Anda di halaman 1dari 11

Modul 1.

Pendahuluan

SILABUS MATA KULIAH DASAR ELEKTRONIKA


Dosen
Program Studi
Fakultas

: Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng


: Teknik Elektro
: Teknologi Industri

Pertemuan

Modul

Rincian

Pengantar Elektronika

Teori Semikonduktor

Teori Dioda

Rangkaian Dioda

Rangkaian Dioda
(Lanjutan)

Dioda Khusus

Aplikasi Dioda

Transistor Bipolar

Karakteristik Transistor

10

Aplikasi Dasar Transistor

11

Analisa Rangkaian Dasar


Transistor

12

Rangkaian dan Bias


Transistor

13

Rangkaian Komplementer

14

Transistor Efek Medan


(FET)

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Elektronika Kini, Kunci Perkembangan


Elektronika, Perancangan Sistem
Elektronika, Silabus Kuliah
Teori Atom, Teori Atom Silikon,
Semikonduktor Intrinsik dan
Semikonduktor Ekstrinsik
Definisi Dioda, Prategangan Dioda,
Grafik Karakteristik Dioda, Garis
Beban dan Titik Operasi, Model Dioda
Rangkaian Penyearah Setengah
Gelombang, Gelombang Penuh, CT,
Dioda Jembatan, Filter Kapasiotr
Voltage Multiplier, Limiter/Clipper,
Clamper dan Rangkaian Proteksi
dengan Dioda
Dioda Zener, LED, Seven Segment,
Fotodioda, Optocoupler, Dioda Schotky
Konversi Arus, Over-voltage
Protection, Radio Demodulation, Logic
Gates, etc
Teori Transistor, Prategangan
Transistor, Rangkaian Transistor
Sederhana
Karakteristik Transistor, Garis Beban
Transistor, Contoh Rangkaian
Transistor
Aplikasi-aplikasi Dasar Transistor,
Transistor sebagai Saklar, Gerbang
Logika (Digital), Rangkian Penguat
Beberapa contoh perhitungan dan
analisa rangkaian transistor
Rangkaian Sumber Tegangan, Sumber
Arus, Bias Basis, Pembagi Tegangan,
Umpan Balik Kolektor
Transistor PNP dan NPN, Perjanjian
Terbalik, Rangkaian Bias Basis,
Pembagi Tegangan, Umpan Balik
Kolektor pad PNP
Transistor JFET, MOSFET

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

Modul 1. Pendahuluan

1
1.1.

MODUL 1

PENDAHULUAN

Elektronika Kini
Elektronika adalah cabang dari sains dan teknologi yang didasari oleh

pergerakan elekron di dalam berbagai macam jenis material dan berbagai kondisi
yang berbeda. Secara praktis, elektronika difokuskan pada perancangan dan
pembuatan divais, rangkaian, subsistem dan sistem dengan memanfaatkan arus
pergerakan elektron tersebut.
Pada

saat

ini,

produk-produk

berbasiskan

elektronika

telah

luas

mempengaruhi kehidupan manusia. Hampir semua aspek aktifitas keseharian


manusia telah dipengaruhi oleh cepatnya evolusi yang terjadi pada bidang elektronika
ini. Sampai detik ini, pengaruh tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda berkurang,
bahkan, evolusinya semakin cepat, baik di sisi teknologinya, aplikasinya, maupun
pengaruhnya.
Perkembangan
mikroelektronika

elektronika

dalam

dunia

bersumber

penelitian.

dari

berkembangnya

Perkembangan

yang

pesat

dunia
dari

mikroelektronika memiliki efek yang cukup luas. Yaitu:


a. Revolusi komputasi
b. Revolusi telekomunikasi
c. Revolusi penggunaan peralatan elektronika
Secara umum, peralatan elektronika digunakan sebagai alat bantu perhitungan
atau

komputasi.

Pada

awalnya,

perhitungan

permasalahan

matematika

menggunakan alat bant yang sederhana, seperti sempoa, mistar ukur, dan lain-lain.
Sejalan dengan ditemukannya komputer sebagai alat bantu komputasi, maka
perkembangan ini dipercepat dengan perkembangan mikroelektronika, sehingga
jumlah kalkulasiyang dapat dilakukan pada setiap waktunya semakin besar. Hal ini
dapat dilihat pada Gambar 1.1 di bawah ini.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

