Anda di halaman 1dari 3

ASAM URAT

Factor yang mempengaruhi kadar asam urat serum


1. Peningkatan produksi, Peningkatan Kadar Serum:
Mekanisme idiopatik yang berkaitan dengan gout primer.
Diet purin yang berlebihan ( jeroan, leguminosa, anchovies/sejenis

ikan kecil, dll ).


Pengobatan sitolitik untuk keganasan, terutama leukemia dan

limfoma.
Polisitemia.
Metaplasia myeloid.
Psoriasis.
Anemia sel sabit.
2. Penurunan Ekskresi, Peningkatan Kadar Serum:
Ingesti alcohol.
Diuretik tiazid.
Asidosis laktat.
Aspirin dosis < 2 g/hari.
Ketoasidosis, terutama pada diabetes atau kelaparan.
Gagal ginjal.
3. Peningkatan Ekskresi, Penurunan Kadar Serum:
Probenesid, sulfinpirazon, aspirin dosis > 4 g/hari.
Kortikosteroid dan ACTH.
Antikoagulan koumarin.
Estrogen.
4. Penurunan Produksi, Penurunan Kadar Serum:
Alopurinol.
Ronald A.Sacher, Richard A. 2004. Tinjauan Klinis Hasil Pemeriksaan
Laboratorium. Jakarta: EGC

Penyebab tingginya asam urat darah


Hiperurisemia bias timbul akibat produksi asam urat yang berlebihan atau dengan
pembuangan yang berkurang. Beberapa penyebab terjadinya hiperurisemia, antara
lain:

a. Produksi asam urat di dalam tubuh meningkat


Ini terjadi karena tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan.
Sebagai penyebab adalah:
Produksi asam urat di dalam tubuh/endogen sangat berlebihan
karena adanya gangguan metabolism purin bawaan dan dimana
perempuan tertentu pembawa gen ini biasanya tanpa gejala

(asimptomatik).
Produksi asam urat berlebihan karena kelainan herediter/pembawa
sifat atau gen, lainnya yaitu terjadinya aktivitas berlebih enzim
fosforbosil pirofosfat sintetase (PRPP-sintetase), juga

asimptomatik.
Kadar asam urat meningkat karena berlebihan mengkonsumsi
makanan berkadar purin tinggi yaitu daging, jeroan, kepiting,
kerang, keju, kacang tanah, bayam, buncis, kembang kol. Asam
urat terbentuk lagi dari hasil metabolism makanan-makanan

tersebut.
Penyakit seperti leukemia (kanker sel darah putih), penyakit seperti
sel mudah pecahnya sel darah merah (hemolisis), serta pengobatan

kanker (kemoterapi, radioterapi).


b. Pembuangan asam urat sangat berkurang
Hal ini terjadi akibat ketidakmampuan ginjal mengeluarkan asam urat
yang berlebihan dari dalam tubuh. Sementara pengeluaran melalui usus
mungkin juga berkurang. Keadaan ini dapat timbul sebagai akibat dari:
Minum obat tertentu seperti pirazinamid (obat antiTBC), obat

diuretic/HCT dan salisilat.


Dalam keadaan lapar (seperti puasa, diet terlalu ketat) dan ketosis.
Pada kondisi ini kekurangan kalori tubuh dipenuhi dengan
membakar lemak tubuh. Zat keton yang terbentuk dari pembakaran

lemak akan menghambat keluarnya asam urat melalui ginjal.


Mengalami karacunan kehamilan pada ibu hamil (toksemia),

mungkin juga keracunan makanan.


Olahraga terlalu berat ataupun aktivitas fisik yang terlalu berat.
Meningkatnya kadar kalsium darah akibat penyakit hiperparatiroid,
mungkin juga hipertiroid dan sarkoidosis.

Hipertensi.
Gagal ginjal.
Keracunan timah.
c. Produksi asam urat berlebihan, pembuangan terganggu.
Terjadinya produksi asam urat berlebihan ini disebabkan:
Gabungan produksi purin endogen yang meningkat.
Asupan purin tinggi disertai sekresi asam urat melalui ginjal yang
berkurang.

Misnadiarly. 2007. Rematik: Asam Urat-Hiperurisemia, Arthritis Gout. Jakarta:


Pustaka Obor