Anda di halaman 1dari 7

Sahabat Jadi Cinta

Oleh : Marina
Kepada seluruh peserta MOS hormat gerakkk!! Ucap pemimpin kepada seluruh peserta
mos. ya, hari ini adalah hari terakhir siswa siswi SMP menghadapi masa orientasi siswa dan
besok adalah hari pertama mereka menggunakan rok dan celana abu-abu sungguh sangat
menyenangkan karena masa SMA adalah masa dimana kedewasaan itu dimulai, masa dimana
akan mengalami indahnya percintaan dan persahabatan.
Hari pertama dimulai, pembagian kelas dilaksanakan.
hai, nadya dapat di kelas X berapa ?? Tanya intan, teman semasa orientasi siswanya.
hai, tan gua dapat di X.2 , lo dimana ?? ujar nadya kepada intan yang saat itu lagi sibuk
mencari namanya.
nih nama gua!! jawab intan sambil kebingungan.
kita sekelas loh nad lanjut intan tanpa memberikan kesempatan nadya untuk bertanya.
Ternyata mereka memang mendapatkan kelas yang anak-anaknya sangat mengasikan dan
menyenangkan perkenalan pun dimulai.
hai, gua Daniel dari SMP 223 ujar seseorang siswa laki-laki yang tepat berdiri di belakang
mereka berdua.
eh ngagetin aja, gua nadya dari SMP 20 jawab nadya sambil berjabat tangan. Dan dari
sinilah pertamanan nadya dengan Daniel dimulai.
###
nad . . . !! panggil Daniel kepada nadya yang sedang asik mengejek dan mengisengi teman
sebangkunya sendiri.
eh si ganteng makin ganteng aja deh kamu dan !! jawab nadya cengegesan.
ah becanda mulu deh, bisa gag sih sehari aja gag ngeledekin gue?? pinta Daniel dengan

muka kesal.
hahaha kalau lagi kesel makin ganteng aja deh , hhihhi ada apa lo manggil gue ?? Tanya
nadya
udah ahh, oh ya nad anak-anak mau pada ke ancol , lo ikut ya !! pinta Daniel
boleh, boleh sama siapa aja ?? Tanya nadya sambil menarik kursi kosong dan
mendudukinya.
sama echa, razak, luthfan, bobby, agus, pokoknya insyaalah anak-anak sepeda ikut semua
jelas Daniel, ya anak-anak sepeda adalah perkumpulan siswa sepuluh dua.
ehm, okedeh tapi lu jemput gua ya?? pinta nadya
woles !! jawab Daniel sambil meninggalkan nadya sendirian
###
Setelah pulang dari ancol nadya lebih banyak mengurung diri tidak seperti biasanya yang
selalu membuat kelas menjadi ceria. Tidak ada protesnya yang membuat teman-temannya
tertawa, tidak ada lagi karet gelang saat semua temannya menertawakannya.
naaaaaad !! panggil Daniel kepada nadya yang saat itu sedang menyederkan kepalanya di
tembok.
ada apa?? jawab nadya.
loh seharusnya yang nanya ada apa tuh gue, lo yang kenapa ?? Tanya Daniel
hah?? Gua gag kenapa-kenapa kok Cuma pusing doang, yaudah dan gue ke UKS dulu ya!!
jawab nadya sambil mendorong meja dan meninggalkan Daniel Sendirian. Sikap nadya tidak
seperti orang sakit melainkan, seperti seseorang yang sedang merasakan perasaan tidak
menentu. Ya, bukan kejadian di ancol yang membuat nadya berubah tapi perasaan hatinya
lah.
Dilain sisi Daniel yang kebingungan apa yang membuat nadya jadi berubah dan menghindari
dirinya. Hampir 2 bulan mereka tidak berkomunikasi Daniel lebih asik dengan kelompok
futsalnya sedangkan nadya labih asik menyendiri. Ternyata kebisuan mereka membuat kelas
menjadi sepi, dan anak-anak sepeda pun merasakan ada permasalahan diantara daniel dan
nadya. Dan apa yang ditakutkan nadya kini menjadi kenyataan, dia menyukai sahabatnya
sendiri, sahabat yang selalu bersamanya dalam keaadan suka maupun duka. Inilah cinta tidak
ada yang tau kapan datangnya dan kepada siapa cinta itu tertuju dan mulai saat ini cerita cinta
dimulai. Hingga sekitar 3 bulan mereka baru mulai percakapan kembali seperti prkenalan
dulu .
Keadaan kelas sangat sepi, karena memang saat itu sedang ada LDKPD di daerah puncak dan
hampir sepertiga siswa kelas X.2 mengikutinya, kecuali nadya dan Daniel yang memang
keduanya tidak terlalu tertarik dengan kegiatan yang diadakan OSIS itu.

