Anda di halaman 1dari 12

Struktur makroskopik panggul pada manusia

Zeni Ansona
10.2012.192
Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
Jalan Arjuna Utara No.6 Jakarta Barat 11510
Zeni.ansona@civitas.ukrida.ac.id
Pendahuluan
Panggul adalah organ yang penting, didalam skenario ada seorang wanita yang memiliki panggul
yang sempit sehingga dia susah untuk bersalin, panggul memiliki bentuk yang bervariasi ada
bentuk yang ginekoid, android, anthropoid, dan platipelloida, ada kemungkian wanita tersebut
memiliki panggul anthropoid sehingga dia susah untuk bersalin, dimana panggul wanita yang
normal yaitu ginekoid sedangkan panggul normal pada laki-laki yaitu android, didalam makalah
ini juga akan membahas tulang pada panggul serta otot-otot pada panggul, dan akan membahas
vaskularisasi yang ada didalam panggul, disini juga akan membahas innervasi panggul, dan
organ didalam panggul yang berkaitan erat dengan skenario yang akan dibahas,sebelum
membahas lebih dalam kita harus tahu apa saja yang harus diketahui dalam membahas skenario.
Panggul
Panggul adalah daerah di setiap sisi pinggang yang terdiri dari tiga bagian: ilium, iskium, dan
pubis, bagian atas femur (tulang kaki bagian atas) yang bertemu dengan pinggul melalui bola
sendi dan soket. soket adalah tulang panggul berbentuk cangkir, yang disebut acetabulum dan
bola adalah kepala femur.1
Struktur Makroskopik
Jenis-Jenis Panggul
Panggul menurut morfologinya dibagi 4 yaitu :
Panggul ginekoid
Jenis panggul yang paling banyak pada wanita normal, mempunyai diameter terbaik untuk
lahirnya janin tanpa komplikasi. Pintu atas panggul tampak berbentuk bulat atau agak
lonjong/ellips. Diameter transversal dari bidang pintu atas panggul (pap) lebih panjang sedikit
dari diameter antero-posterior dan hampir seluruh daerah pap merupakan ruangan yang terpakai
untuk kepala janin. Dilihat dari bidang pintu atas panggul, panggul menyerupai silinder tanpa
penyempitan dari bidang pintu atas panggul sampai bidang pintu bawah panggul. Bentuk
panggul ini ditemukan pada 45% wanita.2
1

Panggul anthropoid
Panggul yang memiliki suatu bentuk agak lonjong seperti telur, pada bidang pintu atas panggul
dengan diameter terpanjang antero-posterior. Oleh karena segmen posterior panjang dan sempit,
kepala janin tegak lurus terhadap diameter transversal dari pintu atas panggul. Arkus pubis
sempit dan lebarnya kurang dari 2 jari, sehingga menyebabkan penyempitan pintu bawah
panggul. Bentuk panggul ini ditemukan pada 35% wanita.
Panggul android
Panggul mirip laki-laki, mempunyai reputasi jelek dan lebih jarang dijumpai dibanding bentuk
ginekoid. Panggul android ditandai oleh daerah segmen posterior yang sempit dengan ujung
sakrum menonjol ke depan dan segmen anterior relatif panjang. Dilihat dari pintu atas panggul
tampak seperti bentuk segit iga, tulang-tulang dari panggul android umumnya berat sehingga
ruangan untuk penurunan kepala juga terbatas. Spina iskiadika menonjol ke dalam jalan lahir
dan pintu bawah panggul menunjukan suatu arkus pubis yang menyempit. Bentuk panggul ini
ditemukan pada 15% wanita.
Panggul platipelloida
Panggul berbentuk datar dengan tulang-tulang yang lembut, jenis panggul ini paling jarang
dijumpai dan jumlahnya kurang dari 5% ditemukan pada wanita. Pintu atas panggul lebih jelas
terlihat dimana menunjukan pemendekan dari diameter antero-posterior, sebaliknya diameter
transversal lebar. Penyempitan panggul tengah bukanlah suatu masalah, karena arkus pubis
sangat lebar dan sakrum pendek mengarah kebelakang, maka distosia pada pintu bawah panggul
jarang terjadi.2

Gambar 1.1 Bentuk panggul manusia2


2

Tulang panggul terdiri atas empat tulang :


