Anda di halaman 1dari 1

RESUME KASUS

SKEMA PERJALANA
Sebelum
masuk RS

Saat Masuk Rumah


Sakit

Demam dan batuk


berulang, panas
badan, nafsu
makan menurun,
berat badan sulit
naik, gangguan
penglihatan

Penderita panas badan dan


mengalami penurunan
kesadaran

HP 1

HP 3

HP 5

HP 6-7

GCS 12, limfadenopati,


kaku kuduk (+),tonus otot
meningkat, refleks
fisiologis meningkat,

GCS 12, TD 90/60


mmHg, suhu 38oC

Nadi 108
x/menit,
respirasi 26
kali/menit,

GCS 13, TD
90/60 mmHg,
suhu 38oC,

GCS 14, TD
90/60 mmHg,
suhu 38,2oC,

GCS 14, Demam


(-), kejang (-)
Pemeriksaan fisis
lain sama seperti
sebelumnya

Sejak 10 hari
sebelum masuk
rumah sakit
penderita panas
badan, kemudian
tampak sering
tertidur dan sulit
dibangunkan,
kemudian pada 1
hari sebelum

Rontgen toraks didapatkan


pembesaran kelenjar getah
bening perihiller kanan, CTScan kepala didapatkan
hidrosefalus komunikans
dan meningeal
enhancement

Meningitis tuberkulosis
stadium II + Tuberkulosis
paru + Atrofi papil occuli
dextra et sinistra +
Hidrosefalus komunikans +
marasmus + imunisasi
tidak dilakukan

Obat antituberkulosis,
prednison, multivitamin,
zink, konsul ke
Departemen Bedah Saraf

Selama Pemantauan di RS

Kaku kuduk (+),


tonus otot
meningkat, refleks
fisiologis
meningkat, refleks
patologis (+)

Nadi 104
x/menit,
respirasi 26
x/menit,
Kaku kuduk (+),
tonus otot
meningkat,
refleks fisiologis
meningkat,
refleks

Nadi 108
x/menit,
respirasi 24
x/menit,
Kaku kuduk
(+), tonus otot
meningkat,
refleks
fisiologis
meningkat,

Analisis CSS:
jumlah sel
175/mm3,
dominasi
Mononuklear,
protein 3880
mg/dL, dan
glukosa 17

Uji tuberkulin 20
mm

Natrium 127
mEq/L
Kalium 4,2
mEq/L

Natrium 135
mEq/L
Kalium 4,4 mEq/L

Terapi
dilanjutkan,
asetazolamid,
Rencana
pemasangan
VP-shunt

Pemasangan VPshunt, antibiotik


profilakasis,
terapi lain
dilanjutkan

Koreksi
hiponatremia
Terapi lain
dilanjutkan

Koreksi
hiponatremia
stop, terapi lain
dilanjutkan

21