Anda di halaman 1dari 5

Asuhan Keperawatan Intra Operatif Tindakan AV Shunt

Asuhan Keperawatan Intra Operatif Tindakan AV Shunt


1. Pengkajian
a.

Persiapan Perawat

1)

Scrub Nurse : bertugas mempersiapkan instrumen medis dan melaksanakan kegiatan yang
bersifat streril dalam membantu operator melaksanakan prosedur operasi

2) Circulating Nurse : bertugas mempersiapkan alat dan bahan serta melakukan kegiatan non
steril untuk membantu petugas yg steril
b. Persiapan Alat dan Ruang
1) Alat non steril dan set instrumen

Meja operasi

Meja mayo 2 buah

Meja tempat alat tenun

Kaca mata pembesar

Stetoskop

Elektrocauter handpiece dan mesinnya

Kursi 3 buah

Tempat sampah medis

Tempat linen kotor

Tiang infus

Lampu operasi

Gunting plester

Doek operasi

Bengkok

Set instrumen AV Shunt

Set buldog

Korentang

2) Persiapan instrumen AV Shunt :

Handle Mess no 3

Pinset Adson Cirurgis

Pinset Adson Anatomis

Pinset Vaskuler

Gunting Jaringan

Gunting Micro Vaskuler

Gunting Benang

Krom Pean Bengkok

Prepare Klem

Mosquito

Buldog Arteri Sedang

Buldog Vena

Hak Kulit Gigi 3

Nalfoeder Micro

Nalfoeder sedang

Bengkok

Cucing

Klem Desinfektan

3) Bahan medis habis pakai :

Handschoen

Betadhine

Alkohol 70%

Mess no 11 dan no 15

Lidocain 2%

Spuit 10 cc dan 2,5 cc

Heparin 0,5 cc

IV Catheter no 22

Nacl

Benang prolene 7/0

Benang plain catgut 3/0

Benang sutupak silk 3/0

Benang vicril 3/0

Hipafik

4) Ruang
Pastikan ruangan dalam keadaan bersih
Pastikan AC berfungsi dengan baik dengan suhu ruangan 19-24 derajat celcius
Kelembaban ruangan 45-65 %
c.

Persiapan Pasien

Pasien ditidurkan dengan posisi supine

Atur posisi tangan pasien berada disamping dan letakkan diatas meja mayo yag telah diberi
alas kain.

Memasang grounding pada tungkai kaki kanan

Instrumen dan Operator mencuci tangan secara steril lalu mengenakan jas operasi dan sarung
tangan.

d. Prosedur Operasi AV Shunt


-

POSISIKAN PASIEN SUPINE.

IDENTIFIKASI VENA YANG BAIK

ATUR POSISI TANGAN PASIEN BERADA DISAMPING DAN LETAKKAN DI ATAS


MEJA MAYO YANG TELAH DI BERI ALAS KAIN.

HIDUPKAN MESIN ELEKTROCOUTER DAN TEMPELKAN GROUNDPAD PADA


TUBUH PASIEN.

LETAKKAN TEMPAT SAMPAH DI BAWAH TANGAN PASIEN YANG AKAN


DILAKUKAN DESINFEKSI.

AMBIL MEJA MAYO UNTUK ALAS TANGAN DAN LAPISI DENGAN DOEK STERIL

PERAWAT CIRCULATOR MEMEGANG LENGAN BAGIAN ATAS PASIEN

LAKUKAN DESINFEKSI PADA LOKASI YANG AKAN DILAKUKAN AV SHUNT


DENGAN ALKOHOL 70 % DAN DILANJUTKAN DENGAN BETADINE

LAKUKAN DRAPPING DENGAN UJUNG TANGAN/JARI-JARI TERBUNGKUS

OPERATOR,ASISTEN,DAN PERAWAT DUDUK DI KURSI.

SIAPKAN HANDPIECE ELEKTROCOUTER.

BERDOA BERSAMA SEBELUM OPERASI.

OPERATOR MELAKUKAN ANESTESI LOKAL DENGAN LIDOCAIN 2%

OPERATOR MEMBUAT IRISAN BERBENTUK LAZY S ATAU BENTUK YANG


LAIN.

PERDALAM LAPIS DEMI LAPIS DENGAN PEAN SAMPAI KETEMU PEMBULUH


DARAH VENA.

PEMBULUH DARAH VENA DIBEBASKAN DARI JARINGAN SEKITARNYA SAMPAI


CUKUP PANJANGNYA UNTUK DISAMBUNGKAN KE ARTERY RADIALIS.JIKA ADA
CABANG PADA VENA HARUS DILIGASI.

PEMBULUH DARAH VENA DIKENDALI/DI TEGEL DENGAN BENANG SILK 3/0


PADA UJUNG PROKSIMAL DAN UJUNG DISTAL

OPERATOR MEMPERDALAM LAPIS DEMI LAPIS UNTUK MENCARI PEMBULUH


DARAH ARTERY.

ARTERI DIBEBASKAN DARI JARINGAN SEKITAR SAMPAI PANJANGNYA CUKUP


UNTUK MENEMPATKAN BULDOG.

PEMB.DARAH VENA DILIGASI BAGIAN DISTAL DENGAN BENANG SILK 3/0.

VENA DIPOTONG MIRING DENGAN SUDUT KEMIRINGAN 30 DERAJAT DENGAN


GUNTING VASKULER..

CEK PATENSI LUMEN VENA DENGAN MEMASUKKAN CAIRAN NACL +


HEPARIN.

JIKA ADA DARAH ALIRAN BALIK DARI VENA LAKUKAN PENJEPITAN PADA
UJUNG VENA DENGAN BULDOG VENA.

PASANG BULDOG ARTERI PADA BAGIAN PROKSIMAL DAN DISTAL


PEMB.DARAH ARTERY.

LAKUKAN IRISAN/MEMBUAT LOBANG PADA PEMB.DARAH ARTERI DENGAN


MESS NO 11.

LAKUKAN ANASTOMOSE VENA KE ARTERI DENGAN MENGGUNAKAN


BENANG PROLENE 7/0

SETELAH ANASTOMOSE SELESAI BUKA BULDOG ARTERY BAGIAN


DISTAL,KONTROL ADAKAH KEBOCORAN DARI JAHITAN ANASTOMOSE.

JIKA TIDAK ADA KEBOCORAN DARI JAHITAN BUKA BULDOG ARTERY BAGIAN
PROKSIMAL.

LIHAT ALIRAN DARAH DARI ARTERY KE VENA.

RABA PEMBULUH DARAH VENA DAN RASAKAN ADANYA BUNYI TRIL PADA
VENA PROKSIMAL.

KONTROL PERDARAHAN.

LUKA DITUTUP DENGAN PLAIN 3/0.

KULIT DIJAHIT DENGAN ETHILON 3/0

LUKA DITUTUP DENGAN KASA DAN HIPAFIK.

DENGARKAN BUNYI ALIRAN VENA DGN STETOSKOP

OPERASI SELESAI,ALAT DIBERESKAN.

e.

Evaluasi

1) Operasi berjalan dengan baik dan tidak ada kendala


2) Denyut aliran darah dari arteri ke vena teraba keras
3) Pasien dalam keadaan baik
4) Perdarahan sedikit
2. Diagnosa Keperawatan
3. Perencanaan
4. Pelaksanaan
5. Evaluasi