Anda di halaman 1dari 112

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang
Menurut UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara

disebutkan bahwa Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah
pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja
(PPPK) yang bekerja pada instansi pemerintah. Selanjutnya yang dimaksud
dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah warga negara Indonesia yang
memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh
pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan. Sedangkan
yang dimaksud dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat
berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka
melaksanakan tugas pemerintahan.
Sebagai Aparatur Sipil Negara mempunyai tugas sebagai berikut :
1. Melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina
Kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
2. Memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas; dan
3. Mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keberadaan ASN diharapkan dapat mewujudkan cita-cita besar bangsa
Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang diantaranya yaitu membentuk suatu
Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap Bangsa Indonesia,
memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut
melaksanakan ketertiban dunia.
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan
Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), ditetapkan bahwa salah satu jenis
diklat yang strategis untuk mewujudkan PNS sebagai bagian dari ASN menjadi
profesional sebagaimana tersebut di atas adalah Diklat Prajabatan. Diklat
prajabatan pola baru dilaksanakan dengan sistem internalisasi nilai-nilai dasar
1

profesi PNS yang diakronimkan dengan ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme,


Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi) kemudian dituangkan dalam
suatu dokumen pembelajaran yang disebut Laporan aktualisasi nilai dasar sebagai
pedoman dalam melaksanakan kegiatan aktualisasi pada instansi tempat bekerja.
Aktualisasi nilai dasar merupakan suatu proses untuk menjadikan kelima
nilai dasar (ANEKA) menjadi aktual atau nyata terjadi serta sesuai dengan tugas
pokok dan fungsi (tupoksi) di unit kerja, dalam hal ini yaitu Sub Bagian Umum
dan Kepegawaian Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten
Pekalongan. Aktualisasi tersebut disesuaikan dengan nilai dasar ANEKA, tugas
pokok dan fungsi serta visi misi unit kerja, modifikasi agar terjadi peningkatan
kualitas pelayanan, serta dapat juga berupa inovasi yang sebelumnya belum
pernah ada. Oleh karenanya, dibuat sebuah karya tulis yang berjudul Aktualisasi
Nilai-Nilai Dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu, dan Anti Korupsi pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas
Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Pekalongan

1.2.

Tujuan
Dalam penulisan ini, ada beberapa tujuan yang hendak dicapai antara

lain :
1.2.1.

Tujuan Umum
Membentuk PNS yang profesional dalam melaksanakan kebijakan

pemerintah, mampu menyelenggarakan pelayanan publik yang prima bagi


masyarakat untuk menuju Indonesia yang lebih baik serta mampu menjalankan
perannya sebagai pemersatu bangsa.
1.2.2.

Tujuan Khusus
Adapun tujuan khusus dari aktualisasi nilai nilai dasar profesi PNS

adalah sebagai berikut :


a. Dapat memahami nilai-nilai akuntabilitas dan mengaplikasikannya ke dalam
tugas jabatan PNS dan kehidupan bermasyarakat.

b. Dapat memahami nilai-nilai nasionalisme dan mengaplikasikannya ke dalam


tugas jabatan PNS dan kehidupan bermasyarakat.
c. Dapat memahami nilai-nilai etika publik dan mengaplikasikannya ke dalam
tugas jabatan PNS dan kehidupan bermasyarakat.
d. Dapat memahami nilai-nilai komitmen

mutu dan mengaplikasikannya ke

dalam tugas jabatan PNS dan kehidupan bermasyarakat.


e. Dapat memahami nilai-nilai anti korupsi dan mengaplikasikannya ke dalam
tugas jabatan PNS dan kehidupan bermasyarakat.

BAB II
NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS

Ada 5 ( lima ) nilai-nilai dasar profesi PNS yang dibutuhkan dalam


menjalankan tugas jabatan PNS secara profesional sebagai pelayan masyarakat
meliputi: Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti
Korupsi.

2.1.

Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai.

Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi


untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Amanah seorang
PNS adalah menjamin terwujudnya nilai-nilai public antara lain:
a.

Mampu mengambil pilihan yang tepat dan benar ketika terjadi konflik
kepentingan, antara kepentingan publik dengan sector, kelompok dan pribadi;

b.

Memiliki pemahaman dan kesadaran untuk menghindari dan mencegah


keterlibatan PNS dalam politik praktis;

c.

Memperlakukan warga Negara secara sama dan adil dalam penyelenggaran


pemerintahan dan pelayanan public;

d.

Menunjukkan sikap dan perilaku yang konsisten dan dapat diandalkan


sebagai penyelenggara pemerintahan.

2.1.1.
a.

Aspek-aspek Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah sebuah hubungan.
Yaitu hubungan dua pihak antara individu/kelompok/institusi dengan
negara dan masyarakat.

b.

Akuntabilitas berorientasi pada hasil.


Dimana hasil yang diharapkan adalah perilaku aparat pemerintah yang
bertanggung jawab, adil dan inovatif

c.

Akuntabilitas membutuhkan adanya laporan.

Dengan memberikan laporan kinerja berarti mampu menjelaskan


terhadap

tindakan

dan

hasil

yang

telah

dicapai

oleh

individu/kelompok/institusi, serta mampu memberikan bukti nyata dari


hasil dan proses yang telah dilakukan.
d.

Akuntabilitas memerlukan konsekuensi.


Konsekuensi dari akuntabilitas individu/kelompok/institusi dapat berupa
penghargaan atau sanksi.

e.

Akuntabilitas memperbaiki kinerja.


Tujuan utama dari akuntabilitas adalah untuk memperbaiki kinerja PNS
dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

2.1.2.
a.

Tingkatan dalam Akuntabilitas


Akuntabilitas Personal
Mengacu pada nilai-nilai yang ada pada diri seseorang seperti kejujuran,
integritas, moral dan etika

b.

Akuntabilitas Individu
Mengacu pada hubungan antara individu dan lingkungan kerjanya, yaitu
antara PNS dengan instansinya sebagai pemberi kewenangan

c.

Akuntabilitas Kelompok
Pembagian kewenangan dan semangat kerjasama yang tinggi antar
berbagai kelompok yang ada dalam sebuah institusi memainkan peranan
yang penting dalam tercapainya kinerja organisasi yang diharapkan

d.

Akuntabilitas Organisasi
Mengacu pada hasil pelaporan kinerja yang telah dicapai, baik pelaporan
yang dilakukan oleh individu terhadap organisasi/institusi maupun
kinerja organisasi kepada stakeholder lainnya

e.

Akuntabilitas Stakeholder
Tanggungjawab organisasi pemerintah untuk mewujudkan pelayanan dan
kinerja yang adil, responsive dan bermartabat.

2.1.3.

Nilai-nilai sebagai upaya Menciptakan Lingkungan Kerja yang


Akuntabel

a.

Kepemimpinan ( memberikan contoh pada orang lain, adanya komitmen


yang tinggi dalam melakukan pekerjaan);

b.

Transparansi (mendorong komunikasi dan kerjasama, meningkatkan


kepercayaan dan keyakina kepada pimpinan);

c.

Integritas (kewajiban untuk mematuhi undang undang, kontrak,


kebajikan, dan peraturan yang berlaku);

d.

Tanggungjawab/Responsibilitas;

e.

Keadilan ( ketidakadilan dapat menghancurkan kepercayaan dan


kredibilitas organisasi);

f.

Kepercayaan (lingkungan akuntabilitas akan lahir dari hal hal yang


dapat dipercaya);

g.

Keseimbangan (keseimbangan antara akuntabilitas dan kewenangan,


serta harapan dan kapasitas);

h.

Kejelasan (mengetahui kewenangan dan tanggungjawab); dan

i.

Konsistensi (konsistensi menjamin kestabilan).

2.2.

Nasionalisme
Nasionalisme merupakan pandangan tentang rasa cinta yang wajar

terhadap bangsa dan negara dan sekaligus menghormati bangsa lain. Pondasi bagi
Aparatur Sipil Negara untuk mengaktualisasikan fungsi dan tugasnya dengan
orientasi mementingkan kepentingan publik, bangsa dan negara.

2.2.1.

Sila 1 (Ketuhanan Yang Maha Esa)


Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan

keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta.


Nilai ini menyatakan bangsa Indonesia merupakan bangsa yang religius
bukan bangsa yang atheis. Nilai ketuhanan juga memiliki arti adanya
pengakuan

akan

kebebasan

untuk

memeluk

agama,

menghormati

kemerdekaan beragama, tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif


antar umat beragama.
Sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai Pancasila sila Ke-1, antara
lain :
a.

Percaya dan takwa kepada Tuhan sesuai agama dan kepercayaan masingmasing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.

b.

Hormat menghormati dan bekerjasama antar pemeluk agama dan


penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina
kerukunan hidup.

c.

Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama


dan kepercayaannya.

d.

2.2.2.

Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.

Sila 2 (Kemanusiaan yang adil dan beradab)


Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran

sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas
dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana
mestinya.
Sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai pancasila sila ke-2 antara
lain:
a.

Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.

b.

Berani membela kebenaran dan keadilan.

c.

Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat


manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan
bekerjasama dengan bangsa lain.

d.

Mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban


antara sesama manusia.

e.

Saling mencintai sesama manusia.

f.

Mengembangkan sikap tenggang rasa.

g.

Tidak semena-mena terhadap orang lain.

h.

Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

2.2.3.

Sila 3 (Persatuan Indonesia)


Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu

dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara


Kesatuan Republik Indonesia. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan
menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa
indonesia.
Sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai pancasila sila ke-3, antara
lain :
a.

Cinta Tanah Air dan Bangsa.

b.

Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia.

c.

Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang berBhinneka Tunggal Ika.

d.

Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa


dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.

e.

2.2.4.

Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.

Sila 4 (Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam


permusyawaratan perwakilan)
Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam

permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari


rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat
melalui lembaga-lembaga perwakilan.
Sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai pancasila sila ke-4, antara
lain :
a.

Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat

b.

Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain

c.

Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan

d.

Musyawarah didasari semangat kekeluargaan

2.2.5.

Sila 5 (keadilan sosoal bagi seluruh rakyat Indonesia)


Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna

sebagai dasar sekaligus tujuan, yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang


Adil dan Makmur secara lahiriah dan batiniah.
Sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai pancasila sila ke-5, antara
lain :

2.3.

a.

Bersikap adil terhadap sesama

b.

Menghormati hak-hak orang lain

c.

Menolong sesama

d.

Menghargai orang lain

e.

Melakukan pekerjaan yang berguna bagi kepentingan umum dan bersama

Etika Publik
Etika publik merupakan refleksi atas standart/norma yang menentukan

baik/buruk, benar/salah tindakan keputusan, perilaku untuk mengarahkan


kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.
Nilai-nilai dasar etika publik sebagaimana tercantum dalam UndangUndang ASN, yakni sebagai berikut:
1.

Memegang teguh nilai-nilai dalam ideologi Negara Pancasila.

2.

Setia dan mempertahankan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan


Republik Indonesia 1945.

3.

Menjalankan tugas secara profesional dan tidak berpihak.

4.

Membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian.

5.

Menciptakan lingkungan kerja yang non diskriminatif.

6.

Memelihara dan menjunjung tinggi standar etika luhur.

7.

Mempertanggungjawabkan tindakan dan kinerjanya kepada publik.

8.

Memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan dan program


pemerintah.

9.

Memberikan layanan kepada publik secaraa jujur, tanggap,


akurat, berdaya guna, berhasil guna, dan santun.

10. Mengutamakan kepemimpinan berkualitas tinggi.

cepat, tepat,

10

11. Menghargai komunikasi, konsultasi dan kerjasama.


12. Mengutamakan pencapaian hasil dan mendorong kinerja pegawai.
13. Mendorong kesetaraan dalam pekerjaan.
14. Meningkatkan efektifitas sistem pemerintahan yang demokratis sebagai
perangkat sistem karir.

2.4.

Komitmen Mutu
Komitmen mutu adalah janji pada diri kita sendiri atau pada orang lain

yang tercermin dalam tindakan kita untuk menjaga mutu kinerja pegawai. Aspek
utama yang menjadi target stakeholder adalah layanan yang komitmen pada mutu
melalui penyelenggaraan tugas secara efektif, efisien, inovatif dan berorientasi
mutu.
a.

Efektif
Efektivitas menunjukan tingkat ketercapaian target yang telah direncanakan,
baik menyangkut jumlah maupun mutu hasil kerja sedangakan efektivitas
organisasi berarti sejauh mana organisasi dapat mencapai tujuan yang
ditetapkan, atau berhasil mencapai apapun yang coba dikerjakannya.
Efektivitas organisasi berarti memberikan barang atau jasa yang dihargai oleh
pelanggan. (Richard L. Daft dalam Tita Maria Kanita, 2010: 8)

b.

