Anda di halaman 1dari 17

TELA’AH YURIDIS PERLINDUNGAN KESEHATAN

REPRODUKSI REMAJA TERHADAP TINDAKAN ABORSI
Nurul Zuhria Ervan
A .PENDAHULUAN
Permasalahan remaja kian lama dirasakan kian kompleks dan memprihatin
kan. Penanganan masalah ini tidak hanya dilakukan oleh satu lembaga saja akan
tetapi perlu kerja sama berbagai pihak yang peduli terhadap permasalahan remaja
khususnya di bidang kesehatan reproduksi .
Masa remaja merupakan masa transisi yang unik dan ditandai oleh berbagai
perubahan fisik, emosi dan psikhis. Masa remaja merupakan masa yang khusus dan
penting, karena merupakan periode pematangan organ reproduksi manusia ( Dep
Kes,2001: 32 ).
Kesehatan reproduksi remaja sulit dipisahkan dari kesehatan remaja secara
keseluruhan, karena gangguan kesehatan remaja akan menimbulkan gangguan pula
pada sistem reproduksi ( Dep. Kes, 2001:35 ) .
Kesehatan reproduksi merupakan masalah yang komleks ( bersifat sistematik, multi interpretasi, mudah berkembang, menjadi isu dan sulit diatasi, sehingga
diperlukan pendekatan antar disiplin, bahkan transdisiplin ( Supanto,1999: iii ).
Remaja merupakan kelompok masyarakat yang berada pada kelompok usia
11.- 24 tahun. Pada masa ini remaja mengalami perubahan –perubahan yang
bersifat psikologis, fisik dan fisiologis. Perubahan ini berjalan secara berkesinambungan sampai usia dewasa di atas 24 tahun , dengan peningkatan hormonal yag
cukup baik yang didiringi dengan perbaikan gizi yang diperoleh, maka terjadi
perubahan fungsi dan dorongan seksual yang cukup pesat, namun hal itu belum
diikuti oleh perkembangan psikososialnya. Akibatnya, remaja menjadi rentan
terhadap pengaruh buruk dari luar yang mendorong timbulnya perilaku seksual
yang beresiko tinggi.
. Pengaruh buruk tersebut berupa informasi-informasi yang salah tentang
hubungan seksual aktif, misalnya dari film-film, buku-buku, dan lainnya. Hal
tersebut dapat mendorong remaja untuk berperilku seksual aktif ( melakukan
hubungan intim sebelum menikah ), yang mempunyai resiko yang merugikan .
Resiko tersebut menurut Kinsey et al ( 1953 ) dalam kutipan Budhi Setiawan dan
Ester Suryawati ( 1998:i ) dapat berupa :
1.Kehamilan remaja dengan berbagai kosekuensi psikososial seperti putus sekolah , rasa rendah diri, kawin muda, dan perceraian dini.
,
2.Abortus dengan konsekuensi psikososial seperti rasa bersalah yang berkelebihan,
ancaman hukuman pidana, dan sanksi adat/ masyarakat.
.
.
1.

Berbagai gangguan dan tekanan psikoseksual serta sosial dimasa lanjut yang timbul akibat hubungan seksual remaja pranikah . keberhasilan ( ” succes” ). Kesehatan yang dijaga secara baik sejak seseorang menginjak masa remaja. akan memungkinkan ia menjalankan fungsi reproduksi dan fungsi sebagai orang tua secara sehat dan bertanggung jawab.2. Pengertian sehat bukan hanya secara fisik. Sehat juga mencakup aspek sehat mental dan sehat sosial ( perilaku anti sosial adalah perilaku yang secara sosial tidak sehat. Adanya berbagai resiko teersebut. Persiapan diperlukan sejak pria maupun wanita menginjak remaja atau bukan sejak kecil. Penyakit menular seksual 4 Gangguan saluran reproduksi pada masa beriktnya ( tumor ) 5. mental dan sosial secara utuh. a. 23 Tahun 1992 ). . Kesehatan Reproduksi Kesehatan reproduksi adalah keadaan kesejahteraan fisik. maka perlu dan berhak para remaja. 2001:3 ). dan bukan pula diartikan secara sempit sebagai ” tidak adanya penyakit atau kelainan ”. 3.( sesuai dengan pengertian yang terkandumg dalam UU N0.Kes. Kesehatan reproduksi mencakup tiga komponen yaitu kemampuan ( ”ability ” ). yang memungkinkan seseorang dapat hidup secara produktif baik ekonomi maupun sosial. Kemampuan berarti dapat berproduksi. b. perempuan dan laki-laki memperoleh informasi yang tepat dan benar serta perlindungan yang tepat tentang reproduksi remaja. diperkuat persiapan yang cukup lama yang bukan hanya sewaktu sudah menikah atau hamil saja. Keberhasilan berarti dapat menghasilkan anak sehat . demikian pula seorang yang baik apabila tidak mampu menyesuaiakan dirinya dengan lingkungan sosialnya akan mudah terkena penyakit akibat stress ). sehingga dapat berperilaku sehat dan menjalani kehidupan seksual yang bertanggung jawab. dan keamanan ( ” safety ” ). B.. serta fungsi dan prosesnya ( Dep. PEMBAHASAN 1. Agar proses reproduksi terlaksana dalam keadaan yang sehat seperti yang dimaksudkan. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengertian tersebut di atas yaitu .

