Anda di halaman 1dari 22

APA ITU MS?

MS adalah salah satu penyakit sistem syaraf pusat (otak dan jaringan syaraf sum-sum
tulang belakang) akibat kerusakan myelin. Myelin adalah materi yang melindungi syaraf,
berfungsi seperti lapisan pelindung pada kabel listrik dan memudahkan syaraf untuk
mengirim impulsnya dengan cepat. Kecepatan dan efisiensi pengiriman impuls inilah yang
memungkinkan sebuah gerakan tubuh yang halus, cepat,dan terkoordinasi dilakukan hanya
dengan sedikit upaya.
Pada MS, kerusakan myelin (demyelinasi) menyebabkan gangguan kemampuan serabut
syaraf untuk menghantarkan pesan ke dan dari otak. Lokasi terjadinya kerusakan myelin
(plak atau lesi) tampak seperti area (parut/luka) yang mengeras: pada MS, parut-parut/lukaluka ini tampak pada otak dan tulang belakang.

PENYEBAB MS
Penyebab MS belum diketahui, saat ini seluruh dunia masih melakukan penelitian untuk
mencari penyebab pasti penyakit MS.
Kerusakan myelin pada MS mungkin terjadi akibat respon abnormal dari sistem kekebalan
tubuh, yang seharusnya melindungi tubuh dari serangan organisma berbahaya (bakteri dan
virus).
Banyak jenis MS yang menampakkan gejala penyakit kekebalan tubuh, dimana tubuh
menyerang sel-sel dan jaringan-jaringannya sendiri (dalam kasus MS, yang diserang
adalah Myelin). Para peneliti belum mengetahui apa yang memicu sistem kekebalan tubuh

tersebut menyerang myelin, tetapi ada satu pemikiran bahwa hal tersebut terjadi karena
beberapa faktor.
Satu teori menyebutkan bahwa virus, yang mungkin sudah menetap lama dalam tubuh,
mungkin memainkan peranan penting dalam perkembangan penyakit ini dan mungkin
mengganggu sistem kekebalan atau secara tidak langsung mengubah proses sistem
kekebalan tubuh. Banyak penelitian yang sudah mencoba mengidentifikasi virus MS. Ada
satu dugaan bahwa kemungkinan tidak ada virus MS, melainkan hanya ada virus-virus
biasa, seperti virus campak dan herpes, yang menjadi pemicu timbulnya penyakit MS.
Virus-virus ini mengaktifkan sel darah putih (limposit) dalam aliran darah menuju ke otak
dengan melemahkan mekanisme pertahanan otak (yaitu substansi yang melindungi
darah/otak). Kemudian, di dalam otak, sel-sel ini mengaktifkan unsur-unsur lain dari sistem
kekebalan tubuh dengan satu cara yang pada akhirnya membuat sel-sel tersebut
menyerang dan menghancurkan myelin.
SIAPA YANG DAPAT TERKENA MS?
Wanita lebih rentan terjangkit MS daripada pria, MS 50% lebih sering terjadi pada wanita
daripada pria (3 berbanding 2). MS adalah penyakit orang dewasa muda; rata-rata usia
terjadinya serangan adalah 22-39 tahun, tetapi jangkauan serangan sebenarnya sangat
luas hingga mencapai kira-kira 10-59 tahun.
GEJALA-GEJALA MS
Multiple sclerosis memiliki kondisi yang sangat variabel dan gejala-gejalanya bergantung
pada area sistem syaraf pusat yang terserang. Tidak ada pola khusus pada MS dan setiap
penderita MS memiliki kekhasan gejalanya sendiri-sendiri, yang bentuknya dari waktu ke
waktu bervariasi dan tingkat keparahan serta jangka waktunya pun dapat berubah, dan
semua variasi dan perubahan itu dapat terjadi bahkan pada penderita yang sama.
Tidak ada MS yang tipikal. Kebanyakan penderita MS akan mengalami lebih dari satu
gejala, tetapi meskipun ada gejala-gejala umum yang diderita banyak orang, tidak ada
seorangpun yang memiliki semua gejala tersebut sekaligus. Gejala-gejala umum tersebut
adalah:
Gangguan Penglihatan

Penglihatan kabur

Penglihatan membayang (diplopia)

Neuritis optikal

Pergerakan mata yang tak terkontrol

kebutaan (sangat jarang terjadi)

Gangguan Keseimbangan dan Koordinasi

hilang keseimbangan tubuh

Gemetar (tremor)

ketidakstabilan kemampuan berjalan (ataksia)

pusing (vertigo)

kekakuan anggota tubuh

gangguan koordinasi

perasaan lemah: pada kasus tertentu hal ini dapat mempengaruhi kaki dan
kemampuan berjalan

Kekakuan (spasticity)

kekakuan otot yang dapat mempengaruhi mobilitas dan cara berjalan

kejang

Gangguan indra perasa

perasaan geli di beberapa bagian tubuh

perasaan seperti di tusuk-tusuk jarum

kebas (paraesthesia)

perasaan seperti terbakar

nyeri dapat menyertai penyakit MS, contohnya, nyeri di wajah (seperti


trigeminal neuralgia), dan nyeri otot

Gangguan kemampuan berbicara

perlambatan cara berbicara

berbicara seperti menggumam

perubahan ritme berbicara

sulit menelan (dysphagia)

Keletihan berlebihan

Perasaan lemah dan letih yang datang tidak terduga dan tidak sebanding dengan
aktivitas yang sedang dikerjakan. Keletihan berlebihan adalah gejala penyakit MS yang
paling umum (dan yang paling menyusahkan).

Gangguan kandung kemih dan usus

Gangguan kandung kemih meliputi: sering buang air kecil, tidak dapat buang air
kecil secara tuntas atau tidak bisa menahan air kecil.

Gangguan usus meliputi: konstipasi/sembelit, dan kadang-kadang diare.