Efisien
Efisien adalah jumlah sumber daya yang digunakan untuk mencapai tujuan
atau tingkat ketepatan realisasi penggunaan sumberdaya dan bagaimana
pekerjaan dilaksanakan sehingga tidak terjadi pemborosan sumber daya
sedangkan efisiensi organisasi adalah jumlah sumber daya yang digunakan
untuk mencapai tujuan organisasi. Efisiensi organisasi ditentukan oleh berapa
banyak bahan baku, uang, dan manusia yang dibutuhkan untuk menghasilkan
jumlah keluaran tertentu. Efisensi dapat dihitung sebagai jumlah sumber daya
yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. (Richard L. Daft dalam
Tita Maria Kanita, 2010: 8)

11

c.

Inovasi
Inovasi adalah cara utama dimana suatu organisasi beradaptasi terhadap
perubahan di pasar, teknologi dan persaingan.

d.

Mutu
Mutu mencerminkan nilai keunggulan produk/jasa yag diberikan kepada
pelanggan sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya, dan bahkan
melampaui harapannya. Mutu merupakan salah satu standar yang menjadi
dasar untuk mengukur capaian hasil kerja.
Nilai-nilai dasar orientasi mutu dalam memberikan layanan prima

sekurang-kurangnya akan mencakup hal-hal berikut:


a.

Mengedepankan komitmen terhadap kepuasan customer/clients.

b.

Memberikan layanan yang menyentuh hati, untuk menjaga dan memelihara


agar customer / clients tetap setia.

c.

Menghasilkan produk / jasa yang berkualitas tinggi tanpa cacat, tanpa


kesalahan, dan tidak ada pemborosan.

d.

Beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, baik berkaitan dengan pergeseran


tuntutan kebutuhan customer / clients mauun perkembangan teknologi.

e.

Menggunakan pendekatan ilmiah dan inovatif dalam pemecahan masalaah


daan pengambilan keputusan.

f.

Melakukan upaya perbaikan secara berkelanjutan melalui berbagai cara,


antara lain pendidikan, pelatihan, pengembangan ide kreatif, kolaborasi dan
benchmark.

2.5.

Anti Korupsi
Korupsi berasal dari bahasa latin coruptio dan corruptus yang berarti

kerusakan atau kebobrokan. Dalam bahasa Yunani coruptio perbuatan yang tidak
baik, buruk, curang, dapat disuap, tidak bermoral, menyimpang dari kesucian,
melanggar norma-norma agama, material, mental dan umum.
Anti Korupsi adalah tindakan atau gerakan yang dilakukan untuk
memberantas segala tingkah laku atau tindakan yang melawan normanorma
dengan tujuan memperoleh keuntungan pribadi, merugikan Negara atau

12

masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. Tindak pidana korupsi
yang terdiri dari kerugian keuangan Negara, suap-menyuap, pemerasan, perbuatan
curang, penggelapan dalam jabatan, benturan kepentingan dalam pengadaan dan
gratifikasi.
Nilai-Nilai dasar Anti Korupsi adalah sebagai berikut :
a. Jujur
b. Peduli
c. Mandiri
d. Disiplin
e. Tanggungjawab
f. Kerja keras
g. Sederhana
h. Berani
i. Adil

BAB III
TUGAS UNIT KERJA DAN TUGAS PESERTA

3.1.

Tugas Unit Kerja


Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Pekalongan

sebagai salah satu organisasi Pemerintah di Kabupaten Pekalongan, dalam rangka


melaksanakan pembangunan Kelautan, Perikanan dan Peternakan mempunyai visi
yaitu: Terwujudnya Sumber Daya Kelautan, Perikanan dan Peternakan
yang

berkelanjutan

dalam

mendukung

Peningkatan

Kesejahteraan

Masyarakat
Disamping mempunyai visi dalam rangka melaksanakan pembangunan
Kelautan, Perikanan dan Peternakan sebagaimana tersebut diatas, juga
mempunyai misi yaitu:
1.

Meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia dalam memanfaatkan


Sumber Daya Kelautan, Perikanan dan Peterkanan

2.

Meningkatkan produksi dan produktifitas Sumber Daya Kelautan, Perikanan


dan Peternakan

3.

Meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan, pembudidaya ikan, petani


ternak, pengolah ikan dan hasil ternak

4.

Meningkatkan konsumsi ikan dan protein hewani guna peningkatan kecerdasa


dan kesehatan masyarakat

5.

Meningkatkan pelayanan kesehatan hewan dan masyarakat veterinir

6.

Meningkatkan daya dukung lahan dan kualitas lingkungan Sumber Daya


Kelautan, Perikanan dan Peternakan

Struktur Organisasi Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan


Kabupaten Pekalongan sebagai berikut:
1.

Kepala Dinas

2.

Sekretariat, membawahi:
a.

Sub Bagian Program

b.

Sub Bagian Keuangan

13

14

c.
3.

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Bidang Kelautan dan Perikanan Tangkap, membawahi:


a.

Seksi Pengelolaan Sumberdaya Laut, Pesisir dan Produksi Perikanan


Tangkap

b.
4.

Seksi Pemberdayaan Masyarakat Nelayan dan Pengolahan Hasil

Bidang Perikanan Budidaya, membawahi:


a.

Seksi Produksi Perikanan Budidaya dan Pemasaran

b.

Seksi

Pemberdayaan

Masyarakat

Budidaya,

Pembenihan

dan

Pengendalian Hama Penyakit


5.

6.

7.

8.

3.2.

Bidang Peternakan, membawahi:


a.

Seksi Penyebarang dan Pengembangan Ternak

b.

Seksi Produksi dan Pembinaan Mutu Ternak

c.

Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veterinir

Bidang Sarana Prasarana dan Pengembangan Usaha, membawahi:


a.

Seksi Sarana Prasarana

b.

Seksi Pengembangan Usaha

Unit Pelaksana Teknis, terdiri dari:


a.

UPT Rumah Potong Hewan

b.

UPT Tempat Pelelangan Ikan

c.

UPT Balai Benih Ikan Air Tawah

Kelompok Jabatan Fungsional

Tugas Jabatan Peserta Diklat


Dalam jabatan Staf Pengadministrasi Umum di Sub Bagian Umum dan

Kepegawaian, penulis mempunyai tugas sesuai dengan Tupoksi, penugasan


khusus, dan kegiatan yang diperintahkan langsung oleh atasan yaitu membantu
pekerjaan pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
Adapun uraian tugas Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
sebagai berikut :

15

1.

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas pokok


melaksanakan urusan surat-menyurat, ekspedisi, arsip, perlengkapan, rumah
tangga, perjalanan dinas, ketatalaksanaan, pengelolaan dan pelayanan
administrasi kepegawaian.

2.

Uraian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut:
a.

Mengonsep rencana program kerja dan kegiatan Sub Bagian Umum dan
Kepegawaian dengan mempelajari dan mengolah bahan sebagai pedoman
pelaksanaan tugas;

b.

Menyusun konsep pedoman dan petunjuk teknis bidang tugas Sub Bagian
Umum dan Kepegawaian dengan mempelajari bahan dan data,
melakukan kajian permasalahan dan koordinasi sebagai pedoman
pelaksanaan tugas;

c.

Mempelajari

dan

menjabarkan

petunjuk,

disposisi

atasan

guna

menunjang kelancaran pelaksanaan tugas;


d.

Mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan, keputusan,


petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis bidang tugas Sub Bagian
Umum dan Kepegawaian supaya tugas dilaksanakan sesuai ketentuan;

e.

Melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait berkaitan dengan


bidang tugas Sub Bagian Umum dan Kepegawaian untuk kelancaran
pelaksanaan tugas;

f.

Mendistribusikan tugas kepada bawahan berkaitan dengan bidang tugas


Sub Bagian Umum dan Kepegawaian dengan member petunjuk dan
membimbing agar tugas dilaksanakan sesuai ketentuan secara efektif dan
efisien;

g.

Mengurus surat-menyurat dengan mengagendakan surat masuk, surat


keluar dan mendistribusikan untuk tertib administrasi;

h.

Mengelola kearsipan dengan menyimpan surat masuk dan surat keluar


agar dapat ditemukan dengan cepat apabila dibutuhkan;

i.

Mengurus sarana dan perlengkapan kantor dengan menyusun rencana


kebutuhan, menginventarisasi dan mengelolanya untuk memenuhi
keperluan dinas;

16

j.

Mengatur rumah tangga Dinas dengan menyediakan barang pakai habis


untuk keperluan sehari-hari dan mengurusnya untuk menunjang
pelaksanaan tugas Dinas;

k.

Mengurus perjalanan dinas dengan menyiapkan segala keperluan untuk


memperlancar kegiatan Dinas;

l.

Mengonsep usulan Bendahara Barang dan Pengurus Barang dengan


mengonsep usulan untuk mengelola barang Dinas;

m. Mengatur ketatalaksanaan dengan menyiapkan kebutuhan Dinas untuk


kelancaran pelaksanaan kegiatan;
n.

Mengelola file kepegawaian, buku induk dan buku-buku kepegawaian


dengan mengumpulkan, menata, melengkapi data dan mengisi buku
induk kepegawaian agar tersedia data pegawai yang dinamis;

o.

Mongonsep usulan kenaikan pangkat, gaji berkala dan daftar penerima


pension dengan menggunakan buku penjagaan kepegawaian dan
menyajikan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai;

p.

Mengelola dan menganalisa data kepegawaian dengan menerima dan


mengonsep usulan mutasi untuk penataan staf dan pengisian formasi
jabatan agar penempatan pegawai sesuai keahliannya;

q.

Mengonsep usulan kebutuhan pegawai melalui koordinasi, konsultasi dan


mempelajari daftar formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar terpenuhi
jumlah dan mutu pegawai;

r.

Mengonsep usulan peserta pendidikan dan pelatihan pegawai dengan


melihat persyaratan yang ditentukan agar terpenuhi syarat jabatan
structural, fungsional dan teknis fungsional sesuai jenis atau tingkat
pendidikan dan pelatihan;

s.

Menyajikan data kepegawaian dengan membuat laporan kepegawaian


bulanan, triwulan dan tahunan agar tersedia data kepegawaian;

t.

Melaksanakan pembinaan dan penilaian Daftar Penilaian Pelaksanaan


Pekerjaan (DP3) kepada bawahan sesuai ketentuan untuk peningkatan
prestasi kerja;

17

u.

Memberikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik lisan maupun


tertulis;

v.

Melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan baik secara tertulis maupun


lisan;

w. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sehubungan dengan


bidang tugas pekerjaan.

BAB IV
DAFTAR KEGIATAN AKTUALISASI

4.1.

Kegiatan Yang Akan Dilakukan dan Keterkaitan Nilai Dasar


Rancangan kegiatan aktualisasi nilai-nilai dasar ANEKA dilakukan di

Sekretariat Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. Dimaksudkan peserta dapat


mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ANEKA di lingkungan kerja agar menjadi
contoh ke arah yang lebih baik. Dalam rancangan kegiatan aktualisasi ini
disajikan sebanyak 11 (sebelas) kegiatan yang merupakan penjabaran tupoksi,
penugasan khusus, inovasi, dan kegiatan yang diperintahkan langsung oleh atasan.
Berikut adalah 11 (sebelas) rencana rancangan kegiatan tersebut :

Tabel 4.1. Rancangan Kegiatan Aktualisasi


No.