nad, apa kabar?? Kita satu kelas tapi kok cuek-cuekan ya!! ujar Daniel mengangetkan
nadya.
tumben negor jawab nadya ketus, seharusnya tidak sepantasnya nadya bersikap seperi itu
kepada Daniel karena memang Daniel tidak mempunyai salah kepadanya.
lu kenapa si nad?? Gua punya salah apa sama lu?? Kalau emang gua punya salah oke gua
minta maaf, gag sehurusnya lu ngediemin gua kaya gini nad jelas Daniel dengan suara yang
bergetar. Dan nadya pun mulai menyadari bahwa tingkah cuek-cuekan dengan Daniel itu
sudah diluar batas perasaan marah kepada sahababtnya.
dan, maafin gua, gua bingung dan, gua gag tau harus bilang apa ke lu, gua yang salah, lu gag
punya salah apa-apa kok sama gua, gua nya aja yang terlalu kekanak-kanakan ujar nadya
hingga meneteskan air mata.
sssttttt udah nad gag usah nangis ya, mungkin persahabatan kita memang seang diuji, lu
masih mau kan jadi sahabat gua??
hah??, hanya sahabat dan ?? gag lebih ucap nadya dalam hati dan menghiraukan
pertanyaan Daniel
nad nad , kok lu malah bengong sih ?? baru juga maafan kok gua nya udah di cuekin lagi ??
ucap Daniel sambil membangunkan lamunan nadya.
siapa yang nyuekin lu dan?? Perasaan lu doang kali, iya lah siapa sih yang gag mau yang
sahabat sama kaya cowok ganteng dan populer kaya lo?? jawab nadya cengengesan
nad gua kangen senyuman lu kaya sekarang, terus tersenyum buat gua ya nad!! pinta
Daniel
buat lu apa sih yang gag?? Hhehhee !! ujar nadya dan memeluk tubuh Daniel
###
Ternyata persabatan mereka berlanjut hingga memasuki kelas XI. Mereka memasuki jurusan
yang sama yaitu ILMU PENGETAHUAN SOSIAL karena, Daniel ingin menjadi seorang
pengacara sedangkan nadya ingin menjadi seorang psikolog.
naddd!! panggil Daniel kepada sahabatnya itu
apa dan ?? jawab nadya
sini duduk gue mau cerita ujar Daniel, sambil asik memakan makanan yang di pegang di
tangannya
iya , kenapa sih kamu ganteng ?? ledek nadya
udah ya becandanya , gua serius nih!! Lu kenal fani gag?? Tanya Daniel penasaran
fani anak XI IPA1?? Yang pacarnya Reza?? jawab nadya