yaitu pengguguran kandungan yang dilakukan secara sengaja . Secara medis aborsi adalah berakhirnya/ gugurnya kehamilan sebelum kehamilan mencapai usia 20 minggu. 1997 : 141 ). Menurut istilah teknis aborsi adalah upaya peniadaan atau penghentian kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar rahim ( S ri Hadipranoto dkk. 2001:31 ). b. kehamilan. 1995 : 1 ) Reproduksi sehat penting untuk mendapatkan keturunan yang didambakan secara benar dan dapat dipertanggung jawabkan . Aborsi buatan (Abortus provocatus). 2). Ini terjadi apabila karena penyakit menahun. persalinan. Secara psikologis pada saat seseorang mengalami kehamilan di luar nikah. yaitu sebelum janin dapat hidup di luar kandungan secara mandiri ( Suryono Ekotomo dkk. yang jelas dalam aborsi jenis pertama ini tidak ada akibat hukum yang terjadi akibat dari gugurnya kandungan . seyo nya bukan merupakan aktivitas yang berbahaya ( Biran .. 2. didorong oleh alasan-alasan yang lain dan melawan hukum Aborsi spontan biasanya terjadi sebelum kehamilan berumur 12 minggu ( 3 bulan ). atau keadaan patologis lain. yaitu aborsi yang dilakukan dengan sengaja karena alasan medis yang sangat darurat atau jika ada indikasi bahwa kehamilan dapat membahayakan atau mengancam ibu bila kehamilan berlanjut . . Lain halnya . kelainan saluran reproduksi. yang tumbuh dan berkembang .3. Dunia medis membagi aborsi secara umum menjadi dua jenis . Aborsi dan Resiko Terhadap Kesehatan Reproduksi Kehamilam yang tidak diinginkan pada masa remaja dapat memicu terjadinya pengguguran kandungan atau aborsi.Affandi. Aborsi spontan ( Abortus Spontaneous ) yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya bukan perbuatan manusia. Abortus provocatus therapeuticus . sebagaimana dikemukakan Musa Perdanakusuma dalam kutipan Suryono Ekotama ( 2001 :34 ) yaitu: a.Aborsi ini dibedakan lagi menjadi dua golongan 1). maka ia akan cenderung mengambil jalan keluar seperti menggugurkan kandungan atau aborsi. Keamanan berari semua proses reproduksi termasuk hubungan seks. ialah pengguguran kandungan yang dilakukan dengan sengaja tanpa mempunyai alasan kesehatan ( medis).Dalam bahasa sehari-hari aborsi jenis ini bisa disebut keguguran. kontrasepsi dan abortus. Abortus provokatus criminalis. sehingga tidak ada pihak yang dapat mempertanggungjawabkan aborsi jenis ini karena aborsi yang terjadi bukan kehendak/perbuatan manusia .

bidan ) dengan peralatan yang tepat dengan keseterilan tinggi. Infeksi alat reproduksi b.. misalnya dengan cara . dengan aborsi buatan dapat dikatakan sebagai aborsi yaitu gugurnya kandungan karena perbuatan manusia yang disengaja baik untuk alasan medis maupun aborsi yang ilegal atau kriminal. Ester Suryawati. Pengaturan Aborsi Dalam Hukum Indonesia . Peraturan tentang aborsi dalam KUHP diatur dalam beberapa ketentuan isi pokok sebagai berikut : . Tindakan aborsi yang aman dari segi medis jarang menimbulkan bahaya. Resiko Shock h. menggunakan alat bantu tradisional yang tidak steril dan berakibat negatif pada rahim. penggunaan ramuan peluruh rahim. yaitu apabila dilakukan tidak sesuai dengan standar profesi medis.. 23 tahun 1992 Tentang Kesehatan a. Tingginya resiko kematian ibu atau anak atau keduanya e. manipulasi fisik.2001:13 ): a. Fustula Genetal Traumatis ( rusaknya alat reproduksi jalan lahir ) g. Aborsi dalam KUHP. Perundang-undangan Indonesia mengatur tentang aboarsi dalam dua undang-undang yaitu dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-undang No. Tindakan aborsi yang tidak aman mengandung resiko yang cukup tinggi. Robek rahim ( Ruptur Uterus ) f.4. seperti dengan pijatan pada rahim agar janin terlepas dari rahim. Melakukan aborsi yang tidak aman pada remaja mengandung resiko antara lain ( Budhi Setiawan. Kematian. Aborsi tidak aman dapat menyebabkan berbagai akibat termasuk kematian.. dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengalaman ( dokter. karena secara hukum aborsi buatan tidak diizinkan kecuali atas alasan medis untuk menyelamatkan jiwa ibu. Tindakan aborsi aman bila dikerjakan karena indikasi medis ( jika terdapat indikasi bahwa kehamilan dapat membahayakan atau mengancam nyawa ibu apabila kehamilan berlanjut ). Kemandulan. Kebanyakan pengguguran kandungan /aborsi dilakukan dengan sembunyi-sembunyi dengan cara yang berbahaya. maka petugas kesehatan perlu mewaspadai kejadian aborsi yang tidak aman terutama kasus-kasus kehamilan remaja 3.. c. dan dilakukan sebelum kehamilam berumur 3 bulan .Pendarahan dan gangguan neurologis/sysaraf d.

