Anda di halaman 1dari 9

Budidaya Melon

B. Latar Belakang
Budidaya melon bisa mendatangkan keuntungan yang sangat besar, selain peminatnya
banyak, harga buah ini tergolong tinggi dan stabil apalagi di musim kemarau. Di Indonesia
saat ini sudah banyak masyarakat yang mulai menanam buah melon karena melihat
keuntungan yang besar dari hasil menanam buah melon. Buah melon banyak dibudidayakan
di pulau jawa terutama sekarang ini di daerah Jogjakarta, khususnya kulon perogo dan di
daerah Purworejo bagian selatan tepatnya di kecamatan purwodadi dan juga ngombol yang
tidak lain adalah tempat tinggal saya. Di sekitar tempat tinggal saya pada umumnya budidaya
melon dilakukan ketika musim kemarau. Dikarenakan tanaman melon lebih baik bila ditanam
ditempat yang kering dan tidak terlalu banyak airnya. Alasan lain yaitu saat musim kemarau
sawah di desa saya tidak bisa ditanami padi karena kering, oleh karena itu biasanya sawah
ditanami palawija seperti melon/semangka agar para petani tetap dapat mendapatkan hasil
dari sawahnya tersebut. Sebelum para petani di desa saya mengenal melon, mereka sudah
menanam semangka saat musim kemarau. Karena dirasa saat ini tanaman semangka sudah
banyak terserang penyakit dan hasilnya kurang banyak untungnya maka para petani mulai
mencoba menanam buah melon dan ternyata perawatannya lebih mudah, tanamannya tahan
penyakit dan untungnya lebih banyak dibandingkan dengan menanam semangka. Buah melon
di daerah saya mulai dibudidayakan kira-kira 5-6 tahun yang lalu. Salah satu petani yang
mencoba menanam buah melon pertama kali di desa saya adalah orang tua saya sendiri.
Dengan modal keseluruhan untuk luas tanah 1000 m2 dengan jumlah tanaman 2500 pohon
menghabiskan uang sekitar 4,5 juta. Dengan modal yang tidak terlalu sedikit dapat ditebus
dengan keuntungan yang besar yaitu hasil jual buah melon mencapai 10 juta. Rata-rata setiap
pohon melon dapat menghasilkan buah melon seberat 2 kg, dengan harga @ ka Rp 2000,-,

harga tersebut diambil dari harga terendah di pasaran, karena saat panen baik harga @ kg dari
petani bisa mencapai Rp 4000,- @ kg.
Untuk menanam buah melon tidak sulit, pertama harus ada lahan yang disiapkan untuk
menanam, jika tidak mempunyai lahan sendiri kita dapat menyewa lahan milik orang lain
dengan biaya sekitar 300 ribu untuk luas tanah 1000 m2. Benih buah melon banyak dijual di
toko pertanian dengan harga sekitar 100-110 ribu perbungkus dengan isi 550 biji @ bungkus.
Untuk pupuk dan obat-obat lain, seperti obat hama juga mudah di dapat di toko pertanian,
pupuk kandang kita dapat membeli dari warga yang memelihara kambing atau sapi. Untuk
umur buah melon tersebut sekitar 60-65 hari dihitung sejak tanaman itu ditanam di sawah.
Untuk pemasaran buah melon kita tidak perlu pusing menjual buah melon yang terlalu
banyak bila waktu panen tiba. Saat masa panen melon sekitar awal bulan Oktober, banyak
para pemborong dari berbagai daerah seperti Jakarta, semarang, Cirebon, purwodadi
grobogan maupun pemborong local daerah datang untuk mencari dagangan buah melon. Para
pemborong sudah tahu masa panen buah melon sehingga kita tidak pusing untuk mencari
mereka. Buah meln biasanya dikirim ke Jakarta, karena Jakarta merupakan kota besar yang
memiliki permintaan terhadap buah melon yang sangat tinggi.
Dari keberhasilan orang tua saya, dan juga para petani melon di desa saya dan
berdasarkan pengalaman saya dalam membantu orang tua menanam melon. Tepatnya saat
masa tanam melon sampai panen antara pertengahan Juli September, saya juga sedang libur
kuliah akhir semester, saya berkeinginan untuk ikut membudidayakan melon secara mandiri,
disamping itu saya juga dapat dibantu oleh orang tua saya.
C. Bidang Usaha
Dalam budidaya melon ini merupakan usaha dalam bidang produksi barang yaitu
berupa produk pertanian (buah melon). Pertama yang harus dilakukan dalam usaha ini adalah

menyiapkan lahan dengan membuat bedengan dan ditaburi pupuk kandang dan juga pupuk
kimia seperti, urea, sp 36, ponska. Langkah-langkah yang perlu disiapkan adalah:
1.

