Anda di halaman 1dari 16

Cardiac Arrest

Michael Budiarto
08700288

Pembimbing :dr.Trio Tangkas Sp.PD

Pengertian
Cardiac

arrest (Henti jantung) adalah


hilangnya fungsi jantung secara tiba - tiba
dan mendadak, biasanya terjadi pada
seseorang yang memang didiagnosa dengan
penyakit jantung ataupun tidak. Waktu
kejadiannya tidak bisa diperkirakan, terjadi
dengan sangat cepat begitu gejala dan
tanda
tampak
(American
Heart
Association,2014).

Prevalensi

Henti jantung mendadak (HJM) merupakan penyakit pembunuh


nomor satu di dunia. Data American Heart Association (AHA)
tahun 2002 mencatat, setiap dua menit terdapat satu orang
meninggal karena penyakit ini. Sementara Data Departemen
Kesehatan tahun 2006 menunjukkan sekitar 30 orang per hari
mengalami HJM dengan kejadian terbanyak dialami penderita
jantung koroner.
HJM biasanya menyerang secara tiba-tiba dan bisa
mengakibatkan kematian apabila tidak dilakukan tindakan
dengan segera. Ditandai dengan hilangnya detak jantung,
nadi, dan ketidaksadaran pada penderita.

ETIOLOGI
ARITMIA

Gangguan irama jantung atau aritmia merupakan komplikasi yang


sering terjadi pada infark miokardium. Aritmia atau disritmia adalah
perubahan pada frekuensi dan irama jantung yang disebabkan oleh
konduksi elektrolit abnormal atau otomatis (Doenges, 1999). Aritmia
timbul akibat perubahan elektrofisiologi sel-sel miokardium. Perubahan
elektrofisiologi ini bermanifestasi sebagai perubahan bentuk potensial
aksi yaitu rekaman grafik aktivitas listrik sel (Price, 1994). Gangguan
irama jantung tidak hanya terbatas pada iregularitas denyut jantung
tapi juga termasuk gangguan kecepatan denyut dan konduksi (Hanafi,
1996).

Klasifikasi Aritmia
ARITMIA

PULSE (+)

PULSE (-)

BRADIKARDI

TAKIKARDI

SCHOCKABLE

NON
SHOCKABLE

Sinus
Bradikardi, AV
Block

Sinus
Takikardi,
AF,SVT, VT,
Atrial Fluter

VT, VF

PEA,
ASISTOLE

Bradikardi HR<60

Sinus
Bradikardi

AV Block

Grade II

Grade I

Pemanjangan
PR interval
secara tetap

Mobitz I

Pemanjangan PR
interval semakin
lama Drop beat +

Grade III

Mobitz II

Pemanjangan
PR Interval
secara tetap
Droop beat +

P dan R jalan
sendirisendiri

ARITMIA
TAKIKAR
DI
QRS
sempit

QRS lebar
- lebar

R-R
reguler

VT

R-R
Reguler

R-R
Irreguler

SVT

AF

R-R
irreguler

Atrial
Flutter

Sinus
takikardi

PVC / VES
(Premature Ventricular Contraction/ Ventrikel Ekstrasistole)
Mark : Gelombang aneh umumnya bersifat ventricular (QRS
like ) muncul diantara gelombang normal.
Etiologi : Tua, dehidrasi, hypokalemia, cafein, drug, HT,
myocarditis.

Terapi Svt
Terapi :
Jika pasien stabil lini 1 carotid massage
Lini 2 Adenosin

Jika pasien tidak stabil :Sinkronise Cardioversi

Terapi Atrial Fibrilasi

Jika pasien stabil diltiazem / Beta Blocker :turunkan heart


rate

Jika tidak stabil :sinkronise cardioversi

Terapi Vt

Terapi : Defibrilasi jika No pulse

Amniodarone jika pulse (+)

Terapi VF

Terapi :defibrilasi

Terapi Atrial flutter

Terapi : Beta blocker / diltiazem

Terapi Sinus takikardi

Terapi :observasi jika perlu Carotid massage dan beta


blocker

TERIMA KASIH