Rancangan Kegiatan

Merekap Daftar Kehadiran PNS dan CPNS

Mengagendakan Surat Masuk dan mendistribusikan untuk tertib


administrasi

Menerima Tamu Dinas

Labelisasi Barang Inventaris

Melayani Barang Inventaris Pinjam Pakai

Menyiapkan Ketatalaksanaan Dinas

Mengelola

File

Kepegawaian

dengan

mengumpulkan,

menata,

melengkapi data agar tersedia data pegawai yang dinamis


8

Mengonsep Daftar Penjagaan Kenaikan Pangkat dan Kenaikan Gaji


Berkala

Membuat Laporan Triwulan Daftar Nominatif Pegawai

10

Membuat blog Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten


Pekalongan

11

Membuat kotak saran

18

19

Setiap rancangan kegiatan mempunyai keterkaitan nilai dasar ANEKA. Berikut


nilai dasar dari rancangan kegiatan tersebut:

Tabel 4.2. Keterkaitan Kegiatan dengan Nilai Dasar ANEKA


No

Kegiatan

Nilai Dasar

Uraian Pelaksanaan Kegiatan

Merekap Daftar

Akuntabilitas

Membuat rekap daftar kehadiran PNS

Kehadiran PNS

(transparansi)

dan CPNS berdasarkan buku daftar

dan CPNS

hadir sebagai laporan kepada atasan


dan

Badan

Kepegawaian

Daerah

setiap bulan
Nasionalisme

Melakukan rekap secara adil tanpa

(sila ke-5)

membeda-bedakan atasan atau sesama


staf

Etika Publik

Memberikan informasi secara benar

(Memberi

dan tidak menyesatkan pihak lain

Informasi

terkait laporan rekap daftar kehadiran

yang benar)

PNS dan CPNS

Komitmen

Merekap dilakukan setiap hari agar

Mutu

tidak menumpuk pekerjaan di akhir

(efektif)

bulan

Anti Korupsi

Jujur dalam merekap daftar kehadiran

(Jujur)

PNS dan CPNS bulanan berdasarkan


buku daftar hadir

Mengagendakan

Akuntabilitas

Secara konsisten mencatat surat masuk

surat masuk dan

(konsistensi)

pada buku agenda surat masuk dan

mendistribusika

mencatat

pada

lembar

disposisi,

n untuk tertib

selanjutnya diserahkan kepada atasan

administrasi

dan mendistribusikan ke bagian/unit


yang dituju sesuai disposisi atasan

20

Nasionalisme

Menggandakan surat apabila surat

(Sila ke 5)

didisposisikan kepada lebih dari 1


bagian/bidang dan mendistribusikan
sesuai bagian/bidangnya

Etika Publik

Memberikan surat kepada pimpinan

(kesopanan)

dengan sebelumnya mengetuk pintu


terlebih

dahulu

dan

menyerahkan

dengan senyum dan sikap yang sopan,


begitu pula saat mendistribusikan surat
kepada bagian/unit yang dituju sesuai
disposisi atasan
Komitmen

Pengelolaan surat dilaksanakan sesuai

Mutu

aturan

(Efisien)

mendahulukan surat yang sifatnya

yang

berlaku

dan

sangat mendesak
Anti Korupsi

Melakukan agenda surat masuk sesuai

(Jujur)

dengan jumlah aslinya surat yang


masuk

Menerima Tamu

Akuntabilitas

Menanyakan

identitas

tamu

dan

Dinas

(kejelasan)

mempersilahkan menulis pada buku


tamu agar jelas apa maksud dan tujuan
kedatangan tamu

Nasionalisme

Menghormati

dan

memperlakukan

(sila ke-5)

tamu dengan ramah dan sopan tanpa


memandang status sosial dari tamu
bersangkutan

Etika Publik

Melayani tamu dengan sikap yang

(kesopanan)

sopan dan tutur kata yang baik.

Komitmen

Menjalin komunikasi efektif dengan

Mutu

tamu

21

(Efektif)
Anti Korupsi

Mengantar

tamu

sampai

bertemu

(Peduli)

dengan pihak yang akan dituju agar


tamu merasa dihargai dan dilayani

Labelisasi

Akuntabilitas

Mencatat seluruh barang pengadaan

Barang

(transparansi)

dan memberi label pada masing-

Inventaris

masing

barang

dan

mencatat

pengeluaran atau kepada siapa barang


tersebut dipakai
Nasionalisme

Meminta arahan kepada atasan apabila

(Sila ke-4)

terdapat kesulitan dalam pemberian


label barang

Etika Publik

Meminta arahan dengan sikap sopan

(kesopanan)

dan bahasa yang santun

Komitmen

Memberi

Mutu

barang

label

sesuai

kodifikasi

(Orientasi
mutu)

Anti Korupsi

Mencatat dan memberi label semua

(kerja keras)

barang inventaris hasil pengadaan.

Melayani

Akuntabilitas

Mencatat semua barang yang akan

Barang

(transparansi)

dipinjamkan kedalam buku pinjam

Inventaris
Pinjam Pakai

barang inventaris
Nasionalisme

Melakukan

pengecekan

bersama

(Sila ke-4)

kondisi barang yang akan dipinjam


dan pada saat pengembalian

Etika Publik

Melayani peminjaman barang dengan

(kesopanan)

sikap sopan dan ramah

Komitmen

Melayani

Mutu

peminjaman barang inventaris kantor

dengan

sebaik-baiknya

22

(Pelayanan
prima)
Anti Korupsi

Disiplin

dalam

(Disiplin)

inventaris

mencatat

pinjam

barang

pakai

demi

terciptanya tertib administrasi


6

Menyiapkan

Akuntabilitas

Menyiapkan segala keperluan dinas

ketatalaksanaan

(Tanggung

dengan penuh tanggung jawab demi

dinas

jawab)

kelancaran kegiatan

Nasionalisme

Mengkoordinasikan dengan staf lain

(sila ke 4)

dan atasan mengenai apa saja yang


harus dipersiapkan

Etika Publik

Melaksanakan tugasnya sesuai dengan

(Melaksanak

tupoksinya

an tugasnya

tekanan

dengan

ikhlas

tanpa

sesuai
peraturan)
Komitmen

Meminta koreksi dan masukan dari

Mutu

sesama staf maupun atasan

(Orientasi
mutu)
Anti Korupsi

Bekerja keras dengan sebaik-baiknya

(Kerja Keras)

dalam

melaksanakan

tugas

ketatalaksanaan dinas
7

Mengelola File

Akuntabilitas

Melengkapi

Kepegawaian

(kepemimpin

kepegawaian

dengan

an)

memberi contoh kepada pegawai lain


segera

semua
milik

sendiri

mengumpulkan,

untuk

menata,

apabila terdapat kekurangan

melengkapi data

Nasionalisme

Melakukan

agar tersedia

(sila ke-4)

pegawai

melengkapi

koordinasi
yang

berkas
dan

berkas

dengan

bersangkutan

jika

23

data pegawai

terdapat

yang dinamis

berkas

kekurangan

kelengkapan

Etika Publik

Mengelola file kepegawaian dengan

(Kode Etik

cermat dan teliti agar diperoleh data

ASN :

yang akurat

Melaksanaka
n tugasnya
dengan
cermat dan
teliti)
Komitmen

Mengecek

semua

berkas

demi

Mutu

kelengkapan dokumen kepegawaian

(berorientasi
mutu)
Anti Korupsi

Mengelola

file

dengan

penuh

(Disiplin)

kedisiplinan demi terciptanya tertib


administrasi

Mengonsep

Akuntabilitas

Membuat konsep daftar penjagaan

Daftar

(Transparansi

kenaikan pangkat dan kenaikan gaji

Penjagaan

berkala

Kenaikan

Nasionalisme

Mengecek SK Kenaikan Pangkat dan

Pangkat dan

(sila ke-5)

SK Kenaikan Gaji Berkala didalam

Kenaikan Gaji

file

Berkala

bedakan antar pegawai

kepegawaian tanpa membeda-

Etika Publik

Mengecek

(Melaksanak

cermat dan teliti agar tidak ada pihak

an tugasnya

yang dirugikan

dengan
cermat dan
disiplin)

semua

berkas

dengan

24

Komitmen

Meminta koreksi dari atasan demi

Mutu

peningkatan mutu

(Orientasi
mutu)
Anti Korupsi

Mengecek secara mandiri dengan

(Mandiri)

penuh ketelitian dalam melihat berkasberkas file kepegawaian

Membuat

Akuntabilitas

Melaporkan

triwulanan

daftar

Laporan

(transparansi)

nominatif pegawai Dinas Kelautan,

Triwulan Daftar

Perikanan dan Peternakan Kabupaten

Nominatif

Pekalongan

Pegawai

Nasionalisme

Mengkoordinasikan dengan pegawai

(Sila ke 4)

terkait yang belum melengkapi berkas


untuk mengisi data dalam daftar
nominatif

Etika Publik

Memberikan informasi kepada atasan

(Memberi

dan BKD secara benar mengenai

Informasi

laporan daftar nominative pegawai

secara benar)
Komitmen

Menambahkan data pegawai baru

Mutu

kedalam dafar nominatif pegawai

(Orientasi
Mutu)
Anti Korupsi

Memasukkan data dalam nominative

(Jujur)

pegawai dengan memegang teguh


kejujuran

10

Membuat blog

Akuntabilitas

Menyampaikan identitas dan informasi

Dinas Kelautan,

(transparansi)

dinas

Perikanan dan
Peternakan

kepada

masyarakat

umum

melalui internet
Nasionalisme

Membuat blog DKPP secara sukarela

25

(DKPP)

(sila ke-3)

dan ikhlas

Kabupaten

Etika Publik

Mengelola blog dengan informasi

Pekalongan

(Memberikan

yang benar dan tidak menyesatkan

informasi
yang benar
dan tidak
menyesatkan)
Komitmen

Membuat

blog

Mutu

sebuah embrio dari website resmi

(inovasi)

DKPP

Anti Korupsi

Membuat

(Peduli)

perkembangan dalam dunia infomatika

blog

yang

untuk

merupakan

mengikuti

dan komunikasi demi kemajuan DKPP


11

Membuat kotak

Akuntabilitas

Merekap

saran

serta

masukan

saran

(transparansi)

kemudian membuat laporan kepada


atasan

Nasionalisme

Membuat kotak saran menggunakan

(sila ke-3)

uang pribadi, rela berkorban untuk


kepentingan dinas

Etika Publik

Menawarkan dengan sopan kepada

(kesopanan)

masyarakat umum untuk memberi


saran ataupun masukan yang ditujukan
kepada dinas

Komitmen

Berinisiatif membuat kotak saran yang

Mutu

nantinya digunakan sebagai sarana

(inovasi)

masukan untuk memperbaiki kualitas


pelayanan

Anti Korupsi

Menyampaikan saran serta masukan

(Jujur)

dengan jujur kepada atasan

26

4.2.

Teknik Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS


Tabel 4.3. Teknik Aktualisasi Nilai-nilai Dasar
Nilai Dasar dan

No.

Teknik

Uraian Penggunaan Teknik Aktualisasi Nilai


Dasar dan Manfaatnya

Aktualisasi
1
1

Merekap Daftar Kehadiran PNS dan CPNS


Akuntabilitas

Membuat tabel kehadiran PNS dan CPNS setiap

dengan teknik

bulan kemudian merekap data berdasarkan buku

pelaporan kepada

daftar hadir, pegawai yang hadir diberi tanda

atasan dan pihak

centang sesuai tanggal dan nama pegawai yang

yang

bersangkutan. Setelah rekapan daftar hadir selesai

berkepentingan

dibuat selanjutnya diserahkan kepada kasubag dan


atasan untuk ditanda tangani atasan selanjutnya
dikirim ke BKD.
Manfaat: Mempermudah atasan dan BKD dalam
melihat data kehadiran PNS berdasarkan laporan
rekap yang sudah dibuat

Nasionalisme

Merekap daftar hadir PNS dan CPNS tanpa

dengan teknik anti

membeda-bedakan pangkat dan jabatan

diskriminasi

Manfaat: terciptanya rasa keadilan pada masingmasing pegawai

Etika Publik

Membuat laporan rekap data kehadiran pegawai

dengan teknik

dengan data yang sebenar-benarnya sesuai kode etik

penyampaian

ASN yaitu memberikan informasi secara benar dan

informasi publik

tidak

yang benar

memerlukan

menyesatkan

kepada

informasi

pihak

terkait

lain

yang

kepentingan

kedinasan
Manfaat: Laporan yang akurat dapat digunakan
untuk pengambilan keputusan

27

Komitmen Mutu

Merekap daftar hadir setiap sore hari agar tidak

dengan teknik

menumpuk pekerjaan di akhir bulan, hal ini lebih

manajemen waktu

efektif dan lebih dapat dipercaya kebenaran datanya


karena pada hari itu langsung bisa di kroscek antara
kehadiran pegawai bersangkutan dengan buku
daftar hadir
Manfaat: Agar tidak menumpuk pekerjaan di akhir
bulan dan data dapat dipercaya kebenarannya

Anti Korupsi

Merekap dengan memegang teguh kejujuran,

dengan teknik

apabila hadir ditulis hadir (diberi tanda centang)

integritas pribadi

dan tidak hadir ditulis tidak hadir (diberi tanda


minus)
Manfaat: Akan didapat data yang akurat

Mengagendakan Surat Masuk dan Mendistribusikan


Akuntabilitas

Mencatat surat masuk dalam buku surat masuk dan

dengan teknik

lembar disposisi, kemudian diserahkan kepada

konsistensi dalam

kasubag umum dan kepegawaian untuk diparaf,

pencatatan

setelah diparaf kasubag umum dan kepegawaian


lalu surat diserahkan kepada sekretaris dinas untuk
diparaf lalu diteruskan kepada kepala dinas, setelah
surat turun dari kepala dinas kemudian mencatat
catatan yang diberikan kepala dinas, tanggal
diteruskan, diteruskan kepada siapa surat tersebut,
lalu menyerahkan surat kepada bagian/bidang yang
dituju kemudian minta paraf tanda terima surat
Manfaat: Memudahkan dalam penelusuran surat
dikemudian hari

Nasionalisme

Menggandakan

surat

apabila

surat

tersebut

dengan teknik

didisposisikan kepada lebih dari 1 bagian/bidang

keadilan sosial

dan mendistribusikan sesuai bagian/bidangnya.