c).diancam hukuman penjara paling lama lima tahun enam bulan ( pasal 348 ayat (1) ). maka hukuman yang ditentukan dalam pasal tersebut dapat ditambah sepertiganya dan dapat dicabut haknya untuk melekukan pekerjaannya yang telah digunakan melakukan pekerjaan itu ( pasal 349 ). Berdasarkan pasal-pasal tersebut di atas dapat diketahui bahwa pelaku yang terlibat dalam terjdinya kejahatan adalah : a). maka diancam hukuman penjara paling lama lima belas tahun ( pasal 347 ayat ( 2) ). 1). Selain itu dimungkinkan trjadi kerja sama antara wanita hamil dan dokter (pasal 348 ayat (1)). pasal 347. 3). apoteker. dan apoteker yang membantu melakukan tindakan aborsi .Wanita hamil. dapat bertindak sebagai pelaku selain itu juga dapat bertindak sebagai orang yang menyuruh melakukan ( pasal346). seperti yang disebut dalam pasal 347. apabila sampai menyebabkan kematian wanita diancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun ( pasal 348 ayat (2) ). d) Seiring dengan perkembangan zaman ada pihak lain yang terlibat terjadinyakejahatan aborsi yaitu perantara yang menghubungkan wnita hamil dengan dokter atau dukun. bahwa oleh karena itu dapat gugur kandungannya dihukum paling lama empat tahun ( pasal 299 ayat (1) ).Jika kejahatan itu dilakukan dalam menjalankan pekerjaannya.5. atau menyuruh orang lain melakukannya diancam hukuman penjara paling lama empat tahun ( pasal 346 ). 2). apabila di-lakukan tanpa persetujuan wanita itu sendiri ( pasal 347 ayat ( 1) ). 5).Dokter. b). 4). Siapapun yang dengan sengaja melakukan dan membantu pelaksanaan tindakan aborsi diancam hukuman penjara paling lama dua belas tahun . bidan. dan pasal 348 ayat (1)). tabib.Tindakan aborsi yang sengaja dilakuakan dengan persetujuan wanita . 348.Siapapun dengan sengaja mengobati atau mengerjakan suatu perbuatan terhadap seseorang wanita dengan memberitahukan atau menimbulkan pengharapan .. bidan. dan apabila tindakan tersebut mengakibatkan kematian.Waniata yang sengaja menggugurkan dan mematikan kandungan. selain itu juga dapat bertindak sebagai pembantu mekakukan kejahatan aborsi ( pasal 349). .Dokter. maka dapat dicabut haknya untuk menjalankan pekerjaan itu ( pasal 299 ayat ( 2 ) ). dapat bertindak sebagai pelaku (pasal 299. dukun . 6).

bidan dan petugas lainnya dianggap sebagai pelanggar hukum ketika mereka melakukan tindakan aborsi dengan tujuan untuk menyelamatkan jiswa . ) dengan persetujuan ibu hamil atau suami atau keluarganya ( pasal 15 ayat (2) ) Pelegalan ini memang sedikit bisa memberikan peluang kepada dokter atau bidan yang berwenaqng di bidang itu . Tindakan medis tertentu dimaksud dapat dilakukan berdasarkan indikasi medis yang mengharuskan diambilnya tindakan tersebut oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu ( dokter ahli kebidanan dan penyakit dalam) dan dilakukan sesuai dengan tanggung jawab profesi serta berdasarkan pertimbangan tim ahli ( yang terdiri dari berbagai bidang. disebutkan bahwa : dalam keadaan darurat sebagai upaya menyelamatkan jiwa ibu hamil dan atau janinnya dapat dilakukan tindakan medis tertentu ( pasal 15 ayat (1) ) . 23 tahun 1992 menyatakan bahwa : 1). . b. Dilakukan dengan sarana kesehatan tertentu yaitu sarana kesehatan yang memiliki tenaga dan peralatan yang memadai untuk tindakan tersebut dan telah ditunjuk oleh pemerintah Memahami tentang rumusan ketentuan tentang indikasi medis dapat diketahui bahwa indikasi ini bisa terjadi pada ibu/wanita yang hamil dan . seperti.medis.23 Tahun 1992 Tentang Kesehatan Aborsi dalam undang-undang No. norma agama. dan psikologi.6 Ketentuan dalam pasal-pasal KUHP tersebut sangat jelas tidak memberikan peluang dilakukan aborsi. kesusilaan dan norma kesopanan. Oleh karena itu perlu diundangkan peraturan yang lebih efektif dan mampu memberikan solusi yang tepat bagi masyarakat serta dapat memberikan peluang pada petugas medis untuk melakukan aborsi dengan ketentuan dan batasan yang telah ditentukan dengan baik. Tindakan medis tertentu dalam bentuk pengguguran kandungan dengan alasan apapun dilarang karena bertentangan dengan norma hukum. Segala bentuk tindakan aborsi dilarang bagi wanita. jika pemberlakuan ketentuan pasal tersebut mutlak dan tidak ada alasan apapun. agama. tanpa memberikan alternatif untuk menyediakan teknologi kesehatan reproduksi yang aman yang dapat mengurangi resiko kematian wanita hamil. Namun dalam keadaan darurat sebagai upaya menyelamatkan nyawa ibu dan atau janin yang dikandungnya dapat diambil tindakan medis tertentu 2). hukum. Kosekuensinya petugas medis khususnya dokter. 23 tahun 1992 diatur dalam ketentuan pasal 15. disebabkan adanya resiko penyakit yang berat yang membahayakan jiwa wanita hamil tersebut. Aborsi DalamUndang-undang No. Penjelasan pasal 15 undang-undang No.