Gangguan Seksual

impoten

Berkurangnya kemampuan seksual

kehilangan gairah

Sensitivitas terhadap Panas

perburukan gejala-gejala yang dialami karena udara panas

Gangguan Kognitif dan Emosi

kehilangan memori jangka pendek

kehilangan kemampuan konsentrasi, penilaian, penalaran

Lain dengan gejala-gejala yang jelas terlihat dengan segera, gejala yang lain seperti
keletihan (fatigue), gangguan indra perasa, gangguan memori dan konsentrasi sering
menjadi gejala yang tersembunyi. Gejala seperti ini mungkin sulit untuk dijelaskan kepada
orang lain dan kadang-kadang keluarga dan perawat tidak dapat memahami efeknya
terhadap pekerjaan, aktivitas sosial, dan kualitas hidup penderita MS.
JENIS-JENIS MS
Cara kerja penyakit MS tidak terduga. Bagi sebagian orang, penyakit ini hanya sedikit
mengganggu, sedangkan sebagian yang lain mengalami perburukan yang cepat hingga
membuatnya sama sekali tidak berdaya, dan sebagian yang lain berada di antara dua
kondisi ekstrem tersebut.
Walaupun setiap individu mengalami kombinasi kondisi gejala MS yang berbeda, tetapi kita
dapat mengklasifikasikan MS menjadi beberapa tipe/jenis:
Relapsing-Remitting MS (MS Hilang-Timbul/Kambuhan)
Pada MS jenis ini, terjadi beberapa kali kekambuhan (serangan) yang tidak terduga.
Serangan ini berlangsung dalam waktu yang bervariasi (dalam hitungan hari atau bulan)
dan dapat pulih secara parsial atau total. Jenis ini dapat bersifat tidak aktif selama
berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Frekuensi kurang lebih 25%

Benign MS (MS Jinak)


Setelah satu atau dua kali serangan dan kemudian pulih total, MS jenis ini tidak mengalami
perburukan dan tidak timbul kecacatan permanen. MS jinak hanya dapat diidentifikasi
ketika adanya ringan yang timbul pada masa 10 15 tahun setelah serangan dan pada
awalnya dapat dikategorikan sebagai MS hilang-timbul. MS jinak cenderung berhubungan
dengan gejala-gejala yang tidak parah ketika terjadinya serangan (contohnya pada sistem
sensorik).

Frekuensi kurang lebih 20%

Secondary Progressive MS (MS Progresif Sekunder)


Bagi beberapa orang yang pada awalnya mengalami MS hilang timbul, dalam perjalanan
penyakitnya ada bentuk perkembangan lebih lanjut yang mengarah pada ketidakmampuan
yang bersifat progresif, dan seringkali disertai kekambuhan terus menerus.

Frekuensi kurang lebih 40%

Primary Progressive MS (MS Progresif Primer)


MS jenis ini ditandai dengan tidak adanya serangan yang parah, tetapi ada seranganserangan kecil dengan gejala-gejala yang terus memburuk secara nyata. Terjadi satu
akumulasi perburukan dan ketidakmampuan yang dapat membawa penderita pada
tingkat/titik yang semakin rendah atau terus berlanjut hingga berbulan-bulan atau bertahuntahun.

Frekuensi kurang lebih 15%

CARA KERJA PENYAKIT MS


Adalah mustahil untuk memprediksi cara kerja penyakit MS untuk setiap individu secara
akurat, tetapi lima tahun pertama biasanya memberikan satu indikasi pada seseorang
tentang bagaimana penyakit ini akan berlanjut. Kesimpulan ini didasarkan pada bagaimana
penyakit bekerja dalam kurun waktu tersebut serta didasarkan juga pada apa tipe
penyakitnya (misalnya hilang-timbul atau progresif). Tingkat ketidakmampuan yang tercapai
pada satu titik akhir seperti lima dan sepuluh tahun diyakini sebagai alat yang andal untuk
memprediksi carakerja penyakit ini di masa depan.
Akan tetapi, ada beberapa variabel mengenai hal ini:

Sebagian besar penderita MS (kurang lebih 45%) tidak terlalu terpengaruh oleh penyakit
MS-nya, dan dapat menjalani hidup normal serta mampu untuk tetap hidup produktif.
Ada sekelompok penderita (40%) yang jenis MS-nya berubah menjadi progresif setelah
beberapa tahun bersifat hilang-timbul.
Usia saat terjadinya serangan pertama serta gender dapat menjadi indikator jangka
panjang perjalanan penyakit MS. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa serangan
yang terjadi pada usia lebih muda (dibawah usia 16 tahun) mengimplikasikan prognosis
yang lebih baik, tetapi hal ini harus dibatasi oleh kenyataan bahwa seorang dewasa muda
yang menjalani hidup sebagai penderita MS selama 20 atau 30 tahun dapat mengalami
ketidakmampuan subtansial, walaupun perkembangan menuju ketidakmampuan tersebut
berlangsung lambat dan pada 10 atau 15 tahun pertama penderita relatif hanya sedikit
terserang. Penelitian-penelitian lain menunjukkan bahwa serangan pada usia lanjut (pada
usia lebih dari 55 tahun), terutama pada laki-laki, dapat menunjukkan perjalanan penyakit
yang bersifat progresif.
Terapi MS harus memberi prospek yang mendukung para penderita yang baru terdiagnosa
MS. Obat-obatan seperti interferon beta adalah pengobatan yang mungkin dilakukan untuk
penderita MS hilang-timbul dan penderita yang masih dapat berjalan. Interferon beta dapat
memperlambat progresifitas ketidakmampuan dan juga mengurangi tingkat keparahan dan
frekuensi pemburukan. Pada taraf ini, tidak diketahui apakah interferon beta berdampak
pada MS progresif primer atau tidak. Penelitian yang luas tentang MS sekarang ini
memberikan harapan bahwa terapi yang bersifat melawan proses penyakit MS (walaupun
tidak menyembuhkan), dalam waktu dekat, tidak lagi menjadi suatu harapan yang mustahil.
Harus diingat bahwa banyak penderita MS yang menjalani hidup dengan ketidakmampuan
dalam mengatur diri (misalnya, keletihan berlebihan, pincang, gangguan kandung kemih).
Bagaimanapun, sedikitnya 15% dari penderita MS akan menjadi cacat (misalnya harus
menggunakan kursi roda setiap waktu). Harapan hidup bagi sebagian besar penderita MS
adalah mendekati normal.
MENDIAGNOSA MS

