Anda di halaman 1dari 32

Penyusun

Calvarica Lun L.
2010.040.0134

Nama
: Tn. H
Usia
: 61 tahun
Jenis kelamin
: Laki-Laki
Pekerjaan
: Wiraswasta
Agama
: Islam
Alamat
: Banyu Urip Kidul 6/39
Tanggal pemeriksaan: 24 Maret 2015,
pukul 10:00 WIB

1.Keluhan Utama
Kulit kemerahan hampir di seluruh badan
2.Riwayat
Penyakit
( autoanamnesa )

Sekarang

Pasien datang ke poli penyakit kulit dan kelamin


RSAL dengan keluhan kemerahan hampir di seluruh
tubuhnya sejak sebulan yang lalu. Pasien juga
mengeluhkan kulit yang terasa kering, terkelupas
dan gatal. Awal mulanya pasien merasa nyeri pada
dada kanan kira-kira 3 bulan yang lalu kemudian
pasien pergi ke dokter dan diberi obat minum,
namun pasien tidak dapat menyebutkan nama dari
obat tersebut.
3

Tiga hari setelahnya, pasien merasa gatal dan kemerahan


pada kedua tangan kemudian pasien pergi ke dokter dan
diberi obat minum dan obat salep, namun pasien tidak
dapat menyebutkan nama dari obat tersebut. Dua hari
setelahnya timbul bercak kemerahan pada hampir seluruh
badan, dimulai dari lengan bawah lalu menjalar ke tungkai,
wajah dan badan, lalu pasien dirawat inap di RSAL, karena
gatal pasien menggaruk dan timbul sisik-sisik halus dan
semakin meluas. Kulit pasien terasa gatal tetapi tidak nyeri.
Gatal dirasakan hilang timbul Pada saat itu, penderita juga
merasa badannya panas dan menggigil. Keluahan bercak
kemerahan dengan kulit mengelupas timbul secara
serentak hampir di seluruh tubuh disangkal. Keluhan bercak
kemerahan, kulit mengelupas terasa berminyak di kepala
seperti berketombe disangkal
Pasien tidak mengkonsumsi jamu-jamuan. Saat ini pasien
hanya mengkonsumsi obat-obatan dari dokter. Sebelumnya
pasien tidak pernah mengalami sakit kulit seperti ini.

3. Riwayat Penyakit Dahulu

Pasien pernah mengalami herpes pada dada


kanan pada 7 bulan yang lalu kemudian timbul
nyeri pada dada kanan di tempat terjadinya
herpes.
Pasien tidak pernah sakit seperti ini sebelumnya
Pasien tidak mempunyai riwayat alergi makanan
dan obat-obatan sebelumnya
Riwayat DM disangkal
Riwayat Hipertensi disangkal
Riwayat Asma disangkal
5

4. Riwayat Penyakit Keluarga

Keluarga pasien tidak ada yang mengalami sakit seperti ini


Keluarga pasien tidak mempunyai alergi obat dan makanan
Riwayat DM disangkal
Riwayat Hipertensi disangkal
Riwayat Asma disangkal

5. Riwayat Sosial dan Lingkungan

Penderita mandi teratur 2 kali sehari dengan sabun mandi


yang sama dan air PDAM
Penderita teratur mengganti pakaian tiap hari
Penderita mengganti handuk 2 minggu sekali
Lingkungan tempat tinggal penderita saat ini cukup bersih
Aktivitas sehari-hari penderita sehari hari bekerja dikantor .
Tidak ada yang sakit seperti penderita di sekitar tempat
tinggal penderita
6

III. PEMERIKSAAN FISIK


1. Status generalis
Keadaan umum
: Baik
Kesadaran
: Composmentis ; GCS: 4-5-6
Status gizi
: Baik
Kepala/leher
: A/I/C/D = -/-/-/ Thorax
: Dalam batas normal
Abdomen
: Dalam batas normal
Extremitas
: Dalam batas normal

