Anda di halaman 1dari 19

Wax--pilih yang premium, dalam bentuk jel, wax lebah atau krim

semua bisa
Stearin--elemen ini berfungsi sebagai pengeras wax yang gampang
meleleh sehingga memperendah tipe wax yang tahan dengan
temperatur tinggi
Cetakan--bisa terbuat dari plastik, logam atau tanah liat.
Sumbu untuk lilin
Pewarna tersedia dalam berbagai pilihan dan bisa dicampur (menarik
bukan)
Parfum untuk aroma.
Ada lima langkah dasar yang harus diikuti

1. Mempersiapkan cetakan
Pilihlah cetakan dari berbagai bentuk dan ukuran dan pastikan di
dalamnya bersih tanpa bercak atau noda yang memungkinkan
mempengaruhi lilin anda.
Pilih ukuran sumbu yang tepat. Semakin besar cetakan maka anda
bisa menggunakan sumbu ukuran tebal, begitu pula sebaliknya.

Potong panjang sumbu paling sedikit lima centimeter lebih panjang


dari cetakan. Ulur sumbu ke tengah cetakan dan buat simpul
pengaman di luar cetakan yang bisa anda lilitkan di stik es krim misal.
(lihat gambar)
Simpul harus tepat berdiri tegak di tengah cetakan tapi tidak tegang
atau terlalu molor.
2. Melelehkan Wax dan Persiapan
Wax atau lilin dalam bentuk parafin akan meleleh di bawah titik didih
air. Bila anda tidak memiliki panci khusus lilin, maka siapkan dua
wajan teflon tua kecil yang satunya pas di dalam dari wajan lainya.
Didihkan air di wajan lebih besar. Lalu tempatkan parafin di wajan
lebih kecil sekitar 500 gram. Letakkan wajan kecil di atas wajan besar
dan jaga api tetap kecil.
Jangan tinggalkan panci anda begitu parafin mulai meleleh. Terus cek
ketinggian air di wajan lebih besar. Ketika wax sepenuhnya meleleh
tambahkan stearin untuk meningkatkan kualitas pembakaran lilin
Takarannya. 1 stearin : 10 bagian parafin.
Bila parafin terpercik ke api saat melehkan, langsung matikan kompor
dan tutup api dengan kain basah. Jangan gunakan air untuk
mematikan air dan JANGAN pernah panaskan parafin di atas 90
derajat celsius.

3. Pewarnaan dan Pemberian Aroma


Tambahkan pewarna sedikit demi sedikit tepat sebelum panci
diangkat dari kompor. Sebagai panduan, 25 persen dari satu lembar
pewarna lilin sudah bisa membuat cerah 500 gram campuran lilin dan
stearin.
Selanjutnya yakni memberi aroma. Cukup tuangkan 2,5 ml aroma ke
cairan 500 gr lilin+stearin. Bentuk aroma kadang tersedia dalam blok
atau cair. Minyak pot-pourri atau minyak esensial bisa juga digunakan.
Aduk campuran lalu angkat dari kompor. Jangan sampai cairan lilin
anda mendidih atau menggelembung.
4. Penuangan.
Hangatkan cairan lilin+stearin sedikit. Jauh lebih mudah bila anda
menuangnya terlebih dahulu ke dalam gelas ukur atau tempat
semacam teko lalu tuang ke cetakan.
Bila perlu putar cetakan sedikit demi sedikit saat menuang. Cara ini
mencegah pembentukan gelembung udara. Tuang lilin ke cetakan
hingga hampir menyentuh batang penyokong sumbu.