Tidak seperti penyakit yang lain, tidak ada tes yang dapat langsung mendeteksi positif atau
negatif untuk MS dan tes yang tersedia untuk menolong para dokter dalam
pendiagnosaan, tidak ada satupun yang dapat 100% memastikan diagnosa tersebut.
Hal ini berarti pada akhirnya para dokter akan mendiagnosa MS dengan mengombinasikan
pengamatan terhadap gejala-gejala yang terjadi pada seseorang dan mengesampingkan
kemungkinan-kemungkinan yang lain. Hal ini disebut Diagnosa Klinis.
Masalah dalam Diagnosa
Sayangnya bagi sebagian kecil penderita MS (10-15%), tidaklah mungkin untuk
mendapatkan diagnosa yang pasti, bahkan setelah menjalani tes dengan berbagai alat tes
yang tersedia. Akan tetapi, bisa saja mengesampingkan penyebab yang sangat penting dari
gejala-gejala tipe-MS yang lain, dan jika dilanjutkan dengan pemeriksaan berkala dan
pengawasan pada perubahan kondisi penderita, maka dalam banyak kasus, diagnosa
menjadi hal yang mungkin ditetapkan di kemudian hari.
Kriteria Baru Diagnosa MS
Dewan Keilmuan dan Medis Internasional MSIF telah menyimpulkan sebuah kriteria baru
diagnosa MS untuk menolong para dokter dalam membedakan antara MS dengan penyakit
lain yang dapat menampilkan gejala-gejala yang sama. Kriteria baru ini melibatkan hasil
pemindaian dengan MRI, sehingga dimungkinkan untuk mendiagnosa MS walaupun
seseorang hanya memperlihatkan satu episode gejala saja. Dengan kriteria yang baru ini,
seseorang dapat diklasifikasikan sebagai penderita MS, mungkin MS, atau bukan MS.
Diagnosa Klinis
MS pada stadium awal dapat terlihat seperti riwayat penyakit dengan gejala-gejala yang
samar, yang dapat muncul secara sporadis dalam kurun waktu yang lama dan dapat
seringkali dihubungkan dengan suatu kondisi medis yang lain. Gejala-gejala yang tidak
terlihat dan bersifat subjektif seringkali sulit untuk dikomunikasikan dengan dokter serta
para ahli kesehatan dan sayangnya dalam diagnosa tingkat paling awal, perlakuan kurang
simpatik masih merupakan hal yang umum bagi penderita MS.
Walaupun seseorang menunjukkan gejala-gejala tipe MS dengan pola yang klasik, gejalagejala tersebut harus dipastikan sudah memenuhi kriteria sebelum dokter atau spesialis

syaraf dapat mendiagnosa pasti MS secara klinis. Kriteria-kriteria tersebut adalah: Dua
area berbeda di sistem syaraf pusat terserang, dan serangan-serangan tersebut terjadi
setidaknya dalam dua kejadian yang berbeda dan sedikitnya dalam selang waktu satu
bulan, dan orang tersebut berada dalam kisaran usia normal untuk mendapat serangan
MS. Dengan demikian, walaupun bisa saja seseorang didiagnosa pasti MS pada
kunjungan pertama ke spesialis syaraf, masih ada kemungkinan bahwa diagnosa tersebut
menjadi tidak jelas, dan bahwa orang tersebut akan dirujuk untuk menjalani serangkaian
pengujian lebih lanjut.
APA YANG DAPAT SAYA LAKUKAN?
MS adalah penyakit yang mengharuskan anda menyesuaikan kehidupan sehari-hari anda
sepanjang hidup. Jika anda hanya mengalami sedikit atau tidak mengalami
ketidakmampuan fisik, maka gaya hidup anda dan keluarga anda mungkin tidak akan
mengalami perubahan sama sekali. Meskipun demikian, pengetahuan akan penyakit dan
implikasi potensialnya dapat menjadi beban sangat berat bagi penderita penyakit dan
keluarga di sekitarnya. Semuanya benar-benar bergantung pada gejala-gejala yang anda
alami dan apa yang anda rasakan. Gejala-gejala ini dapat terus menerus muncul atau
terjadi pada waktu yang berbeda. Tingkat keparahan dari gejala-gejala tersebut seringkali
menentukan sejauh mana MS akan mempengaruhi hidup anda.
Banyak penderita MS mengatakan bahwa mereka lebih perlu membuat rencana jauh-jauh
hari dibandingkan dengan yang biasa mereka lakukan sebelumnya dan mereka harus
mengubah beberapa aktivitas dan jadwal mereka. Jika keletihan yang menjadi masalah,
sebagai contohnya, beberapa periode istirahat yang pendek setiap hari dapat membantu
anda meneruskan pekerjaan rutin anda, tetapi dengan tempo sedikit lebih lambat.

Olahraga
Fisioterapi dan olahraga yang teratur dapat membantu menjaga kebugaran anda sebaik
mungkin. Anda dan dokter anda mungkin dapat mendiskusikan terapi atau program
olahraga apa yang baik untuk anda. Mungkin saja dengan menjalani fisioterapi dengan
cukup teratur atau melakukan olahraga yang khusus di rumah. Banyak orang yang merasa
bahwa berenang, yoga, dan berkuda akan membantu. Semua olahraga yang dapat anda
nikmati dan dapat membuat anda nyaman akan berguna. Selain menjaga kebugaran otot,

olahraga juga dapat menjadi jalan yang baik untuk melepaskan ketegangan dan memberi
ketenangan. Lembaga MS lokal dan nasional anda dapat menawarkan program rekreasi
atau olahraga yang dapat membantu, atau merekomendasikan fasilitas atau pekerja
kesehatan untuk mendukung aktivitas semacam ini.

