Anda di halaman 1dari 37

PROGRAM PKPP

Tahun 2012

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA INDUSTRI KREATIF


BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

KUESIONER
AHP

PEMETAAN KUALITAS ADOPSI TEKNOLOGI


INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA
INDUSTRI KREATIF BAMBU DI KABUPATEN
BANGLI

Kode Narasumber
No:

Perguruan Tinggi / Koperasi /


Asosiasi Industri / Pemerintah
Daerah
(coret yang tidak diperlukan)

/04/12

/04/12

R0.12.04.09

DATA RESPONDEN
Nama Lembaga

Nama Responden

Jabatan

Alamat

No. Telepon/HP

No Faks

Alamat laman

Alamat e-mail

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 1

NOMENKLATUR DAN DEFINISI




adopsi teknologi informasi dan komunikasi adalah kemampuan industri kreatif bambu di
Kabupaten Bangli untuk mengimplementasikan teknologi informasi dan komunikasi ke
dalam proses bisnis dalam jangka panjang berdasarkan sumber daya yang dimiliki oleh
industri bamboo terkait.

alih teknologi informasi dan komunikasi adalah pengalihan kemampuan memanfaatkan


dan menguasai teknologi informasi kepada pelaku industri kreatif bambu di Kabupaten
Bangli oleh lembaga, badan, atau orang, baik yang berada di lingkungan Kabupaten
Bangli maupun di luar Kabupaten Bangli dan sebaliknya.

faktor yang berpengaruh pada kapasitas Adopsi Repository Bambu adalah faktor-faktor
yang dipertimbangkan mempunyai pengaruh yang signifikan bagi pelaku industri kreatif
bambu untuk dapat memanfaatkan repository dalam pelaksanaan proses bisnsi. Faktor
tersebut mencakup:
1) pengalaman perusahaan dalam pemanfaatan Sistem Operasi dan aplikasi berbasis
Open Source pada proses bisnis;
2) pengalaman perusahaan dalam pemanfaatan d-Base berbasis Open Source pada
proses bisnis;
3) ketersediaan jumlah SDM berkompeten TI;
4) ketersediaan infrastruktur pendukung implementasi repository;
5) ketersediaan jaringan intranet perusahaan;
6) ketersediaan jaringan Internet perusahaan.
industri kreatif bambu hulu adalah industri yang menghasilkan bahan baku bagi industri
kreatif berbasis bambu yakni industri pengolahan bambu yang menghasilkan bahan
bambu yang siap diproses lebih lanjut oleh industi kreatif bambu hilir.

industri kreatif bambu hilir adalah industri yang menggunakan produk Industri Kreatif
Hulu sebagai bahan baku proses produksi untuk menghasilkan produk yang bernilai
tambah tinggi.

repository industri kreatif bambu adalah komputer yang digunakan sebagai server untuk
menyimpan data/informasi yang diperlukan untuk mendukung proses bisnis industri
kreatif bambu.

klasifikasi repository industri kreatif bambu berdasarkan cara akses dibagi atas dua jenis
yakni (1) repository on-line dimana data/informasi dapat diakses secara on-line sehingga
prasyarat pemanfaatan repository jenis ini dalam proses bisnis adalah industri terkait
harus mempunyai SDM yang berkompeten di bidang IT dan (2) repository off-line dimana
tidak membutuhkan jaringan untuk melakukan akses data/informasi karena sudah
dikemas dalam bentuk CD Interaktif dan web lokal sehingga prasyarat kompetensi SDM
yang diperlukan lebih rendah dibandingkan repository on-line.

klasifikasi repository industri kreatif bambu berdasarkan sifat data/informasi dibagi


atas dua jenis yakni (1) repository statik dimana data/informasi dapat diakses tanpa
jaringan dengan konten yang tetap sehingga untuk pemanfaatannya tidak harus
mempunyai SDM yang siap IT, serta (2) repository dinamik dimana konten data/informasi
dapat ditambahkan sehingga untuk pemanfaatannya harus mempunyai SDM yang siap IT.

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 2

pemanfaatan konten repository adalah pemanfaatan konten berupa data/informasi yang


diperlukan dalam penyusunan strategi pemasaran produk yang mencakup beberapa
elemen, antara lain:
1) segmentasi pasar :

Data/informasi dalam repository digunakan untuk


mendukung penguatan segmen pasar yang dituju sehingga
produk yang dihasilkan dapat memenuhi keinginan segmen
pasar yang mencakup trading house produk industri kreatif,
toko souvenir, industri kreatif dalam dan luar negeri,
wisatawan domestik dan luar negeri;

2) target pasar :

Data/informasi dalam repository digunakan untuk


mendapatkan niche market (ceruk/fragment pasar
tertentu) yang pada saat bukan merupakan target pasar
pelaku pelaku industri kreatif bambu di Kabupaten Bangli,
seperti souvenir khas untuk Pemerintah Kabupaten Bangli;

3) posisi pasar :

Data/informasi dalam repository digunakan untuk


memperkuat posisi daya saing produk industri kreatif
bambu di Kabupaten Bangli dengan produk sejenis atau
substitusinya pada pasar yang menjadi target;

4) diferensiasi :

