Anda di halaman 1dari 5

FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUHI

KERAGAMAN SOSIAL BUDAYA

1. KONDISI KEPULAUAN
Indonesia terdiri atas ribuan pulau sehingga disebut negara
kepulauan. Negara indonesia merupakan negara kepulauan
terbesar didunia. Kondisi inilah yang menyebabkan munculnya
keanekaragaman budaya. Karena pulau2 di indonesia dikelilingi
oleh lautan sehingga penduduk disetiap pulau hidup dan
menetap terpisah satu sama lain. Selanjutnya,penduduk
membentuk sukusuku sendiri setiap suku memiliki kebiasaan
hidup dan budaya yang berbeda beda. Perbedaan budaya inilah
yang menyebabkan pembentukan keragaman budaya di
indonesia.

2. PESEBARAN NENEK MOYANG BANGSA


INDONESIA
di indonesia terdapat 3 kelompok ras yang berbeda yaitu ras
melanosoid,proto melayu / melayu tua,deutro melayu / meayu
muda. Mereka hidup menyebar ke berbagai daerah di
indonesia. Kelompok melanosoid di kepulauan indonesia bagian
timur dan papua. Kelompok ras proto melayu menyebar di
daerah kalimantan , sulawesi,lombok, dan sumatera. Kelompok
ras deutro meayu di pulau jawa,bali,sumatra,madura,dan
sulawesi. Pesebaran mereka dapat diketahui dari pesebaran
hasil kebudayaan padamasa berburu dan mengumpukan
makanan,masa bercocok tanam, dan masa perundagian.
a. Hasil kebudayaan masa berburu dan mengumpulkan
makanan
1.) kapak genggam/perimbas.
Kapak perimbas adalah jenis kapak genggam yang digenggam
dan berbentuk masif. Kapak ini tidak memiliki tangkai dan

digunakan secara di genggam. Alat ini berupa batuyang


dibentuk menjadi alat semacam kapak, teksturnya
kasar.tempat ditemukannya antara lain di Lahat (sumsel),
Kamuda (ampung), bali, flores,timor,punung (pacitan,jawa
timur), Jampang Kulon (sukabumi,jabar)parigi,tambang sawah
(Bengkulu).

2.) kapak penetap


Diuat dari fosil kayu. Bentuknya hampir sama seperti kapak
perimbas bagian tajamnya berlikuliku, hanya bentuknya lebih
besar. Fungsinya untuk membelah kayu,pohon,bambu atau
disesuaikan dengan keutuhannya. Ditemukan diseuruh
indonesia.
3.) Pahat genggam
Dibuat dari kalsedon dan fosi kayu,ukurannya sedang dan kecil.
Bentuknya ebih kecil.fungsinya untuk menggemburkan tanah.
Digunakan juga untuk mencari umbi umbian.
4.) alat serpih
Adalah batu pecahan sisa pembuatan kapak genggam yang
dibentuk jadi tajam. Berfungsi sebagai serut,gurdi,penusuk dan
pisau. Tempat ditemukannya di
punung,sangiran,ngandong,gombong,lahat,cabbenge,mangero
da.
5.) alat alat dari tulang
Dibuat dari tulang tulang binatangseperti
tanduk,menjangan,duri ikan. Ditemukan di gunung
kendeng,bojonegoro.

b. hasil kebudayaan masa bercocok tanam


1.) beliung persegi atau kapak persegi

Merupakan alat dengan permukaan panjang dan berbentuk


segi empat.seuruh permukaan aat tersebut telah digosok
haus,kecuali pada bagian pangkal yg digunakan utk tempat
ikatan tangkai.sisi tangkai diikat pada tangkai sisii depan
diasah sampai tajam.

2.) kapak lonjong


Merupakan alat bberbentuk lonjong dengan pangkai agak
runcing dan meebar pada bagian yg tajamnya. Seluru alatnya
telah digosok halus. Sisi pangkal agak runcing dan diikat pada
tangkai. Sisi depan lebih melebar dan diasah sampai tajam.
Sehingga menghasilkan tajaman yang simetris. Inilah yang
membedakan dengan belinung persegi. Hanya digunakan
didaerah timur yaitu di Suawesi,flores,maluku,leti,tanimbar dan
papua.
3.) mata panah
Ditemukan dijawa timur dan sulawesi selatan., ada perbedaan
bentuk antara mata panah di Jawa timur dan sulsel. Mata
panah di jawa timur berbentuk segitiga. Sedangkan di suawesi
seatan berukuran kecil dan tipis.
4.) gerabah
Gerabah dibuat dari tanah liat yang dibakar. Gerabah
ditemukan di kendenglembu (banyuwangi) , klapadua (bogor),
serpong (tanggerang), Bai,kalumpang, dan minanga sipakka
(sulawesi). Dan lain lain.
5.) perhiasan

Pada masa bercocok tanam sudah dikenal beberapa perhiasan


berupa gelang yang dibuat dari batu dan kerang. Ditemukan di
jawa tengah dan jawa barat.
6.) bangunan megalitik
Megalitik berasa dari kata mega yang artinya besarr, dan lithos
artinya batu.tradisi pendirian bangunan megalitik selalu
didasarkan pada kepercayaan akan adanya hubungan antara
yang hidup dan yang mati.bangunan2 batu dapat berupa
menhir,dolmen,punden berundak,waruga,sarkofagus,dan kubur
batu. Penginggalan ini banyak terdapat di nias,flores,sumba
dan toraja.
a. menhir adalah bangunan berupa batu tegak/ tugu yang
berfungsi sebagai tempat pemujaan roh nenek moyang/ tanda
peringatan untuk orang yang telah meninggal.
b. dolmen adalah bangunan berupa meja batu terdiri atas batu
lebar yang dipotong dengan batu yang lain.berfungsi untuk
tempat persembahan untuk memuja arwah leluhur. Selain itu
berfungsi juga untuk pelinggih,tempat duduk untuk kepala suku
atau raja. Dolmen diitemukan bersama dengan kubur batu.
c. kubur peti batu adalah tempat menyimpan mayat. Kubur peti
batu dbentuk dari enam buah papan batu, dan sebuah penutup
peti. Papan papan batu ini disusun secara langsung dalam
lubang yg telah disiapkan terlebih dahulu, dann biasanya
dilettakan membujur dengan arah timur-barat. Kubur peti batu
terdapat di Tegurwangi (sumatera selatan), wonosari (DI
jakarta), dan Jawa barat.
d. Sarkofagus adalah bangunan berupa kubur batu yang
berbentuk seperti lesung dan diberi tutup. Banyak ditemukan di
daerah bai
e. waruga merupakan peti kubur batu yang berukuran kecil.
Bentuknya kubus dan bulat. Banyak ditemukan di sulawesi
tengah.

f. punden berundak adalah bangunan bertingkat yang


dihungungkan tanjakan kecil,berfungsi sebagai tempat
pemujaan terhadap roh nenek moyang..