5. Penyelesaian.
Begitu cairan mendingin, maka akan ia akan mulai berkontraksi dan
melepaskan area dasar cetakan. Celah ini bisa anda isi kembali
dengan menuangkan cairan panas.
Begitu semua membeku betul, hilangkan penyegel cetakan dan
potong sumbu sedekat mungkin dengan simpul. Keluarkan lilin dari
cetakan. Bila lilin anda susah keluar, letakkan ke dalam kulkas elama
15 menit atau tempatkan cetakan yang masih berisi lilin ke air panas
beberapa saat.
Saat lilin anda sudah keluar, rapikan sumbu, ratakan bagian bawah
lilin dengan menggosok. Bersihkan semua peralatan. Biarkan lilin
anda benar-benar mengeras sekurangnya 24 jam sebelum anda
menyalakan.
Gunakan kreativitas saat menghias lilin. Anda bisa menempelkan
elemen-elemen hias, seperti bunga atau daun kering, lalu lapisi atau
olesi dengan lilin panas untuk merekatkan.

Tips dan Petunjuk

Cobalah buat lilin dengan beberapa lapisan warna. Tuang setiap


warna dengan jeda waktu 45 menit untuk menunggu mereka menjadi
jel sebelum menuangkan warna lain.

Anda bisa mengukur berapa volume cetakan dengan


menuangkan air terlebih dahulu dan mengukur air tadi ke gelas ukur.
Panduan kasar, 1kg parafin = 4 bungkus plastik butir parafin
Hasil akhir lilin selalu memberi efek warna lebih gelap ketimbang
lilin leleh

Adu Peruntungan
Pada Bisnis Lilin Hias
dan Lilin
Aromatherapy
Tweet
SukmaInspirasi- Seiring dengan berkembangnya bisnis hotel dan salon,
membuat industri kreatif yang memproduksi lilin hias dan lilin
aromaterapi semakin digemari.
Bagi Anda yang sedang bingung memilih area bisnis apa yang akan digeluti, lilin
arometerapi dan lilin hias bisa dijadikan pilihan. Selain minim modal, bisnis juga
tengah laris manis. Harga jual yang terjangkau membuat perputaran penjualannya
berjalan cepat. Agar segera balik modal, disarankan untuk menyasar pasar dalam
partai besar. Seperti kafe, hotel, salon & spa, restaurant dan kafe.
Usaha lilin hias dan aromaterapi sangat mengandalkan kreativitas desain. Berikut info
bahan baku dan cara pembuatan lilin hias dan lilin aromaterapi.

Bahan Baku
Parafin, adalah nama umum untuk hidrokarbon alkan yang mengandung unsur
minyak tanah dan kedap air.
Palm lilin, terbuat dari minyak kelapa murni sehingga aman untuk digunakan.
Palm lilin berbentuk kristal dan larut dalam air. Palm lilin sangat bagus digunakan
untuk membuat lilin aromaterapi dan lilin hias karena sistem pembakaran yang lebih
lama sekitar 45 persen dibandingkan parafin.
Stearic Acid, adalah asam lemak jenuh yang berasal dari minyak alami seperti
minyak sawit, kelapa dan mentega. Teksturnya yang lembut, aman dan mudah cair
jika dimasak (dipanaskan) membuat hasil produksi lilin menjadi lebih cepat serta
memuaskan.
Oil Lavender, lavender atau lavendel atau Lavandula adalah sebuah jenis
tumbuhan berbunga suku Lamiaceae yang memiliki 25 30 spesies. Minyak yang

diekstrak dari bungan lavender memiliki sederet manfaat fisik dan khasiat untuk
kesehatan manusia, dan juga untuk pengharum ruangan serta mampu membuat tidur
lebih nyenyak.
Pewarna Minyak, adalah zat warna dari bahan alami antara lain dari hasil
pembakaran gula, ekstrak kunyit, ekstrak wortel dan dari daun suji. Pewarna minyak
sangat cocok untuk bahan campuran lilin agar produk lilin yang dihasilkan memiliki
warna yang menyala cerah.
Cat Minyak, kelebihan dari cat minyak adalah gradasi warna yang dihasilkan,
sehingga banyak para produsen lilin hias menggunakan cat minyak untuk pewarnaan
karena sifatnya yang mudah menempel, cerah dan tahan laman.
Benang Kasur, benang kasur berbahan cotton dan nilon mempunyai tekstru yang
kuat dan tahan lama, sangat cocok digunakan sebagai sumbu lilin. Ukuran benang
kasur yang ideal untuk dijadikan sumbu adalah 1-2 mm.

