap hari, Ganti jika filter


berubah warna (agak gelap)

Instrumen Cek setiap hari dan dibersihkan


jika perlu untuk mencegah
mampet

Particle Dibelakang panel depan

Pembacaan Sulfur Tidak Stabil


1. Check Ambient Monitor apakah semua sesuai dengan parameternya.
2. Lakukan System Check dan pastikan semua Passed
3. Lakukan Analisa Blank, dan lihat kestabilannya, jika Blank tidak stabil kemungkinan
gas supply kurang dari 200 psi.
4. Check measure flow , pembacaan IR Cell
5. Check Reagent dan particle filter, jika sudah basah/mengumpal segera ganti.