Data/informasi dalam repository digunakan untuk


menguatkan derivasi produk industri kreatif sehingga
mempunyai kekhasan yang berbeda dengan produk sejenis
atau substitusinya yang dihasilkan oleh daerah lain pada
pasar yang menjadi target;

5) bauran pemasaran
(produk, harga,
tempat, promosi) :

Data/informasi dalam repository digunakan untuk


memproduksi produk sesuai dengan keinginan konsumen
dengan harga yang bersaing dan distribusi yang
memuaskan serta promosi yang efektif dan efisien;

6) penjualan produk :

Data/informasi dalam repository digunakan untuk


mendukung penjualan produk sesuai dengan keinginan
konsumen;

7) branding produk :

Data/informasi dalam repository digunakan untuk


menguatkan imej konsumen terhadap produk yang
dihasilkan oleh industri kreatif sehingga dapat berkesan di
hati konsumen dalam jangka panjang;

8) jasa produk :

Data/informasi dalam repository digunakan untuk


mendukung pengembangan sistem pendukung untuk
mendukung penjualan secara baik, terutama berkaitan
dengan jasa purna jual;

9) proses produk :

Data/informasi dalam repository digunakan untuk


mendukung proses produksi sehingga dihasilkan produk
yang sesuai dengan keinginan konsumen.

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 3

PENJELASAN KUESIONER
1.

Tujuan penggalian data/informasi ini adalah untuk mendapatkan masukan


pendapat/pemikiran dari para Narasumber serta pihak-pihak terkait dengan kualitas
adopsi TIK bagi pelaku industri kreatif bambu di Kabupaten Bangli.

2.

Bahwa untuk memperoleh mendapatkan masukan pendapat/pemikiran pada point 1


(satu) di atas, maka yang akan dijadikan narasumber dalam survai lapangan ini adalah
Pengurus Koperasi Industri Bambu di Kabupaten Bangli, Perguruan Tinggi yang
melakukan fasilitasi pengembangan industri kreatif bambu di Kabupaten Bangli, SKPD
terkait dari Pemkab. Bangli yang melakukan fasilitasi pengembangan industri kreatif,
serta Asosiasi Industri Kreatif di Kabupaten Bangli.

3.

Karena sifat kegiatan survai adalah penggalian data dan informasi sebagai masukan
bagi pengembangan industri kreatif bambu di Kabupaten bangli, maka kami menjamin
kerahasiaan data/informasi yang diberikan serta tidak akan membawa implikasi apa
pun bagi responden.

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 4

PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER


1. Penilaian terhadap elemen-elemen permasalahan dari setiap level yang sedang diteliti
prioritasnya dalam pemetaan kualitas adopsi TIK pada industri kreatif bambu di
Kabupaten Bangli dinyatakan secara numerik dengan skala angka 1 sampai dengan 9.
2. Angka-angka tersebut menunjukkan suatu perbandingan dari dua elemen pernyataan
dengan skala kuantitatif 1 sampai dengan 9 untuk menilai perbandingan tingkat
intensitas kepentingan suatu elemen terhadap elemen yang lain dengan kriteria sebagai
berikut:

Intentitas
Kepentingan
1
3
5

Keterangan / definisi
(verbal)
Sama pentingnya
(equal importance)
Sedikit lebih penting
(moderate importance)
Lebih penting
(essential /strong
importance)
Jelas lebih penting
(very strong
importance)

Penjelasan
Dua elemen mempunyai pengaruh yang sama besar
terhadap tujuan
Pengalaman dan penilaian sedikit menyokong satu
elemen dibandingkan elemen lainnya.
Pengalaman dan penilaian sangat kuat menyokong
satu elemen dibandingkan elemen lainnya
Satu elemen yang kuat disokong dan dominan
terlihat dalam praktek

Mutlak sangat penting


(extreme importance)

Bukti yang mendukung elemen yang satu terhadap


elemen lain memiliki tingkat penegasan tertinggi
yang mungkin menguatkan

2,4,6,8

Nilai nilai di antara dua


nilai pertimbangan
yang berdekatan

Nilai ini diberikan bila ada dua kompromi di antara


dua pilihan

3. Dalam penilaian kepentingan relatif dua elemen, berlaku aksioma reciprocal, artinya jika
elemen i (kolom 1) diberi nilai 5 kali lebih penting dibanding dengan elemen j, maka
elemen j harus sama dengan 1/5 kali lebih penting dibanding elemen i.
4. Jika elemen pada Kolom 1 (sebelah kiri) lebih penting dari pada elemen Kolom 2
(sebelah kanan) maka nilai perbandingan ini diisikan pada Kolom 1 dan jika sebaliknya
diisikan pada Kolom 2.

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 5

CONTOH PENGISIAN
Berikan tanda silang (X) persepsi atau penilaian bapak/ibu terhadap pertanyaan-pertanyaan
di bawah ini dengan berpedoman pada petunjuk pengisian angket kuesioner.
1.