Diet
Selama bertahun-tahun, telah diajukan sejumlah diet untuk MS, yang mungkin hanya biasa
dilakukan untuk penyakit yang tidak diketahui penyebabnya atau tidak ada obatnya. Lain
dengan diet-diet yang disarankan dan masing-masing bersifat kontradikitif, akan lebih
masuk akal jika anda melakukan diet dengan nutrisi seimbang yang akan memastikan anda
mendapat semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan. Beberapa orang merasa bahwa
diet rendah lemak hewani dan tinggi lemak tak jenuh sangat menolong mereka. Silakan
lihat pula bab Terapi-Terapi Alternatif yang Dipakai oleh Penderita MS dalam MS: Panduan
Pengobatan dan Manajemen. Akan lebih baik jika anda mendiskusikan perubahan dalam
diet anda dengan dokter anda atau ahli diet.

Perencanaan Kerja
Karena seiring dengan waktu MS dapat menyebabkan ketidakmampuan fisik dan kognitif,
maka wajar jika anda mengevaluasi kondisi pekerjaan anda secara realistis berkaitan
dengan kemungkinan datangnya perubahan. Jika pekerjaan anda sangat menuntut
kekuatan fisik, anda mungkin dapat mempertimbangkan alternatif pekerjaan lain atau
berusaha mengurangi kegiatan fisik dari pekerjaan anda. Untuk pekerjaan lain yang bersifat
duduk terus menerus, keterbatasan fisik anda mungkin tidak akan membawa dampak yang
besar dan anda mungkin dapat tetap bekerja selama bertahun-tahun ke depan. Penasehat
karir dan pelatihan khusus mungkin tersedia di negara anda.

Perubahan dalam Keluarga


Salah satu masalah yang sangat sulit diatasi bagi pasangan suami istri setelah terdiagnosa
MS adalah kemungkinan adanya perubahan dalam peranan mereka masing-masing. Di
masa depan, kemungkinan-kemungkinan tersebut harus dilihat secara bersama-sama.
Sebuah keluarga yang memiliki pendapatan dari dua sumber mungkin harus belajar untuk

hidup hanya dengan satu sumber penghasilan. Salah seorang dari pasangan tersebut
mungkin harus mengambil tanggung jawab tambahan untuk mengerjakan pekerjaan rumah
dan mengurus anak-anak. Diskusi yang lengkap dan terbuka adalah kunci sukses untuk
mengatasi perubahan-perubahan penting seperti ini.
UJI DIAGNOSA
Berikut ini adalah panduan singkat tentang uji diagnosa yang paling sering digunakan, apa
saja yang termasuk di dalamnya dan sejauh mana alat uji tersebut dapat memberi
penjelasan kepada anda. Dokter dan spesialis syaraf mungkin menginginkan anda untuk
menjalani seluruh pemeriksaan tersebut sebelum membuat diagnosa klinis.
Riwayat Medis
Dokter akan menanyakan riwayat medis anda secara detail, termasuk rekam medis anda di
masa lalu tentang tanda-tanda dan gejala-gejala dan juga tentang kondisi kesehatan anda
sekarang.
Jika gejala-gejala yang pernah anda alami, mungkin yang terjadi dalam jangka waktu yang
lama, diperiksa, maka pola gejala yang didapatkan dapat merujuk pada penyakit MS. Akan
tetapi, pemeriksaan fisik dan uji medis yang lengkap tetap diperlukan untuk memastikan
hasil diagnosa.
Pemeriksaan Syaraf
Pemeriksaan syaraf menunjukkan sebaik apa sistem syaraf anda berfungsi. Spesialis
syaraf akan menguji keabnormalan yang terjadi pada alur syaraf yang membawa pesan
dari otak ke bagian tubuh anda yang lain. Mereka akan memperhatikan perubahan pada
gerakan mata, koordinasi keseimbangan tubuh, kelemahan, keseimbangan, perasaan
(indera peraba), cara berbicara, dan refleks.
Pemeriksaan ini mungkin juga dapat mengungkap gejala yang merujuk pada penyakit MS,
tetapi tidak dapat digunakan untuk menentukan apa yang menyebabkan gejala tersebut
ada. Harus mengenyampingkan terdahulu kondisi lain yang mungkin menunjukkan gejala
yang sama seperti MS.

Pengujian dengan menggunakan alat Visual, Auditory dan Somatosensory Evoked


Potentials (VEP, AEP, dan SEP)
Walaupun namanya sukar diucapkan, keutamaan dari pengujian-pengujian ini adalah
sifatnya yang langsung. Pengujian-pengujian ini mengukur kecepatan perjalanan pesan dari
otak ke syaraf.
Kecepatan pesan yang melewati sistem syaraf diukur dengan menempatkan elektrodaelektroda kecil di kepala, yang memonitor respon gelombang-gelombang otak terhadap
rangsangan visual dan audio (pendengaran) atau terhadap rangsangan sensorik. Hal yang
sangat bermanfaat dari tiga pengujian tersebut adalah potensi visualnya walaupun
sekarang ini, seiring dengan meningkatnya penggunaan MRI, pengujian ini tidak begitu
sering lagi diperlukan. Pengujian-pengujian VEP AEP dan SEP tidak bersifat invasif atau
menyakitkan dan tidak memerlukan rawat inap di rumah sakit.
Waktu yang diperlukan syaraf untuk menyampaikan pesan dari otak adalah sebuah
indikator dari kondisi sistem syaraf dan digunakan untuk menentukan apakah ada
demielinasi yang timbul.
Magnetic Resonance Imaging (MRI)
Pemindai MRI adalah alat diagnosa terbaru dan memberikan gambaran rinci tentang irisan
otak dan syaraf tulang belakang, memperlihatkan area-area luka (lesi atau plak) yang
mungkin ada.
Selama pemindaian dengan MRI, orang yang menjalani pemeriksaan harus berbaring
tanpa bergerak di atas sebuah meja yang dimasukkan ke dalam tabung besar yang
merupakan bagian dari mesin yang mengandung magnet. Orang yang melakukan
pemeriksaan duduk di ruangan yang berbeda sambil mengawasi peralatan penerima
gambar; akan tetapi mereka pun dapat melihat pasien yang sedang menjalani
pemeriksaan, biasanya melalui jendela yang besar.
Pemeriksaan MRI tidak menyakitkan, tetapi banyak orang merasakan pengalaman yang
sangat tidak biasa, yaitu dapat berupa rasa takut terhadap tempat yang sempit dan gelap
(claustrophobia) atau merasa berisik/gaduh. Semua ketidaknyamanan tersebut dapat
dikurangi dengan pemberian obat penenang. Kadang-kadang dilakukan pula injeksi bahan