iya tapi bukan pacarnya , mereka kan sudah putus!! jelas Daniel
hah?? Lu manggil gua Cuma mau ngasih tau itu doang?? Jawab nadya kesal
Sabar dong nad gua kan belum cerita, gua mau minta tolong sama lu!! Comblangin gua
sama dia dong pinta Daniel Sambil terbengong tak percaya nadya mengiyakan permintaan
Daniel, dan untuk kedua kalinya nadya merasakan perasaan yang tidak masuk akal itu , tetapi
kali ini nadya lebih bersikap dewasa. Nadya menyadari bahwa Daniel sayang kepadanya
karena dia adalah sahabatnya, sahabatnya yang mengalah walau sakit hati.
###
nad, gimana udah dapet belum nomor handphonenya?? Tanya Daniel berharap nadya
mendapatkan nomer handphonenya
iya, nih gua udah dapet tenang aja, kan gua udah janji sama lu jawab nadya dengan muka
lemas
oh ya ?? makasi nad , lu emang sahabat gua yang gag ada duannya, gua sayang banget sama
lu nad, jangan tinggalin gua ya ujar Daniel kesenangan
iya gua juga sayang banget sama lu, lebih dari sahabat malah!! jawab nadya dalam hatinya
hai kok bengong ucap Daniel mengangetkan nadya
hah?? Kenapa?? Aduh gua pusing banget dan, jadi sorry gua gag connect, gua ke UKS dulu
yah, nomer handphonennya ambil aja di hp gua, ada di tas jawab nadya
Semakin hari semakin gag karuan, Daniel yang kesenangan, fani memberikan kesempatan
kepadanya, sedangkan nadya yang benar-benar dirundungkan kesedihan karena melihat dan
mendengarkan cerita Daniel tentang ceweknya yang sangat dicintainya yang sekarang sudah
resmi menjadi pacarnya. perasaan nadya benar-benar campur aduk antara sedih dan senang,
tapi inilah nadya seorang perempuan yang sangat menyanyangi sahabatnya dan merelakan
orang yang disayanginya bahagia walaupun kebahagiaan itu bukan bersamanya.
###
Seharri, seminggu, sebulan, Daniel dan fany makin dekat dan sulit untuk dipisahkan itu
membuat nadya seperti orang asing saat mereka sedang bersama, nadya memutuskan untuk
menjaga jarak dengan Daniel. Walau bagaimanapun mereka adalah seorang sahabat , dan kini
Daniel mengurangi perhatiannya kepada nadya karena sibuk dengan pacarnya itu, jangankan
untuk bisa barkunjung kerumah nadya seperti tempo hari, untuk mengajak makan nadya
dikantinpun sudah tidak pernah. Hingga pada suatu hari hampir 3 hari nadya tidak masuk
sekolah, dan pada saat itu Daniel baru menyadari bahwa sudah 3 hari ini nadya tidak masuk
dan tanpa memberi kabar kepada dia ataupun wali kelasnya Daniel memutuskan untuk
mengunjungi rumah nadya untuk menanyakan keadaan nadya sekaligus menemui keluarga
nadya karena sudah lama tidak brtkunjung. Sesampainnya dirumah kenyataan berkata lain ,
nadya tidak ada dirumah pergi untuk sekitar 1minggu menemui neneknya diluar kota, Daniel
merasa lega karena ternyata nadya tidak apa apa.

1minggu kemudian nadya pun masuk sekolah , Daniel senang karena nadya baik baik saja ,
bahkan nadya sudah kembali tersenyum seperti tempo hari.
Dan tanpa terasa hubungan Daniel dan fany sudah universarry yang ke 6 bulan namun Daniel
memutuskan untuk mengakhirinya karena mereka berdua tidak cocok selama 6 bulan itu
mereka sering bertengkar karena hal yang amat sangat sepele.
lu putus dan?? Tanya nadya kepada Daniel yang sedang mengerjakan pr disekolah.
hah?? Apaan nad?? ucap Daniel tidak mendengar ucapan nadya karena sedang tergesagesa.
lu putus sama fany?? teriak nadya dikuping Daniel. Dan seketika itu juga anak siisi kelas
langsung menengok kearah nadya dan Daniel.
buset dah, kurang kenceng sekalin aje lu pinjem toa musholah noh kalau gag lu tempel
pengumuman dimading ucap Daniel
lagian lu gag denger hahhaha , emang boleh gua tempel pengumuman kandasnya hubungan
lu sama fany dimading kalau boleh yaudah gua ke madding dulu yah bye ujar nadya
meninggalkan Daniel sambil tertawa cekikikan.
payah dah cewek satu ini sahut Daniel sambil membereskan bukunya dan mengejar nadya.
Sesampainya didepan madding, Daniel sama sekali tidak melihat nadya disana bukan nadya
yang dilihatnya malah fany sang mantan yang sedang berjalan dari arah kantin bersama
teman-temannya tiba tiba terdengar suara perempuan tepat dikuping Daniel yang
menyanyikan sebuah lirik lagu.
seseorang disana telah memiliki mu , aku kan berdosa bila merindukan mu, oh mantan
kekasihku jangan kau lupakan aku hhahhaha
Daniel langsung menengok dan berteriak nadyaaaaaaaaaaaaaaaa!!
Nadya lansung berlari menaiki anak tangga karena takut di marahi oleh Daniel. Namun baru
menaiki beberapa anak tangga nadya terpeleset hingga hampir terjatuh, beruntung ada
seseorang yang menangkapnya sehingga nadya tidak jatuh kebawah dan ternyata orang itu
adalah Daniel tanpa sadar nadya dan Daniel saling bertatapan.
makannya jadi orang jgn iseng, coba gag ada gua jatuh enak tuh ucap Daniel sambil
membangunkan nadya dari pelukan tubuhnya
udah mana berat bgt nih badan hhahha lanjut Daniel
Nadya hanya bisa menyengir karena Daniel mengoceh panjang lebar tanpa titik koma.
Sesampainya diatas guru yang bertugas mengajar jam pertama setelah istirahat itu sudah ada
didalam kelas nadya dan Daniel dipersilahkan masuk dan duduk.
anak-anak kumpulkan pr nya ucap ibu guru.

