Anda di halaman 1dari 17

AGD

Vita Anggita
(A102.09.063)
Willy Alno F
(A102.09.064)

What is AGD ?
Suatu

instrumen yang dirancang untuk mengukur


pH, pCO2, pO2 dalam sampel darah. Dengan
ukuran sampel 25 100 mikroliter.

Prinsip
Analisis

gas darah / pH menggunakan


elektroda untuk menentukan parsial
tekanan hidrogen [pH], parsial
tekanan karbon dioksida [pCO2], dan
tekanan parsial oksigen [pO2] dalam
darah.

Instrumen ini berisi 3 impedansi


amplifier terpisah yang dirancang untuk
beroprasi dalam kisaran khusus dari
setiap elektroda pengukuran:

Ruang sampel yang terpisah juga


memberikan kontrol termostatik untuk
memodifikasi gas kalibrasi dan kontrol 3
elektroda.
Sistem vacum menyediakan aspirationan
pembilasan servise untuk ketiga elektroda.
Gas kalibrasi yang dipilih oleh kontrol
tombol push khusus dan melewati ruang
sampel bila diperlukan

Bagian
Layar (LCD)

Umum

keypad
Slot/strip
(sampel)

AGD

Alarm

memory
+
Port USB
Kompartmen
reagen

Cara kerja
Sampel

dimasukkan ke dalam instrumen


analisis yang menggunakan elektroda
untuk mengukur konsentrasi ion
hidrogen (H+), yang akan diolah dengan
hasil :

pH

Tekanan parsial hidrogen

pO2

Tekanan parsial karbondioksida

pCO2

Tekanan parsial oksigen

pH
Alat

pengukur elektroda pH terdiri dari


kaca khusus dengan membran selektif
permeabel untuk ion hidrogen.
Sebuah listrik potensial bereaksi di
permukaan dalam dan luar dari
membran tergantung pada aktivitas log
ion hidrogen dalam sampel.

pO2
Diukur

dengan menggunakan elektroda


polarografi ( Clark ), oksigen berdifusi
dari sampel ke katoda, di mana oksigen
direduksi menjadi ion peroksida.
Elektron berasal dari anoda perak yang
teroksidasi, menghasilkan konsentrasi
oksigen yang proporsional di katoda.

pCO2
Sebuah

elektroda bernama
Severinghaus digunakan untuk
mengukur pCO2 dan prinsip pengukuran
sama seperti untuk ion hidrogen, kecuali
bagian ujung elektroda ditutupi dengan
membran yang permeabel terhadap
gas, sehingga perubahan pH dengan
karbon dioksida secara proporsional
menyebar dari sampel ke permukaan
elektroda

Sinyal

elektroda tergantung pada suhu


serta konsentrasi, dan semua
pengukuran dilakukan pada suhu 370 C.
Semua pemeriksaan bergantung pada
suhu reaksi, maka perlu disesuaikan
dengan suhu sebenarnya pasien.

Kalibrasi alat
Kalibrasi : Diprakarsai oleh instrumen
diprogram interval. Operator dapat
memulai acak kalibrasi dan kalibrasi
selama mode standby.
Modus siaga
: Unit mengkalibrasi hanya
ketika operator siap untuk menganalisis
spesimen. (Jika unit tidak dalam modus
siaga, itu akan mengkalibrasi menurut
program interval.)

Poin Kalibrasi
Teknik dalam mengkalibrasi melibatkan
penempatan sensor dalam larutan kalibrasi,
kemudian menentukan presisi lebur campuran O 2,
CO2, dan N2 dalam suatu cairan. Ketika
kesetimbangan tercapai, dapat diketahui tekanan
parsial dari O2 dan CO2 dalam suatu larutan.
Bubling diulang dengan campuran gas dalam 1
detik untuk menyediakan poin kalibrasi dalam 1
detik. Menggunakan kedua poin kalibrasi, monitor
dapat mengkalkulasi faktor faktor yang sesuai
dengan sensor tersebut.

Daftar Pustaka
http://www.idexx.com/pubwebresources/i

mages/corporate/news/press-releases/pr
vetstat.jpg
http://
hinfo.humaninfo.ro/gsdl/whoghp/docum
ents/s18512en/s18512en.pdf
http://www.biobrain1.com/uploading2/
blood%20gas%20analyzer/Blood%20Gas_p
H%20Analyzers.pdf

Terima kasih