ginjal. hipertensi. 23 tahun 1992 Tentang Kesehatan. badan. kondisi ini dapat diketahui dengan kemajuan teknologi moderen yang dapat mengetahui kondisi janin sebelum lahir. 2001 :80 ). Pengertian ini mempunyai cakupan yang luas sekali tidak boleh menyamakan indikasi kesehatan dengan indikasi medis. Indikasi medis ibu/wanita hamil yaitu jika menderita berbagai penyakit seperti jantung. Pengertian indikasi medis berbeda dengan pengertian indikasi kesehatan. jika indikasi kesehatan dijadikan alasan aborsi. keduanya mempunyai makna yang jauh berbeda. janinnya. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan imformasi pada masyarakat. yaitu tindakan aborsi yang dengan sengaja direncanakan tanpa indikasi medis yang jelas adalah melawan hukum atau tidak sah menurut hukum ( abortus provokatus criminalis ). untuk menolong jiwa tersebut biasanya tim medis memberikan alternatif kepada wanita yang bersangkutan untuk tidak meneruskan kehamilannya yang penuh resiko Indikasi medis pada janin yaitu jikan diketahui anak yang akan dilahirkan menderita cacat berat dan tidak punya harapan hidup. sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. maka banyak orang dalam keadaan ekonomi lemah akan melakukan aborsi dengan alasan tidak mampu memberi nafkah anak yang akan dilahirkan. oleh karena itu penyadaran pentingnya reproduksi sehat perlu ditanamkan pada masyarakat khususnya remaja untuk mendapatkan . jadi ada dua indikasi medis yaitu indikasi medis ibu/wanita hamil dan indikasi medis janin. Wanita yang melakukan aborsi dan orang-orang yang membantu pelaksanaan tersebut diancam hukjman penjara dari empat – lima belas tahun C.jika kehamilan diteruskan penyakit tersebut dapat mengancam jiwanya.7. Tela’ah dari pengaturan tentang aborsi tersebut menunjukkan bahwa Indonesia menganut faham. PENUTUP Pengetahuan tentang pentingnya reproduksi sehat belum disadari oleh remaja . walaupun penggunaannya sama . terutama pada saat melahirkan. lever. adalah keadaan sejahtera dari jiwa. adanya kelainan kromosom pada anak. apakah anak tersebut sempurna atau mengalami kekurangan atau cacat ( Suryono Ekotama. Pengertian kesehatan dalam pasal 1 ayat (1) undangundang No.

Yogyakarta. Adriana. Danar Wijaya.2001. Pemberdayaan Wanita Dalam bidang Kesehatan.1999. 2000.P. Jakarta. dkk.”Hak Reproduksi Dan Realita Sosial ” dalam Seminar Hak Dan Kesehatan Reproduksi.. UGM Yogyakarta 1. : Andi dan Yayasa Essentia Medical.1997.I.” Kesehatan Repro. A. Kesehatan Reproduksi. Sunarto. Undang-undang No. Kesehatan Reproduksi Suatu Pendekatan Baru.T.Departemen Kesehatan Jakarta.1998. dkk.. Efendi Biran . Mohammad Kartono”.. Departemen Kesehatan R.2 Mei 1995 Hadipranoto Sri. 23 Tahun 1999 Tentang Kesehatan Kitab Undang-undang Hukum Pidana . 1998. hanya dengan cara itu dapat diharapkan melakukan pencegahan terhadap resiko yang membahayakan kesehatan pada umumnya dan kesehatan reproduksi pada khususnya ( melakukan abortus provokatus criminalis ) DAFTAR PUSTAKA.Kebijakan Hukum Pidana Mengenai Pelecehan Seksual. .8 keturunan yang didambakan secara benar dan dapat dipertanggung jawabkan.dkk. Suryawati Ester. Yogyakarta. Setiawan Buhdi.Resiko Reproduksi Remaja. . Hak-hak Reproduksi Perempuan Yang Terpasung.Prioritas Pelayanan Kesehatan Reproduks di Indonesia” dalam Seminar Hak Dan Kesehatan Reproduksi UGM. PKBI Jawa Barat. Augustus Burns.Pusat Penelitian Kependudukan UGM. Setiap individu dituntut untuk menghayati pentingnya perlindungan status kesehatan reproduksinnya .1 – 2 Mei 1995.: Pustaka Sinar Harapan.