28

Sebelum surat didistribusikan, terlebih dahulu


membuat daftar tanda terima disalah satu surat yang
dicopy sebagai tanda bukti kalau surat tersebut
sudah diserahkan kepada bagian-bagian dan/atau
bidang-bidang
Manfaat: Memberikan rasa keadilan bagi bidangbidang atau bagian-bagian dalam penerimaan surat
(tidak berebut surat)
Etika Publik

Menerima surat-surat masuk dengan sikap sopan

dengan teknik

dan senyum, dalam menyerahkan kepada atasan

mengedepankan

dimasukkan kedalam stopmap dan ditata rapi

norma kesopanan

diurutkan sesuai tanggal yang paling mendesak


segera ditanggapi, saat masuk ke ruang sekretaris
dan kepala dinas terlebih dahulu mengetuk pintu.
Manfaat: Dengan bersikap sopan dan ramah, kita
juga akan dihargai oleh orang lain

Komitmen Mutu

Mengelola surat yang masuk sesuai aturan yang

dengan teknik

berlaku yaitu diserahkan lewat kasubag umum dan

pemanfaatan

kepegawaian, sekretaris dinas, dan kepala dinas.

waktu secara

Namun apabila ada surat yang sifatnya segera dan

efisiensi

harus

segera

ditindaklanjuti

bisa

langsung

diserahkan kepada kepala dinas apabila kasubag


umum dan kepegawaian ataupun sekretaris dinas
tidak ada di ruangan.
Manfaat:

Surat

yang

bersifat

segera

dapat

secepatnya ditindaklanjuti
Anti Korupsi

Mencatat seluruh surat yang masuk, apabila dalam

dengan teknik

1 hari terdapat 10 surat masuk saya akan mencatat

integritas pribadi

10 surat tersebut dalam buku surat masuk dan


lembar disposisi sehingga tidak ada surat masuk

29

yang hilang ataupun tidak tersampaikan


Manfaat: Menghindari kehilangan surat dan tidak
tersampaikannya surat yang ditujukan kepada dinas
3

Menerima Tamu Dinas


Akuntabilitas

Menanyakan

identitas

dan

keperluan

tamu

dengan teknik

kemudian mempersilahkan tamu untuk menulis

kejelasan

pada buku tamu agar saya mengetahui maksud dan

informasi

tujuan kedatangan tamu tersebut.


Manfaat: apabila atasan menanyakan identitas dan
keperluan tamu, kita dapat menjelaskan kepada
atasan dan juga memudahkan dalam melacak
identitas tamu dikemudian hari

Nasionalisme

Menerima siapapun tamu yang berkepentingan

dengan teknik

dengan dinas dengan sikap sopan tanpa membeda-

keadilan sosial

bedakan status sosial dari tamu tersebut


Manfaat: semua tamu yang datang akan mendapat
pelayanan yang sama baiknya tanpa dibedabedakan

Etika Publik

Memperlakukan tamu dengan sopan dan bahasa

dengan teknik

yang santun. Mempersilahkan tamu untuk duduk di

mengedepankan

ruang tunggu apabila yang dituju sedang tidak ada

norma kesopanan

di ruangan ataupun sedang ada keperluan lain


Manfaat:

dengan

kesopanan

dapat

mengedepankan
menjalin

sikap

norma
saling

menghormati dan menghargai


Komitmen Mutu

Menjalin komunikasi yang efektif dengan tamu

dengan teknik

yang datang, berbicara seperlunya. Mengucapkan

komunikasi efektif salam dan menanyakan apakah ada yang bisa saya
bantu.
Manfaat: menjaga kewibawaan diri sendiri dan

30

dinas
Anti Korupsi

Setelah tamu menulis identitas dan keperluannya

dengan teknik

pada buku tamu, selanjutnya tamu diantar sampai

kepedulian antar

kepada kepala dinas, sekretaris dinas, bagian

sesama

sekretariat ataupun bidang sesuai dengan keperluan


dari tamu yang bersangkutan
Manfaat: Agar tamu merasa dihargai dan dilayani
serta tidak kebingungan dalam mencari pihak yang
dituju

Labelisasi Barang Inventaris


Akuntabilitas

Meminta daftar penerimaan barang untuk melihat

dengan teknik

seluruh barang yang akan dilabeli. Kemudian

pelaporan kepada

memberi label sesuai kodefikasi barang dan

atasan

mencatat pengeluaran atau penggunaan barang


tersebut.
Manfaat: memudahkan dalam melacak posisi
barang atau siapa yang menggunakan barang
inventaris tersebut

Nasionalisme

Meminta arahan kepada atasan apabila terdapat

dengan teknik

kesulitan dalam pemberian kodefikasi barang.

mengedepankan

Tidak semua jenis barang terdapat kode barang dan

musyawarah

terdapatnya 1 jenis barang masuk dalam 2 atau


lebih klasifikasi barang yang berbeda
Manfaat:

memudahkan

dalam

mengambil

keputusan kode barang yang akan dipakai


Etika Publik

Bersikap sopan dan bahasa yang santun dalam

dengan teknik

meminta arahan dari atasan, apabila atasan sedang

mengedepankan

sibuk dengan pekerjaannya saya akan menunggu

norma kesopanan

sampai atasan tidak sibuk.


Manfaat: kita akan dihargai oleh atasan dan tidak

31

mengganggu pekerjaan orang lain


Komitmen Mutu

Melabeli barang inventaris sesuai buku kodefikasi

dengan teknik

barang (sesuai peraturan yang ada) dan berdasarkan

sesuai peraturan

klasifikasi masing-masing barang.

kodefikasi yang

Manfaat: terciptanya konsitensi kodefikasi data

berlaku

barang

Anti Korupsi

Mencatat dan memberi label pada semua barang

dengan teknik

hasil pengadaan. Selanjutnya membuat data daftar

semangat kerja

penerima barang agar lebih memudahkan dalam

keras

mengingat kepada barang tersebut digunakan atau


dimana barang tersebut disimpan dan digunakan
sebagai arsip pribadi.
Manfaat: memudahkan dalam pencatatan maupun
pendataan

ulang

dikemudian

hari

dan

juga

memudahkan dalam melacak keberadaan dan


keadaan dari masing-masing barang
5

Melayani Barang Inventaris Pinjam Pakai


Akuntabilitas

Secara

konsisten

dengan teknik

peminjaman dan pengembalian barang kedalam

mencatat demi

buku

tertib administrasi

mempersilahkan peminjam untuk mengisi uraian

pinjam

mencatat

barang

semua

inventaris,

transaksi

Saya

akan

barang yang akan dipinjam, tanggal pinjam, paraf,


dan nama peminjam pada saat akan meminjamkan
barang sehingga apabila barang tersebut belum
dikembalikan saya bisa melacak siapa nama
peminjamnya, dan pada saat pengembalian barang
saya

akan

mempersilahkan

peminjam

untuk

mengisi buku daftar pinjam barang dengan mengisi


kolom tanggal kembali dan paraf peminjam
Manfaat: memudahkan dalam pertanggungjawaban

32

dan pelacakan barang pinjaman


Nasionalisme

Saya bersama dengan peminjam barang secara

dengan teknik

bersama-sama mengecek kondisi barang yang akan

musyawarah

dipinjam dan juga pada saat pengembalian barang


harus sesuai dengan kondisi pada saat peminjaman,
apabila terdapat kerusakan atau kekurangan dalam
pengembalian barang akan saya musyawarahkan
dengan peminjam barang
Manfaat: menghindari dari hal-hal yang tidak
diinginkan seperti selisih pendapat dan salah paham
apabila terjadi kerusakan barang

Etika Publik

Melayani peminjaman barang inventaris dengan

dengan teknik

sikap sopan sesuai dengan kode etik ASN. Saya

mengedepankan

akan mengambilkan barang yang akan dipinjam

norma kesopanan

dari dalam lemari kemudian menyerahkan barang


yang akan dipinjam kepada peminjam
Manfaat: Peminjam akan merasa dihargai dan
dilayani dengan baik

Komitmen Mutu

Melayani peminjaman barang inventaris kantor

dengan teknik

dengan

memberikan

barang dari lemari dan menyerahkan kepada

pelayanan yang

peminjam apabila sudah menulis dalam buku daftar

terbaik

pinjam barang. Peminjam juga bisa melakukan

penuh

tanggungjawab.

Mengambilkan

pemesanan peminjaman untuk hari dan tanggal


kedepan dengan menuliskan nama dan tanggal
pinjam terlebih dahulu pada buku pinjam barang
inventaris sebagai tanda pemesanan peminjaman
barang. Melakukan pengecekan kondisi barang
setelah dipinjam agar barang selalu dalam kondisi
prima apabila akan dipinjam selanjutnya.

33

Manfaat: Peminjam dapat memesan pinjaman


barang inventaris jauh-jauh hari sebelum hari H.
Barang inventaris akan selalu terawat dan dalam
kondisi yang prima
Anti Korupsi

Disiplin dalam mencatat semua barang yang

dengan teknik

dipinjamkan untuk menghindari kehilangan barang

disiplin

ataupun hal-hal yang tidak diinginkan lainnya

administrasi

Manfaat:

terciptanya

tertib

administrasi

dan

menghindari hal-hal yang tidak diinginkan


6

Menyiapkan Ketatalaksanaan Dinas


Akuntabilitas

Menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan demi

dengan teknik

kelancaran kegiatan dinas seperti menyiapkan

tanggung jawab

microphone, menata meja kursi dll saat ada rapat

sesuai tugasnya

maupun

pertemuan

lainnya

dengan

penuh

tanggungjawab
Manfaat: Memperlancar kegiatan dinas
Nasionalisme

Bekerjasama dan mengkoordinasikan dengan staf

dengan teknik

lain maupun atasan dalam melaksanakan tugas

musyawarah

Manfaat: agar tugas bisa dilaksanakan dengan

untuk mufakat

sebaik-baiknya

Etika Publik

Saya akan melaksanakan tugas dengan ikhlas tanpa

dengan teknik

tekanan sesuai kode etik ASN. Melaksanakan tugas

keikhlasan dalam

dengan senang hati dan tidak menggerutu

bekerja

Manfaat: Belajar ikhlas dalam bekerja

Komitmen Mutu

Saya akan meminta koreksi dan masukan dari

dengan teknik

sesama staf maupun atasan demi kelancaran

pencapaian mutu

kegiatan, menanyakan apa yang perlu dibenahi atau


apa yang kurang.
Manfaat: agar tugas dapat dilaksanakan dengan
sebaik-baiknya dan meminimalisir kesalahan

34

Anti Korupsi

Bekerja

keras

dengan

dengan teknik

menyiapkan

kerja keras dalam

kelancaran kegiatan

bekerja

Manfaat: Mendukung kelancaran pelaksanaan

segala

sebaik-baiknya

keperluan

dalam

dinas

demi

kegiatan
7

Mengelola File Kepegawaian dengan mengumpulkan, menata,


melengkapi data agar tersedia data pegawai yang dinamis
Akuntabilitas

Melengkapi berkas milik saya dan memberi contoh

dengan teknik

pegawai lain untuk segera melengkapi berkas demi

pemberian contoh

terciptanya data pegawai yang akurat dan dinamis.

langsung

Setelah semua data pegawai terkumpul maka berkas


ditempatkan

dengan

rapi

didalam

lemari

penyimpanan berkas
Manfaat: tersedianya berkas kepegawaian yang
lengkap dan akurat dan memotivasi pegawai lain
untuk melengkapi berkas kepegawaiannya
Nasionalisme

Berkoordinasi dan mengingatkan pegawai lain

dengan teknik

untuk

musyawarah

kekurangan berkas (berkas belum lengkap)

segera

melengkapi

apabila

terdapat

Manfaat: tersedianya berkas kepegawaian yang


lengkap
Etika Publik

Secara cermat dan teliti dalam mengelola dan

dengan teknik

mengecek satu persatu file kepegawaian masing-

kecermatan dalam

masing pegawai, apabila terdapat kekurangan maka

melaksanakan

saya akan meminta dengan sopan kepada pegawai

tugas

bersangkutan untuk segera melengkapi berkas


Manfaat: tersedianya berkas kepegawaian yang
lengkap

Komitmen Mutu

Melakukan pengecekan berkas demi kelengkapan

dengan teknik

dokumen

kepegawaian.