Dalam rangka merumuskan kebijakan pengembangan industri kreatif bambu di


Kabupaten Bangli, menurut pendapat Bapak/Ibu, faktor-faktor utama apakah yang
perlu diperhatikan?
(bandingkan elemen-elemen sasaran pada kolom 1 dengan elemen-elemen sasaran
pada baris yang sama di kolom 2)
KOLOM 1
4

Meningkatkan
kualitas dan
produktifitas
SDM
Meningkatkan
kualitas dan
produktifitas
SDM
Meningkatkan
kualitas dan
produktifitas
SDM

3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9
X

KOLOM 2
Mendukung
pengembangan
sumber bahan baku
yang berkualitas
secara
berkesinambungan

Merumuskan
regulasi daerah
yang tepat

Mendukung
pengembangan
strategi pemasaran
produk

Artinya :


Untuk pertanyaan pada baris pertama diberikan tanda (X) pada kolom jawaban
di sebelah kiri yang berarti bahwa: Meningkatkan kualitas dan produktifitas
SDM adalah 3 kali lebih penting dibandingkan dengan Mendukung
pengembangan
sumber
bahan
baku
yang
berkualitas
secara
berkesinambungan.

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 6

DAFTAR INDUSTRI KREATIF DI KABUPATEN BANGLI


Kode

Nama Industri
Kreatif

Alamat

Kontak Person

Telp. / HP /
email

Industri 1
Industri 2
Industri 3
Industri 4
Industri 5
Industri 6
Industri 7
Industri 8
Industri 9
Industri 10
Industri 11
Industri 12
Industri 13
Industri 14
Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 7

PENGEMBANGAN JENIS REPOSITORY INDUSTRI KREATIF BAMBU


1. Dalam pengembangan repository industri kreatif bambu di Kabupaten Bangli yang akan
dilakukan, maka perlu ditetapkan jenis repository sesuai dengan kebutuhan pelaku
industri kreatif, maka menurut pendapat Bapak/Ibu, jenis repository manakah yang
perlu mendapatkan prioritas untuk dikembangkan?
(bandingkan jenis repository pada kolom 1 dengan jenis repository pada baris yang
sama di kolom 2)
KOLOM 1
KOLOM 2
Repository
on-line yang
bersifat statis
Repository
on-line yang
bersifat statis
Repository
on-line yang
bersifat statis
Repository
on-line yang
bersifat
dinamis
Repository
on-line yang
bersifat
dinamis
Repository
off-line yang
bersifat statis

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

Repository
on-line yang
bersifat
dinamis
Repository
off-line yang
bersifat statis
Repository
off-line yang
bersifat
dinamis
Repository
off-line yang
bersifat statis
Repository
off-line yang
bersifat
dinamis
Repository
off-line yang
bersifat
dinamis

halaman 8

2.

Pengembangan repository industri kreatif bambu dimaksudkan agar pelaku industri


terkait mempunyai dukungan data/informasi dalam melakukan pengembangan strategi
pemasaran produk yang dihasilkan. Data/informasi diperlukan dalam penyusunan
strategi pemasaran produk yang mencakup beberapa 9 elemen, menurut pendapat
Bapak/Ibu, maka konten data/informasi pada repository diprioritaskan untuk
mendukung elemen strategi pemasaran produk manakah sesuai dengan kebutuhan
pelaku industri kreatif bambu di Kabupaten Bangli:
(bandingkan elemen strategi pemasaran pada kolom 1 dengan elemen strategi
pemasaran pada baris yang sama di kolom 2)
KOLOM 1
segmentasi
pasar
segmentasi
pasar
segmentasi
pasar
segmentasi
pasar
segmentasi
pasar
segmentasi
pasar
segmentasi
pasar
segmentasi
pasar
target pasar
target pasar

KOLOM 2
9

target pasar

posisi pasar

diferensiasi

target pasar

target pasar

target pasar

target pasar

target pasar

posisi pasar

posisi pasar

posisi pasar

posisi pasar

posisi pasar

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

bauran
pemasaran
penjualan
produk
branding
produk
jasa produk
proses
produk
posisi pasar
diferensiasi
bauran
pemasaran
penjualan
produk
branding
produk
jasa produk
proses
produk
diferensiasi
bauran
pemasaran
penjualan
produk
branding
produk
jasa produk
halaman 9

proses
produk
bauran
pemasaran
penjualan
produk
branding
produk
jasa produk
penjualan
produk
branding
produk

posisi pasar

diferensiasi

diferensiasi

diferensiasi

diferensiasi
bauran
pemasaran
bauran
pemasaran
bauran
pemasaran
penjualan
produk
penjualan
produk
branding
produk

jasa produk

branding
produk

jasa produk

jasa produk

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 10

3. Dalam rangka adopsi teknologi TIK pada pemanfaatan repository industri bambu, maka
menurut Bapak/Ibu, faktor-faktor manakah yang penting diperhatikan dalam skala
prioritas agar adopsi teknologi dalam pemanfaatan repository industri bambu dapat
dilakukan secara berkesinambungan:
(bandingkan faktor berpengaruh pada kolom 1 dengan faktor berpengaruh pada baris
yang sama di kolom 2)
KOLOM 1
pengalaman
perusahaan
dalam
pemanfaatan
Sistem Operasi
dan aplikasi
berbasis Open
Source pada
proses bisnis
pengalaman
perusahaan
dalam
pemanfaatan
Sistem Operasi
dan aplikasi
berbasis Open
Source pada
proses bisnis
pengalaman
perusahaan
dalam
pemanfaatan
Sistem Operasi
dan aplikasi
berbasis Open
Source pada
proses bisnis
pengalaman
perusahaan
dalam
pemanfaatan
Sistem Operasi
dan aplikasi
berbasis Open
Source pada
proses bisnis