Pembibitan
a. Pembuatan media semai dibituhkan sekitar 50-100 kg pupuk kandang yang sudah
matang/menjadi pupuk. Pupuk tersebut disaring sampai halus dan kemudian dimasukkan
kedalam polybek ukuran 8x10 cm sampai terisi 90%.

b. Penyemaian dan pemeliharaan bibit, biji direndam dengan air sekitar 2-3 jam kemudian
ditiriskan dan ditutup dengan kain halus atau Koran yang dibasahi dan ditunggu sekitar 1
hari, setelah berkecambah masukkan benih kedalam polybek kecil yang sudah dibasahi.
Setelah benih dalam polibek berumur 6 hari bibit siap dipindah dilahan bedengan yang sudah
siap.
2.
a.

Pengolahan media tanam


Pembentukan bedengan, panjang bedengan sekitar 12-15 m, tinggi bedengan 30- 50 cm,
lebar bedengan 100-110 cm, dan lebar parit 40 cm.

b. Pemupukan dasar, pupuk kandang sekitar 500 kg @ 1000 m2. Pupuk Za, SP 36, Ponska
masing-masing 50 kg/ 1000 m2.
3.
a.

Teknik penanaman
Pembuatan lubang tanam, diameter lubang sekitar 10 cm, dan jarak antar lubang 50-70 cm.

b. Cara penanaman, bibit siap tanam dipindahkan beserta medianya. Dan diusahakan akar
tanaman jangan sampai rusak saat menyobek polybek.
4.
a.

Pemeliharan tanaman
Penyulaman, dilakukan 3-5 hari setelah penanaman. Tanaman baru setelah penyulaman
sebaiknya disiram dengan air, dan waktu penyulaman sebaiknya dilakukan pada sore hari.

b. Penyiangan, penyiangan dilakukan untuk membersihkan rumput liar.


c.

Perempelan, dilakukan terhadap tunas/cabang air yang bukan cabang utama.

d.

Pemupukan, dilakukan setiap 10 hari sekali sampai tanaman berumur 40 hari baru
pemupukan dihentikan, dosis disesuaikan dengan kesuburan tanaman.

e.

Penyiraman, sejak masa pertumbuhan tanaman, saat sampai akan dipetik buahnya setiap 7
hari sekali dilakukan penyiraman dengan pompa air, air dilewatkan di parit.
D. Tujuan
Tujuan dari kegiatan UKM ini adalah:

o Meningkatkan kecakapan dan keterampilan mahasiswa dalam melakukan usaha/bisnis


o Tercipta wirausaha-wirausaha muda potensial.
o Menumbuhkembangkan wirausaha-wirausaha baru yang berpendidikan tinggi.
o Membangun jejaring bisnis antara pelaku bisnis.
Tujuan setelah usaha budidaya melon ini mampu menjadi petani melon yang sukses,
seperti, para petani melon di desa saya khususnya dan menjadikan Purworejo terutama
kecamatan ngombol menjadi pusat budidaya melon di Indonesia. Selain itu setelah usaha ini
terwujud dapat memberikan semangat dan contoh bagi para petani muda untuk dapat
melakukan budidaya melon, agar mereka setelah lulus sekolah tidak menjadi pengangguran
tetapi bisa menjadi pengusaha atau pembudidaya melon di kecamatan ngombol, purworejo.

E. Manfaat
Manfaat bagi mahasiswa (saya pribadi):
1.

Dapat menjadi muda sukses dan berpendidikan

2.

Tidak perlu repot nantinya mencari kerja karena telah mampu membuat lapangan pekerjaan
sendiri

3.

Mengasah jiwa wirausaha

4.

Menumbuhkan keberanian untuk ber wira usaha


Bagi UKM

1.

Mendapatkan tenaga kerja terdidik dalam jangka pendek.

2.

Peluang merekrut pekerja baru atau mitra bisnis dimasa mendatang

3.

Mempererat hubungan UKM dengan dunia kampus

4.

Terbantunya permasalahan usaha UKM karena adanya transfer of knowledge.


Bagi perguruan tinggi

1.

Menghasilkan wirausaha-wirausaha muda pencipta lapangan kerja

2.

Mencetak calon pengusaha sukses masa depan

3.

Dapat mempererat hubungan dunia akademis dan dunia usaha,

4.

Penguatan kelembagaan PT dalam pengembangan kewirausahaan.


Manfaat bagi masyarakat

1.

Menjadikan sumber penghasilan

2.

Memenuhi kebutuhan konsumsi pangan masyarakat khususnya buah

3.