Berkas

yang

harus

35

pencapaian mutu

dikumpulkan yaitu SK CPNS sampai SK terakhir,


SK Kenaikan Pangkat, SK Kenaikan Gahi Berkala,
Kartu Pegawai, Karis/Karsu, Taspen, SKUM, Surat
Nikah apabila sudah menikah, Ijazah dari SD
sampai pendidikan terakhir.
Manfaat: tersedianya berkas kepegawaian yang
lengkap

Anti Korupsi

Mengelola file kepegawaian dengan tertib

agar

dengan teknik

lebih

data

tertib administrasi

pegawai

disiplin

dalam

pengadministrasian

Manfaat: memudahkan pencarian berkas data


kepegawaian apabila dibutuhkan
8

Mengonsep Daftar Penjagaan Kenaikan Pangkat dan Kenaikan Gaji


Berkala
Akuntabilitas

Melakukan

pengecekan

dengan teknik

kepegawaian

panyampaian

Terakhir dan SK Kenaikan Gaji Berkala agar dapat

laporan

mengetahui secara pasti kapan pegawai yang

berupa

satu

SK

persatu

Kenaikan

file

Pangkat

bersangkutan akan mendapatkan kenaikan pangkat


dan kenaikan gaji berkala dan menyajikan data
dalam bentuk tabel-tabel
Manfaat:

memudahkan

atasan

dalam

mempersiapkan berkas yang diperlukan untuk


kenaikan pangkat maupun kenaikan gaji berkala
sesuai jadwal.
Nasionalisme

Melakukan

dengan teknik

membeda-bedakan pangkat dan jabatan, semua

persamaan derajat

berkas dicek secara cermat dan teliti. Untuk


memudahkan

pengecekan

dalam

semua

berkas

pengecekan

berdasarkan daftar nominatif pegawai

tanpa

diurutkan

36

Manfaat: memudahkan dalam pengecekan apabila


diurutkan satu persatu
Etika Publik

Melakukan pengecekan semua berkas dengan teliti

dengan teknik

dan cermat sehingga didapat data yang akurat dan

kecermatan dan

tidak ada pihak yang dirugikan dalam kenaikan

ketelitian

pangkat dan kenaikan gaji berkala


Manfaat: tersedianya data yang akurat dan tidak
ada pihak yang dirugikan

Komitmen Mutu

Setelah semua data dicek dan dicatat dalam daftar

dengan teknik

penjagaan kenaikan pangkat dan daftar kenaikan

berorientasi pada

gaji berkala, selanjutnya meminta koreksi dari

hasil

atasan agar data tersaji dengan benar


Manfaat: menghindari hal-hal yang tidak diinginka
seperti pegawai yang sudah waktunya mendapat
kenaikan gaji tetapi karena daftar tersebut tidak
akurat hingga berakibat pada mundurnya tanggal
penerimaan kenaikan gaji berkala atau kenaikan
pangkat

Anti Korupsi

Melakukan pengecekan sendiri satu-persatu SK

dengan teknik

Kenaikan Pangkat terakhir dan SK Kenaikan Gaji

kemandirian

Berkala, selanjutnya mencatat bulan dan tahun

dalam bekerja

kapan pegawai bersangkutan akan mendapatkan


kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala
selanjutnya
Manfaat: dengan kemandirian dalam bekerja, maka
akan meningkatkan profesionalisme dan tidak
merepotkan pegawai yang lain

Membuat Laporan Triwulan Daftar Nominatif Pegawai


Akuntabilitas

Membuat

laporan

triwulan

daftar

nominatif

dengan teknik

pegawai Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

37

pelaporan kepada

Kabupaten Pekalongan. Apabila terdapat pegawai

atasan dan pihak

baru maka saya akan menambahkan data pegawai

terkait

tersebut kedalam daftar nominatif


Manfaat: agar data yang tersedia akurat sesuai
dengan keadaan yang sebenarnya

Nasionalisme

Menanyakan kepada pegawai baru untuk segera

dengan teknik

melengkapi berkas kepegawaian untuk keperluan

musyawarah

mengisi data dalam daftar nominative pegawai.


Apabila data sudah lengkap saya akan memasukkan
data tersebut dalam data daftar nominatif
Manfaat: memberikan data sesuai keadaan yang
sebenarnya dan lengkap

Etika Publik

Melengkapi semua kolom isian dalam daftar

dengan teknik

nominatif pegawai dengan mengecek satu persatu

penyampaian

berkas pegawai bersangkutan demi keakuratan data

informasi akurat

Manfaat: terdapatnya data yang akurat yang bisa


digunakan sebagai acuan dalam pengambilan
keputusan

Komitmen Mutu

Menambahkan data pegawai baru kedalam daftar

dengan teknik

nominatif pegawai apabila berkas pegawai baru

tidak menunda

sudah lengkap tanpa menunggu akhir triwulan

pekerjaan

meskipun

pelaporannya

dilaksanakan

secara

triwulan.
Manfaat: mempercepat terselesaikannya pekerjaan
Anti Korupsi

Mengisi data dalam daftar nominatif sesuai dengan

dengan teknik

keadaan yang sebenarnya dan mengisi data dengan

integritas pribadi

jujur

tidak

menambah

maupun

keakuratan informasi
Manfaat: tersedianya data yang akurat

mengurangi

38

10

Membuat blog Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan


Kabupaten Pekalongan
Akuntabilitas

Membuat blog yang berisi identitas dinas dan

dengan teknik

informasi mengenai dinas

transparansi

Manfaat: sebagai media untuk menyampaikan

informasi

informasi

Nasionalisme

Memanfaatkan ilmu yang saya dapatkan selama

dengan teknik

kuliah untuk membuat blog Dinas Kelautan,

memberikan yang

Perikanan dan Peternakan dengan sukarela dan

terbaik untuk

ikhlas tanpa mengharapkan imbalan

bangsa dan negara

Manfaat: apabila dikembangkan secara serius akan


tercipta website resmi dinas yang berkualitas

Etika Publik

Mengisi konten blog dengan informasi yang

dengan teknik

sebenar-benarnya dan mempublikasikan apa yang

pemberian

boleh dipublikasikan secara umum

informasi yang

Manfaat: Terpenuhinya informasi publik mengenai

benar

informasi yang benar tentang Dinas Kelautan,


Perikanan dan Peternakan Kabupaten Pekalongan

Komitmen Mutu

Membuat blog tentang DKPP yang berisi menu-

dengan teknik

menu antara lain:

menciptakan

Beranda: Menampilkan informasi umum

sesuatu yang baru

Tentang Kami: Menampilkan informasi sejarah, visi


dan misi, tupoksi, serta struktur organisasi
Publikasi: menampilkan agenda kegiatan dinas,
berita, dan informasi-informasi UPT
Hubungi

Kami:

Menampilkan

form

inputan

mengenai kritik dan saran serta masukan yang


ditujukan ke DKPP untuk meningkatkan pelayanan
Manfaat:

sebagai

media

informasi

kepada

masyarakat umum melalui media internet sesuai

39

dengan perkembangan teknologi. Apabila blog ini


bisa dikelola dengan baik, diharapkan kedepannya
bisa dibelikan domain dan hosting sendiri untuk
membuat situs resmi dinas.
Anti Korupsi

Dalam era informatika saat ini, diperlukan sebuah

dengan teknik

media penyampaian informasi yang bisa diakses

kepedulian

secara online kapan saja dan dimana saja. Blog

terhadap

sederhana yang merupakan cikal bakal dari website

kemajuan

resmi Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

teknologi

Kabupaten Pekalongan apabila blog ini berhasil


dikelola dengan baik sebagai bentuk kepedulian
saya terhadap kemajuan teknologi
Manfaat: Memberikan infomasi secara cepat sesuai
perkembangan teknologi

11

Membuat Kotak Saran


Akuntabilitas

Merekap hasil masukan kotak kritik dan saran

dengan teknik

kemudian membuat laporan kepada atasan

pelaporan kepada

Manfaat: Memudahkan atasan dalam melihat saran

atasan

serta masukan

Nasionalisme

Mengkoordinasikan

dengan teknik

penempatan kotak saran

musyawarah

Manfaat: agar kotak saran dapat dimaksimalkan

untuk mufakat

penggunaannya

Etika Publik

Mensosialisasikan dan menawarkan dengan sopan

dengan teknik

kepada masyarakat untuk mengisi kotak saran

mengedepankan

Manfaat: agar masyarakat umum mengetahui cara

norma kesopanan

memberikan saran serta masukan kepada dinas

Komitmen Mutu

Membuat

dengan teknik

menempatkan pada kantor DKPP, apabila ada

membuat sesuatu

pegawai atau masyarakat umum yang ingin

kotak

dengan

saran

atasan

serta

mengenai

masukan

lalu

40

yang baru

memberi saran serta masukan bisa lewat kotak


saran tersebut
Manfaat:

memudahkan

masyarakan

maupun

pegawai dalam memberikan kritik dan saran serta


masukan untuk dinas
Anti Korupsi

Menyampaikan

saran

serta

masukan

dengan

dengan teknik

memegang teguh kejujuran tanpa mengurangi

memegang teguh

ataupun menambah masukan yang sebenarnya, serta

kejujuran

tidak membuat saran kritik dan masukan yang fiktif


Manfaat: agar dinas benar-benar mengetahui
keluhan-keluhan
dilapangan

masyarakat

sesuai

realita

41

4.3.

Jadwal Rancangan Kegiatan Aktualisasi


Adapun jadwal rancangan kegiatan aktualisasi dimulai tanggal 24 Juni 2015 sampai dengan 7 Juli 2015. Berikut jadwal

rancangan kegiatan aktualisasi :


Tabel 4.4 Jadwal Rancangan Kegiatan Aktualisasi
No

Kegiatan

Juni
24

25

26

27

Juli
28

29

30

Merekap Daftar Kehadiran PNS dan CPNS

Mengagendakan Surat Masuk dan Mendistribusikan

Menerima Tamu Dinas

Labelisasi Barang Inventaris

Melayani Barang Inventaris Pinjam Pakai

Menyiapkan Ketatalaksanaan Dinas

Mengelola File Kepegawaian dengan mengumpulkan,

V
V

menata, melengkapi data agar tersedia data pegawai yang


dinamis
8

Mengonsep Daftar Penjagaan Kenaikan Pangkat dan


Kenaikan Gaji Berkala

42

Membuat Laporan Triwulan Daftar Nominatif Pegawai

10

Membuat blog Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan V

Kabupaten Pekalongan
11

Membuat kotak saran

BAB V
CAPAIAN AKTUALISASI

5.1.

Capaian Aktualisasi

Tabel 5.1. Capaian Aktualisasi


No
1

Kegiatan

Nilai Dasar

Pelaksanaan

(Indikator)

Bukti

Merekap Daftar

Akuntabilitas

Kegiatan ini dilaksanakan terlam

Kehadiran PNS

(Transparansi)

pada tanggal 1 Juli 2015 di

dan CPNS

Sekretariat

Dinas

Kelautan, Perikanan dan


Peternakan

(DKPP)

Kabupaten

Pekalongan.

Kegiatan yang dilakukan


yaitu menghitung jumlah
pegawai yang hadir, ijin,
sakit, DL, DD, cuti, dan
tanpa

keterangan

harinya.

Selanjutnya

memasukkan
tersebut

setiap

data-data

kedalam

Ms.

Excel

untuk

mempermudah

dalam

perhitungan.

Setelah

proses

penghitungan

selesai

selanjutnya

memasukkan data kedalam


kolom

sesuai

format

laporan yang dikirim ke

43

pir

44

BKD dan membuat surat


pengantar

rekapitulasi

kehadiran

CPNS/PNS

kemudian

memintakan

tanda

tangan

Kepala

Dinas.
Nasionalisme
(Sila ke-5)

Merekap data kehadiran terlam


CPNS dan PNS tanpa

pir

membeda-bedakan
pangkat

dan

jabatan,

dengan

melihat

buku

Daftar

Hadir

untuk

mengisi

data

kehadiran

pegawai
Etika Publik
(Memberi

Data

hasil

diserahkan

Informasi yang Kasubag


Benar)

rekapan terlam
kepada

Umum

Kepegawaian
pengecekan

dan
untuk

kebenaran

datanya, apabila data yang


dimasukkan sudah benar
maka Kasubag Umum dan
Kepegawaian

akan

memberi paraf pada bagian


bawah

samping

tanda

tangan

Kepala

Dinas,

kemudian surat diserahkan


kepada Sekretaris Dinas
untuk

diparaf.