Aku punya pertanyaan yang sangat jelas untuk menjawab.dan saya telah menerima ini atas dasar kepercayaan. saya tidak punya alasan untuk mempertanyakan hal itu. Presiden Eisenhower telah secara terbuka mendukung vaksin ini Dan tidak ingin kegagalan pada arlojinya. Seorang sejarawan medis dari waktu. Apa yang menghentikan mereka: penarikan pestisida . Beddow Baily . Melaporkan: "Hanya 13 hari setelah vaksin telah diakui oleh seluruh pers AS dan radio sebagai salah satu penemuan medis terbesar abad ini. Polio biasanya tidak menyerang saat ini.sekarang aku tahu kemungkinan bahwa pestisida dapat menyebabkan polio . Saya menemukan kemenangan dan bantuan menyertai peluncuran Salk vaksin sangat singkat. Surgeon General menangguhkan produksi AS seluruh vaksin dan menyerukan pertemuan darurat dengan Salk dan produsen. beberapa dari mereka setelah inokulasi dengan merek lain. Saya tahu namun bahwa itu mudah untuk menciptakan sejarah. Anak diinokulasi dengan satu merek vaksin [Cutter tersebut ] Telah mengembangkan poliomyelitis. Pada hari-hari berikutnya semakin banyak kasus yang dilaporkan. Itu belum panas. Karena tidak ada yang saya kenal meragukan hal ini. Jika sejarah palsu cukup sering diulang. Mereka kemudian sepakat bahwa kasus ini disebabkan oleh polioviruses hidup formaldehida keracunan dengan menjadi 'benjolan di vaksin' dalam. Tapi apa yang saya pelajari dari membaca koran kontemporer dan laporan medis sangat berbeda. pada tanggal 8 Mei 1955.Bagaimana Melanjutkan Polio Epidemi sedang Tersembunyi Saya telah diberitahu lagi dan lagi oleh otoritas kesehatan yang polio yang vaksin adalah penyelamat mengagumkan . kemungkinan bahwa orang akan percaya.meskipun banyak menyebutkan cegukan singkat awal disebut Cutter ' Insiden. " Dalam waktu dua minggu hampir 200 anak divaksinasi sudah turun dengan polio . Tidak ada epidemi besar polio Amerika setelah 1956. Para produsen sepakat untuk membangkitkan vaksin mereka lebih baik. Ini hanyalah masalah kebanyakan dari kita tidak memiliki waktu untuk memeriksa semua fakta untuk diri kita sendiri. Dr M. dan 2 hari setelah kementerian kesehatan Inggris telah mengumumkan akan pergi ke kanan ke depan dengan pembuatan vaksin. datang berita pertama bencana. Tapi . masyarakat diberitahu mereka . Menteri Kesehatan AS Hobby Oveta sehingga pergi untuk melihat Surgeon General untuk tegas mengatakan presiden perlu terhindar malu lanjut! Dalam beberapa hari.atau pengenalan vaksin ? Paling modern sejarah polio vaksin mengatakan peluncuran berjalan lancar . 'menggambarkan hal ini sebagai kesalahan sederhana yang dengan cepat diperbaiki. Ini hampir panik diproduksi di Putih Rumah .

Dengan Januari 1957 tujuh belas negara bagian AS telah berhenti mendistribusikan polio vaksin . Apakah ini menjelaskan mengapa banyak orang lumpuh di lengan divaksinasi? The New York Times dari 11 Mei 1956 melaporkan Tambahan 'Nomor 15 Poliomyelitis Surveillance Laporan 'untuk tahun itu mengungkapkan ada kelumpuhan 12% lebih pada tahun 1956 dibandingkan pada tahun 1955. -Connecticut: 45 kasus pada tahun 1958 sebelum tembakan wajib. dan tiga kali lipat di Vermont . -Tennessee: 119 kasus pada tahun 1958 sebelum tembakan wajib. Padahal. 123 kasus setelah tahun 1959.tidak perlu lagi khawatir. Di Boston selama 4 bulan ke depan. 52 kasus setelah tahun 1959. 386 kasus setelah tahun 1959. Itu sekarang dilaporkan oleh media bahwa vaksin masih tampaknya menyebabkan polio wabah bukannya mencegah hal itu. untuk apa pun lebih kecil dari virus tidak dapat disaring. Namun ini bukanlah akhir dari masalah. Saya tidak bisa menganggap kasus ini disebabkan oleh virus polio dalam vaksin. aku ingat apa yang masuk ke vaksin ini . Ada peningkatan lima kali lipat di polio di Pulau Rhode divaksinasi dan Wisconsin. Pada Juni 1955 'serikat. -North Carolina: 78 kasus pada tahun 1958 sebelum tembakan wajib. dan distribusi vaksin dilanjutkan setelah hanya istirahat lima hari. Tabel berikut memberikan hasil mereka. -Ohio: 17 kasus pada tahun 1958 sebelum tembakan wajib. The New York Times melaporkan bahwa hampir setengah dari semua kasus polio dilaporkan adalah pada anakanak divaksinasi. Pada bulan November semua negara Eropa telah menunda rencana distribusi mereka. . Jumlah kasus dua kali lipat dalam divaksinasi New York State dan Connecticut. " Bulan berikutnya Kanada ditangguhkan distribusi dari Salk 'S vaksin . Kasus polio meningkat 300-400% dalam lima negara bagian atau kota yang membuat Salk vaksin wajib oleh hukum. tidak ada bukti bahwa kekebalan yang langgeng dicapai [dengan vaksinasi]. Anak-anak ini memiliki sejumlah racun potensial dan virus disuntikkan ke lengan mereka.000 dari divaksinasi turun dengan polio Namun pada tahun sebelumnya hanya ada 273 kasus. 313 kasus setelah tahun 1959. para Praktisi Medis dokter British Union melaporkan: "Ini kemalangan akan hampir tertahankan jika generasi baru itu harus diberikan secara permanen kebal terhadap penyakit. semua itu adalah terpisah dari Denmark Seperti yang saya pelajari dari hal ini. lebih dari 2. Banyak anak lumpuh dalam kelompok vaksin yang disuntikkan.

