Anda di halaman 1dari 2

Rasio Likuiditas adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam

memenuhi kewajiban jangka pendeknya seperti melunasi hutang jangka pendeknya


yang telah jatuh tempo.
Current Ratio adalah rasio yang membandingkan antara aktiva lancar yang dimiliki
perusahaan dengan hutang jangka pendek. untuk mengetahui kemampuan
perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek perusahaan dengan dengan
menggunakan aktiva lancar yang dimiliki. Harus diatas 100% agar perusahaan
dapat dinyatakan mampu memenuhi kewajibannya dan kelangsungan perusahaan
dapat terus berjalan.
Quick Ratio adalah rasio yang membandingkan antara aktiva lancar sesudah
dikurangi persediaan dengan hutang lancar. untuk mengetahui kemampuan
perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan
aktiva yang lebih likuid.
Cash Ratio adalah rasio yang membandingkan antara kas dan aktiva lancar yang
bisa segera menjadi uang kas (misalnya simpanan pada bank) dengan hutang
lancar.

Rasio Solvabilitas/Leverage adalah rasio yang menunjukkan kemampuan


perusahaan untuk memenuhi segala kewajiban financialnya terutama kepada
kreditur apabila sekiranya perusahaan tersebut akan dilikuidasi.
Total Debt to Total Assets Ratio adalah rasio yang menunjukkan perbandingan
antara total hutang dengan total aktiva. prosentase yang dihasilkan menunjukkan
prosentase aktiva yang dibiayai oleh hutang. Misal hasilnya 51% maka dari Rp 100,sebesar Rp 51,- dibiayai oleh hutang dan sisanya dibiayai menggunakan modal
yang disediakan oleh pemilik perusahaan.
Debt to Equity Ratio adalah rasio yang menunjukkan perbandingan antara total
hutang dengan modal sendiri. hal ini menunjukkan kemampuan modal
perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibannya.

Rasio Rentabilitas/Profitabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur


kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Semakin besar
tingakat keuntungan yang dihasilkan maka menunjukkan semakin baik pihak
manajemen dalam mengelola perusahaan.
Net Profit Margin adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam
menghasilkan keuntungan dibandingkan dengan penjualan yang dicapai (volume
penjualan). EAT (earnings after tax)

Return on Asset adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam


menghasilkan laba dengan semua aktiva yang dimiliki perusahaan. EBIT (earnings
before interest and tax)
Return on Equity adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan modal
sendiri untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.