Setelah

surat pengantar dan data

pir

45

hasil

rekap

Kasubag

diparaf

Umum

dan

Kepegawaian selanjutnya
surat ditandatangani oleh
Kepala Dinas
Komitmen

Merekap data kehadiran terlam

Mutu

CPNS dan PNS dilakukan

(Efektif)

setiap sore hari sehingga

pir

kegiatan di akhir bulan


tinggal menghitung total
pegawai yang hadir, dan
tidak

hadir

beserta

keterangannya
Anti Korupsi
(Jujur)

Memberi tanda centang terlam


kedalam kolom isian rekap
daftar

pir

kehadiran

berdasarkan buku Daftar


Hadir
2

Mengagendakan

Akuntabilitas

Kegiatan ini dilaksanakan terlam

Surat Masuk dan

(Konsistensi)

pada hari Senin, 29 Juli

Mendistribusikan

2015. Surat yang datang

untuk tertib

ditulis pada Kartu Surat

administrasi

Masuk

dan

Disposisi

Lembar
kemudian

menyerahkan surat masuk


kepada Kasubag Umum
dan

Kepegawaian

Sekretaris

Dinas

dan
untuk

diparaf. Setelah itu surat


dibawa ke Ruang Kepala

pir

46

Dinas untuk diproses lebih


lanjut. Setelah surat turun
dari

Kepala

Dinas

kemudian

mencatat

Pengolah, Tgl Diteruskan,


dan Catatan pada Kartu
Surat

Masuk

dan

mendistribusikan

ke

bagian/bidang

sesuai

disposisi

Dinas

Kepala

sambil membawa Kartu


Surat
meminta

Masuk

untuk

paraf

Tanda

Terima
Nasionalisme
(Sila ke-5)

Menggandakan
perihal

Surat terlam

Penyampaian

pir

Sasaran Kinerja Pegawai


kepada

Kepala

Bidang,

Kepala UPT BBI, Kepala


UPT RPH, dan Kepala
UPT

TPI

kemudian

menyerahkan surat kepada


masing-masing yang dituju
kemudian meminta tanda
bukti

penerimaan surat.

Kegiatan ini dilaksanakan


pada tanggal 25 dan 26
Juli 2015 di Kantor DKPP
Etika Publik

Surat

(Kesopanan)

diurutkan

yang

masuk terlam

berdasarkan

pir

47

waktu

yang

mendesak

kemudian dimasukkan rapi


kedalam stopmap. Surat
diserahkan kepada atasan
dengan ramah. Sebelum
masuk ke ruang atasan
dengan

terlebih

dahulu

mengetuk pintu
Komitmen
Mutu
(Efisien)

Segera menyerahkan surat terlam


masuk

kepada

atasan

pir

apabila sudah selesai di


tulis dalam Kartu Surat
Masuk

dan

Lembar

Disposisi. Apabila surat


masuk sudah turun dari
Kepala Dinas segera untuk
dicatat

pada

bagian

Pengolah, Tgl Diteruskan,


dan

Catatan

segera
agar

kemudian

mendistribusikan
surat

bisa

segera

ditindaklanjuti
Anti Korupsi
(Jujur)

Mencatat

semua

masuk
mendistribusikan
bagian/bidang

surat terlam
dan
kepada
sesuai

Disposisi Kepala Dinas.


Jumlah surat masuk harus
sama dengan jumlah surat
yang ditulis pada Kartu

pir

48

Surat Masuk
3

Menerima Tamu
Dinas

Akuntabilitas
(Kejelasan)

Menanyakan identitas dan terlam


keperluan

tamu

serta

mempersilahkan

pir

tamu

untuk menulis pada Buku


Tamu yang ada pada meja
penerima
Tamu

tamu

dari

dinas.

Mahasiswa

UNDIP datang ke kantor


DKPP pada tanggal 25
Juni

2015

untuk

mengantarkan Surat Ijin


Penelitian

dan

BBI

Pegawai

Karanganyar

mengantarkan

rekap

kehadiran pegawai pada


tanggal 30 Juni 2015.
Nasionalisme
(Sila ke-5)

Menerima

tamu

tanpa terlam

membeda-bedakan

status

pir

social. Tamu yang datang


yaitu mahasiswi UNDIP
yang mengantarkan surat
ijin penelitian dan Pegawai
UPT Balai Benih Ikan Air
Tawar yang menyerahkan
Daftar

Hadir

Pegawai

Mingguan
Etika Publik

Memperlakukan

(Kesopanan)

dengan sopan dan santun


serta

menyalami

tamu terlam

tamu

pir

49

yang datang. Tamu yang


datang

dipersilahkan

duduk

menghadap

Kasubag

Umum

dan

Kepegawaian
Komitmen
Mutu
(Efektif)

Menggunakan

bahasa terlam

tubuh dan mimik yang


sopan

pir

dalam

berkomunikasi
Anti Korupsi
(Peduli)

Mengantar tamu sampai terlam


bertemu pihak yang dituju.

pir

Mahasiswa UNDIP dan


Pegawai

BBI

berkepentingan
Kasubag

dengan

Umum

Kepegawaian

di

dan
Ruang

Sekretariat DKPP.
4

Labelisasi Barang

Akuntabilitas

Tanggal 25 Juni 2015 terlam

Inventaris

(Transparansi)

meminta Nota Pembelian


Barang kepada Penyimpan
Barang dan memfotocopy
Nota

tersebut

sebagai

dasar dalam memberi label


barang.

Setelah

semua

barang

diberi

label

kemudian
laporan
barang

membuat
pengeluaran

inventaris

yang

digunakan untuk laporan


dan arsip pengurus barang

pir

50

Nasionalisme
(Sila ke-4)

Meminta arahan kepada terlam


Kasubag

Umum

Kepegawaian

dan

pir

dalam

pemberian label barang.


Etika Publik

Bersikap

sopan

(Kesopanan)

meminta arahan kepada


Kasubag

dalam terlam

Umum

pir

dan

Kepegawaian.
Komitmen
Mutu
(Orientasi
Mutu)

Memberi

label terlam

berdasarkan buku Perda


Kabupaten

Pekalongan

tentang

Pengelolaan

Barang

Milik

Kemudian

pir

Daerah.

mengonsep

kode barang pada kertas


agar

tidak

terjadi

kesalahan dalam penulisan


di label barang. Setelah
kode

barang

dikonsep
selanjutnya

sudah

yang
benar

menuliskan

kode barang pada label


Anti Korupsi

Mencatat

(Kerja Keras)

hasil

seluruh

buku terlam

pengadaan

dan

pir

memberi label pada semua


barang hasil pengadaan
5

Melayani Barang

Akuntabilitas

Secara konsisten mencatat terlam

Inventaris Pinjam

(Transparansi)

semua barang yang akan

Pakai

dipinjamkan. Kegiatan ini


dilaksanakan tanggal 1 Juli

pir

51

2015 di Sekretariat DKPP.


Nasionalisme
(Sila ke-4)

Bersama dengan peminjam terlam


barang

melakukan

pengecekan
sebelum

pir

barang
dan

sesudah

dipinjamkan
Etika Publik

Bersikap

(Kesopanan)

melayani

sopan

dalam terlam

peminjaman

pir

barang
Komitmen

Mempersilahkan

terlam

Mutu

peminjam untuk menulis

(Pelayanan

pada buku pinjam barang.

Prima)

Setelah peminjam menulis


pada buku pinjam barang
inventaris selanjutnya saya
mengambilkan

barang

didalam

lemari

penyimpanan yang ada di


Ruang Program. Barang
yang

dipinjam

oleh

peminjam adalah kamera


canon

dan

memberikan

kamera kepada peminjam


setelah

bersama

melakukan

pengecekan

kamera. Setelah kamera


selesai

digunakan

oleh

peminjam, saya menerima


kamera
melakukan

tersebut

dan

pengecekan

pir

52

kembali kondisi kamera


setelah dipinjam kemudian
mempersilahkan peminjam
menulis pada buku pinjam
pada

kolom

tanggal

kembali dan paraf. Barang


diletakkan

kembali

kedalam

lemari

penyimpanan.
Anti Korupsi
(Disiplin)

Tertib administrasi dalam terlam


mencatat di Buku Pinjam
Barang

dan

dalam

pir

konsisten
melakukan

pencatatan

agar

lebih

mudah dalam penelusuran


barang yang dipinjam
6

Menyiapkan
Ketatalaksanaan
Dinas

Akuntabilitas

Kegiatan ini dilaksanakan terlam

(Tanggung

pada tanggal 26 Juni 2015

Jawab)

dalam acara rapat dinas


dan

tausiyah

Ramadhan.

Disini

bulan
saya

bertanggung jawab dalam


mempersiapkan apa yang
diperlukan

dalam

acara

tersebut

antara

lain

memberi taplak meja agar


terlihat rapi dan sopan,
menghidupkan AC agar
ruangan menjadi sejuk dan
nyaman,

menyiapkan

pir

53

microphone

dan

menempatkan microphone
pada meja pembicara, dan
menata semua meja dan
kursi.
Nasionalisme
(Sila ke-4)

Mengkoordinasikan

terlam

dengan pegawai lain dalam


penempatan

meja

pir

dan

pengaturan microphone
Etika Publik

Dalam

mempersiapkan terlam

(Melaksanakan segala

keperluan

acara

tugas sesuai

rapat dinas dan tausiyah

peraturan :

dilakukan dengan ikhlas

ikhlas dalam

pir

dan senang hati

bekerja)
Komitmen
Mutu
(Orientasi
Mutu)

Menerima

arahan

Kasubag

dari terlam

Umum

Kepegawaian

dan

pir

mengenai

pemberian taplak meja dan


mengganti

batere

microphone dengan yang


baru

demi

kelancaran

acara

dan

menghindari

microphone

mati

kehabisan daya batere


Anti Korupsi

Bekerja

keras

(Kerja Keras)

mempersiapkan

dalam terlam
semua

keperluan acara rapat dinas


dan

tausiyah

dengan

mempersiapkan

segala

pir

54

yang diperlukan
7

Mengelola File
Kepegawaian
dengan
mengumpulkan,
menata,

Akuntabilitas
(Kepemimpina
n)
Nasionalisme
(Sila ke-4)

Melengkapi berkas milik terlam


sendiri agar dapat dicontoh

pir

oleh pegawai lain


Mengkoordinasikan
dengan

pegawai

terlam
terkait

melengkapi data

berkas

agar tersedia data

Disini ada pegawai atas

pegawai yang

nama

dinamis

sedang meminjam berkas

pir

kepegawaian.

Hudiyanto

kepegawaiannya

yang

pada

tanggal 1 Juli 2015.


Etika Publik

Cermat dan teliti dalam terlam

(Kode Etik

melakukan

ASN: Bekerja

pengecekan

pir

berkas kepegawaian

teliti dan
cermat)
Komitmen
Mutu
(Orientasi
Mutu)
Anti Korupsi
(Disiplin)

Menata dengan rapi berkas terlam


kepegawaian

di

dalam

pir

lemari agar memudahkan


dalam pencarian berkas
Disiplin dalam mencatat terlam
peminjam

berkas

kepegawaian
Buku

kedalam

Pinjam

Kepegawaian
menghindari

pir

File
untuk

kehilangan

berkas
8

Mengonsep

Akuntabilitas

Menyajikan

Daftar Penjagaan

(Transparan)

bentuk

data

tabel-tabel

dalam terlam
agar

pir

55

Kenaikan Pangkat

lebih

mudah

dalam

dan Kenaikan

mengetahui

Gaji Berkala

kenaikan

pangkat

kenaikan

gaji

waktu

setelah

dan

berkala

sebelumnya

mengecek
semua

satu
SK

persatu
Kenaikan

Pangkat dan SK Kenaikan


Gaji Berkala. Kegiatan ini
dilakukan pada tanggal 1
Juli

2015

di

ruang

Sekretariat DKPP.
Nasionalisme
(Sila ke-5)

Merekap daftar penjagaan terlam


kenaikan

pangkat

kenaikan

gaji

tanpa

dan

pir

berkala

membeda-bedakan

pangkat

dan

jabatan,

namun

untuk

mempermudah

dalam

pendataan
berdasarkan

diurutkan
daftar

nominative pegawai untuk


menghindari

adanya

pegawai yang tidak terdata


kedalam daftar penjagaan
Etika Publik

Bekerja dengan cermat dan terlam

(Melaksanakan teliti melihat semua berkas


tugas dengan

SK Kenaikan Pangkat dan

cermat dan

SK Kenaikan Gaji Berkala

teliti)

dan

melakukan

pir

56

pengecekan akhir untuk


memastikan

semua

pegawai masuk kedalam


daftar penjagaan
Komitmen
Mutu
(Orientasi
Mutu)

Hasil

rekap

nominative

daftar terlam

dimasukkan

kedalam

pir

stopmap

berdasarkan

persamaan

waktu kenaikan pangkat


dan

kenaikan

gaji

berkalanya

untuk

mempermudah

dalam

pencarian

berkas

saat

dibutuhkan
Anti Korupsi
(Mandiri)

Bekerja
dalam

secara

mandiri terlam

membuat

penjagaan

daftar

pir

kenaikan

pangkat dan kenaikan gaji


berkala
9

Membuat

Akuntabilitas

Membuat

Laporan Triwulan

(Transparansi)

Nominatif pegawai setiap

Daftar Nominatif

bulan

Pegawai

pelaporan

Daftar terlam

sekali

untuk

ke

Badan

Kepegawaian
Kabupaten

Daerah
Pekalongan.