Bahan dan Alat


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Bahan baku lilin parafin dan stearic acid


Oil lavender
Pewarna minyak
Cat minyak
Benang kasur/sumbu
Kompor
Tungku ukuran besar
Cetakan lilin
Gelas ukur/teko
Kuas
Masker dan sarung tangan

Cara membuat
Ambil serbuk stearic acid dan parafin secukupnya, lalu lelehkan dengan
menggunakan kompor sampai serbuk tersebut dan parafin meleleh lalu berubah warna
menjadi putih bening. Suhu kompor tidak boleh lebih dari 90 derajat dan waktu
pemanasan sekitar setengah jam.
Khusus untuk membuat lilin aromaterapi pada saat stearic acid mencair,
campurkan dengan pewarna minyak dan pewangi/oil lavender dengan komposisi 50
kg stearic acid, campurkan dengan setengah sendok pewarna minyak dan 50 cc
pewangi/oil lavender. Namun untuk pembuatan lilin hias, cara ini tidak perlu
dilakukan.
Sebelum menuang cairan lilin ke cetakan sebaiknya siapkan sumbu dengan
ukuran yang tepat. Potong panjang sumbu paling sedikit 5 cm lebih panjang dari
cetakan.

Setelah pemanasan selesai tuangkan cairan lilin secara perlahan ke dalam


cetakan yang sudah diberi sumbu. Bila perlu gerakkan atau putar cetakan sedikit demi
sedikit saat menuang. Cara ini mencegah pembentukan gelembung udara di dalam
cetakan.
Dinginkan cairan lilin yang telah dituang ke dalam cetakan. Agar lebih cepat
dingin hidupkan kipas angin agar cairan lilin cepat membeku. Paling cepat
pembekuan lilin memakan waktu sekitar setengah jam.
Jika sudah membeku angkat lilin,lalu rapikan sumbu dan ratakan bagian
bawah lilin dengan cara digosok, lalu bersihkan semua peralatan. Sebaiknya biarkan
lilin benar-benar mengeras sekurangnya 24 jam sebelum dinyalakan.
Bungkus lilin dengan kemasan plastik atau kardus dan lilin siap untuk dipasarkan.
Editor : Syafrina Syaaf
Sumber : Tabloid Peluang Usaha.

Membuka Usaha Pembuatan Lilin Aroma Terapi

Dari tahun ke tahun tingkat kesibukan manusia semakin padat,


hal ini secara langsung berdampak terhadap kondisi vitalitas
mereka, terutama yang lebih disebabkan oleh tingkat ketegangan
(stress) saraf pikirannya. Oleh karena itu, berbagai kalangan,
mulai dari pelajar, pekerja kantoran, para pengusaha, hingga ibuibu rumah tangga mencoba mencari solusi agar bisa menemukan
keharmonisan sehingga terbebas (berkurang) dari pengaruh

stress yang menyelimuti pikirannya. Selain dengan melakukan


liburan ke suatu tempat, cara yang biasanya mereka lakukan
adalah merileksasikan pikiran dengan mendengarkan musik atau
menyegarkan otak dengan menghirup wewangian. Nah, cara
terakhir yang disebutkan itu ternyata dapat menjadi salah lahan
usaha yang cukup menjanjikan. Pembuatan wewangian sebagai
sarana aroma terapi dapat diterapkan pada media parfum, dupa,
dan juga lilin yang merupakan media yang paling banyak dipilih
orang karena berbagai keunggulan yang dimiliki, seperti tidak
menimbulkan asap yang pekat, terlihat lebih elegan, berfungsi
juga sebagai penerangan, dan dapat mengusir lalat. Oleh sebab
itu, pembuatan aroma terapi dengan media lilin menjadi salah
satu peluang bisnis yang cukup memiliki prospek untuk dilakoni,
meskipun bisnis ini telah muncul di Indonesia pada satu dasa
warsa yang lalu. Apa saja yang harus dipersiapkan dalam
membuka usaha pembuatan lilin aroma teraphy?