kontras yang mengandung gadolinium ke dalam pembuluh darah yang dapat menonjolkan
semua area peradangan dan dapat membantu pembuatan diagnosa.
Penting untuk diingat bahwa orang yang melakukan pengujian tidak selalu dapat secara
langsung memberikan umpan balik kepada anda dan gambar hasil pemindaian akan dikirim
ke dokter anda untuk dianalisa.
Walaupun alat uji ini adalah satu-satunya alat uji yang dapat menunjukkan lesi pada MS,
hasil pengujian tidak dapat dianggap sebagai sebuah hasil yang meyakinkan. Pemindai
bisa saja tidak dapat memetakan semua lesi, terutama pada penyakit di stadium awal, dan
beberapa kondisi lain dapat memperlihatkan perubahan yang sama dalam sistem syaraf.
MRI yang memperlihatkan ukuran, kuantitas, dan penyebaran lesi, didukung oleh buktibukti dari riwayat medis serta pemeriksaan syaraf, maka hal ini menjadi indikator yang
sangat signifikan untuk memastikan diagnosa MS. Ini menunjukkan lebih dari 95%
keabnormalan dengan diagnosa klinis tertentu. MRI adalah alat yang sangat berguna dalam
pemeriksaan klinis untuk menguji keandalan terapi-terapi baru, berkaitan dengan
kemampuan terapi tersebut untuk menunjukkan perubahan aktivitas penyakit.
Lumbar Puncture
Ada beberapa pengujian yang dapat dilakukan dengan cairan sum-sum tulang belakang
(cairan yang mengalir di otak dan sum-sum tulang belakang), tetapi berkaitan dengan
penyakit MS, yang diperiksa adalah pola-pola yang terbentuk oleh protein.
Cairan ini diambil dari sum-sum tulang belakang dengan memasukkan jarum di punggung
bagian bawah. Untuk mematirasakan kulit maka diberikan anestesi lokal, dan walaupun
terasa tidak nyaman, pemeriksaan ini biasanya tidak sakit.
Pemeriksaan ini mengharuskan orang yang menjalani pengujian untuk tidur terlentang
selama beberapa waktu setelah pemgambilan sampel, dan setelah pengujian mungkin
akan timbul sakit kepala sebagai efek samping dari kekurangan cairan; efek samping ini
dapat dikurangi dengan segera minum setelah menjalani pemeriksaan, untuk membantu
tubuh mengganti cairan sum-sum tulang belakang yang hilang. Beberapa orang

membutuhkan perawatan inap di rumah sakit dan memerlukan waktu yang lebih lama untuk
penyembuhan.
Protein dalam cairan sum-sum tulang belakang pada sebagian besar (90%) penderita MS
membentuk pola tertentu ketika dialiri listrik, dengan demikian prosedur ini dapat
memastikan diagnosa MS secara potensial. Akan tetapi, protein cairan sum-sum tulang
belakang pada penderita MS stadium awal atau MS ringan tidak selalu menunjukkan pola
yang sama, dengan demikian hasilnya lagi-lagi tidak dapat dipastikan. Sering terjadi hasil
MRI menjadi tidak pasti.
MS dan HAL-HAL YANG BERKAITAN DENGAN TUGAS SEBAGAI ORANG TUA
Keputusan untuk memiliki keluarga harus dipertimbangkan masak-masak ketika salah
seorang atau satu pasangan suami istri terdiagnosa MS. Banyak pasangan yang khawatir
akan risiko bahwa anak-anak mereka juga akan terjangkit MS. Penting untuk diingat bahwa
jika dibandingkan dengan populasi umum memang risiko anak penderita MS untuk
terjangkit penyakit tersebut meningkat sedikit, tetapi risiko ini masih sangat rendah.
Walaupun belum bisa dipastikan bahwa MS bisa diturunkan, keluarga dekat penderita MS
mempunyai risiko lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang pada umumnya yang tidak
memiliki kaitan keluarga apapun dengan penderita MS. Hasil penelitian tentang MS pada
keluarga menunjukkan bahwa tingkat risiko terjangkitnya MS pada anak yang mempunyai
orang tua pengidap MS berkisar antara 3-5%, jika orang tua pengidap MS tersebut hanya
satu-satunya anggota keluarga yang terjangkit MS. Tingkat risiko menjadi bervariasi jika
ada beberapa anggota keluarga terjangkit MS dan atau MS menjangkit anggota keluarga
dari kedua belah pihak, yaitu dari pihak ibu dan dari pihak ayah.
Konsekuensi jangka panjang terhadap keputusan memiliki anak juga harus
dipertimbangkan. Beberapa faktor seperti tingkat ketidakmampuan pada masa sekarang
dan nanti, kemampuan pasangan untuk membantu dalam hal perawatan dan
perkembangan anak, potensi dukungan dari keluarga dan teman-teman, keamanan
finansial pun harus diperhitungkan.
Dalam hal kehamilan tidak ditemukan adanya risiko kambuhan ataupun efek pada proses
kehamilan, kontraksi atau melahirkan. Ditemukan adanya penurunan tingkat kambuhan