Daftar nominative yang


akan

dikirim

surat pengantar

dibuatkan
terlebih

dahulu. Surat Pengantar


dan

Daftar

Nominatif

pir

57

dicetak pada tanggal 2 Juli


2015 dan ditanda tangani
Kepala Dinas pada tanggal
3 Juli 2015.
Nasionalisme
(Sila ke-4)

Mengkoordinasikan

terlam

dengan Kasubag Umum

pir

dan Kepegawaian beserta


pegawai baru Kepala UPT
TPI

untuk

menanyakan

kelengkapan berkas yang


digunakan

dalam

pengisian

daftar

nominative pegawaoi
Etika Publik
(Memberi

Sebelum Daftar Nominatif terlam


dan

Surat

Pengantar

Informasi yang dikirim ke BKD, terlebih


Benar)

dahulu

dilakukan

pengecekan oleh Kasubag


Umum dan Kepegawan.
Apabila data sudah benar
maka Kasubag Umum dan
Kepegawaian

akan

memberikan

paraf

selanjutnya diparaf oleh


Sekretaris

Dinas

ditandatangani

dan
Kepala

Dinas. Surat Pengantar dan


Daftar Nominatif diparaf
oleh Kasubag Umum dan
Kepegawaian pada tanggal

pir

58

2 Juli 2015 dan diparaf


oleh Sekretaris Dinas serta
ditandatangani

Kepala

Dinas pada tanggal 3 Juli


2015.
Komitmen

Proses pengisian data atas terlam

Mutu

nama Sutarna, S.Pi diberi

(Orientasi

warna kuning agar lebih

Mutu)

jelas dalam pengisian data.


Begitu

pula

melakukan

pir

saat

perubahan

data, terdapat 6 pegawai


yang mengalami kenaikan
pangkat sehingga data juga
dirubah sesuai SK terakhir.
Setelah

semua

data

dimasukkan dan dirubah


dengan benar, maka tanda
kuning akan dihilangkan
untuk dicetak
Anti Korupsi
(Jujur)

Jujur

dan

bertanggung terlam

jawab atas kebenaran data

pir

yang diisikan ke dalam


daftar nominative pegawai
dengan

melihat

pegawai

SK
yang

bersangkutan
10

Membuat blog

Akuntabilitas

Membuat blog DKPP yang terlam

Dinas Kelautan,

(Transparansi)

berisi

Perikanan dan

indentitas

dan

informasi mengenai Dinas

pir

59

Peternakan

Kelautan, Perikanan dan

Kabupaten

Peternakan

Pekalongan

Pekalongan
Nasionalisme
(Sila ke-3)

Kabupaten

Memberikan yang terbaik terlam


untuk bangsa dan Negara

pir

serta memanfaatkan ilmu


IT yang didapatkan selama
kuliah. Disini kegiatannya
mengedit

kode

HTML

untuk menambahkan menu


pada

blog,

desain

membuat

header

customisasi

dan

warna

blog

menggunakan

bantuan

Inspector

Mozilla

dari

Firefox
Etika Publik
(Memberi

Memposting

isi

blog terlam

sesuai dengan buku Profil

pir

Informasi yang Dinas Kelautan, Perikanan


Benar)

dan Peternakan Kabupaten


Pekalongan

Komitmen

Proses awal membuat blog terlam

Mutu

DKPP dimulai tanggal 24

(Inovasi)

Juni 2015 dilakukan di


Sekretariat

DKPP

menggunakan
kantor
internet.
melakukan

dan

computer
fasilitas
Kemudian
pengaturan-

pengaturan halaman blog

pir

60

dan mengisi konten blog


sampai

terbentuk

DKPP

dengan

blog
alamat

dkpppekalongankab.blogspot.c
om.
Anti Korupsi
(Peduli)

Peduli terhadap kemajuan terlam


dunia

IT,

sebelumnya

publikasi

pir

informasi

dilakukan dengan Buku


Profil DKPP, kini sudah
ada

blog

yang

dapat

menyampaikan informasi
lebih cepat dan lebih luas
11

Membuat Kotak

Akuntabilitas

Kegiatan ini yaitu merekap terlam

Saran

(Transparansi)

saran yang masuk dan

pir

melaporkan kepada kepala


dinas.

Laporan

kepala

dinas

kepada
dilakukan

pada tanggal 6 Juli 2015.


Nasionalisme
(Sila ke-3)

Membuat

kotak

saran terlam

menggunakan uang pribadi


dan

pir

mengkoordinasikan

dengan atasan mengenai


penempatan kotak saran
Etika Publik

Memperkenalkan

(Kesopanan)

saran

dan

kotak terlam

menawarkan

dengan

sopan

untuk

mengisi

saran

yang

ditujukan kepada DKPP

pir

61

Komitmen
Mutu
(Inovasi)

Membuat

sketsa

kotak terlam

saran menggunakan pensil.


Kegiatan

ini

pir

dilakukan

pada tanggal 27 Juni 2015


dan langsung ke Tukang
Kayu

untuk

memesan

membuatkan kotak saran


sesuai sketsa yang sudah
dibuat. Kotak Saran yang
sudah

jadi

kemudian

dipasang disamping pintu


masuk kantor DKPP.
Anti Korupsi
(Jujur)

Jujur

dalam

melakukan terlam

perekapan.

Dari

sejak

pemasangan

hari

Jumat

sampai hari Senin, 6 Juli


2015 terdapat 5 saran yang
masuk. Saran yang masuk
sudah

direkap

dan

dilaporkan kepada kepala


dinas.

pir

BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN

6.1.

Kesimpulan
Terdapat 11 kegiatan aktualisasi nilai dasar ANEKA yang telah

dilaksanakan di Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten


Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi:
a.

Merekap Daftar Kehadiran PNS dan CPNS

b.

Mengagendakan Surat Masuk dan Mendistribusikan

c.

Menerima Tamu Dinas

d.

Labelisasi Barang Inventaris

e.

Melayani Barang Inventaris Pinjam Pakai

f.

Menyiapkan Ketatalaksanaan Dinas

g.

Mengelola

File

Kepegawaian

dengan

mengumpulkan,

menata,

melengkapi data agar tersedia data pegawai yang dinamis


h.

Mengonsep Daftar Penjagaan Kenaikan Pangkat dan Kenaikan Gaji


Berkala

i.

Membuat Laporan Triwulan Daftar Nominatif Pegawai

j.

Membuat blog Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan Kabupaten


Pekalongan

k.

Membuat kotak saran


Aktualisasi nilai-nilai dasar PNS dilaksanakan mulai tanggal 24 Juni

2015 sampai dengan 7 Juli 2015 di Sekretariat Dinas Kelautan, Perikanan dan
Peternakan Kabupaten Pekalongan
Kegiatan yang dilaksanakan dikonsultasikan dan dibimbing langsung
oleh Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Kelautan, Perikanan dan
Peternakan Kabupaten Pekalongan.

62

63

6.2.

Saran
Setelah melaksanakan semua kegiatan aktualisasi di Dinas Kelautan,

Perikanan dan Peternakan Kabupaten Pekalongan, ada beberapa saran terkait


kegiatan yang telah dilaksanakan, antara lain:
1.

Dalam pengembangan mengagendakan surat masuk, pentingnya dibuat


papan data kegiatan agenda rapat atau undangan sehingga lebih
mempermudah atasan dalam mengetahui semua jadwal undangan yang
masuk.

2.

Sebagai pengembangan dari kotak saran, disediakan juga fasilitas sms


center agar lebih memudahkan dalam memberi saran ataupun
menanyakan hal lain yang berkaitan dengan kepentingan dinas.

3.

Dalam pengisian konten blog, agar tiap bidang bisa aktif membuat beritaberita atau tulisan mengenai agenda kegiatan yang akan dan telah
dilaksanakan.

4.

Dalam menyiapkan kegiatan ketatalaksanaan dinas seperti rapat-rapat,


terdapat salah satu microphone dalam kondisi kurang baik agar segera
ditindaklanjuti agar tidak mengganggu jalannya kegiatan.

DAFTAR PUSTAKA

Lembaga Administrasi Negara. 2014 . Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi


Pegawai Negeri Sipil. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan dan
Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan II. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014 . Akuntabilitas . Modul Penyelenggaraan
Perdana Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan
Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014 . Nasionalisme . Modul Penyelenggaraan
Perdana Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan
Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014 . Etika Publik . Modul Penyelenggaraan
Perdana Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan
Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014 . Komitmen Mutu . Modul Penyelenggaraan
Perdana Pendidikan dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan
Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

64

LAMPIRAN

65

MEREKAP KEHADIRAN PNS DAN CPNS

NILAI
DASAR
Akuntabilitas
Dengan teknik
pelaporan
kepada atasan
dan pihak yang
berkepentingan

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN


1. Menghitung jumlah pegawai yang hadir dan tidak hadir
beserta keterangan tidak hadir

2. Hasil rekap daftar hadir untuk dikirim ke BKD

66

Nasionalisme
dengan teknik
anti
diskriminasi

1. Merekap data kehadiran PNS dan CPNS tanpa membedabedakan pangkat dan jabatan berdasarkan buku daftar hadir

Etika Publik
dengan teknik
penyampaian
informasi
public yang
benar

1. Data hasil rekap yang telah diparaf Kasubag Umum dan


Kepegawaian, Sekretaris Dinas, dan telah ditanda tangani
Kepala Dinas

67

Komitmen
Mutu dengan
teknik
manajemen
waktu

1. Merekap dilakukan setiap hari agar tidak menumpuk


pekerjaan di akhir bulan

68

Anti Korupsi
dengan teknik
integritas
pribadi

1. Memberi tanda centang berdasarkan kehadiran pegawai

69

70

71

MENGAGENDAKAN SURAT MASUK DAN MENDISTRIBUSIKAN

NILAI DASAR
Akuntabilitas
Dengan teknik
konsistensi
dalam
pencatatan

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN


1. Mencatat Surat pada Buku Surat Masuk dan Lembar Disposisi

2. Menyerahkan kepada Kasubag Umum dan Kepegawaian untuk


diparaf

72

3. Menyerahkan kepada Sekretaris Dinas untuk diparaf

4. Menyerahkan surat kepada Kepala Dinas

5. Mendistribusikan surat berdasarkan disposisi kepala dinas

6. Tanda bukti surat telah didistribusikan

73

Nasionalisme
dengan teknik
keadilan sosial

1. Menggandakan surat bila surat diberikan lebih dari satu


bagian/bidang

2. Minta tanda bukti penerimaan surat

Etika Publik
dengan teknik
mengedepankan
norma
kesopanan

1. Surat diurutkan berdasarkan waktu yang paling mendesak

74

2. Surat ditata rapi dan dimasukkan kedalam map

3. Menyerahkan kepada atasan dengan ramah

4. Mengetuk pintu sebelum masuk ke ruang atasan

Komitmen
Mutu dengan
pemanfaatan
waktu secara
efisien

1. Apabila surat masuk telah ditulis pada buku surat masuk dan
lembar disposisi, segera menyerahkan surat kepada Kasubag Umum
dan Kepegawaian

75

2. Menyerahkan surat kepada Sekretaris Dinas

3. Menyerahkan surat kepada Kepala Dinas

4. Segera mendistribusikan surat kepada bagian/bidang sesuai


disposisi Kepala Dinas agar bisa segera ditindaklanjuti

Anti Korupsi
integritas
pribadi

1. Mencatat semua surat yang masuk pada lembar disposisi dan


kartu surat masuk

76

2. Tanda bukti surat telah didistribusikan ke semua bagian/bidang


sesuai disposisi Kepala Dinas

77

MENERIMA TAMU DINAS

NILAI DASAR

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN

Akuntabilitas
dengan teknik
kejelasan
informasi

1. Menanyakan identitas dan keperluan tamu serta mempersilahkan


tamu untuk menulis pada buku tamu

Nasionalisme
dengan teknik
keadilan sosial

2. Menerima tamu tanpa membeda-bedakan status sosial, disini


tamu yang datang mahasiswa yang akan melakukan penelitian dan
pegawai UPT Balai Benih Ikan Air Tawar Karanganyar yang akan
menyerahkan daftar hadir pegawai mingguan.