1. Pengumpulan Alat dan Bahan


Secara sederhana bahan-bahan yang diperlukan untuk mencetak
lilin aroma terapi antra lain: parafin sebagai bahan utama lilin
yang harganya berkisar Rp 15.000/kg; minyak essensial atau
bibit parfum atau cairan aroma terapi (harga bervariasi
tergantung jenis bahan yang digunakan); benang kasur yang
akan dijadikan sumbu lilin; dan pewarna lilin (dye) yang harganya
sekitar Rp 30.000 per 10gr yang dapat dipakai untuk mewarnai
bahan lilin hingga 7 kg.
Sedangkan alat-alat yang diperlukan antara lain cetakan lilin
berbahan stenlisteel (bisa juga pakai gelas kaca tebal yang
bentuknya unik); alat untuk melelehkan parafin (bisa dengan
oven atau pakai botol kaca tebal yang diisi parafin kemudian

dipanaskan dengan panci yang berisi air); tusuk sate atau lidi
untuk menggantungkan benang sumbu saat proses pencetakan.

2. Memproduksi Lilin
Secara manual proses pembuatan lilin aroma terapi dapat
diuraikan sebagai berikut:
Pertama lelehkan bahan parafin hingga menjadi cairan kental.
Kemudian setelah mencair, campur dengan pewarna yang anda
sukai hingga warna adonan lilin menjadi terlihat menarik. Setelah
tercampur, tuangkan cairan pewangi yang anda pilih, jumlah
perbandingannya tergantung keinginan anda. Langkah berikutnya
adalah menuangkan adonan bahan lilin ke dalam cetakan. Jika
anda memakai gelas kaca tebal, gantunglah benang sumbu
dengan menggunakan lidi di atas mulut gelas, usahakan agar
ujung benang menyentuh dasar gelas, dan jika telah siap maka
anda bisa menuangkan bahan lilin cair tersebut ke dalam gelas.
Gunakan pelindung tangan agar lebih aman. Biarkan mengeras,
dan selanjutnya adalah memisahkan lilin dari cetakan. Untuk
mempercantik lilin, silahkan haluskan permukaan lilin dengan
menggunakan kuas. Dan akhirnya, lilin aroma terapi telah siap
dipasarkan. Jika anda mempunyai cukup modal dan ingin
memproduksi dalam jumlah besar, ada baiknya anda membeli
mesin pencetak lilin yang harganya berkisar antara 10 hingga 25
juta rupiah, tergantung kapasitas produksinya.

3. Pemasaran
Setelah proses produksi selesai, langkah selanjutnya adalah
pemasaran. Agar produk anda mudah diterima, maka kompetisi
harga, kualitas dan tampilan produk merupakan kunci utamanya.

Kemaslah produk lilin anda dengan baik, entah itu memakai


plastik, kertas, atau dalam kotak karton. Siapkan juga nama
produk yang menarik dan gampang diingat. Pemasaran bisa anda
lakukan dengan door to door, menjual ke toko-toko, menjadi
mitra dengan usaha spa dan refleksi, atau membangun gerai
sendiri yang eksklusive. Harga sebatang lilin aroma terapi mulai
dari Rp 5.000 hingga di atas seratus ribu rupiah. Usaha
memproduksi dan menjual lilin beraroma terapi memang dapat
dikatakan cenderung stabil, hal ini mungkin disebabkan oleh
konsumennya yang sebagian besar adalah golongan menengah
ke atas, sehingga tidak begitu terpengaruh dengan instabilitas
ekonomi dunia.

Bikin Aromaterapi Sendiri Yuk!


author : K. Tatik Wardayati
Wednesday, 08 February 2012 - 12:00 pm

More Sharing ServicesShare|Share on facebookShare on twitter

etsy.com

Lilin beraroma mawar bisa dibuat sendiri lo...