KOLOM 2
pengalaman
perusahaan
dalam
pemanfaatan
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9
d-Base
berbasis Open
Source pada
proses bisnis

ketersediaan
jumlah SDM
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9
berkompeten
TI

ketersediaan
infrastruktur
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 pendukung
implementasi
repository

ketersediaan
jaringan
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9
intranet
perusahaan

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 11

pengalaman
perusahaan
dalam
pemanfaatan
Sistem Operasi
dan aplikasi
berbasis Open
Source pada
proses bisnis
pengalaman
perusahaan
dalam
pemanfaatan
d-Base
berbasis Open
Source pada
proses bisnis
pengalaman
perusahaan
dalam
pemanfaatan
d-Base
berbasis Open
Source pada
proses bisnis
pengalaman
perusahaan
dalam
pemanfaatan
d-Base
berbasis Open
Source pada
proses bisnis
pengalaman
perusahaan
dalam
pemanfaatan
d-Base
berbasis Open
Source pada
proses bisnis

ketersediaan
jaringan
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Internet
perusahaan

ketersediaan
jumlah SDM
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9
berkompeten
TI

ketersediaan
infrastruktur
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 pendukung
implementasi
repository

ketersediaan
jaringan
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9
intranet
perusahaan

ketersediaan
jaringan
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Internet
perusahaan

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 12

ketersediaan
jumlah SDM
berkompeten
TI
ketersediaan
jumlah SDM
berkompeten
TI
ketersediaan
jumlah SDM
berkompeten
TI
ketersediaan
infrastruktur
pendukung
implementasi
repository
ketersediaan
infrastruktur
pendukung
implementasi
repository
ketersediaan
jaringan
intranet
perusahaan

ketersediaan
infrastruktur
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 pendukung
implementasi
repository
ketersediaan
jaringan
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9
intranet
perusahaan
ketersediaan
jaringan
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Internet
perusahaan
ketersediaan
jaringan
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9
intranet
perusahaan
ketersediaan
jaringan
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Internet
perusahaan
ketersediaan
jaringan
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Internet
perusahaan

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 13

4. Dalam rangka adopsi teknologi TIK pada pemanfaatan repository industri bambu, maka
perlu dilakukan pemetaan terhadap kondisi kualitas saat ini dari para pelaku industri
kreatif di Kabupaten Bangli ditinjau dari berbagai faktor yang penting agar adopsi
teknologi dalam pemanfaatan repository industri bambu dapat dilakukan secara
berkesinambungan. Menurut pendapat Bapak/Ibu, untuk faktor pengalaman
perusahaan dalam pemanfaatan Sistem Operasi dan Aplikasi berbasis Open Source
pada proses bisnis maka pelaku industri kreatif manakah yang kondisi kualitasnya saat
ini ditinjau dari faktor tersebut paling baik?
(bandingkan pelaku industri kreatif pada kolom 1 dengan pelaku industri kreatif pada
baris yang sama di kolom 2)
KOLOM 1
Industri 1