semua di bagian belakang Salk vaksin. ada 1. ini secara otomatis berarti kasus jauh lebih sedikit dari polio akan dilaporkan. efektif memusnahkan polio hampir keluar dari keberadaan dengan hanya mengubah aturan untuk diagnosis polio! Pada tahun 1956. Dari laporan kontemporer ada sembilan kali lebih polio kasus pada tahun 1957 dibandingkan pada tahun 1956. Dari 1 Januari sampai Agustus 1958 ada total 1. dan bahwa mereka lebih serius daripada sebelumnya. atau 49% dari total. Tetapi sebagai 'sudah ada'. . Seperti polio didiagnosis sebelumnya jika ada hanya 24 jam dari gejala lumpuh. Wyeth Keuntungan 's naik 50% antara tahun 1955 dan 1956. Account tersebut kontemporer yang sama sekali berbeda dari apa yang saya harapkan. Eli Lilly hampir dua kali lipat keuntungannya dari $ 16 juta menjadi $ 30 juta. apa yang terjadi setelah 1959 untuk membuat vaksin polio efektif? Saya tidak tahu bagaimana mengekspresikan meyakinkan apa yang saya temukan ketika saya melihat ke dalam ini. atau 33. Saya menemukan bukti kuat bahwa pihak yang berwenang telah bekerja dari tahun 1960 senjata lain dari gudang senjata mereka untuk menurunkan jumlah polio dilaporkan kasus.tapi ini tidak berarti bahwa beberapa konspirasi belum terjadi. Jadi. sekarang menetapkan bahwa semua kasus polio terjadi dalam waktu 30 hari dari vaksinasi adalah untuk dicatat.-Los Angeles: 89 kasus pada tahun 1958 sebelum tembakan wajib. otoritas kesehatan menginstruksikan dokter bahwa mereka di masa depan hanya untuk mendiagnosis polio jika pasien memiliki gejala lumpuh selama 60 hari atau lebih.638 kasus polio. Hal ini mungkin juga relevan untuk dicatat bahwa keuntungan langsung yang terbuat dari vaksin yang sangat besar. 190 kasus setelah tahun 1959. Saya menghindari teori konspirasi sebagai peristiwa kebetulan terlalu banyak sehingga dijelaskan .212 kasus polio. dan sebagai penyakit dalam kasus-kasus ringan sering berlangsung kurang dari 60 hari. Selain itu.055 kasus kelumpuhan. Merck Keuntungan 's naik dari $ 16 juta menjadi $ 20 juta. Lain perubahan peraturan memiliki dampak yang lebih besar. sejauh yang saya bisa menemukan. dengan 801 dari mereka lumpuh. Kebanyakan polio diagnosa selama epidemi tidak melibatkan kelumpuhan tetapi kelemahan otot dan nyeri meluas. Dalam 8 bulan pertama 1957 Dinas Kesehatan melaporkan. Tapi tahun 1964 sangat sedikit kasus polio sedang dilaporkan. proporsi yang jauh lebih tinggi dari kasus serius daripada yang pernah direkam.5% dari total. Mereka diundangkan peraturan baru yang menulis ulang aturan untuk diagnosis polio. tidak mungkin disebabkan oleh vaksin . Perubahan regulasi juga memastikan bahwa kasus jauh lebih sedikit kegagalan vaksin akan direkam. untuk hari ini polio yang vaksin dikatakan bekerja sangat efektif. Ini adalah. dari total 3.

) Tapi ini reklasifikasi polio kasus yang tampaknya tidak memuaskan pihak berwenang. maka kepala Departemen biostatistik di University of North Carolina. Luar biasa. Tapi dokter kini menginstruksikan bahwa semua kasus tersebut harus tidak lagi didiagnosis sebagai polio tetapi sebagai virus atau aseptik meningitis! The Los Angeles County kesehatan otoritas menjelaskan: "Kebanyakan kasus yang dilaporkan sebelum 1 Juli 1958 dari non-paralitik poliomyelitis kini dilaporkan sebagai meningitis aseptik virus atau 'sesuai dengan instruksi dari Washington'. Tetapi di bawah aturan diagnostik baru ini terbalik. Tren. non-paralitik kasus sekarang untuk diganti sebagai meningitis bahkan jika virus polio hadir! Di masa depan. Di Kanada. Dapat dicatat bahwa Dewan Dominion Kesehatan pada pertemuan ke-74 di Oktober 1958 merekomendasikan bahwa untuk keperluan pelaporan nasional dan statistik nonlumpuh jangka poliomyelitis digantikan oleh 'meningitis. Kaki dan Mulut Penyakit'. Rupanya ada masih terlalu banyak kasus dari jenis terburuk dari polio. mengatakan bahwa 'virus tertentu [harus] ditampilkan di mana diketahui. yang juga bisa berakibat sangat polio seperti gejala kerusakan otot lumpuh. 'data yang ditampilkan dalam laporan ini terbatas pada paralytic poliomyelitis saja. (Dan baru-baru virus Coxsackie ditemukan dalam kasuskasus Chronic Fatigue Syndrome (CFS). jumlah kasus meningitis didiagnosis pergi dari nol dekat ribuan sementara polio turun ekuivalen. CDC menggambarkan kasus seperti 'serius tapi jarang fatal'. sebagai 'sindrom Guillain-Barre' dan bahkan sebagai 'distrofi otot. kasus ini juga dikatakan tidak menjadi polio.962 kasus kelumpuhan anak telah meningkat setelah pengenalan vaksin sebesar 50% 1957-1958. " Ketika mereka ditemukan. Dr Bernard Greenberg. dan oleh 80% 1958-1959. " Perubahan ini tidak pergi tanpa diketahui seluruhnya. 'lumpuh polio' sehingga akhirnya memutuskan bahwa kasus ini juga harus dihapus dari registri kasus .'' Mereka juga sekarang diperbolehkan untuk virus lainnya dapat ditemukan di polio kasus. virus atau aseptik . yang juga dapat menyebabkan kelumpuhan. Biro Dominion Statistik yang dikeluarkan pada Juni 1959 buletin resmi berjudul Poliomyelitis . bersaksi pada sidang Kongres bahwa 1.Dalam banyak kasus ini dihasilkan oleh peradangan pada selaput yang melindungi otak dan sel-sel neuron tulang belakang. Kasus lain sebelumnya didiagnosis sebagai polio di masa depan akan diklasifikasikan sebagai 'cerebral palsy'. Perubahan ini tidak hanya di Amerika Serikat. 1958 ini mencatat. Dia menyimpulkan bahwa para pejabat AS kesehatan telah memanipulasi data statistik untuk memberikan kesan yang sama sekali berlawanan.dan nol kasus aseptik meningitis. Akibatnya. Selama dua puluh tahun ke depan lebih dari 100.000 kasus meningitis aseptik didiagnosis dan hanya 589 kasus 'non-paralitik polio'. Antara 1951 dan 1960 di Amerika Serikat 70.083 kasus nonparalitik polio didiagnosis . yang melaporkan angka untuk polio secara resmi untuk mengecualikan kasus 'dari aseptik karena virus polio atau enterovirus lainnya meningitis . " Beberapa sekarang disebut 'Tangan.