pada masa kehamilan yang disertai dengan meningkatnya tingkat kambuhan pada waktu
enam bulan setelah bayi lahir. Tidak ada bukti bahwa MS menyebabkan ketidaksuburan
atau menyebabkan keguguran, bayi lahir cacat, bayi meninggal sesaat setelah dilahirkan
maupun komplikasi pada proses kontraksi dan melahirkan.
Walaupun tidak ada pengobatan khusus yang digunakan oleh penderita MS, ada beberapa
macam pengobatan yang digunakan untuk mengobati pemburukan dan gejala-gejala MS.
Beberapa diantaranya (atau kombinasi diantaranya) dapat membahayakan janin. Sebagai
tambahan, sebagian orang menjalani diet khusus dan atau beberapa macam cara
pengobatan lain (baik atas anjuran medis maupun tidak) yang kemudian diketahui
bermanfaat untuk pengobatan MS. Para calon orang tua harus selalu mendiskusikan
semua cara perawatan dan pengobatan dengan dokter mereka sebelum kehamilan untuk
menilai apakah perawatan dan pengobatan tersebut berpotensi membahayakan
perkembangan janin atau tidak.
Kehamilan tidak menunjukkan adanya efek, baik pada ketidakmampuan jangka panjang
maupun pada perjalanan penyakit dalam jangka panjang. Menyusui tidak menunjukkan
hubungan dengan tingkat kambuhan setelah melahirkan, tetapi berhubungan dengan
kemungkinan terjadinya keletihan, yang mungkin dapat mempengaruhi keputusan untuk
menggunakan susu formula dan perawat bayi.
Keputusan untuk mempunyai anak tidak boleh dilakukan tanpa mempertimbangkan semua
kemungkinan implikasinya. MS dapat mempengaruhi fungsi keluarga dan kepentingan
anak-anak harus menjadi pertimbangan utama dalam hal penyesuaian-penyesuaian yang
dibuat. Membesarkan anak adalah sebuah komitmen jangka panjang, dan pasangan suami
istri harus bersedia mempertimbangkan dampak MS untuk masa setidaknya 18 tahun ke
depan yaitu masa dimana mereka akan terlibat secara aktif dalam membesarkan anak dan
bukan hanya pada masa kehamilan dan masa bayi. Misalnya, mungkin akan lebih
membutuhkan sebuah sistem pendukung untuk kondisi jangka panjang daripada keluarga
lain yang tidak menderita MS. Keputusan untuk menjadi orang tua terutama sebaiknya
didasarkan pada keinginan untuk membentuk keluarga dan karena MS menuntut adanya
beberapa pertimbangan yang mendalam, maka keputusan tersebut tidak boleh ditentukan
sendiri.

MS DAN PEKERJAAN ATAU PENDIDIKAN


Karena MS adalah penyakit yang sifatnya sangat labil, maka akan sangat sulit untuk
memberikan jawaban umum yang dapat diaplikasikan pada setiap orang yang terdiagnosa
MS. Setiap orang terjangkit dengan cara berbeda-beda dan mungkin mengalami sejumlah
gejala dengan tingkat keparahan dan frekuensi yang bervariasi. Tingkat keparahan dari
gejala-gejala dan kemungkinan mengalami ketidakmampuan ini adalah tingkat yang
menentukan apakah pekerjaan atau sekolah akan terpengaruh atau tidak. Kemungkinan
akan adanya beberapa tingkat ketidakmampuan sebaiknya tidak lantas menghalangi
kenyataan bahwa penderita MS mungkin saja memiliki masa produktif yang berlangsung
terus selama bertahun-tahun.
Biasanya, orang dengan penyakit MS jinak atau yang memiliki gejala-gejala minimal dan
tidak terlihat, akan dapat melanjutkan aktivitas pekerjaan atau pendidikan seperti biasa.
Jika keletihan yang menjadi masalah, maka mereka bisa saja membuat rencana tentang
jadwal istirahat yang teratur dalam satu hari.
Orang yang menderita MS hilang-timbul atau yang menunjukkan beberapa tingkat
ketidakmampuan, mungkin harus mengevaluasi kondisi mereka dalam banyak hal secara
realistis (misalnya kondisi secara fisik, sosial, dan kognitif) untuk menentukan strategistrategi jangka panjang dan jangka pendek dalam pekerjaan dan pendidikan mereka.
Penderita MS harus bekerja sama dengan perusahaan dan atau lembaga pendidikan untuk
memastikan kebutuhan mereka akan terpenuhi.
Keputusan untuk membagi informasi bahwa anda menderita MS adalah keputusan pribadi.
Jika anda tidak memiliki gejala-gejala yang terlihat mungkin tidak ada alasan untuk
mengungkapkan bahwa anda terdiagnosa MS. Di pihak lain, banyak lembaga pendidikan
(sebagai contohnya) akan memberikan akomodasi khusus pada penderita MS, berkaitan
dengan jadwal kuliah, ujian, syarat pendaftaran dan sebagainya, sembari tetap menjaga
kerahasiaan.
Ketentuan hukum untuk mengakomodasi penderita yang memiliki keterbatasan
kemampuan berbeda-beda di setiap negara. Lembaga MS nasional di negara anda
mungkin dapat memberi nasehat kepada anda tentang kondisi di negara anda.

BANTUAN DAN INFORMASI TAMBAHAN


Ahli Kesehatan/Medis
Mengetahui bahwa anda menderita MS dapat menjadi hal yang berat bagi anda dan bagi
orang-orang yang dekat dengan anda. Nasehat tentang pengobatan, mengatasi gejalagejala, aspek manajemen dan emosional, tersedia melalui ahli kesehatan. Jaringan
pendukung untuk individu berbeda di setiap negara dan bergantung pada sistem lembaga
pelayanan kesehatan tersebut, tetapi anda dapat melakukan akses ke:
Spesialis syaraf yang akan menetapkan diagnosa anda, mengobati pemburukan akut yang
anda alami dan akan menjadi rujukan jika anda atau dokter anda mempunyai kepentingan
tertentu
Dokter langganan yang dapat membantu anda dan keluarga anda untuk memahami MS
beserta efek-efek yang mungkin akan anda alami berkaitan dengan kesehatan dan gaya
hidup anda
Jika anda memiliki masalah tertentu anda dapat dirujuk kepada spesialis yang tepat seperti:
ahli fisioterapi
urolog
psikolog
ahli terapi
pekerja sosial
penasehat
ahli terapi wicara
ahli diet

Pelayanan lainnya termasuk


Pertolongan di rumah dengan pekerjaan-pekerjaan yang praktis
Menasehati anda tentang manajemen keuangan dan bantuan yang mungkin diperlukan
Organisasi Sukarela
Organisasi sukarela dapat memberikan nasehat, dukungan, dan bantuan praktis di
beberapa area. Lembaga Nasional dan lokal MS di negara anda mengkhususkan diri dalam
penyediaan dukungan untuk semua penderita MS. Mereka juga dapat memberitahu anda
tentang organisasi-organisasi lain yang menyediakan pelayanan, seperti misalnya
perencanaan perawatan di rumah.
Lembaga nasional MS mungkin memiliki banyak literatur tentang MS yang bisa anda
dapatkan secara gratis. Banyak pula yang memiliki saluran telepon bantuan yang dapat
diakses melalui nomor layanan gratis.