Status Dermatologis
Status Lokalis :
1. Regio Fasialis
2. Regio Thoracalis anterior et posterior
3. Regio Abdomen
4. Regio Ekstremitas superior et inferior

copyright 2006 Free template from


brainybetty.com ALL RIGHTS

08/10/15

Efloresensi
:
1. Regio Fasialis
Tampak makula eritematus
Diatasnya diliputi dengan skuama
2. Regio Thoracalis anterior
Tampak makula eritematus yang tersebar luas
Diatasnya diliputi dengan skuama
Di beberapa tempat skuama menebal
3. Regio Thoracalis posterior
Tampak makula eritematus yang tersebar luas
Diatasnya diliputi dengan skuama
Di beberapa tempat skuama menebal
4. Regio Abdomen
Tampak makula eritematus yang tersebar luas
Diatasnya diliputi dengan skuama
5. Regio Ekstremitas superior
Tampak makula eritematus yang tersebar luas
Diatasnya diliputi dengan skuama
Di beberapa tempat skuama menebal
6. Regio Ekstremitas inferior
Tampak makula eritematus yang tersebar luas
Diatasnya diliputi dengan skuama
Di beberapa tempat skuama menebal
9

10

copyright 2006 Free template from


brainybetty.com ALL RIGHTS

08/10/15

11

08/10/15

12

copyright 2006 Free template from


brainybetty.com ALL RIGHTS

08/10/15

13

V. RESUME :
Pasien datang ke poli penyakit kulit dan kelamin RSAL
dengan keluhan kemerahan hampir di seluruh badannya
sejak sebulan yang lalu. Pasien juga mengeluhkan kulit
yang terasa kering, terkelupas dan gatal. Awal mulanya
pasien merasa nyeri pada dada kanan kira-kira 3 bulan
yang lalu kemudian pasien pergi ke dokter dan diberi obat
minum, namun pasien tidak dapat menyebutkan nama dari
obat tersebut. Tiga hari setelahnya, pasien merasa gatal
dan kemerahan pada kedua tangan kemudian pasien pergi
ke dokter dan diberi obat minum dan obat salep, namun
pasien tidak dapat menyebutkan nama dari obat tersebut.
Dua hari setelahnya timbul bercak kemerahan pada
hampir seluruh badan, lalu pasien dirawat inap di RSAL
dan dua hari kemudian diikuti dengan kulit mengering
hingga terkelupas. Selain itu, kulit pasien terasa gatal.
Pada saat itu, penderita juga merasa badannya panas dan
menggigil.
14

Status Lokalis :
1. Regio Fasialis
2. Regio Thoracalis anterior et posterior
3. Regio Abdomen
4. Regio Ekstremitas superior et inferior
Efloresensi
:
Makula eritematus yang tersebar luas hampir
seluruh tubuh disertai dengan skuama di
beberapa tempat.
copyright 2006 Free template from
brainybetty.com ALL RIGHTS

08/10/15

15

DIAGNOSA KERJA
Eritroderma
DIAGNOSA BANDING
Dermatitis Kontak / Atopik
Psoriasis
Dermatitis seboroik
Erupsi Obat

PENATALAKSANAAN
Medikamentosa:
- Prednison 3 x 10 mg tappering of
- Atau Deksametason 3 x 1 mg tappering of
- CTM 3 X 1 tablet
- Untuk kulit yang terlalu kering dapat digunakan krim
hidrokortison 1%

Non medikamentosa :
Diet tinggi protein, banyak minum air putih, mandi
menggunakan sabun bayi, tidak menggunakan minyak
gosok di kulit, tidak menggaruk bagian kulit yang gatal,
konsul penyakit dalam

PROGNOSA
Ad vitam
: ad bonam
Ad sanam
: ad bonam
Ad kosmetikum
: dubia ad bonam

TINJAUAN PUSTAKA

19

DEFINISI
Eritroderma ialah kelainan kulit yang
ditandai dengan adanya eritema universalis
(90%-100%), biasanya disertai dengan
skuama.