serta Sabin dan Salk . orang akan berpikir bahwa ini akan memaksa otoritas kesehatan untuk menyimpulkan bahwa virus tidak bisa menjadi penyebab polio .memberikan vaksin kemenangan menakjubkan dan benar-benar penipuan.dengan mengamati gejala yang spesifik. Ini dimulai pada 1950-an tapi. kelumpuhan sangat akut dan nyeri yang hebat. Dengan demikian mereka penuh kemenangan menyatakan sebagian besar dari polio di dunia gratis. Salah satunya adalah bahwa kekuatan untuk mendiagnosa polio telah sepenuhnya diambil dari dokter biasa. Di bawah peraturan baru. didiagnosa menderita polio paralitik selama epidemi 1958. maka kasus ini harus dinyatakan tidak polio . hal itu masih terus berlanjut. dokter sekarang diperintahkan untuk tidak mencari virus polio sendiri. Ini akan menjadi lucu jika tidak begitu tragis menipu. aku takut untuk mengatakan. Sebelum tahun 1958 mereka diajarkan untuk mendiagnosa 'lumpuh polio' seperti yang mereka lakukan penyakit lainnya . Jika tidak. Ini mengejutkan mengungkapkan bahwa virus polio ' 'Jarang dapat ditemukan pada anakanak lumpuh. Beberapa suntikan dapat meningkatkan risiko .Tapi tampaknya mereka lebih tertarik dalam fabrikasi kemenangan. adalah kembali diuji seperti yang dipersyaratkan oleh aturan baru. Aku tidak tahu bagaimana ciri ini kecuali sebagai tindakan luar biasa penipuan medis. Hal ini telah terjadi sekarang begitu banyak kali bahwa di negara-negara seperti India berpenduduk banyak kasus polio 'provokasi' terjadi pada kelompok divaksinasi.tidak peduli bahwa anak-anak memiliki semua gejala klasik. 'Suntikan yang tidak perlu dikaitkan dengan kelumpuhan dalam wabah dilaporkan oleh Kohler et al. Hal ini memiliki konsekuensi paling serius. Sampel dari dua turds dari pasien juga harus dikirimkan kepada mereka. vaksin akan diberikan pada skala nasional. pasien yang sebelumnya didiagnosis dengan polio lumpuh yang kembali didiagnosis. dan sebagian besar tidak perlu. Saya berjuang untuk menemukan alasan bagi mereka yang terlibat. " Sebaliknya tugas ini adalah untuk diserahkan kepada WHO dan instansi pemerintah lain yang memeriksa kotoran. WHO memperkirakan bahwa lebih dari 12 miliar suntikan diberikan setiap tahun.polio. Ketika pasien di Detroit. bahkan di mana AFP adalah umum. dan memberikan kredit untuk ini semata-mata untuk vaksin dan yang produsen. Hal ini dicapai dengan mengumumkan bahwa di masa depan semua pasien dengan polio klasik gejala lumpuh itu harus didiagnosis awalnya sebagai memiliki 'Acute Flaccid Paralysis (AFP) 'dan dengan demikian dilaporkan ke pihak berwenang. Ini kotoran akan diperiksa untuk melihat apakah virus polio itu di dalamnya. Namun. Logikanya. penderitaan dan rasa sakit yang ditemukan dalam kasus-kasus polio terburuk selama epidemi polio besar AS. Haruskah menemukan kasus di mana virus polio hadir. 49% dari mereka ditemukan tidak memiliki virus polio dan karena itu mengatakan mereka tidak memiliki polio. sebagai 'virus sangat sulit untuk menemukan. sehingga menghilangkan hampir semua sisa kasus polio di dunia .

