Anda di halaman 1dari 9

UTILITAS

>> unit penunjang bagi unit-unit yang lain


dalam suatu pabrik atau sarana penunjang
untuk menjalankan suatu pabrik dari tahap
awal sampai produk akhir.
>> meliputi :
Unit water intake , Unit pengolahan air, Unit
pembangkit uap (steam) , Unit pembangkit
listrik, Unit udara instrumen dan udara pabrik,
Unit pemisahan udara (ASP), Unit pengukuran
gas (gas metering station), Unit pengolahan air
buangan.

UTILITAS
1. Unit Water Intake
dibagi menjadi 3 pompa : water intake channel, intake pond, settling
basin.
2. Unit Pengolahan Air
dibagi menjadi beberapa tahap : clarifler, saringan pasir , filter water
reservoir, saringan karbon aktif, demineralizer.
3. Unit Pembangkit Uap
4. Unit udara dan Instrument
5. Unit Pemisah Udara
6. Unit Pengukur Gas
7. Unit Pengolahan Air Buangan
Terdiriatas : Waste Water Pond (WWP) dan Kolam Penampungan dan
Pendalian Limbah (KPPL)

Perpindahan Panas
Kemampuan menerima panas dipengaruhi oleh :
Koefisien overall perpindahan panas (U)
menyatakan mudah atau tidaknya panas berpindah dari fluida
panas ke fluida dingin dan juga menyatakan aliran panas
menyeluruh sebagai gabungan proses konduksi dan konveksi.
Luas bidang yang tegak lurus terhadap arah perpindahan
panas.
Karena luas perpindahan panas tidak konstan, sehingga dalam
praktek dipilih luas perpindahan panas berdasarkan luas
dinding bagian luar.
Selisih temperatur rata-rata logaritmik ( T LMTD).
perbedaan temperatur yang dipukul rata-rata setiap bagian
HE. Karena perbedaan temperatur di setiap bagian HE tidak
sama.

Perpindahan Panas

Persamaan umum untuk perpindahan panas melewati


suatu permukaan :
Q = U . A . T lmtd
Dimana :
Q = Laju perpindahan kalor ( W atau BTU/h )
U = Koefisien perpindahan panas overall (W/m2 .oC atau
Btu/h . ft2. oF)
A = Luas permukaan perpindahan panas (m2 atau F2)
T lmtd = Perbedaan temperature rata-rata logaritma
(oC atau oF )

dimana
Q = Laju perpindahan panas ( W atau BTU/h )
m = Laju aliran massa (kg/jam atau lbm/h)
h = Enthalpi fluida panas pada sisi aliran masuk (J/kg. oC atau Btu/h.
lb. oF)

Jika proses perpindahan panas dalam APK tidak mengalami


perubahan bentuk (fasa) dan diasumsikan panas spesifik
adalah konstan, maka persamaan menjadi:

Dimana, T adalah temperatur dan cp


adalah panas spesifik fluida pada
tekanan konstan

Koefisien Perpindahan Kalor Menyeluruh (U)


Untuk alat penukar kalor berpenampang
silinder, maka persamaan umum koefisien perpindahan kalor
menyeluruh (U):

dimana
U = Koefisien perpindahan kalor menyeluruh (W/m 2. oC atau Btu/h. ft2. oF)
h = Koefisien perpindahan kalor konveksi /koefisien hantara (W/m 2. oC atau Btu/h. ft2. oF)
A = Luas penampang (m2 atau ft2)
D = Diameter tube (m atau ft)
L = Panjang tube (m atau ft)
k = Koefisien konduktivitas thermal (W/m. oC atau Btu/h. ft. oF)
i dan o = Menjelaskan sisi dalam dan sisi luar tube APK

Perbedaan Temperatur Rata-rata Logaritma (LMTD)


Perbedaan temperatur rata-rata logaritma (LMTD) adalah menentukan nilai
perbedaan
temperatur yang terjadi dalam alat penukar kalor. Penentuan LMTD
tergantung pada jenis aliran
yang diaplikasikan atas APK tersebut.

Beri Nilai