Modul 1. Pendahuluan

Gambar 1.1 Perkembangan Kecepatan Komputasi


Berdasarkan gambar diatas, dapat dikatakan bahwa, dalam tigapuluh tahun
belakangan ini, performansi komputasi peralatan elektronika telah meningkat jutaan
kali lipat.
Disamping itu, pemanfaatan perkembangan mikroelektronika juga terjadi pada
dunia telekomunikasi. Sistem komunikasi dengan jarak jauh yang dahulu sulit dan
lama untuk dilakukan, kini menjadi semakin mudah. Perkembangan teknik digital,
membuat banyaknya isi (data) komunikasi yang akan disampaikan menjadi semakin
banyak dan cepat.
Dalam 20 tahun terakhir ini, bandwdth telekomunikasi melalui sistem serta
optik, misalnya, telah mempercepat dan memperluas cakupan komunikasi sehingga
puluhan-ribu kali lipat. Hal ini nampak dengan banyaknya variasi isi komunikasi yang
dapat dilakukan, seperti: suara (voice), data (text), gambar (picture), video, dan
kombinasi dari kesemuanya. Gambar 1.2 memperlihatkan kenyataan tersebut.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

Modul 1. Pendahuluan

Gambar 1.2 Perkembangan Kecepatan Pengiriman Data


Disamping dunia komputasi dan telekomunikasi, hampir semua aspek
kehidupan manusia hampir tidak ada yang tidak berhubungan dengan peralatan
elektronika.

Apalagi,

perkembangan

beberapa

bidang

elektronika,

membuat

peralatan-peralatan tersebut semakin diminati.


Diminatinya peralatan elektronika pada masa kini, adalah karena beberapa
karakteristik yang terus meningkat secara eksponensial, yaitu:
a. performansi sistem
b. harga
c. daya
d. kehandalan
Peningkatan performansi sistem ditunjukkan dengan semakin cepatnya
peralatan elektronika bekerja untuk berbagai keperluan. Sehingga manusia tidak
memerlukan waktu menunggu yang lama untuk sebuah aktirfitas. Hal ini terlihat dari
besaran kecepatan clock mikroprosesor sehingga satuan Giga Hertz. Bahkan dalam
30 tahun ini, peningkatan itu mencapai 4 orde magnitude, seperti tampak pada
Gambar 1.3.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

Modul 1. Pendahuluan

Gambar 1.3 Perkembangan Peningkatan Kecepatan Clock


Disamping itu, jika dihubungkan dengan fungsinya, terjadi penurunan harga
peralatan elektronik secara besar-besaran. Hal ini terjadi dikarenakan harga satuan
transistor menurun drastis. Hingga tahun 2000, harga sebuah transistor hanyalah
US$ 0.001 sen sebuahnya (Gambar 1.4). Selain itu, harga setiap satuan fungsi
peralatan elektronika juga terjadi penurunan yang signifikan. Terakhir, setiap MHz
sebuah peralatan elektronika hanya berharga US$ 0.00001 sen (Gambar 1.5).
Keistimeaan peralatan elektronika pada masa kini adalah ukuran peralatan
tersebut yang semakin kecil dan kompak. Hal ini disebabkan oleh menurunnya skala
ukuran transistor dan meningkatnya kerapatan transistor yang sangat ekstrim
(Gambar 1.6). Bahkan, terdapat ketentuan tertentu, yang disebut dengan Hukum
Moore (Moores Law) yang menyatakan bahwa terjadi doubling kerapatan transistor
setiap 1.5 tahun.
Efek dari hal ini adalah terjadinya penurunan penggunaan daya peralatan
elektronika tersebut. Kini, hanya dengan beberapa watt daya, kita sudah dapat
menikmati peralatan elektronika yang semakin handal dan praktis.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

Modul 1. Pendahuluan

Gambar 1.4 Perkembangan Harga Transistor

Gambar 1.5 Perkembangan Harga per MHz

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

Modul 1. Pendahuluan

Gambar 1.6 Perkembangan Ukuran dan Kerapatan Transistor

1.2.

Kunci Perkembangan Elektronika

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

Modul 1. Pendahuluan

Ada beberapa hal yang menjadi kunci dari revolusi yang terjadi pada dunia
elektronika pada masa kini. Kunci-kunci itu antara lain, adalah:
a. Semikkonduktor Silikon
b. Perkembangan MOSFET
c. Teknologi Microfabrication
d. Rekayasa Rangkaian
Sejak ditemukannya bahan Semikonduktor yang terbuat dari Silikon, dunia
elektronika mengalami ledakan yang menggemparkan. Atom Silikon mempunyai sifatsifat kimia seperti yang tampak pada Gambar 1.7. Silikon memiliki banyak
karakteristik yang begitu mengejutkan. Sifat-sifat tersebut antara lain:
a. Harganya murah
b. Tersedia secara melimpah di alam
b. Memiliki beberapa sifat-sifat mekanis, kimia dan elektronik yang mengagumkan
Sehingga tidak terlalu berlebihan jika dikatakan bahwa Silikon adalah bahan terbaik
yang dikenal oleh manusia.