Intisari-Online.com Lupakan penyegar udara mahal dan lilin


mahal. Tambahkan aroma untuk setiap ruangan di rumah Anda
dengan minyak esensial. Bagaimana cara membuatnya, kita simak
yang dimuat oleh rd.com.
Mint segar penyemprot ruangan
Mint semprot menyegarkan berbau jeruk dan dapat digunakan di
seluruh rumah. Kocok dahulu sebelum menyemprotkan ke seluruh
ruangan.
Bahan yang diperlukan:
o

10 tetes minyak esensial peppermint

5 tetes minyak esensial lemon

5 tetes minyak esensial jeruk

2 sdm air bunga jeruk

Cara membuat:
o

Campurkan minyak esensial dan air bunga jeruk dengan air yang
cukup untuk membuat 125 ml ( cangkir).

Simpan dalam botol semprot.

Gantungan baju beraroma lavender sachet


Selama berabad-abad telah digunakan untuk melindungi linen
berharga dan pakaian dari ngengat. Anda dapat
membuat sachet sendiri atau dibuat dengan jumlah banyak.

Yang diperlukan:
o

cangkir lavender kering

1 sdm marjoram kering

1 sdm thyme kering

4 lembar daun bay

Kulit jeruk dari 1 buah jeruk, hancurkan

1 sdt bubuk pala

2 sdm bubuk akar orris

20 tetes minyak esensial lavender

Kantung katun kecil (tersedia di toko kerajinan)

Cara membuat:
o

Campur semua bahan.

Isi kantung katun dengan campuran ini kemudian ikatlah pada


gantungan dengan pita.

Bunga rampai lemon buatan sendiri


Tempatkan dalam sebuah mangkuk porselen atau perak taruh dekat
pintu depan, campuranzesty ini cara yang indah untuk menyambut
tamu ke rumah Anda.
Yang diperlukan untuk membuatnya:
o

1 cangkir lemon verbena

1 cangkir lavender kering

cangkir kuntum mawar kering

1 sdm marjoram kering

Kulit kering dari 2 buah lemon, hancurkan

3 sdm bubuk akar Orris

15 tetes minyak esensial lemon

5 tetes minyak esensial lavender

Cara membuatnya:
o

Campurkan semua bahan.

Tambahkan minyak esensial lalu aduk rata dengan tangan.

Semprotan kain beraroma mawar


Gunakan semprot pakaian beraroma mawar ini untuk menyegarkan
kain pengap di rumah Anda, sebelum disetrika, atau kapan pun
dibutuhkan.
Anda perlu menyiapkan:
o

10 tetes minyak esensial mawar

3 sdm air mawar

Apa yang harus dilakukan:


Carmpurkan minyak esensial mawar dengan air mawar dan air yang

cukup untuk membuat 125 ml ( cangkir).


Simpan dalam botol semprot dan semprotkan ke pakaian sebelum

disetrika.

Laci beraroma
Gunakan resep ini dalam kantong persegi panjang untuk melapisi laci
Anda. Kantung-kantung ini akan melindungi pakaian dan membuat
pakaian harum.

Yang diperlukan:
o

cangkir lavender kering

cangkir mawar kering

Rempah kering dari 1 buah jeruk, hancurkan

sdt pala

1 sdm bubuk akar Orris

5 tetes minyak esensial mawar

5 tetes minyak esensial lavender

Cara membuat:
o

Ukur dasar laci Anda, dan buat pola pada kertas.

Tempatkan pola pada kain dua kali lipat, kemudian potong 2 buah
persegi panjang.

Jahit pada tiga sisinya, kemudian balikkan.

Campurkan bunga-bunga dan bahan lainnya.

Isi kantung dengan campuran tadi, dan jahit tangan untuk menutup
jahitan keempat.

Campuran bunga rampai selamat datang


Campuran jeruk pedas akan mengisi rumah Anda dengan aroma
menyegarkan.
Yang dibutuhkan:
o

2 tetes minyak esensial bergamot

2 tetes minyak esensial geranium

1 tetes minyak esensial mandarin

1 tetes minyak esensial lada hitam

Cara membuatnya:
o

Tempatnya minyak esensial dalam cawan penguap dari aromaterapi


bersama dengan 2 sdm air.