Daniel baru menyadari bahwa ia belum menyelasaikan pr nya , semantara anak anak yang
lainnya sudah mengumpulkan pr nya kedepan termasuk nadya. Tiba-tiba bu guru memanggil
Daniel.
Daniel , mana pr kamu?? Tanya bu guru dengan tegas.
maaf bu saya belum mengerjakan pr jawab Daniel terbata bata dan tidak berani menatap bu
guru yang memanggilnya itu.
apa?? Belum mengerjakan?? Sekarang kamu keluar dan bersihkan halaman belakang sampai
jam istirahat pertama nanti ujar bu guru.
Tanpa panjang lebar Daniel langsung meninggalkan kelas dan menuju ke halaman belakang
menuruni lantai 3 daniel dipanggil oleh seorang yang suaranya sudah tidak asing lagi
buatnya.
dannnnnnnnn!! Tungguuuuuuuuu!!
Daniel lansung menengok kearah sumber suara
lu mau kemana nad??
mau ikut
bukannya lu udah ngerjain nad??
udah sih tapikan buku gua ketingalan ucap nadya berbohong karena merasa bersalah kalau
tadi pagi dia tidak mengejek danniel pasti dia sudah menyelesaikan pr nya.
Nadya dan Daniel langsung menuju halaman belakang sekolah sesampainya di halaman
belakang mereka langsung mengerjakan apa yang diperintahkan guru nya.
dan lu kenapa putus?? ucap nadya membuka pembicaraan.
lu sekarang gag pernah cerita cerita lagi ke gua lanjut nadya.
ehmmm, bukannya gua gamau cerita ke lu nad tapi gua gaenak aja sama lu, gua udah tau
semuannya nad ujar Daniel yang membuat nadya terdiam dan menjadi penasaran atas apa
yang diucapkan Daniel.
maksud lu dan?? Tanya nadya.
lu pernah suka kan sama gua?? sahut Daniel yang mengangetkan nadya.
dari mana lu dapat menyimpulkan itu dan??
gua tau nad, waktu gua minta tolong sama lu buat mintaiin nomornya fany, lu nyuruh gua
buat ambil sendiri di handphone lu, dan tanpa sengaja gua buka sms lu sama intan, maafin
gua nad!!

serapat rapatnya bangkai disimpan pasti bakal ketauan juga kok, gag perlu ada yang
dimaafin kok niel, kalau sekarang lu tau yah gua seneng kok karena gag ada lagi yang mesti
ditutup tutupin ujar nadya dan menduduki bangku yang ada di halaman belakang itu.
tapi sayang itu bukan bankai nad, jujur sebelum gua kenal fany gua suka sama lu nad, tapi
karena sikap lu yang dingin ke gua selama 2 bulan waktu itu membuat gua yakin kalau lu
Cuma anggap gua sahabat gag lebih sahut Daniel dan duduk disebelah nadya, Daniel
langsung menatap nadya tajam tajam
dan sekarang gua lihat pancaran itu masih ada dari mata lu lanjut Daniel
hamper 2 tahun gua simpen rasa ini buat lu dan, walau lu lebih milih fany dari pada gua,
rasa ini gapernah berubah ujar nadya membalas tatapan mata Daniel
maaf yah nad, lu mau gag jadi pacar gua?? Buat hari ini, besok, lusa, dan selamanya?? ucap
Daniel yang membuat kaget nadya.
maafin gua niel sahut nadya dengan muka yang hambar dan tanpa senyum, begitu juga
dengan Daniel yang merasa kecewa.
maafin gua, gua gabisa buat gag nolak ajakan lu hhahhahha ucap nadya dengan tersenyum
lebar dan Daniel pun langsung tertawa dan memeluk nadya
gag nyangka yah, kenapa gag dari dulu aja sih hhehhe sahut daniel.
the end
Djakarta, 07 februari 2011
Oleh : Marina

Anda mungkin juga menyukai