Menjadikan peluang usaha bagi masyarakat

F. Target Luaran
Dalam proposal ini saya mencoba menawarkan sebuah usaha di bidang pertanian yaitu
budidaya melon, melon termasuk jenis tanaman buah yang pada umumnya dibudidayakan
pada musim kemarau, tapi saat ini juga banyak orang yang membudidayakan melon tidak
pada musim kemarau karena peermintaan buah melon yang tinggi dan untuk memenuhi
kebutuhan manusia akan buah di Indonesia. Oleh karena itu usaha dalam bidang budidaya
melon yang termasuk dalam produksi pangan sangat menguntungkan karena manusia butuh
mengonsumsi pangan khususnya buah setiap harinya.

Dalam membudidayakan melon saya mempunyai target minimal untuk hasil produksinya
yaitu setiap pohon melon menghasilkan buah seberat 2 kg, 2 kg saya ambil dari pengalaman
saya dalam menamnam melon, berat buah melon yang perawatannya baik bisa lebih dari 2 kg
jadi total produksi melon dari 2500 pohon adalah 5.000 kg dengan harga minimal @ kg Rp
2000,00 maka dengan demikian keuntungan yang saya harapkan adalah Rp 5.500.000,00 ,
keuntungan ini sudah merupakan keuntungan bersih. Didapat dari penjualan melon 2.500
pohon menghasilkan 5000 kg dan dikalikan Rp 2000,00 @ kg nya, maka pendapatan
kotornya Rp 10.000.000,00 kemudian dikurangi modal total Rp 4.500.000,00 dan keuntungan
bersihnya Rp 5.500.000.

G. Gambaran Umum Rencana Usaha


Tahap awal ber wirausaha. Dengan dana sebesar 5 juta pertama kali yang akan di
laksanakan adalah membeli benih melon 5 bungkus dengan harga Rp 500.000,00 setelah itu
membuat bedengan dengan bajak ditambah tenaga untuk menata bedengan butuh biaya Rp
500.000,00. Kebutuhan pupuk kandang semua Rp 250.000,00 dan pupuk Za 1 kw Rp
160.000,00 SP36 1 kw Rp 190.000,00 dan Ponska 2 kw Rp 400.000,00 total pupuk kimia RP
750.000. obat lain seperti obat jamur maupun hama total Rp 1.000.000,00 untuk bensin Rp
250.000,00 dan untuk tenaga kariawan membutuhkan satu orang kariawan selama 2 bulan
dengan upah Rp 1.250.000,00, untuk sisa Rp 500.000,00 dari dana 5 juta buat kebutuhan lain
yang tak terduga.
Dari semua dana yang saya paparkan diatas semuanya sudah masuk dan mencukupi
untuk menanam melon sebanyak 2500 pohon. Dan kegiatan selanjutnya, saya hanya
melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan selama kira-kira 60-65 hari mulai dari
penyemaian, penanaman, perawatan, penyiangan, pemupukan, penyiraman, dan pemanenan.

Usaha budidaya melon ini saaya melakukan secara mandiri, maksudnya mandiri
disini sermua yang mengatur dari pembibitan dan perawatan sampai penjualan adalah saya
sendiri dengan dibantu satu orang kariawan, dan juga tidak lepas dari pengawasan orang tua
saya yang sudah berpengalaman dalam menanam melon.

H. Rencana Anggaran Biaya & Prakiraan Profit


RENCANA ANGGARAN BIAYA & PERHITUNGAN PROFIT
A. Rencana Anggaran Biaya
No

Jenis Anggaran

Jumlah (Rp)
UNY
Kredit
usaha

1.

Sumber

Subtotal

lain

Modal investasi
a. Sarana prasarana

Rp 250.000

1) Peminjaman lahan seluas 1000


m2

Sudah ada

b. Peralatan
1) Semprotan, ember, peralon.

Sudah ada

2) pompa air.
2.

Modal kerja
a. Bahan baku

Rp 500.000

1). bibit melon


b. Gaji karyawan
1) 1 orang
c. Operasional

Rp 1.250.000
Rp 2.000.000

1) biaya perawatan

3.

Lain-lain

Rp 500.000

Total

Rp5.000.000

B. Prakiraan Profit
Jenis Produk/Jasa
No
1

Buah melon

Jumlah

Harga Pokok

Harga

Profit*)

Jual
Rp 2.000 1X panen=

5000 kg

@ kg

Rp

2.000 X

5000 kg= Rp
10.000.000,00
Total Profit
*) sesuai harga pasar bulan Oktober 2009

Rp 10.000.000

C. Saldo Akhir
1. Saldo akhir = B A : Rp 5.000.000
2. Untuk Cicilan Utang : Rp 1.000.000
3. Untuk investasi
I.

: Rp 5.000.000

Jadwal Kegiatan
Kegiatan

Pengolahan
penyemaian

1-2
lahan

dan

3-4

Minggu ke
5-6
7-8

9-10

11-12

Penanaman pohon melon

Perawatan
pemupukan,

meliputi
penyemprotan,

penyiraman, dan pemanenan

Penyusunan laporan akhir