Gambar 1.7 Sifat-sifat Kimia Atom Silikon


Kemudian, kunci lain dari revolusi elektronika adalah perkembangan MOSFET
(Metal Oxide Semikonduktor). MOSFET adalah pengembangan Teknologi Transistor
Silikon yang akhirnya banyak diaplikasikan pada rangkaian-rangkaian terpadu (IC =
Integrated Circuit). MOSFET memiliki keistimewaan yang lebih dibandingkan
transistor Silikon biasa, yaitu: memiliki penguatan yang baik, mempunyai sifat isolator
yang khas, dapat bekerja sebagai switch dengan kecepatan yang tinggi dan konsumsi
daya yang rendah. Gambar 1.8 menggambarkan potongan penampang sebuah
MOSFET.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

Modul 1. Pendahuluan

Gambar 1.8 Potongan Penampang sebuah MOS


Disamping itu, Teknologi fabrikasi MOSFET juga mendukung revolusi
elektronika ini. Fabrikasi MOSFET memiliki keunggulan sebagai berikut:

mampu memadukan devais elektronika secara rapat dengan isolasi yang baik

mampu memproduksi struktur divais secara amat kecil secara presisi dan dapat
diproduksi kembali

mampu menghasilkan sistem yang kompleks dengan volume dan kehandalan


yang tinggi
Selain itu, rekayasa rangkaian elektronika juga mendukung berkembangnya

elektronika. Sebagai contoh, dengan hanya memanfaatkan divais sederhana sudah


dapat dimodelkan sebuah sistem fisik yang rumit, memadukan rangkaian analog
dengan rangkaian digital secara harmonis dan dapat pula diuji pengaruh-pengaruh
divais tersebut dalam performansi rangkaian secara keseluruhan.

1.3.

Perancangan Sistem Elektronika

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

Modul 1. Pendahuluan

Terdapat beberapa tipe dari rangkaian dasar yang diaplikasikan secara umum
di sistem elektronika. Rangkaian-rangkaian tersebut diklasifikasikan ke dalam 4
(empat) kategori, yaitu:
a. Rangkaian Pembentukan Gelombang (Waveshaping Circuit)
b. Rangkaian Penguat Analog (Analog Amplifying Circuit)
c. Rangkaian Gerbang Digital (Digital Gates Circuit), dan
d. Rangkaian Kombinasi Analog dan Digital (Digital and Analog Combination Circuit)
Banyak sekali aplikasi elektronika yang memerlukan kemampuan untuk
memodifikasi bentuk gelombang tegangan. Satu diantara yang paling strategis untuk
mencapainya adalah penggunaan switch yang dikendalikan oleh tegangan, yaitu
dioda. Dioda ideal akan membolehkan arus melaluinya pada satu arah tertentu dan
menahannya pada arah yang lain, tergantung kepada polaritas dari tegangan yang
jatuh pada dioda. Tegangan jatuh pada dioda ini yang disebut prategangan (biased).
Selain daripada itu, penguatan tegangan (amplifying) juga merupakan
rangkaian yang diperlukan. Penguat analog akan memproses tegangan yang masuk
padanya (voltage input) untuk menghasilkan tegangan keluaran (voltage ouput) yang
lebih besar dengan perbandingan tertentu. Transistor adalah komponen analog yang
utama yang dapat melakukan pelipatgandaan tegangan ini.
Keunggulan MOSFET dalam masalah switching (lihat Sub bab 1.2)
diaplikasikan dengan baik dalam membentuk rangkaian-rangkaian digital, yang hanya
memerlukan nilai dengan 2 keadaan. Perpaduan MOSFET dapat menghasilkan
fungsi-fungsi logika (logic) sehingga dengan mudah merangkainya menjadi unit-unit
kecil untuk membentuk sebuah sistem digital.

1.4.

Silabus Mata Kuliah Dasar Sistem Elektronika


Berdasarkan hal-hal diatas, maka Mata Kuliah Dasar Elektronika ini akan

memulai pembahasannya dengan menitikberatkan kepada beberapa hal. Pertama,


pemahaman konsep Teori Semikonduktor akan menjadi titik awal untuk memahami
komponen-komponen semikonduktor yang ada, Kedua, Teori Dioda dan rangkaianrangkaiannya akan dibahas berikutnya sebagai komponen dasar yang sudah
menerapkan

prinsip-prinsip

semikonduktor

dan

landasan

untuk

mempelajari

komponen semikonduktor yang lainnya.


Setelah itu, pembahasan berikutnya akan didominasi oleh Teori Transistor dan
seluk beluknya. Hal ini merupakan panduan yang kuat untuk mampu menganalisa

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

Modul 1. Pendahuluan

rangkaian analog pada umumnya. Terakhir, sedikit teori mengenai MOSFET akan
memberikan pemahaman dasar untuk lebih mengetahui komponen dan sistem digital.

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Dr. Ir. Andi Adriansyah, M.Eng

DASAR ELEKTRONIKA

10