2 tulang pangkal paha (ossa coxae),1 tulang kelangkang (os sacrum) dan 1 tulang tungging (os
coccygis)
Panggul besar (Pelvis Mayor)
Pevis major terletak di atas linea terminalis yang di bawah disebut pelvis minor.
Tulang usus (os ilium)
Merupakan tulang terbesar dari panggul dan membentuk bagian atas dan belakang dari panggul.
Bagian atas merupakan pinggir tulang yang tebal yang disebut crista iliaca. Ujung depan maupun
belakang dari crista iliaca menonjol disebut spina iliaca anterior superior dan spina iliaca
posterior superior. Sedikit dibawah spina iliaca anterior superior terdapat tonjolan tulang lagi
ialah spina iliaca anterior inferior, sedangkan sebelah bawah spina iliaca posterior superior
terdapat spina iliaca posterior inferior. Dibawah spina iliaca posterior inferior terdapat tekik
(lekuk) yang disebut incisura ischiadica mayor. Pada os ilium terdapat lajur ialah linea
innominata (linea terminalis) yang menjadi batas antara panggul besar dan panggul kecil.
Tulang duduk (os ischium)
Terdapat sebelah bawah dari tulang usus Pinggir belakang berduri disebut Spina
Ischiadica,dibawah spina ischiadica terdapat incisura ischiadica minor. Pinggir bawah tulang
duduk sangat tebal, bagian inilah yang mendukung berat badan kalau kita duduk dan disebut
tuberischiadicum.
Tulang kemaluan (os pubis)
Terdapat sebelah bawah dan depan dari tulang usus. Dengan tulang duduk, tulang ini membatasi
sebuah lubang dalam tulang panggul yang disebut foramen obturatorium. Tangkai tulang
kemaluan yang berhubungan dengan tulang usus disebut rasmus superior ossis pubis. Sedangkan
yang berhubungan dengan tulang duduk disebut rasmus inferior ossis pubis. Ramus inferior kiri
dan

kanan membentuk

arcus

pubis

yang

tampak terlihat

dibagian panggul

kita.

Tulang kelangkang (os sacrum)


Berbentuk segitiga Melebar diatas dan meruncing kebawah Terletak sebelah belakang antara
kedua pangkal paha Terdiri dari 5 ruas tulang bersenyawa Permukaan depannya cekung dari atas
kebawah maupun dari samping ke samping Kiri dan kanan dari garis tengah nampak lima buah
lobang disebut foramina sacralia anteriora.3
Lubang ini dilalui urat urat syaraf yang akan membentuk flexus dan pembuluh darah kecil
Flexus sacralis ini melayani tungkai, oleh karena itu kadang-kadang penderita merasa nyeri atau
3

kejang di kaki, kalau flexus sacralis ini tertekan pada waktu kepala turun ke dalam rongga
panggul. Permukaan belakang tulang kelangkang gembung dan kasar. Di garis tengahnya
terdapat deretan duri disebut crista sacralis Ke atas tulang kelangkang berhubungan dengan ruas
ke 5 tulang pinggang Bagian atas dari sacrum yang mengadakan perhubungan ini menonjol ke
depan bagian ini biasanya sering kita sebut dengan nama bagian promontorium.
Tulang tungging (os coccygis)
Berbentuk segitiga dan terdiri atas 3-5 ruas bersatu Pada persalinan ujung tulang tungging dapat
ditolak sedikit ke belakang, hingga ukuran pintu bawah panggul bertambah besar.3

Gambar 1.2 Os coxae , Sacrum dan Coccygis.3


1. Ukuran Panggul
Ukuran-ukuran panggul yang penting (untuk janin berukuran rata-rata) meliputi konjugata
diagonalis 12,5 cm, konjugata obstetric (diameter anteroposterior PAP) 10 cm, dan diameter
transversa panggul tengah 9,5 cm.5
Ukuran-ukuran panggul dapat dibedakan sebagai berikut ;
- Conjugata anatomica, adalah jarak dari tepi atas symphysis pubis ke promontorium ossis
sacri. Conjugata anatomica disebut juga conjugata interna atau conjugata vera atau diameter
-

anteroposterior PAP.
Conjugata diagonalis, adalah jarak dari tepi bawah symphysis pubis ke promontorium ossis

sacri.
Diameter transversal (PAP / aperture pelvis superior) adalah jarak melintang yang

menghubungkan bagian terbesar PAP.4


Diameter transversal (PBP / aperture pelvis inferior) adalah jarak antara eminentia

iliopectinea kiri ke articulation sacroiliaca pada PAP kanan.