Etika Publik
dengan teknik
mengedepankan
norma
kesopanan

1. Memperlakukan tamu dengan sopan dan santun serta menyalami


tamu yang datang

2. Menempatkan kursi dan mempersilahkan tamu untuk duduk

78

Komitmen
Mutu dengan
teknik
komunikasi
efektif

1. Menggunakan bahasa tubuh dalam berkomunikasi

Anti Korupsi
dengan teknik
kepedulian antar
sesama

1. Mengantar tamu sampai bertemu pihak yang dituju, disini


mahasiswa yang akan melakukan penelitian dan pegawai BBI yang
mengantarkan daftar hadir pegawai mingguan berkepentingan
dengan Kasubag Umum dan Kepegawaian

79

80

LABELISASI BARANG INVENTARIS

NILAI DASAR
Akuntabilitas
Dengan teknik
pelaporan
kepada atasan

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN


1. Meminta Nota Pembelian Barang Inventaris (Buku Perpustakaan)
sebagai dasar dalam memberi label barang

2. Membuat laporan pengeluaran barang inventaris yang digunakan


untuk laporan dan arsip pengurus barang

Nasionalisme
dengan teknik
mengedepankan
musyawarah

1. Meminta arahan kepada Kasubag Umum dan Kepegawaian dalam


pemberian label

81

Etika Publik
dengan teknik
mengedepankan
norma
kesopanan

1. Bersikap sopan dalam meminta arahan

Komitmen
Mutu dengan
teknik sesuai
kodefikasi
barang yang
berlaku

1. Memberi label berdasarkan buku Perda Kab. Pekalongan tentang


Pengelolaan Barang Milik Daerah

2. Mengonsep kode barang agar tidak terjadi kesalahan dalam


penulisan di label barang, kemudian menuliskan pada label barang

82

Anti Korupsi
dengan teknik
semangat kerja
keras

1. Mencatat seluruh buku hasil pengadaan

2. Menuliskan kode barang pada label

3. Menempel label pada buku yang sesuai

4. Semua buku telah diberi label

83

5. Meletakkan buku pada lemari penyimpan

84

MELAYANI BARANG INVENTARIS PINJAM PAKAI

NILAI DASAR

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN

Akuntabilitas
Dengan teknik
mencatat demi
tertib
administrasi

1. Secara konsisten mencatat barang yang akan dipinjamkan

Nasionalisme
dengan teknik
musyawarah

1. Bersama dengan peminjam melakukan pengecekan barang


sebelum dipinjamkan

2. Bersama dengan peminjam melakukan pengecekan barang setelah


digunakan

Etika Publik
dengan teknik
mengedepankan
norma
kesopanan

1. Bersikap sopan dalam melayani peminjaman barang

85

Komitmen
Mutu dengan
teknik
memberikan
pelayanan yang
terbaik

1. Mempersilahkan peminjam untuk menulis pada buku pinjam


barang

2. Mengambilkan barang di lemari penyimpanan

3. Memberikan barang setelah bersama melakukan pengecekan

4. Menerima pengembalian barang inventaris

5. Meletakkan kembali barang inventaris kedalam lemari

86

Anti Korupsi
dengan teknik
disiplin
administrasi

1. Tertib administrasi dengan mencatat semua barang inventaris


yang dipinjamkan kedalam buku pinjam barang

2. Konsisten dalam pencatatan peminjaman dan pengembalian


barang

87

MENYIAPKAN KETATALAKSANAAN DINAS

Hari / Tanggal

: Jumat, 26 Juni 2015

Nama Kegiatan

: Rapat Dinas dan Tausiyah

NILAI DASAR
Akuntabilitas
Dengan teknik
tanggung jawab
sesuai tugasnya

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN


1. Memberi taplak meja agar meja terlihat rapi dan sopan

2.Menghidupkan AC agar ruangan menjadi sejuk dan nyaman

3. Menyiapkan microphone

88

4. Menempatkan microphone pada meja yang telah disiapkan,


microphone siap digunakan.

5. Meja dan Kursi telah tertata rapi

Nasionalisme
dengan teknik
musyawarah
untuk mufakat

1. Mengkoordinasikan dan musyawarah penempatan meja dengan


staf lain

2. Pengecekan dan pegaturan microphone berkoordinasi dengan


pegawai lain agar didapat suara yang maksimal

Etika Publik
dengan teknik
keikhlasan
dalam bekerja

1. Bekerja dengan senang hati tanpa paksaan

89

2. Senyum ramah dan ikhlas dalam bekerja

Komitmen
Mutu dengan
teknik
pencapaian
mutu

1. Menerima arahan dari atasan untuk merapikan taplak meja

2. Penggantian batere microphone dengan yang baru sesuai arahan


dari Kepala Dinas demi kelancaran kegiatan dan menghindari
microphone mati kehabisan batere

Anti Korupsi
dengan teknik
bekerja keras
dalam bekerja

1. Kondisi ruangan sebelum ditata

90

2. Proses penataan meja dan kursi

3. Meja dan Kursi setelah ditata rapi

4. Kepala Dinas sedang memberikan sambutan dan arahan

5. Kyai sedang memberikan tausiyah

6. Kehadiran pegawai yang mengikuti rapat dinas dan tausiyah

91

92

93

94

MENGELOLA FILE KEPEGAWAIAN DENGAN MENGUMPULKAN, MENATA,


MELENGKAPI DATA AGAR TERSEDIA DATA PEGAWAI YANG DINAMIS

NILAI DASAR

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN

Akuntabilitas
Dengan teknik
pemberian
contoh langsung

1. Melengkapi data kepegawaian milik sendiri agar dapat dicontoh


oleh pegawai lain

Nasionalisme
dengan teknik
musyawarah

1. Mengkoordinasikan dengan pegawai terkait berkas kepegawaian

Etika Publik
dengan teknik
kecermatan
dalam
melaksanakan
tugas

1. Bekerja dengan cermat dan teliti

95

Komitmen
Mutu dengan
teknik
pencapaian
mutu

1. Pengecekan berkas kepegawaian

2. Menata file kepegawaian dengan rapi didalam lemari lemari agar


memudahkan dalam pencarian berkas

Anti Korupsi
dengan teknik
tertib
administrasi

1. Mencatat peminjam berkas kepegawaian kedalam buku pinjam


file kepegawaian

96

MENGONSEP DAFTAR PENJAGAAN KENAIKAN PANGKAT


DAN
KENAIKAN GAJI BERKALA

NILAI DASAR

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN

Akuntabilitas
Dengan teknik
penyampaian
laporan

1. Menyajikan data dalam bentuk tabel-tabel agar lebih mudah


dalam mengetahui waktu kenaikan pangkat dan kenaikan gaji
berkala setelah sebelumnya mengecek satu per satu semua SK
Kenaikan Pangkat dan Kenaikan Gaji Berkala

Nasionalisme
dengan teknik
persamaan
derajat

1. Merekap tanpa membeda-bedakan pangkat dan jabatan, diurutkan


berdasarkan daftar nominative pegawai agar lebih mudah dalam
merekap data kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala dan tidak
ada nama pegawai yang terlewati

97

Etika Publik
dengan teknik
kecermatan dan
ketelitian

1. Cermat dan teliti dalam bekerja

2. Melakukan pengecekan akhir untuk memastikan semua pegawai


telah masuk dalam daftar

Komitmen
Mutu dengan
teknik
berorientasi
pada hasil

1. Hasil rekap dari berkas kenaikan pangkat

2. Hasil rekap dari berkas kenaikan gaji berkala

98

Anti Korupsi
dengan teknik
kemandirian
dalam bekerja

1, Mandiri dalam bekerja

99

MEMBUAT LAPORAN TRIWULAN DAFTAR NOMINATIF PEGAWAI

NILAI DASAR

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN

1. Daftar Nominatif Pegawai yang siap dikirim ke BKD


Akuntabilitas
Dengan teknik
pelaporan
kepada atasan
dan pihak terkait

100

Nasionalisme
dengan teknik
musyawarah

1. Mengkoordinasikan dengan Kasubag Umum dan Kepegawaian


beserta pak Sutarna, S.Pi selaku pegawai baru dengan jabatan
Kepala Tempat Pelelangan Ikan untuk menanyakan kelengkapan
berkas yang digunakan dalam pengisian daftar nominative pegawai

Etika Publik
dengan teknik
penyampaian
informasi yang
akurat

1. Daftar nominative pegawai yang diparaf Kasubag Umum dan


Kepegawaian, Sekretaris Dinas, dan ditandatangani Kepala Dinas

Komitmen
Mutu dengan
teknik tidak
menunda
pekerjaan

1. Proses pengisian data atas nama Sutarna, S.Pi, diwarnai kuning


agar lebih jelas dalam pengisian dan perubahan data, apabila data
telah selesai dimasukkan ataupun diubah maka yang baris yang
diberi warna kuning akan dikembalikan menjadi warna putih

101

Anti Korupsi
dengan teknik
integritas
pribadi

1. Jujur dalam melakukan pengisian data dan bertanggung jawab


atas data yang diisikan dengan melihat SK pegawai yang
bersangkutan

102

103

MEMBUAT BLOG DINAS KELAUTAN, PERIKANAN DAN PETERNAKAN


KABUPATEN PEKALONGAN

NILAI DASAR
Akuntabilitas
Dengan teknik
transparansi
informasi

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN


1. Membuat blog yang berisi identitas dinas dan informasi mengenai
dinas

2. Posting Visi Misi (Menyampaikan Visi dan Misi Dinas Kelautan,


Perikanan dan Peternakan Kabupaten Pekalongan kepada publik)
dan informasi lainnya.

104

Nasionalisme
dengan teknik
memberikan
yang terbaik
untuk bangsa
dan negara

1. Sedang melakukan customisasi menu menggunakan Edit Html,


sebelumnya didalam template blog tidak terdapat menu bar sehingga
harus ditambahkan secara manual dengan cara menambahkan kode
Html pada template

2. Proses membuat desain gambar untuk header blog menggunakan


Adobe Photoshop CS3

3. Customisasi Warna Menu menggunakan bantuan Inspector dari


Mozilla Firefox

105

Etika Publik
dengan teknik
pemberian
informasi yang
benar

1. Memberikan Informasi yang benar berdasarkan buku Profil

Komitmen
Mutu dengan
teknik
menciptakan
sesuatu yang
baru

1. Proses awal membuat blog Dinas Kelautan, Perikanan dan


Peternakan Kabupaten Pekalongan dengan alamat dkpppekalongankab.blogspot.com

106

2. Customisasi Halaman-halaman blog

2. Halaman Beranda

3. Halaman Profil

4. Halaman Publikasi

107

5. Halaman Hubungi Kami

Anti Korupsi
dengan teknik
kepedulian
terhadap
kemajuan
teknologi

1. Sebelumnya publikasi informasi menggunakan buku Profil

2. Dengan adanya blog Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan


Kabupaten Pekalongan maka informasi dapat tersampaikan lebih
cepat dan lebih luas, sesuai perkembangan teknologi informasi

108

MEMBUAT KOTAK SARAN

NILAI DASAR
Akuntabilitas
dengan teknik
pelaporan
kepada atasan

FOTO DAN URAIAN KEGIATAN


1. Melaporkan kepada atasan atas saran yang masuk

109

Nasionalisme
dengan teknik
musyawarah
untuk mufakat

1. Mengkoordinasikan dengan atasan mengenai pemempatan kotak


saran

Etika Publik
dengan teknik
mengedepankan
norma
kesopanan

1. Memperkenalkan kotak saran kepada beberapa pegawai DKPP

Komitmen
Mutu dengan
teknik membuat
sesuatu yang
baru

1. Membuat sketsa kotak saran

110

2. Memesan kotak saran kepada tukang kayu sambil menyerahkan


sketsa gambar kotak saran

3. Kotak Saran sudah terpasang di depan kantor DKPP

Anti Korupsi
dengan teknik
memegang
teguh kejujuran

1. Jumlah saran yang masuk ada 5 saran.

111