SINONIM
Dermatitis eksfoliativa

08/10/15

20

EPIDEMIOLOGI
Insidens
eritroderma
sangat
bervariasi.
Penyakit ini dapat mengenai pria ataupun
wanita namun paling sering pada pria dengan
rasio 2 : 1 sampai 4 :1, dengan onset usia
rata-rata > 40 tahun, meskipun eritroderma
dapat terjadi pada semua usia. Insiden
eritroderma makin bertambah. Penyebab
utamanya adalah psoriasis. Hal tersebut
seiring
dengan
meningkatnya
insidens
psoriasis.

08/10/15

21

ETIOLOGI
1. Alergi obat
Obat yang sering menyebabkan reaksi alergi ialah penisilin dan derivatnya
(ampisilin, amoksisilin, kloksasilin), sulfonamida, golongan analgetikantipiretik, misalnya asam salisilat, metamezol, metampirin, dan parasetamol

2. Perluasan penyakit kulit


Penyakit kulit yang dapat menimbulkan eritroderma diantaranya adalah
psoriasis, dermatitis seboroik, dermatitis atopik, pemfigus foliaseus, liken
planus

3. Keganasan
CTCL atau sindrom sezary

08/10/15

22

Patofis eritroderma belum jelas


Akibat suatu agen dalam tubuh, maka tubuh bereaksi dengan
terjadinya pelebaran pembuluh darah yang menyebabkan
aliran darah ke kulit meningkat sehingga kehilangan panas
bertambah, akibatnya :
1. Penderita kedinginan dan menggigil
2. Hipotermi (akibat peningkatan perfusi kulit)
3. Dehidrasi (akibat penguapan cairan yg meningkat)
4. Pengaturan suhu terganggu
Kehilangan skuama dapat menyebabkan kehilangan protein
(hipoproteinemia) dan edema.
Eritroderma kronis dapat menyebabkan KU penderita memburuk.

08/10/15

23

GEJALA KLINIS
1.Alergi obat

Alergi timbul secara akut


Berupa eritema universal tanpa skuama, setelah sembuh baru timbul skuama

2. Perluasan penyakit kulit


Psoriasis :

Karena penyakitnya sendiri atau pengobatan yang terlalu kuat


Eritema yang tidak merata
Eritema yang meninggi pada tempat predileksi psoriasis dan skuama di
tempat itu lebih tebal
Dermatitis Seboroika :
KU penderita baik
Eritema universal disertai skuama kasar

08/10/15

24

3. Penyakit sistemik termasuk keganasan


Bila tidak termasuk golongan 1 & 2 maka harus dipikirkan adanya infeksi
fokal (termasuk Sindroma Sezary).
Sindrom Sezary
Digolongkan dalam CTCL (Cutaneous T-Cell Lymphoma)
>>> orang dewasa (Pria 64 tahun dan Wanita 53 tahun)
Eritema merah membara universal dengan skuama sangat gatal
Infiltrasi pada kulit dan edema
Pada 1/3 penderita : splenomegali, limfadenopati superfisial, alopesia,,
hiperpigmentasi, hiperkeratosis palmaris & plantaris, kuku distrofik
Laboratorium : Limfosit atipik disebut sel sezary
Sindroma Sezary : Sel Sezary 1000/mm 3 atau lebih
Sindroma Pre Sezary : Sel Sezary < 1000/ mm 3