Diameter obstertica, adalah jarak terpendek yang menghubungkan promontorium ossis sacri

dan dataran symphysis ossis pubis.


Diameter interspinarum, adalah jarak antara spina iliaca anterior inferior kiri dan kanan.4
4

Gambar 4 : Ukuran Panggul.4


Innervasi Viscera Pelvis
Truncus Lumbosacralis
Dibentuk oleh ramus descendens nervus spinalis L4 bersama-sama ramus ventralis nervus
spinalis L5. Berjalan kebawah di depan ala ossis sacri, bergabung dengan plexus sacralis berjalan
serong kebawah melalui artericulatio sacroilliaca menuju pelvis posterior, kemudian menyilang
vasa glutea superior untuk bergabung dengan N.S1.
Plexus Sacralis
Dibentuk oleh Truncus lumbosacralis dan ramus ventralis N. sacralis 1-4 dan tertutup fascia
pelvis. Terletak dalam pelvis minor M. piripormis dalam foramen ischiadicus minor.
Cabang-cabang Plexus sacralis yang terkait dengan panggul dan alat-alatnya adalah:
1. Nervus ischiadicus
Mempersarafi otot-otot tungkai dan dibentuk oleh rami

ventralis L4-S3 didepan M.

piriformis. N. ischiadicus merupakan saraf yang besar ( 2cm ), melalui foramen ischiadica
major dan masuk ke region glutea. Dibentuk dari rami ventralis S2-4. Berjalan bersama-sama
vasa pudenda interna antara m. piriformis dan musculus coccygeus, menggelilingi lig.
Sacrospinosum masuk perineum melalui foramen ischiadica minor, menyilang otot-otot
perineum juga musculus sphincter ani externu.5
Cabang-cabang n. ischadicus adalah :
a. N. rectalis inferior : mempersarafi m. sphincter ani externus dan sekitarnya.
b. R. profundus n. perinealis : untuk serabut-serabut antara m.sphincter ani dan m. levator ani.
c. R. superficialis n. perineakis ( n. scrotalis/ n. labialis ): untuk scrotum/labia majora.
d. N. dorsalis penis/ N dorsalis clitoridis.
2. Nervus pudendus
3. Nervus gluteus inferior

Berasal dari divisi posterior L4-5 dan S1. Meninggalkan pelvis melalui foramen ischiadica
major diatas m. piriformis, dan mensarafi M. gluteus medius dan minimus dan M. tensor
fascia lata.
4. Nervus Obturatorius
Berasal dari plexus lumbalis ( L2-4) dari rongga abdomen masuk kedalam pelvis minor
menuju foramen obturatorium dan mensarafi otot-otot tungkai sebelah medial.
Plexsus coccygeus
Berasal dari rami ventralis S4-5 dan N. coccygeus. Dalam rongga pelvis terletak pada permukaan
m. coccygeus untuk mensarafi otot tersebut, sebagian m. levator ani dan articulation
sacrococcygea, kemudian menembus m. coccygeus untuk mensarafi kulit sekitar coccygeus.5
Sistem organ yang Terdapat Dalam Pelvis
Alat-alat panggul adalah alat-alat yang terletak di dalam rongga panggul dan terfiksasi di dalam
rongga tersebut. Alat-alat panggul tersebut dapat dibedakan menjadi : colon sigmoideum, rectum,
vesica urinaria, prostat (), vesicular seminalis (), uterus (), dan vagina ().
Vesica urinaria
Berfungsi sebagai tempat reservoir urine dengan kapasitas 200-400 cc. pada anak-anak terletak di aperture pelvis
superior. Setelah dewasa, rongga panggul membesar dan vesicaurinaria akan turun ke dalam rongga perut. Vesica
urinaria yang terisi, berbentuk ovoidatau menyerupai telur. Vesica urinaria yang kosong, seluruhnya terletak di
symphisisossis pubis dalam rongga panggul dan berbentuk seperti limas.6
sehingga dapat dibedakan menjadi:
-Apex vesica urinaria, Terletak di belakang symphisis ossis pubis. Apex ditutupi oleh peritoneum danberbatasan
langsung dengan ileum dan colon sigmoid.
-Dasar vesica urinaria, Di bentuk oleh permukaan dorsal dan berbentuk segitiga. Pada sudut laterosuperiordextra dan
sinistra dapat di jumpai muara ureter, sedangkan pada sudut inferior dapat di jumpai orificium urethrae
internum.
-Dinding vesica urinariaTerdiri dari satu dinding superior dan dua dinding lateroinferior. Dinding lateroinferior
berhubungan dengan m. obturator internus di sebelah cranial dan m. levator ani di sebelah distal. Pertemuan kedua
dinding lateroinferior di caudah disebut cervix vesicale.
-Collum vesika urinaria, pada laki-laki berbatasan dengan permukaan atas gl.prostata. collum vesika urinaria difiksasi
oleh lig. Puboprostatica pada laki-laki atau lig. Pubovesicale pada wanita.6