KOLOM 2
9

Industri 2

Industri 1

Industri 3

Industri 1

Industri 4

Industri 1

Industri 1

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 1

Industri 7

Industri 1

Industri 8

Industri 1

Industri 9

Industri 1

Industri 10

Industri 1

Industri 11

Industri 1

Industri 12

Industri 1

Industri 13

Industri 1

Industri 14

Industri 1

Industri 15

Industri 2

Industri 3

Industri 2

Industri 4

Industri 2

Industri 2

Industri 5
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 2

Industri 7

Industri 2

Industri 8

Industri 2

Industri 9

Industri 2

Industri 10

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 14

Industri 2

Industri 11

Industri 2

Industri 12

Industri 2

Industri 13

Industri 2

Industri 14

Industri 2

Industri 15

Industri 3

Industri 4

Industri 3

Industri 3

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 3

Industri 7

Industri 3

Industri 8

Industri 3

Industri 9

Industri 3

Industri 10

Industri 3

Industri 11

Industri 3

Industri 12

Industri 3

Industri 13

Industri 3

Industri 14

Industri 3

Industri 15

Industri 4

Industri 4

Industri 5
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 4

Industri 7

Industri 4

Industri 8

Industri 4

Industri 9

Industri 4

Industri 10

Industri 4

Industri 11

Industri 4

Industri 12

Industri 4

Industri 13

Industri 4

Industri 14

Industri 4

Industri 5

Industri 15
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 5

Industri 7

Industri 5

Industri 8

Industri 5

Industri 9

Industri 5

Industri 10

Industri 5

Industri 11

Industri 5

Industri 12

Industri 5

Industri 13

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 15

Industri 5

Industri 14

Industri 5
Industri 6

Industri 15

Industri 7

Industri 6

Industri 8

Industri 6

Industri 9

Industri 6

Industri 10

Industri 6

Industri 11

Industri 6

Industri 12

Industri 6

Industri 13

Industri 6

Industri 14

Industri 6

Industri 15

Industri 7

Industri 8

Industri 7

Industri 9

Industri 7

Industri 10

Industri 7

Industri 11

Industri 7

Industri 12

Industri 7

Industri 13

Industri 7

Industri 14

Industri 7

Industri 15

Industri 8

Industri 9

Industri 8

Industri 10

Industri 8

Industri 11

Industri 8

Industri 12

Industri 8

Industri 13

Industri 8

Industri 14

Industri 8

Industri 15

Industri 9

Industri 10

Industri 9

Industri 11

Industri 9

Industri 12

Industri 9

Industri 13

Industri 9

Industri 14

Industri 9

Industri 15

Industri 10

Industri 11

Industri 10

Industri 12

Industri 10

Industri 13

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 16

Industri 10

Industri 14

Industri 10

Industri 15

Industri 11

Industri 12

Industri 11

Industri 13

Industri 11

Industri 14

Industri 11

Industri 15

Industri 12

Industri 13

Industri 12

Industri 14

Industri 12

Industri 15

Industri 13

Industri 14

Industri 13

Industri 15

Industri 14

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 17

5. Dalam rangka adopsi teknologi TIK pada pemanfaatan repository industri bambu, maka
perlu dilakukan pemetaan terhadap kondisi kualitas saat ini dari para pelaku industri
kreatif di Kabupaten Bangli ditinjau dari berbagai faktor yang penting agar adopsi
teknologi dalam pemanfaatan repository industri bambu dapat dilakukan secara
berkesinambungan. Menurut pendapat Bapak/Ibu, untuk faktor pengalaman
perusahaan dalam pemanfaatan d-Base berbasis Open Source pada proses bisnis
maka pelaku industri kreatif manakah yang kondisi kualitasnya saat ini ditinjau dari
faktor tersebut paling baik?
(bandingkan pelaku industri kreatif pada kolom 1 dengan pelaku industri kreatif pada
baris yang sama di kolom 2)
KOLOM 1
Industri 1

KOLOM 2
9

Industri 2

Industri 1

Industri 3

Industri 1

Industri 4

Industri 1

Industri 1

Industri 5
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 1

Industri 7

Industri 1

Industri 8

Industri 1

Industri 9

Industri 1

Industri 10

Industri 1

Industri 11

Industri 1

Industri 12

Industri 1

Industri 13

Industri 1

Industri 14

Industri 1

Industri 15

Industri 2

Industri 3

Industri 2

Industri 4

Industri 2

Industri 2

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 2

Industri 7

Industri 2

Industri 8

Industri 2

Industri 9

Industri 2

Industri 10

Industri 2

Industri 11

Industri 2

Industri 12

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 18

Industri 2

Industri 13

Industri 2

Industri 14

Industri 2

Industri 15

Industri 3

Industri 4

Industri 3

Industri 3

Industri 5
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 3

Industri 7

Industri 3

Industri 8

Industri 3

Industri 9

Industri 3

Industri 10

Industri 3

Industri 11

Industri 3

Industri 12

Industri 3

Industri 13

Industri 3

Industri 14

Industri 3

Industri 15

Industri 4

Industri 4

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 4

Industri 7

Industri 4

Industri 8

Industri 4

Industri 9

Industri 4

Industri 10

Industri 4

Industri 11

Industri 4

Industri 12

Industri 4

Industri 13

Industri 4

Industri 14

Industri 4

Industri 5

Industri 15
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 5

Industri 7

Industri 5

Industri 8

Industri 5

Industri 9

Industri 5

Industri 10

Industri 5

Industri 11

Industri 5

Industri 12

Industri 5

Industri 13

Industri 5

Industri 14

Industri 5

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 19

Industri 6

Industri 7

Industri 6

Industri 8

Industri 6

Industri 9

Industri 6

Industri 10

Industri 6

Industri 11

Industri 6

Industri 12

Industri 6

Industri 13

Industri 6

Industri 14

Industri 6

Industri 15

Industri 7

Industri 8

Industri 7

Industri 9

Industri 7

Industri 10

Industri 7

Industri 11

Industri 7

Industri 12

Industri 7

Industri 13

Industri 7

Industri 14

Industri 7

Industri 15

Industri 8

Industri 9

Industri 8

Industri 10

Industri 8

Industri 11

Industri 8

Industri 12

Industri 8

Industri 13

Industri 8

Industri 14

Industri 8

Industri 15

Industri 9

Industri 10

Industri 9

Industri 11

Industri 9

Industri 12

Industri 9

Industri 13

Industri 9

Industri 14

Industri 9

Industri 15

Industri 10

Industri 11

Industri 10

Industri 12

Industri 10

Industri 13

Industri 10

Industri 14

Industri 10

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 20

Industri 11

Industri 12

Industri 11

Industri 13

Industri 11

Industri 14

Industri 11

Industri 15

Industri 12

Industri 13

Industri 12

Industri 14

Industri 12

Industri 15

Industri 13

Industri 14

Industri 13

Industri 15

Industri 14

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 21

6. Dalam rangka adopsi teknologi TIK pada pemanfaatan repository industri bambu, maka
perlu dilakukan pemetaan terhadap kondisi kualitas saat ini dari para pelaku industri
kreatif di Kabupaten Bangli ditinjau dari berbagai faktor yang penting agar adopsi
teknologi dalam pemanfaatan repository industri bambu dapat dilakukan secara
berkesinambungan. Menurut pendapat Bapak/Ibu, untuk faktor ketersediaan jumlah
SDM berkompeten TI maka pelaku industri kreatif manakah yang kondisi kualitasnya
saat ini ditinjau dari faktor tersebut paling baik?
(bandingkan pelaku industri kreatif pada kolom 1 dengan pelaku industri kreatif pada
baris yang sama di kolom 2)
KOLOM 1
Industri 1