08/10/15

25

DIAGNOSIS
Diagnosis agak sulit ditegakkan, harus melihat dari
tanda dan gejala yang sudah ada sebelumnya
misalnya warna hitam-kemerahan di psoriasis dan
kuning-kemerahan
di
ptiriasis
ruba
pilaris;
perubahan kuku khas pada psoriasis; likenifikasi,
erosi, dan ekskoriasi di dermatitis atopik dan
eksema menyebar, relatif hiperkeratosis tanpa
skuama, dan pityriasis rubra; ditandai dengan
bercak kulit dalam eritroderma. Dengan biopsi
biasanya dapat menegakkan diagnosis

08/10/15

26

PEMERIKSAAN PENUNJANG
1. Pemeriksaan

Laboratorium

Pada pemeriksaan laboratorium darah rutin, didapatkan penurunan


hemoglobin, peningkatan eosinofil, dan peningkatan leukosit (pada
infeksi sekunder). Kadar imunoglobulin dapat meningkat, khususnya
IgE. Serum albumin menurun dan gamma globulin meningkat relatif.
Didapatkan pula ketidakseimbangan elektrolit karena dehidrasi

2. Pemeriksaan HistoPA
Eritroderma akibat limfoma, yang infiltrasi bisa menjadi semakin
pleomorfik, dan mungkin akhirnya memperoleh fitur diagnostik
spesifik, pada psoriasis papilomatosis dan gambaran clubbing lapisan
papiler dapat terlihat, dan pada pemfigus foliaseus, akantosis
superfisial juga ditemukan. Pada eritroderma ikhtisioform dan ptiriasis
rubra pilaris, biopsi diulang dari tempat-tempat yang dipilih dengan
cermat dapat memperlihatkan gambaran khasnya.

08/10/15

27

DIAGNOSIS BANDING

Dermatitis atopik
Psoriasis
Erupsi obat
Dermatitis seboroik

08/10/15

28

PENATALAKSANAAN
Pada eritroderma akibat perluasan penyakit kulit juga dapat
diberikan kortikosteroid berupa prednison 4 x 10 mg sampai 15
mg sehari
Pada eritroderma yang disebabkan oleh alergi obat secara
sistemik, dosis prednison 4 x 10 mg, penyembuhan akan terjadi
cepat, umumnya dalam beberapa hari sampai beberapa minggu
Kelainan kulit dapat pula diolesi emolien untuk mengurangi
radiasi akibat vasodilatasi oleh eritema misalnya dengan salep
lanolin atau krim urea 10%
Pada eritroderma juga harus diberikan diet tinggi protein karena
terlepasnya skuama dapat mengakibatkan kehilangan protein
Antihistamin
Rehidrasi

08/10/15

29

KOMPLIKASI
Rusaknya barier kulit pada eritroderma menyebabkan
peningkatan extrarenal water lost (karena penguapan air
berlebihan melalui barier kulit yang rusak). Peningkatan
extrarenal water lost ini menyababkan kehilangan panas
tubuh yang menyebabkan hipotermia dan kehilangan
cairan yang menyebabkan dehidrasi. Respon tubuh
terhadap dehidrasi dengan meningkatkan cardiac ouput
yang bila terus berlanjut akan menyebabkan gagal
jantung, dengan manifestasi klinis seperti takikardia,
sesak, dan edema.
Pada eritroderma kronik dapat mengakibatkan kakeksia,
alopesia, palmoplantar keratoderma, kelainan pada kuku
dan ektropion

08/10/15

30

PROGNOSIS

Prognosis pada kasus alergi obat adalah baik setelah


obat dihentikan. Penyembuhan golongan ini adalah yang
tercepat dibandingkan dengan golongan lain.

Prognosis kasus akibat gangguangan sistemik akan


tegantung pada keberhasilan pengobatan penyakitnya
itu sendiri

Kasus idiopatik adalah kasus yang sulit ditentukan, dapat


bertahan dalam waktu yang lama, dan seringkali disertai
dengan keadaan umum yang lemah

copyright 2006 Free template from


brainybetty.com ALL RIGHTS

08/10/15

31

SEKIAN
Terima kasih

08/10/15

32

Anda mungkin juga menyukai