Gambar 6 : Vesika Urinaria .6


Gl. Prostat ()
Prostat adalah organ genital yang hanya di temukan pada pria karena merupakan penghasil cairan
semen yang hanya dihasilkan oleh pria. Prostat berbentuk piramid, tersusun atas jaringan
fibromuskular yang mengandung kelenjar. Prostat pada umumnya memiliki ukuran dengan
panjang 1,25 inchi atau kira kira 3 cm, mengelilingi uretra pria. Dalam hubungannya dengan
organ lain, batas atas prostat bersambung dengan leher bladder atau kandung kemih. Di dalam
prostat didapati uretra. Sedangkan batas bawah prostat yakni ujung prostat bermuara ke eksternal
spinkter bladder yang terbentang diantara lapisan peritoneal. Pada bagian depannya terdapat
simfisis pubis yang dipisahkan oleh lapisan ekstraperitoneal. Lapisan tersebut dinamakan cave of
Retzius atau ruangan retropubik. Bagian belakangnya dekat dengan rectum, dipisahkan oleh
fascia Denonvilliers.
Gl. Prostat dibedakan menjadi lima lobus, yaitu :
-

Lobus anterior, terletak di depan uretra pars prostatica dan tidak mengandung jaringan

kelenjar.
Lobus medius, terletak diantara urethra dan duc. Ejaculatorius. Lobus medius banyak

mengandung jaringan kelenjar dan dapat berubah menjadi adenoma.6


Lobus Posterior, terletak di belakang urethra dan di caudal duc. Ejaculatorius. Lobus

posterior mengandung jaringan kelenjar dan dapat menjadi kanker primer.


Lobus lateraris, lobus ini ada dua buah, terletak di sebelah kanan dan kiri urethra pars
prostatica. Lobus lateralis banyak mengandung kelenjar dan sering mengalami hypertrofi
prostat.

Gambar 7 : Glandula Prostat.6


Uterus ()
Uterus berfungsi sebagai tempat implantasi ovum yang terfertilisasi dan sebagai tempat
perkembangan janin selama kehamilan sampai dilahirkan. Uterus terletak anterior terhadap
rectum dan posterior terhadap vesika urinaria. Berbentuk seperti pear terbalik. Bentuk dan
ukuran uterus sangat berbeda-beda tergantung usia dan pernah melahirkanatau belum. Ukuran
uterus pada wanita yang belum pernah hamil (nullipara) a d a l a h p a n j a n g 7 , 5 c m , l e b a r
5 c m d a n t e b a l 2 , 5 c m . P a d a w a n i t a y a n g sudah pernah hamil, ukuran uterus lebih
besar, sedangkan pada wanita yangsudah menopause, ukuran uterus lebih kecil karena
pengaruh hormon seks yang menurun.6
Uretra
Pada pria kira-kira 20 cm (wanita 4 cm) uretra pria dibagi menjadi 3 bagian :
- Uretra pars prostatika (3 cm)m memiliki peninggian yang memanjang pada dinding
-

posteriornya, disetiap sisi lipatan terdapat lekukan dangkal, sinus prostatikus.


Uretra pars membranosa : terletak disiafhragma urogenitalis dan dikelilingi oleh sphingter
uretra externa.6

Bagian Panggul Yang Lunak


Bagian panggul yang lunak terdiri dari otot-otot dan ligamen-ligamen penting yang meliputi
dinding panggul sebelah dalam dan yang menutupi panggul sebelah bawah. Bagian yang
membentuk dasar panggul disebut diafragma pelvis.7

Diafragma pelvis terdiri dari:

Pars Muskularis
Pars muskularis yaitu muskulus levator ani. Muskulus levator ani terletak agak ke belakang dan
merupakan suatu sekat yang ditembus oleh rektum. Muskulus levator ani kiri dan kanan terdiri
dari 3 bagian yaitu:
Muskulus pubokogsigis dari os pubis ke septum anokogsigeum
Muskulus illio kogsigeus dari arcus tendineus muskularis levator ani ke os kogsigis dan
septum anokogsigeum.
Musculus iscio coccygis dari spina ischiadika ke pinggir os sacrum dan os coccygis
Pars Membranosa
Pars membranosa yaitu diafragma urogenital. Antara muskulus pubio kogsigeus kiri kanan
terdapat celah berbentuk segitiga yang disebut hiatus urigenitalis .
yang tertutup oleh sekat yang disebut diafragmaurogenitalis. Sekat ini menutupi pintu bawah
panggul disebelah depan dan ditembus oleh uretra dan vagina.