Nyalakan lilin dan tempatkan di bawah penguap sehingga


memanaskan campuran, dan mengharumkan ruangan dengan aroma.

Lilin beraroma mawar


Isilah rumah dengan aroma mawar. Belilah lilin dari toko hobi atau
toko lilin, lalu ikuti petunjuk pembuatan lilin beraroma mawar ini.
Yang diperlukan:
o

250 g lilin parafin

35 g stearin (membantu lilin mengeras)

1 sachet bubuk pewarna lilin merah muda

20 tetes minyak esensial mawar

Cara membuat:
o

Siapkan cetakan lilin sesuai dengan instruksi kemasan.

Lelehkan lilin dengan api kecil.

Lelehkan stearin dan pewarna dalam tempat berbeda, dan tambahkan


minyak esensial mawar.

Masukkan campuran stearin.

Cetak lilin dan potong sumbu, sesuai dengan petunjuk pada kemasan.

Semir lilin yang sudah mengeras dengan kapas yang telah dicelupkan
ke dalam minyak esensial mawar.

Membuat Lilin
Posted on 12:35 PM
Labels: Yuk Membuat Kerajinan...

Ini cara membuat lilin sederhana, dengan media alas gelas kecil
(bukan sebagai cetakan ^_^)
Bahan-bahannya:
Paraffin, Pewarna, parfum (bisa dibeli di toko kimia)
Benang kasur,
Peralatan:
- botol bekas selai, mayones, atau lainnya (cari yang berlubang lebar
dan kaca tebal, jangan lupa cuci bersih dan keringkan dahulu)
- panci kecil
- Gelas kecil (transparan jika lilin ingin berwarna-warni)
- Tusuk sate (jika terlalu panjang dapat di potong, tapi harus lebih
panjang daripada diameter mulut gelas)
Persiapan awal:
- Ikat benang kasur di tengah tusuk sate
- Simpan tusuk sate diatas gelas
- Atur agar benang jatuh ke dasar dan tetap berada ditengah gelas
Pembuatan Lilin:
- Masukan potongan parafin ke dalam botol bekas
- Isi panci dengan air 1/3 tinggi panci dan letakan botol berisi parafin
di dalamnya
- Lalu panaskan dengan api kecil
- Aduk perlahan hingga mencair
- Tambahkan warna, sedikit demi sedikit hingga mendapatkan warna
yang dikehendaki
- Angkat panci dari api, lalu tambahkan parfum/aroma ke dalam
paraffin
- Tuang paraffin cair ke dalam gelas

Tips:
- agar sumbu lebih tegak, bisa dicelupkan terlebih dahulu ke paraffin
cair
- gunakan sendok makan saat menuangkan paraffin cair jika mulut
gelas kecil
- Jangan keluarkan botol dari panci berisi air agar paraffin tetap cair
- jika ingin membuat warna berlapis:
Tuangkan 1-2 sendok makan warna A, dinginkan hingga keras
Lalu tambah 1-2 sendok warna B, dinginkan kembali hingga keras
Ulang ke warna A atau ke warna C, dst
- Jika warna lilin ingin lebih bergradasi (bercampur):
Sama dengan proses lilin lapis, hanya saat menuangkan lilin
berwarna B tidak usah menunggu lilin berwarna A mengeras
- Jika lilin ingin lebih menarik:
beri tambahan lilin malam berwarna-warni yang biasa dimainkan
anak-anak, dan tempelkan pada permukaan dalam gelas (bentuk agar
berupa bunga, daun atau lainnya jika dilihat dari luar gelas). Lalu
tuangkan paraffin cair (jangan terlalu panas, agar lilin malam tidak ikut
mencair)
- Ingat walau lilin berwarna-warni, parfum harus sama
- Sering-sering latihan dan berkreasi agar menghasilkan lilin yang
lebih
cantik :)