KOLOM 2
9

Industri 2

Industri 1

Industri 3

Industri 1

Industri 4

Industri 1

Industri 1

Industri 5
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 1

Industri 7

Industri 1

Industri 8

Industri 1

Industri 9

Industri 1

Industri 10

Industri 1

Industri 11

Industri 1

Industri 12

Industri 1

Industri 13

Industri 1

Industri 14

Industri 1

Industri 15

Industri 2

Industri 3

Industri 2

Industri 4

Industri 2

Industri 2

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 2

Industri 7

Industri 2

Industri 8

Industri 2

Industri 9

Industri 2

Industri 10

Industri 2

Industri 11

Industri 2

Industri 12

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 22

Industri 2

Industri 13

Industri 2

Industri 14

Industri 2

Industri 15

Industri 3

Industri 4

Industri 3

Industri 3

Industri 5
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 3

Industri 7

Industri 3

Industri 8

Industri 3

Industri 9

Industri 3

Industri 10

Industri 3

Industri 11

Industri 3

Industri 12

Industri 3

Industri 13

Industri 3

Industri 14

Industri 3

Industri 15

Industri 4

Industri 4

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 4

Industri 7

Industri 4

Industri 8

Industri 4

Industri 9

Industri 4

Industri 10

Industri 4

Industri 11

Industri 4

Industri 12

Industri 4

Industri 13

Industri 4

Industri 14

Industri 4

Industri 5

Industri 15
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 5

Industri 7

Industri 5

Industri 8

Industri 5

Industri 9

Industri 5

Industri 10

Industri 5

Industri 11

Industri 5

Industri 12

Industri 5

Industri 13

Industri 5

Industri 14

Industri 5

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 23

Industri 6

Industri 7

Industri 6

Industri 8

Industri 6

Industri 9

Industri 6

Industri 10

Industri 6

Industri 11

Industri 6

Industri 12

Industri 6

Industri 13

Industri 6

Industri 14

Industri 6

Industri 15

Industri 7

Industri 8

Industri 7

Industri 9

Industri 7

Industri 10

Industri 7

Industri 11

Industri 7

Industri 12

Industri 7

Industri 13

Industri 7

Industri 14

Industri 7

Industri 15

Industri 8

Industri 9

Industri 8

Industri 10

Industri 8

Industri 11

Industri 8

Industri 12

Industri 8

Industri 13

Industri 8

Industri 14

Industri 8

Industri 15

Industri 9

Industri 10

Industri 9

Industri 11

Industri 9

Industri 12

Industri 9

Industri 13

Industri 9

Industri 14

Industri 9

Industri 15

Industri 10

Industri 11

Industri 10

Industri 12

Industri 10

Industri 13

Industri 10

Industri 14

Industri 10

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 24

Industri 11

Industri 12

Industri 11

Industri 13

Industri 11

Industri 14

Industri 11

Industri 15

Industri 12

Industri 13

Industri 12

Industri 14

Industri 12

Industri 15

Industri 13

Industri 14

Industri 13

Industri 15

Industri 14

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 25

7. Dalam rangka adopsi teknologi TIK pada pemanfaatan repository industri bambu, maka
perlu dilakukan pemetaan terhadap kondisi kualitas saat ini dari para pelaku industri
kreatif di Kabupaten Bangli ditinjau dari berbagai faktor yang penting agar adopsi
teknologi dalam pemanfaatan repository industri bambu dapat dilakukan secara
berkesinambungan. Menurut pendapat Bapak/Ibu, untuk faktor ketersediaan
infrastruktur pendukung implementasi repository maka pelaku industri kreatif
manakah yang kondisi kualitasnya saat ini ditinjau dari faktor tersebut paling baik?
(bandingkan pelaku industri kreatif pada kolom 1 dengan pelaku industri kreatif pada
baris yang sama di kolom 2)
KOLOM 1
Industri 1

