Anda di halaman 1dari 18

BENTUK - BENTUK

SEDIAAN OBAT

Oleh :
Zuhrotul Badriah, S.Far., Apt.

Bentuk-Bentuk Obat
Bentuk Padat
Pulvis
Pulveres
Tabulae/ Compresi
Capsulae
Suppositoria
Ovula
Bacilla

Bentuk Setengah Padat


Unguentae
Cremor
Pasta

Lanjutan..
Bentuk Cair
Solusio
Mixturae
Mucilagines
Saturasi
Emulsa
Guttae/Tetes Larutan,
suspensi
Decocta/Infusa
Sirup
Linimenta
Lotion : memudahkan
menyebar meliputi kulit mberi
efek dingin

Gas
Aerosol
Inhalasi

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Rute Penggunaan Obat tergantung pada


tujuan terapi dan sifat-sifat obat serta
kondisi pasien
Hal-Hal yang dipertimbangkan :
Efek yg diinginkan Lokal, Sistemik
Onset a/ durasi dari aksi obat
Stabilitas obat dlm lambung
Rute yg menyenangkan bg pasien
Keadaan pasien Tingkat kesadaran
Harga obat

Macam-macam Obat berdasarkan


Rute Pemberian :

Melalui oral Padat, Semi padat cair,


Larutan
Parenteral Larutan, Suspensi, emulsi,
tablet
Inhalasi
Penggunaan obat pd membran mukosa
mata, hidung, vagina, telinga dsb
Pada Kulit

1. Oral
Yang diperhatikan :

Tujuan : sistemik, mudah, murah, aman


Kecepatan absorpsi Bioavailability
(Ketersediaan obat terhadap cairan biologik)
Stabilitas obat terhadap asam lambung

Macam-macam :
a. Obat Padat untuk Oral
Tablet :

Tb.kempa,
Tb.kunyah,
Tb.Salut (salut gula, salut
film, salut enterik)
Tujuan salut : menghilangkan
rasa tidak enak,
meningkatkan stabilitas obat,
terlihat lebih baik

Kapsul :
Cangkang berisi obat (dari
gelatin, cmc)
Kapsul Keras
Kapsul Lunak
Ukuran : 000, 00, 0, 1, 2, 3

Serbuk
Pulvis
Pulveres
Effervescent
Obat dicampur dg as.sitrat dan
Na.Bikarbonat
Sebelum digunakan dicelupkan dalam air.

b. Obat cair untuk Oral :

Solutio / Larutan : Larutan obat yg fisis & kemis


merupakan campuran homogen dari 2 atau lebih
obat
Elixir : Larutan alkoholis yg diberi pemanis ; Sbg
pemanis gliseril, sorbitol
Emulsi : Campuran zat cair yg tdk mau campur
biasanya minyak & air, dimana zat cair yg satu
tdispersi dlm zat cair yg lain.
jenis : o/w, w/o

Suspensi Oral

Campuran obat berupa zat padat


terbagi halus yg tdispersi di dlm
medium cair
Mixtura Suspensi tanpa pensuspensi
Lebih tdk Viskel
Gel Lebih Viskel

2. Parenteral
Injeksi semua btk obat yg dignkan
secara parenteral tmsk infus
Larutan, suspensi, emulsi
Tablet hipodermik dilarutkan dahulu
sblm digunakan

3. Inhalasi
Obat dlm keadaan gas/uap yg akan
diabsorpsi sangat cepat melalui alveoli
paru-paru & membran mukosa pd
pernapasan
Alat-alat : aerosol, nebulizer, botol
squeeze plastik (pijatan).

4. Obat pd Membran mukosa

Lozenges Menyenangkan; efek lokal di


mulut dan tenggorokan; tablet bukal; troches.
Oculenta Ophtalmic ointment : dimukosa
mata, harus stabil
Nasal Solutio/suspentio berupa : tetesan
(guttae nasales) atau Spray (semprotan)

Otic solution atau guttae ausicularis


Suppositoria Obat + Basis (ex:
cacao); seperti torpedo; dignkan di
rektum; efek lokal.
Basilla Btk batang; dignkan di uretra;
efek lokal; antiseptik
Ovula Btk oval; efek lokal; Antiseptik;
Hormonal.
Tablet Sublingual (Bawah lidah) & Bukal
(antara gusi dan pipi)

5. Penggunaan pd Kulit
a.

Padat Pulvis, Pulveres

Tujuan : menyerap lembab &


mengurangi gesekan

Sbg Vehicle : Bahan pembawa obat


anti jamur

Cair u/ Topikal
Lotion Sediaan dg medium air
dignkan pd kulit tanpa digosok ; (+)
gliseril ; Jangan digunakan pd luka
berair (caking)
Liniment Larutan dlm alkohol atau
dlm minyak, suspensi, emulsi; ex: Obat
otot.

Semi Padat Cair

Salep
Cream Lunak, stengah padat
Pasta mngandung serbuk yg bnyk
Jeli semi padat, kental, lekat dibuat gom.
Untuk memperoleh pelumasan atau sbg zat
pembawa obat

Aerosol