Regio Perineum
Regio perineum merupakan bagian permukaan dari pintu bawah panggul. Daerah ini terbagi
menjadi 2 bagian, yaitu:
Regio analis disebelah belakang pada region analis terdapat muskulus spinter eksternus yang
mengelilingi anus danliang senggama bagian bawah.
Regio Urogenitalis pada region urogenitalis terdapat muskulus ischiokavernosus dan
muskulus transverses perinea superfisialis.
Regio Perinealis bagian caudal dari diafragma pelvis.7

Vaskularisasi ( Pendarahan ) Pelvis


Pembuluh nadi utama yang memasuki pelvis minor dapat dibedakan menjadi :
A. Illiaca interna : sepasang
9

A. Ovaric/a. testiscularis ( A. Spermatica interna ) : Sepasang


A. Sacralis media : Satu.
Arteri illiaca interna ( a. Hypogastrica )
Sebagian besarmemberikan pendarahan pada viscera pelvis dan regio glutea. Nadi ini merupakan
cabang terminal a. illiaca communis tertinggi discus intervetebra L5-S1.8
Dalam perjalanannya, arteri ini disilang ureter. Arteri illiaca interna di pisahkan dari articulatio
sacroiliaca oleh v. Illiaca interna dan Truncus lumbosacralis, memasuki pelvis minor
Posteromedial, medial dari v. illiaca externa dan N. Obturatorius, dan berakhir diatas foramen
ischiadica major terbagi menjadi divisi anterior dan posterior. Divisi anterior. A iliaca interna
memperdarahi alat-alat Viscera
( Viscera urinaria, Rectum, organ-organ reproduksi).
Berdasarkan daerah vascularisasinya a. illiaca interna terbagi
R. Parietalis
a. Arteri Iliolumbalis
Terbagi menjadi :
r. iliacus : memperdarahi M. iliacus dan ilium dan r. lumbalis yang memperdarahi M. Psoas
dan M, quadratus lumborum
b. Arteri sacralis lateralis
Ada dua yaitu yang superior memasuki foramina sacralis anterior 1 dan 2. Yang caudal
terletak lateral terhadap truncus symphaticus, ventral m. pyriformis dan nn. Sacrales. Nadi ini
juga memberikan rr. Spinals untuk mrmperdarahi medulla spinalis.
c. Arteri Obturatoria
Disilang ureter dan berjalan anteroinferior diatas fascia obturatoria pada dinding lateral
panggul dan berjalan diantara n. obturatorius dan v. obturatoria, memasuki foramen
obturatoria.
d. Arteri Glutea superior
Cabang a. illiaca interna divisi posterior, menuju dorsal antara truncus lumbosacralis dan
ramus ventralis N. sacralis 1terletak dalam rongga panggul melalui foramen ischiadica major,
di atas M. pyriformis. Danmemperdarahi otot-otot gluteus.
e. Arteri glutea inferior
Menuju posterior antara Nn. Sacrales, biasanya antara N. S2 dan N.S3. Nadi ini terletak
dalam rongga panggul melalui foramen ischiadica major dibawah M. piriformis dan kulit
bagian glutea, serta permukaan belakang tungkai.8
f. Arteri Pudenda Interna
Memberikan 2 cabang terminal yaitu A. profunda penis dan A. dorsalis penis atau A.
clitoridis dan cabang yang lainnya :
Arteri Rectalis inferior didalam canalis pudendalis, menembus fascia lunata untuk
memperdarahi otot-otot dan kulit sekitar anus.
10