APAKAH SAYA HARUS BERCERITA KEPADA KELUARGA, TEMAN, dan ATASAN


KERJA? DAN APA YANG HARUS SAYA CERITAKAN?
Memutuskan untuk bercerita atau tidak bahwa anda menderita MS adalah keputusan anda
pribadi. Bagi banyak penderita MS, penyakit itu sendiri tidak selalu jelas terlihat, karena itu
tersedia pilihan apakah anda ingin menutupi diagnosa tersebut atau tidak. Jika anda
membutuhkan bantuan praktis, baik setiap hari maupun sewaktu-waktu, hal ini dapat berarti
anda harus mengatakan pada orang yang dekat dengan anda bahwa anda menderita MS.
Keputusan anda dapat bergantung pada bagaimana hubungan anda dengan orang lain dan
bagaimana anda berpikir tentang reaksi mereka terhadap berita tersebut.

Keluarga
Ketika anda pertama kali mengetahui bahwa anda menderita MS anda mungkin merasa
dapat mendiskusikannya dengan keluarga. Bagi banyak orang, adalah suatu hal yang
melegakan jika dapat bercerita tentang hal tersebut. Sebelum anda mendiskusikan
diagnosa anda dengan anggota keluarga anda, anda harus mempertimbangkan anggapan

anda tentang bagaimana mereka akan bereaksi. Umumnya anggota keluarga akan
mendukung. Akan tetapi, mereka mungkin saja sedih mendengar berita tersebut, terutama
jika mereka sama sekali tidak tahu apa-apa tentang MS. Akan sangat menolong jika anda
mempunyai pamflet informasi yang tersedia untuk membantu anda menjelaskan tentang
MS dan tentang bagaimana penyakit ini mempengaruhi anda, untuk memastikan mereka
akan memahami penyakit ini. Anda dapat memutuskan untuk tidak bercerita kepada
keluarga anda jika anda pikir hal itu akan merusak hubungan anda atau membawa anda
kepada pernyataan yang tidak diinginkan mengenai kondisi anda.

Bercerita kepada anak


Mungkin tidak ada gunanya bercerita secara formal tentang MS kepada anak yang masih
sangat kecil, tetapi yang penting adalah ketika pertanyaan itu muncul, pertanyaan mereka
harus dijawab. Secara instink anak kecil sadar tentang adanya masalah yang sedang
terjadi dan bahwa anda sedang khawatir. Anda harus menyadari hal ini dan memahami
bahwa perilaku mereka mungkin kadang-kadang akan terganggu. Kebenaran hampir tidak
pernah sama menakutkannya seperti rasa takut mereka sendiri. Sejumlah lembaga
nasional MS menyediakan buklet untuk anak-anak yang dapat membantu anda.

Bercerita kepada anak usia remaja


Anak-anak usia remaja perlu untuk diberitahu tetapi memerlukan pendekatan yang lebih
hati-hati. Walaupun mereka kelihatannya tenang dan mungkin acuh tak acuh, tetapi mereka
sebenarnya sangat peduli. Kecemasan mereka dapat dihilangkan dengan pemberian
informasi. Kepedulian mereka perlu untuk ditunjukkan saat hal tersebut muncul dan mereka
pun perlu tahu bahwa anda ingin berbicara dengan mereka ketika masalah muncul.
Kesempatan untuk membaca literatur pilihan dari lembaga nasional MS di negara anda
dapat menolong.
Remaja seringkali merasa bahwa mereka seharusnya diperlakukan seperti orang dewasa,
dan jika mereka tidak dibiarkan untuk ikut mengambil tanggung jawab dalam masalah
keluarga mereka akan merasa sakit hati dan marah, dan sebagai akibatnya mereka akan
mulai berperilaku destruktif. Bagaimanapun, jika kerja sama mereka didukung, mereka
tanpa disangka akan bersikap dewasa dan menjadi sebuah sumber kekuatan. Mencoba

menyimpan masalah anda sendirian tidak akan menghilangkan kecemasan anak remaja
anda.

Bercerita kepada orang tua


Bercerita kepada orang tua mengenai diagnosa anda juga dapat menjadi hal yang sulit.
Sangat sukar bagi orang tua untuk menerima diagnosa anaknya, dan menjadi sangat
penting untuk peduli pada perasaan dan kebutuhan mereka. Orang tua dapat menjadi
sangat protektif dan beberapa diantaranya mungkin merasa bahwa merekalah yang
dipersalahkan.

Ketika anak-anak dan remaja menderita MS


Orang tua dari anak atau remaja penderita MS menghadapi tanggung jawab yang sangat
besar seperti apa yang harus diceritakan pada anak muda tentang penyakit tersebut dan
seberapa banyak informasi dan tanggung jawab yang dapat diberikan pada anak tersebut.
Banyak anak muda penderita MS yang pada awalnya hanya sedikit terpengaruh penyakit
ini, dan para orang tua, baik demi mereka sendiri ataupun demi anak tersebut, menolak
untuk mengungkapkan secara umum, selama beberapa tahun efeknya belum jelas terlihat.
Selama itu mereka berharap anak/remaja tersebut dapat matang hingga dewasa,
menyelesaikan sekolahnya, memiliki karir, dan membina sebuah hubungan.
Nasehat konseling biasa bergantung pada gagasan bahwa orang yang terdiagnosa MS
adalah orang dewasa namun, walau tidak umum, ada anak-anak dan remaja yang
menderita MS. Walaupun pengungkapan yang langsung dan lengkap tentang sifat penyakit
MS secara umum adalah nasehat yang baik, tetapi tidak selalu dapat menjadi pilihan tepat
bagi kelompok penderita MS tertentu seperti ini.
Pada kasus anak-anak bawah usia lima belas tahun, terutama yang mengalami gejalagejala minimal dan keterbatasan minimal, ada beberapa penjelasan untuk sifat dasar dan
prospek penyakit tersebut. Anak sungguh-sungguh menyadari bahwa ada masalah yang
sedang terjadi, yang datang dan pergi dan seringkali memerlukan perawatan medis tetapi
orang tua dapat memikul tanggung jawab atas keputusan dan keterlibatan dengan pihak
medis, dan membiarkan si anak tetap menjalani hidup yang normal.