kelumpuhan dari OPV serta wild type virus. saya menemukan bahwa Acute Flaccid Paralysis (AFP) sekarang menjadi mengamuk. Bukankah vaksin polio dirancang untuk mencegah kasus seperti ini? Aturan baru untuk diagnosis polio telah demikian terbukti menjadi cara yang sempurna untuk menyembunyikan kegagalan total dari vaksin-dan dengan demikian tampaknya melayani niat baik dari Otoritas Kesehatan Masyarakat dan produsen vaksin dengan baik. Penipuan ini telah melindungi mereka dari yang dituntut untuk memproduksi vaksin tidak berguna. .). 400% di Malaysia. http://americandaily. Ketika saya pergi untuk melihat statistik yang diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia.to / vaksin / bayly.html pers ini melaporkan sebagian bertentangan dari informasi sebaliknya sangat baik disajikan di Barat Jim 'S' Gambar Poliomyelitis 'Website. sehingga WHO pemeriksaan kotoran pasti berarti? Keberadaannya di kotoran alami . Ia menyajikan grafik yang menunjukkan polio telah praktis dieliminasi di AS tahun 1956. dan 1.htm .Universitas Colorado School of Medicine 1982. Its angka untuk wilayah Asia / Pasifik Timur mengungkapkan jumlah kasus AFP antara tahun 1994 dan 1998 naik sebesar 50% di China.com/article/15680 Pedoman diagnostik juga ditentukan bahwa pasien harus memiliki. 'Kisah Salk anti-polio vaksin '. jika mereka divaksinasi terhadap penyakit. Juni 1955 M Beddow Bayly. Www.cdc.Terus dalam buku Medis Dunia Newsletter. "Tidak ada riwayat imunisasi 'jika mereka untuk dapat didiagnosis dengan penyakit mereka divaksinasi terhadap. " Kasus-kasus kelumpuhan yang disebabkan oleh berbagai jenis suntikan berulang sehingga jarang disebut 'poliomyelitis' Ini semua luar biasa. ('Textbook of Infectious Diseases. epidemi di banyak bagian dunia di mana penggunaan pestisida tinggi. hal itu dianggap mereka tidak dapat sudah memilikinya. semua sakit dengan gejala yang sama dan rasa sakit seperti dalam kasus sebelumnya lumpuh polio .' . Virus polio secara ilmiah diklasifikasikan sebagai virus manusia yang alami ulangan hanya dalam usus manusia.whale.gov / ncidod / dvrd / revb / enterovirus / viral_meningitis. anak-anak dengan hari AFP. www.500% di pulau-pulau Pasifik.dan menemukan itu ada tidak membuktikan bahwa hal itu menyebabkan kelumpuhan dalam sel neuron motor tulang punggung. tetapi sedikit disebutkan. Dengan kata lain. Para pasien Detroit.

Sutter RW.cfm.int/vaccines/casecount/case_count. 1999-2000: suntikan faktor utama. Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan. www. Banerjee K.vaccinetruth. Wabah polio karena virus polio tipe 3 . Walene James.EIS Officer. USA (komunikasi pribadi dengan Dr Isaac Emas tertanggal 26 Agustus 1988). 32. Divisi Imunisasi. Kohler KA.org / polio _vaccines. Pusat Pengendalian Penyakit. Pp 278-9 http://ije. India utara . 32:272-77 The International Journal of Epidemiology Vol. 2.htm http://www. HLady WG. Int J Epidemiol 2003.who.oxfordjournals.org/cgi/content/full/32/2/27 : .

. 5 b. kecuali dalam keadaan tidak sadar atau tidak dapat memberikan persetujuan dapat meminta dari suami atau keluarga . agama kesusilaan dan norma kesopanan. hukum.dan psikologi c. 1) Indikasi medis adalah suatu kondisi yang benar-benar mengharuskan diambil tindakan medis tertentu sebab tanpa tindakan medis tertentu itu ibu hamil dan atau bayinya terancam maut 2). Hak untuk memberikan persetujuan ibu hamil yang bersangkutan. agama. Pelegalan ini memang sedikit bisa memberikan peluang kepada dokter atau bidan yang berwenaqng di bidang itu Penjelasan pasal 15 tersebut menyatakan bahwa . a.Tindakan medis tertentu dalam bentuk pengguguran kandungan dengan alasan dilarang karena bertentangan dengan norma hukum. Namun dalam keadaan darurat sebagai upaya menyelamatkan nyawa ibu da atau janin dikandungnya dapat diambil tindakan medis teretu. . Tenaga kesehatan yang dapat melakukan tindakan medis tertentu sebab tenaga yang memiliki keahlian dan kewenangan untuk melakukannya yaitu seorang dokter ahli kebidanan dan penyakit kandungan sebelum melakukan tindakan medis tertentu tenaga kesehatan harus terlebih dahulu meminta pertimbangan tim medis ahli yang terdiri dari berbagai bidang seperti medis.c P .

23 tahun 1992 tentang 6 . jadi ada dua indikasi medis yaitu indikasi medis ibu dan indikasi medis janin .d. Indiksi medis pada ibu yaitu jika ibu menderita berbagai penyakit seperti jantung. Pengertian kesehatan pada pasal 1 ayat (1) UU No. Memahami rumusan tentang indikasi medis dapat kita ketahui bahwa indikasi medis ini bisa terjadi pada ibu dan janin . Pengertian medis berbeda dengan pengertian indikasi kesehatan. adanya kelainan kromosom pada anak maupun jika ibu menderita rubella ( semacam penyakit campak dan german ) . apakah anak tersebut sempurna atau mengalami kekurangan atau cacad ( Suryono Ekotomo. untuk menolong jiwa ibu biasanya tim medis memberikan alternatif kepada wanita yang bersangkutan untuk tidak memeruskan kehamilannya yang penuh resiko tersebut . hati. Sarana kesehatan tertentu adalah sarana kesehatan yang memiliki tenaga dan peralatan yang memadai untuk tindakan tersebut dan telah ditunjuk pemerintah.2001:80). Jika kehamilan diteruskan penyakit tersebut dapat mengancam jiwa ibu. Indikasi medis pada janin jika diketahui anak yang akan lahir menderita cacat berat dan tidak punya harapan hidup. hipertensi. kondisi ini dapat diketahui dengan kemajuan teknologi kedokteran moderen. walaupun penggunaannya sama. yang dapat mengetahui kondisi janin sebelum lahir. ginjal. terutama pada saat melahirkan. keduanya mempunyai makna yang jauh berbeda.