KOLOM 2
9

Industri 2

Industri 1

Industri 3

Industri 1

Industri 4

Industri 1

Industri 1

Industri 5
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 1

Industri 7

Industri 1

Industri 8

Industri 1

Industri 9

Industri 1

Industri 10

Industri 1

Industri 11

Industri 1

Industri 12

Industri 1

Industri 13

Industri 1

Industri 14

Industri 1

Industri 15

Industri 2

Industri 3

Industri 2

Industri 4

Industri 2

Industri 2

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 2

Industri 7

Industri 2

Industri 8

Industri 2

Industri 9

Industri 2

Industri 10

Industri 2

Industri 11

Industri 2

Industri 12

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 26

Industri 2

Industri 13

Industri 2

Industri 14

Industri 2

Industri 15

Industri 3

Industri 4

Industri 3

Industri 3

Industri 5
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 3

Industri 7

Industri 3

Industri 8

Industri 3

Industri 9

Industri 3

Industri 10

Industri 3

Industri 11

Industri 3

Industri 12

Industri 3

Industri 13

Industri 3

Industri 14

Industri 3

Industri 15

Industri 4

Industri 4

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 4

Industri 7

Industri 4

Industri 8

Industri 4

Industri 9

Industri 4

Industri 10

Industri 4

Industri 11

Industri 4

Industri 12

Industri 4

Industri 13

Industri 4

Industri 14

Industri 4

Industri 5

Industri 15
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 5

Industri 7

Industri 5

Industri 8

Industri 5

Industri 9

Industri 5

Industri 10

Industri 5

Industri 11

Industri 5

Industri 12

Industri 5

Industri 13

Industri 5

Industri 14

Industri 5

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 27

Industri 6

Industri 7

Industri 6

Industri 8

Industri 6

Industri 9

Industri 6

Industri 10

Industri 6

Industri 11

Industri 6

Industri 12

Industri 6

Industri 13

Industri 6

Industri 14

Industri 6

Industri 15

Industri 7

Industri 8

Industri 7

Industri 9

Industri 7

Industri 10

Industri 7

Industri 11

Industri 7

Industri 12

Industri 7

Industri 13

Industri 7

Industri 14

Industri 7

Industri 15

Industri 8

Industri 9

Industri 8

Industri 10

Industri 8

Industri 11

Industri 8

Industri 12

Industri 8

Industri 13

Industri 8

Industri 14

Industri 8

Industri 15

Industri 9

Industri 10

Industri 9

Industri 11

Industri 9

Industri 12

Industri 9

Industri 13

Industri 9

Industri 14

Industri 9

Industri 15

Industri 10

Industri 11

Industri 10

Industri 12

Industri 10

Industri 13

Industri 10

Industri 14

Industri 10

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 28

Industri 11

Industri 12

Industri 11

Industri 13

Industri 11

Industri 14

Industri 11

Industri 15

Industri 12

Industri 13

Industri 12

Industri 14

Industri 12

Industri 15

Industri 13

Industri 14

Industri 13

Industri 15

Industri 14

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 29

8. Dalam rangka adopsi teknologi TIK pada pemanfaatan repository industri bambu, maka
perlu dilakukan pemetaan terhadap kondisi kualitas saat ini dari para pelaku industri
kreatif di Kabupaten Bangli ditinjau dari berbagai faktor yang penting agar adopsi
teknologi dalam pemanfaatan repository industri bambu dapat dilakukan secara
berkesinambungan. Menurut pendapat Bapak/Ibu, untuk faktor ketersediaan jaringan
intranet perusahaan maka pelaku industri kreatif manakah yang kondisi kualitasnya
saat ini ditinjau dari faktor tersebut paling baik?
(bandingkan pelaku industri kreatif pada kolom 1 dengan pelaku industri kreatif pada
baris yang sama di kolom 2)
KOLOM 1
Industri 1

