Anda di halaman 1dari 20

Presentasi Kasus Portofolio

Seorang Bayi berusia 6 minggu
dengan Hernia Inguinalis
Lateralis Dekstra Reponible
Oleh:
dr. Candrika Izzatika P.
RSUD Simo Boyolali
Pembimbing:
dr. Siti Nur Rokhmah Hidayati

Identitas Pasien
Nama
Usia

: By. EN
: 6 minggu

Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat

: Kemusu

No. Registrasi : 1501087758

Keluhan Utama Benjolan di lipat paha kanan .

Benjolan tersebut diketahui muncul sejak kurang lebih 1 minggu yang lalu. Benjolan muncul kambuh-kambuhan.Riwayat Penyakit Sekarang Seorang bayi. BAB dan BAK lancar.5 bulan. terutama ketika pasien batuk atau menangis. demam (-). muntah (-). Benjolan hilang ketika pasien dalam keadaan tenang atau sedang beristirahat. dengan keluhan adanya benjolan di lipat paha kanan. dibawa keluarganya datang ke IGD. tidak ada keluhan . Mual (-). berusia 1.

Riwayat Penyakit Dahulu Pasien belum pernah mengalami keluhan seperti ini sebelumnya. .

.Riwayat Pengobatan Pasien belum pernah diperiksakan ke klinik ataupun rumah sakit untuk keluhan saat ini.

Sosial ekonomi cukup. . Kondisi lingkungan sosial dan ekonomi : Pasien tinggal bersama kedua orangtua dan neneknya.Riwayat Keluarga : Di keluarga pasien tidak ada yang menderita penyakit yang sama dengan pasien. Pasien melakukan pembayaran jasa di rumah sakit dengan menggunakan jenis pembayaran umum.

• Keadaan umum: baik • Derajat kesadaran: compos mentis • Derajat gizi: gizi kesan cukup (berat badan = 4.1 kg) Keadaan Umum Pemeriksaan Fisik .

sukar dicabut. kering (-) Mulut Mata • Hematoma periorbita (-/-). bloody rhinorea (-/-).T1 • Mukosa basah (+). Leher Telinga • Daun telinga dalam batas normal. Oedema palpebra (-/-). deviasi trakhea (-). gerak bebas. Kepala Kulit Pemeriksaan Fisik . deformitas (-/-) • Bentuk mesosefal. sklera ikterik (-/-) Hidung • Napas cuping hidung (-). pucat (-). sekret (-/-). kelembaban baik. sianosis (-).• Bentuk normocolli. • Kulit sawo matang. glandula thyroid tidak membesar. limfonodi tidak membesar. rambut kering (-). rambut warna hitam. hifema (-/-). tonsil T1 . kaku kuduk (-). konjungtiva anemis (-/-) . tragus pain (-/-) Tenggorok • Uvula di tengah. turgor kembali cepat. mukosa pharing hiperemis (-).

Pemeriksaan Fisik Thoraks Abdomen Genitourinaria Ekstremitas Cor : • I: iktus kordis tidak tampak • P: iktus kordis tidak kuat angkat • P: batas jantung kesan tidak melebar • A: BJ I-II intensitas normal. bising (-) I: Perut distended (-). testis teraba 2 buah. hipospadi (-). damn contur (-) I: OUE (+). reguler. anus (+) Oedem : - Pulmo : • I: Pengembangan dada kanan = kiri • P: Fremitus raba dada kanan = kiri • P: Sonor di seluruh lapang paru • A: Suara dasar vesikuler (+/+) A: Bising usus (+) normal P: Timpani P: Nyeri tekan (-) P: nyeri tekan (-). epispadi (-). discharge (-) Akral dingin: - .

Pemeriksaan Fisik Status Lokalis: Regio Inguinalis Dextra Inspeksi: benjolan (+). warna sama dengan kulit sekitar Thumb test: tidak keluar benjolan Finger test : terdapat tekanan pada ujung jari Palpasi : nyeri tekan (-). hiperemis (-). cincin teraba longgar Auskultasi : bising usus (+) .

ASSESMENT .

Hernia Inguinalis Lateralis PENDAHULUAN Hernia inguinalis lateralis adalah kelainan bedah yang paling sering terjadi pada anak-anak. dan telah banyak tehnik yang digunakan. . Literatur tentang hernia telah dikenal sejak lebih dari 20 abad. Galen yang pertama kali menggambarkan pathogenesis dari hernia inguinalis lateralis ketika dia memaparkan tentang processus vaginalis sebagai saluran ke bawah yang merupakan jalur turunnya testis dari rongga peritoneum ke scrotum (processus vaginalis peritonei).

Hernia Inguinalis Lateralis PATOGENESIS Pada fetus. Processus vaginalis memanjang melewati canalis inguinalis kearah skrotum dan memberikan jalur untuk dilewati testis ke skrotum. Testis terbentuk pada rongga retroperitoneum embrio menempati kanalis interna pada bulan ke-7. processus vaginalis tampak sebagai penonjolan dari cavum peritoneum pada bulan ke3. .

Setelah terjadi penurunan testis. processus menutup kecuali bagian terminal testis (tunicavaginalis) Caliber dari patent processus menentukan apakah akan terjadi hernia atau hidrokel. . Caliber kecil hanya dapat dilalui oleh cairan peritoneum yang berkembang menjadi hidrokel komunikan. Caliber yang besar dapat dilalui oleh organ intraabdomen sehingga terjadi hernia inguinalis. pada bulan awal kehidupan.

Hernia Inguinalis Lateralis Normal Hidrocel Hernia Inguinalis Lateralis .

Hernia Inguinalis Lateralis Secara klasik didapatkan gejala timbulnya benjolan yang hilang timbul. Hernia inguinalis dicurigai terjadi pada anak dengan riwayat adanya pembesaran didaerah inguinalis atau srotum. atau menangis. GEJALA Nyeri yang signifikan merupakan tanda-tanda adanya incarserata atau strangulasi. hal ini terjadi ketika anak batuk. Timbul ketika tekanan intra abdomen meningkat. . Pada stadium ini hernia masih reponibilis.

kantung hernia dicari dan pembuluh darah dan vas deferens dipisahkan dari kantung hernia.Hernia Inguinalis Lateralis PENATALAKSANAAN: TEKNIK KONVENSIONAL (OPEN HERNIAREPAIR) Pembedahan untuk hernia inguinalis lateralis pada anak biasanya dilakukan melaui insisi lipatan kulit terbawah dengan memisahkan aponeurosis muskulus obligus eksternus sampai pada kanalis inguinalis interna. Setelah nervus ilioinguinalis diidentifikasi. Dilakukan ligasi tinggi setelah kantung dibuka dan dievaluasi. .

PLANNING Diagnosa Kerja Tatalaksana • Hernia Inguinalis Lateralis Dextra Reponible • Motivasi rujuk ke spesialis bedah untuk dilakukan hernia repair .

TERIMAKASIH .