dan A perinei memperdarahi centrum tendineum dan sekitarnya, serta A.Sacrotalis/ A. labialis
didinding depan fossa ischiorectalis, menembus fascia perinei profunda dan superficialis
yang memasuki spatoum diantara m. ischiocavernosus dan m.bulbo-cavernosus bagian dorsal
labium major dan minor.8
R. Visceralis
a. Arteri umbilicalis
Sebelum bayi lahir nadi ini membawa oksigen kedalam plasenta.stelah lahir jadi atrofil
berobliterasi jadi lig. Umbilicale mediale, lipatan plica umbilicale mediale menuju
permukaan dalam dinding depan abdomen.
b. Arteri Vesicalis superior
Ada satu, kadang bisa 2-3 di percabangkan dari a. umbilicalis sebelum menjadi lig.
Umbilicale mediale.
c. Arteri Vesicalis inferior
Hanya pada laki-laki. Melalui fundus fesica urinaria, gl. Prostata, posterioinferiorvesica
urinaria cabangnya ductus deferens dan a. prostatica.
d. Arteri deferentialis
Mempercabangi dari A. Umbilicalis dan memperdarahi vesicular seminalis, fundus vesica,
ureter dan ductus deferens.
e. Arteri Uterina
Dalam mencapai sisi cervix, a. uterine terbagi:
Ramus superior untuk memperdarahi fundus dan corpus uteri sedangkan ramus vagina untuk
memperdarahi cervix dan vagina.8

f. Arteri Vaginalis
Pembuluh ini berjalan anterior dan sepanjang vagina, member cabang yang memperdarahi
permukaan anterior dan posterior vagina,bagian posteroinferior vesica urinaria dan pars
pelvic ureter, a. vaginalis beranastomosis dengan r. vaginalis a. uterine.
g. Arteri rectalis media
Dipercabangkan dari A. illiaca interna dan berjalan disisi medial rectum. Memeberi cabang
ke prostat, vesicular seminalis dan r. vaginalis pada wanita.
A. Ovarica
Merupakan cabang aorta abdominis yang terletak dibawah A. renalis diatas A. mesenterica
inferior. Menuju distal melekat pada peritoneum parietale menuju depanureter dan
menyilangnya. Kemudian menyilang vassa iliaca externa dan masuk pelvis minor, menuju sisi
medial lig, suspensorium ovariidan memasuki superolateral lig. Rotundum untuk mendarahi
ovarium dan tuba uterine, a. ovarica beranastomosis dengan ramus ovaricus A. uterina.
11

A. Spermatica Interna ( a. testicularis )


Sepasang dan merupakan cabang aorta abdominis distal dari dangkal a. renalis, bersama-sama
dengan plexus venosus menuju distal didepan M. psoas dan menyilang disebelah dorsal ureter,
memasuki canalis inguinlis ke testis untuk memperdarahi testis dan funiculus spermaticus.
Aa. Sacralis media
Pembuluh darah ini kecil dan tunggal, dipercabangkan dari permukaan belakang aorta
abdominis, proxsimal bifucatio aorta.8

Kesimpulan
Panggul merupakan salah satu organ pada manusia yang menentukan kemudahan jalan lahirnya
janin, didalam skenario ini dimana ada Seorang wanita mengalami kesulitan dalam persalinannya
dikarenakan panggulnya yang sempit yang mengganggu proses keluarnya janin, ini menunjukan
bahwa panggul yngsempit akan menghambat proses persalinan, karena sebenarnya panggul yang
baik untuk persalinan adalah ginekoid yang merupakan panggul normal pada wanita.

Daftar Pustaka
1. Yunus R, Haryanto B, Abadi C. Anatomi dan fisiologi system lokomotor dan pengindraan.
Jakarta : Penerbit buku kedokteran; 2006.h.33
2. Kasim YI. Buku ajar traktus urogenitalis. Jakarta : Fakultas kedokteran Universitas Kristen
krida wacana ; 2012. P. 2-19.
3. Pearce EC. Anatomi dan fisiologi untuk para medis. Jakarta : PT Gramedia ; 2007. P. 75.
4. Benson RC, Pernol ML. Buku saku obstetric dan ginekologi. 9 th ed. Jakarta : Penerbit buku
kedokteran EGC ; 2009. P.211.
5. Satya N. Ilmu bedah saraf. Jakarta: Penerbit gramedia pustaka utama; 2010.h.179-83.
6. Faiz O, Moffat D. At a glance anatomy. Jakarta : Erlangga medical series ; 2004 .P.51-7.
7. Snell S. Anatomi klinik untuk mahasiswa kedokteran. Edisi ke-6. Jakarta: Penerbit Buku
Kedokteran; 2006.205-9.
8. Evelyn C. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis. Jakarta : Penerbit Gramedia; 2008.98-

104.

12