KOLOM 2
9

Industri 2

Industri 1

Industri 3

Industri 1

Industri 4

Industri 1

Industri 1

Industri 5
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 1

Industri 7

Industri 1

Industri 8

Industri 1

Industri 9

Industri 1

Industri 10

Industri 1

Industri 11

Industri 1

Industri 12

Industri 1

Industri 13

Industri 1

Industri 14

Industri 1

Industri 15

Industri 2

Industri 3

Industri 2

Industri 4

Industri 2

Industri 2

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 2

Industri 7

Industri 2

Industri 8

Industri 2

Industri 9

Industri 2

Industri 10

Industri 2

Industri 11

Industri 2

Industri 12

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 30

Industri 2

Industri 13

Industri 2

Industri 14

Industri 2

Industri 15

Industri 3

Industri 4

Industri 3

Industri 3

Industri 5
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 3

Industri 7

Industri 3

Industri 8

Industri 3

Industri 9

Industri 3

Industri 10

Industri 3

Industri 11

Industri 3

Industri 12

Industri 3

Industri 13

Industri 3

Industri 14

Industri 3

Industri 15

Industri 4

Industri 4

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 4

Industri 7

Industri 4

Industri 8

Industri 4

Industri 9

Industri 4

Industri 10

Industri 4

Industri 11

Industri 4

Industri 12

Industri 4

Industri 13

Industri 4

Industri 14

Industri 4

Industri 5

Industri 15
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 5

Industri 7

Industri 5

Industri 8

Industri 5

Industri 9

Industri 5

Industri 10

Industri 5

Industri 11

Industri 5

Industri 12

Industri 5

Industri 13

Industri 5

Industri 14

Industri 5

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 31

Industri 6

Industri 7

Industri 6

Industri 8

Industri 6

Industri 9

Industri 6

Industri 10

Industri 6

Industri 11

Industri 6

Industri 12

Industri 6

Industri 13

Industri 6

Industri 14

Industri 6

Industri 15

Industri 7

Industri 8

Industri 7

Industri 9

Industri 7

Industri 10

Industri 7

Industri 11

Industri 7

Industri 12

Industri 7

Industri 13

Industri 7

Industri 14

Industri 7

Industri 15

Industri 8

Industri 9

Industri 8

Industri 10

Industri 8

Industri 11

Industri 8

Industri 12

Industri 8

Industri 13

Industri 8

Industri 14

Industri 8

Industri 15

Industri 9

Industri 10

Industri 9

Industri 11

Industri 9

Industri 12

Industri 9

Industri 13

Industri 9

Industri 14

Industri 9

Industri 15

Industri 10

Industri 11

Industri 10

Industri 12

Industri 10

Industri 13

Industri 10

Industri 14

Industri 10

Industri 15

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 32

Industri 11

Industri 12

Industri 11

Industri 13

Industri 11

Industri 14

Industri 11

Industri 15

Industri 12

Industri 13

Industri 12

Industri 14

Industri 12

Industri 15

Industri 13

Industri 14

Industri 13

Industri 15

Industri 14

Industri 15

9. Dalam rangka adopsi teknologi TIK pada pemanfaatan repository industri bambu, maka
perlu dilakukan pemetaan terhadap kondisi kualitas saat ini dari para pelaku industri
kreatif di Kabupaten Bangli ditinjau dari berbagai faktor yang penting agar adopsi
teknologi dalam pemanfaatan repository industri bambu dapat dilakukan secara
berkesinambungan. Menurut pendapat Bapak/Ibu, untuk faktor ketersediaan jaringan
internet perusahaan maka pelaku industri kreatif manakah yang kondisi kualitasnya
saat ini ditinjau dari faktor tersebut paling baik?
(bandingkan pelaku industri kreatif pada kolom 1 dengan pelaku industri kreatif pada
baris yang sama di kolom 2)
KOLOM 1
Industri 1

KOLOM 2
9

Industri 2

Industri 1

Industri 3

Industri 1

Industri 4

Industri 1

Industri 1

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 1

Industri 7

Industri 1

Industri 8

Industri 1

Industri 9

Industri 1

Industri 10

Industri 1

Industri 11

Industri 1

Industri 12

Industri 1

Industri 13

Industri 1

Industri 14

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 33

Industri 1

Industri 15

Industri 2

Industri 3

Industri 2

Industri 4

Industri 2

Industri 2

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 2

Industri 7

Industri 2

Industri 8

Industri 2

Industri 9

Industri 2

Industri 10

Industri 2

Industri 11

Industri 2

Industri 12

Industri 2

Industri 13

Industri 2

Industri 14

Industri 2

Industri 15

Industri 3

Industri 4

Industri 3

Industri 3

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 3

Industri 7

Industri 3

Industri 8

Industri 3

Industri 9

Industri 3

Industri 10

Industri 3

Industri 11

Industri 3

Industri 12

Industri 3

Industri 13

Industri 3

Industri 14

Industri 3

Industri 15

Industri 4

Industri 4

Industri 5
Industri 6
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Industri 4

Industri 7

Industri 4

Industri 8

Industri 4

Industri 9

Industri 4

Industri 10

Industri 4

Industri 11

Industri 4

Industri 12

Industri 4

Industri 13

Industri 4

Industri 14

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 34

Industri 4

Industri 5

Industri 15
9 8 7 6 5 4 3 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Industri 6

Industri 5

Industri 7

Industri 5

Industri 8

Industri 5

Industri 9

Industri 5

Industri 10

Industri 5

Industri 11

Industri 5

Industri 12

Industri 5

Industri 13

Industri 5

Industri 14

Industri 5
Industri 6

Industri 15

Industri 7

Industri 6

Industri 8

Industri 6

Industri 9

Industri 6

Industri 10

Industri 6

Industri 11

Industri 6

Industri 12

Industri 6

Industri 13

Industri 6

Industri 14

Industri 6

Industri 15

Industri 7

Industri 8

Industri 7

Industri 9

Industri 7

Industri 10

Industri 7

Industri 11

Industri 7

Industri 12

Industri 7

Industri 13

Industri 7

Industri 14

Industri 7

Industri 15

Industri 8

Industri 9

Industri 8

Industri 10

Industri 8

Industri 11

Industri 8

Industri 12

Industri 8

Industri 13

Industri 8

Industri 14

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 35

Industri 8

Industri 15

Industri 9

Industri 10

Industri 9

Industri 11

Industri 9

Industri 12

Industri 9

Industri 13

Industri 9

Industri 14

Industri 9

Industri 15

Industri 10

Industri 11

Industri 10

Industri 12

Industri 10

Industri 13

Industri 10

Industri 14

Industri 10

Industri 15

Industri 11

Industri 12

Industri 11

Industri 13

Industri 11

Industri 14

Industri 11

Industri 15

Industri 12

Industri 13

Industri 12

Industri 14

Industri 12

Industri 15

Industri 13

Industri 14

Industri 13

Industri 15

Industri 14

Industri 15

Terima Kasih atas kerjasama yang dilakukan...

Kualitas Adopsi TIK Pada Industri Kreatif Bambu di Kabupaten Bangli

halaman 36