Pada kasus remaja (lima belas tahun keatas), mereka sudah cukup dewasa untuk
dilibatkan pada kenyataan tentang penyakit ini dan dilibatkan pada keputusan yang
ditentukan oleh orang tua, yaitu yang berkaitan dengan pengobatan, pendidikan, dan
sebagainya. Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa semua remaja labil secara
emosional dan mempunyai jati diri yang rapuh, dan MS akan menjadi beban tambahan
yang harus mereka pikul.

Atasan Kerja
Keputusan untuk memberi tahu atasan kerja dapat berdampak pada pekerjaan anda.
Mungkin akan mendapat dukungan atau, dalam beberapa kasus, mempengaruhi prospek
karir anda secara tidak adil. Ketentuan hukum yang berkaitan dengan keterusterangan di
setiap negara berbeda-beda dan anda harus memeriksa hal tersebut di lembaga MS
nasional di negara anda.

KEUNTUNGAN BERTERUS TERANG


Bercerita tentang diagnosa anda akan sangat melegakan. Banyak penderita MS
mengatakan bahwa menyembunyikan sesuatu akan lebih membuat kita tertekan daripada
bercerita. Keterusterangan juga akan memudahkan, jika kebutuhan muncul, untuk
mendiskusikan penyesuaian tempat kerja yang mungkin diperlukan.
Dengan menjelaskan permasalahan, anda akan memahami reaksi orang lain terhadap
kenyataan anda menderita MS dan bagaimana anda diperhatikan dan diperlakukan oleh
rekan-rekan kerja. Anda akan lebih mampu berhubungan secara jujur dengan orang lain.
Anda akan terbebas dari kekhawatiran bahwa pemberi kerja atau referensi sebelumnya
mungkin mengungkapkan secara tidak hati-hati bahwa anda memiliki ketidakmampuan.
Kekhawatiran anda terhadap pemeriksaan medis yang diajukan akan berkurang, karena
anda tahu bahwa atasan kerja, perusahaan asuransi, dan pihak-pihak lain yang terkait akan
waspada terhadap penyakit MS anda sebelum pemeriksaan.

Dengan bercerita kepada atasan kerja bahwa anda menderita MS, anda akan merasa lebih
mudah untuk memberi tahu beliau dan rekan-rekan kerja tentang hal-hal yang berkaitan
dengan sifat dasar yang nyata dari penyakit ini. Hal ini juga membuat anda dapat berdiskusi
dengan pemberi kerja tentang perubahan-perubahan kondisi anda di masa depan.

KERUGIAN BERTERUS TERANG


Ketakutan akan didiskriminasi karena menderita MS, misalnya tidak mendapat promosi,
tidak dapat mengikuti training, dan sebagainya.
Ketakutan terhadap reaksi rekan-rekan kerja atau orang lain.
Ketakutan akan kehilangan pekerjaan anda atau tidak ditawari pekerjaan (terutama jika hal
ini pernah terjadi sebelumnya pada anda)
Ketakutan bahwa jika terjadi sesuatu yang salah terjadi pada pekerjaan anda, maka
ketidakmampuan andalah yang akan dianggap sebagai penyebabnya.
APA YANG HARUS SAYA KATAKAN TENTANG MS YANG SAYA DERITA?
Sebelum mengatakan pada orang lain bahwa anda menderita MS, anda harus berpikir
dahulu apa yang perlu mereka ketahui. Banyak orang yang sama sekali tidak mengetahui
MS, atau di pihak lain mengetahui seseorang yang menderita MS tetapi gejala yang
dialaminya sangat berbeda dengan anda. Komunitas anda adalah orang-orang yang
terhubung secara akrab dengan anda dan mereka yang biasanya anda kenal. Keluarga
anda, teman-teman, dan pemberi kerja sewajarnya ingin mengetahui apa yang telah terjadi
pada anda, terutama jika anda memiliki gejala yang bisa dilihat. Mereka juga mungkin ingin
tahu apa yang dapat mereka lakukan untuk membantu anda. Jika anda bersikap jujur
kepada orang-orang yang dekat dengan anda, maka anda akan menerima pertolongan
ketika anda memerlukannya, anda juga akan menghilangkan kekhawatiran mereka dan
mungkin akan mendapati bahwa mereka sangat mendukung.
Anda dapat memulainya dengan penjelasan sederhana tentang MS dan bagaimana
penyakit tersebut mempengaruhi anda selama ini, sehingga orang-orang akan menyadari
tentang dukungan praktis yang mungkin anda perlukan tanpa membayangkan bahwa MS
yang anda derita keadaannya lebih buruk daripada kenyataannya. Jika anda mempunya

penjelasan standard yang dapat anda pakai, maka hal tersebut akan membantu untuk
memastikan bahwa anda merasa percaya diri untuk memberikan informasi tersebut dan
bahwa penjelasan yang anda berikan bersifat konsisten. Permasalahan umum tertentu
mungkin harus segera disangkal bagi banyak orang ada stereotip tentang MS (misalnya,
bahwa semua penderita MS hidupnya akan berakhir di kursi roda) atau adanya
kesalahpahaman (misalnya, bahwa MS menular). Lembaga MS memiliki pamflet dan brosur
yang akan memudahkan tugas tersebut. Para kenalan biasa dapat diberi tahu jika hal
tersebut muncul dalam percakapan atau karena anda sendiri ingin memberi tahu. Dalam
hal ini, mungkin tidak diperlukan sebuah penjelasan yang formal.