Anda di halaman 1dari 3

DIABETES MELITUS , adalah salah satu jenis penyakit degeneratif yang semakin

merebak jumlah penderitanya. Dewasa ini, penyakit Diabetes Melitus bisa


dikatagorikan menduduki peringkat pertama dalam jumlah kuantitas jika
dibandingkan dengan penyakit degeneratif lainnya seperti jantung koroner,
disfungsi ginjal, hepatitis, stroke, liver. Selain itu, penderita Diabetes melitus sudah
merambah ke orang - orang dalam usia muda dan tidak lagi di dominasi oleh orang
lanjut usia.
Penyakit Diabetes melitus biasa disebut sebagai " Mother of Other Deseses "
atau Induk yang dapat menyebabkan penyakit lain muncul karena terjadi
disfungsi organ - organ tubuh lain dikarenakan efek negatif yang
ditimbulkan oleh penyakit ini. Mengapa bisa dikatakan demikian ....? , karena
bilamana seseorang sudah dinyatakan secara medis mengidap Diabetes Melitus
yang berarti darahnya sudah tercemar oleh gula yang menyebar ke seluruh organ
tubuh yang lain dimana lama - kelamaan akan menimbulkan disfungsi pada organ
tubuh yang lain. Organ - organ tubuh yang biasanya mengalami disfungsi karena
efek berantai dari penyakit Diabetes melitus adalah :
a. Pertama adalah OTAK, dalam hal ini jika otak sudah mulai terganggu maka
pengaruh paling kecil adalah penderita akan menjadi pikun atau mudah lupa akan
sesuatu hal.
b. Ke dua adalah MATA, jika mata sudah mulai terpengaruh biasanya akan
mengalami rabun atau yang paling parah bisa mengalami kebutaan.
c. Ke tiga adalah GINJAL , organ tubuh ini bisa terpengaruh karena dari obat obatan yang dikonsumsi selama menderita Diabetes melitus dan yang lebih parah
lagi sampai mengalami gagal ginjal artinya harus dilakukan transfusi darah.
d. Ke empat adalah ALAT KELAMIN , biasanya pada laki - laki yang menderita
Diabetes melitus akan mengalami disfungsi ereksi atau impotensi, dan lain
sebagainya.
Sebenarnya inti permasalahan pada penderita Dibetes melitus yaitu karena organ
Pankreas mengalami disfungsi . Pankreas , jika dalam keadaan normal berfungsi
menghasilkan insulin untuk memproses metabolisme gula yang terdapat di dalam
darah menjadi energi ( glukosa diproses menjadi glukogen yang diperlukan untuk
energi dalam kita beraktifitas ). Selama ini banyak cara yang dilakukan oleh
penderita Diabetes Melitus untuk mengurangi kadar gula dalam darah , misalnya
dengan meminum ramuan herbal seperti daun tapak dara, kunyit putih, rambut
jagung dan lain - lain. Sebenarnya, apa yang dilakukan dengan meminum ramuan
herbal tersebut adalah hanya memiliki efek mengurangi kadar gula dalam darah
akan tetapi tidak memperbaiki pankreasnya.suplemen yang Untuk memperbaiki
fungsi pankreas , harus dilakukan upaya yang

serius yaitu diet ketat terhadap makanan yang mengandung gula dan
karbohidrat dan juga harus melakukan olah raga rutin dibawah sinar
matahari pagi antara jam 6 - 8 pagi, serta mengkonsumsi suplemen yang
mengandung omega 3 seperti minyak ikan, sunclorella, dan lain - lain.
Olah raga rutin setiap pagi dibawah sinar matahari pagi supaya tubuh
dapat menyerap sinar infra merah ( Biofir ) matahari yang sangat
bermanfaat membantu proses metabolisme tubuh secara sangat efektif
sehingga membantu proses perbaikan dan pembuatan sel baru organ
tubuh yang rusak. Demikian juga dengan Omega 3 dimana bisa membantu
proses metabolisme pembentukan sel baru organ tubuh yang rusak dan
melindungi inti sel organ tubuh kita. Sedangkan, diet ketat akan
membantu menurunkan kadar gula dalam darah agar metabolisme tubuh
menjadi lebih lancar dan mengurangi pencemaran gula pada organ tubuh
yang rusak.

Jadi langkah apa yang harus dilakukan sebagai upaya pencegahan supaya kita tidak
terserang penyakit Diabetes melitus ? Kita musti ingat pedoman hidup sehat yaitu "
LEBIH MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI " . Berikut dibawah ini ada beberapa
petunjuk untuk menjalani hidup sehat, yaitu :
1. Rutin melakukan olah raga pagi , misalnya jogging, senam Tai Chi, senam Qi
Gong , bersepeda santai, atau berenang.
2. Hindari makanan yang mengandung lemak / kolesterol yang banyak
dijumpai pada makanan fast food, dan durian, mlinjo dan lain sebagainya
3. Sebaiknya menggunakan gula rendah kalori, seperti gula dari jagung
4. Hindari makanan atau minuman yang terbuat dari bahan - bahan
artifisial dan banyak mengandung gula / karbohidrat seperti soft drink, dan ayam
horen yang banyak disuntik hormon kimia supaya cepat gemuk.
5. Upayakan untuk makan pada sore hari paling lama jam 5 sore, supaya
glukosa yang ada di dalam darah bisa terurai karena kita masih melakukan
aktifitas .
6. Jangan lupa banyak minum air putih , sehari maksimal 2,5 liter
7. Upayakan untuk mengkonsumsi makanan berserat tinggi, seperti jeruk
keprok, biji - bijian, dan sayuran.
8. Upayakan selalu berpikir positif , relax / tidak spaneng dalam menyikapi

suatu persoalan yang sedang kita hadapi


9. Selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa , atas semua rejeki dan
kesehatan yang diberikan oleh-NYA. Dan musti tetap tawakal dan bersyukur
juga meskipun kita sedang menghadapi suatu permasalahan yang pelik sekalipun,
dan lain sebagainya
Semua yang telah diuraikan di atas akan berjalan sebagaimana mestinya jika kita
memang benar - benar ingin menjaga kesehatan tubuh kita supaya tetap sehat
selalu yaitu dengan niat yang sepenuh hati untuk menjalani pola hidup sehat. Jika
kita bijaksana dalam menjaga kesehatan diri kita sendiri, seyogyanya kita selalu
merealisasikan pedoman hidup supaya kita bisa menjaga kesehatan kita yaitu
LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI ...... PENYAKIT APAPUN
JENISNYA ! !