Anda di halaman 1dari 8

Setiap penghantar harus mempunyai KHA seperti yang ditentukan dalam BAB 7 dan tidak kurang dari

arus yang mengalir di dalamnya. Untuk maksud ayat ini, KHA harus dianggap tidak kurang dari
kebutuhan maksimum yang ditentukan dalam 4.3.2 untuk sirkit utama konsumen dan sirkit cabang,
atau dalam 4.3.4 untuk sirkit utama konsumen atau sirkit cabang, dengan cara pengukuran atau
pembatasan atau dalam 4.3.5 untuk sirkit akhir (lihat 4.2.8.2 jika sirkit diamankan oleh pengaman
lebur semitertutup yang dapat dikawati kembali).

Pada sirkuit BEADING PLANT #3 SECTION dengan total daya 375,06 KW

1. Menentukan nilai arus nominal sirkuit


P
375,06
I n=
=
=671,20 A
3 x V x cos 3 x 380 x 0,85
2. Menentukan nilai kapasitas pengaman
I pengaman =1,25 x I n=1,25 x 671,20=839,0 A
Dengan rating I pengaman 839,0 A maka digunakan pengaman ACB Schneider tipe
NW10 100 A dengan level performa H1
3. Menentukan pengantar rel/busbar

Mengacu pada PUIL 2000 Tabel 6.6-1 Daftar pembebanan penghantar kontinyu
untuk tembaga penampang persegi.
Arus pembebanan kontinyu dengan sifat arus bolak-balik (AC), jumlah 4 batang
tanpa dilapisi lapisan konduktif yaitu 2500 A, luas penampangnya 400 m2

4. Menentukan nilai KHA penghantar


Dalam aturan PUIL bahwa Ipengaman < I KHA sehingga kabel ditentukan
menggunakan NYFGbY 4 Core dengan sistem pengamanan TT
5.

Menentukan luas penampang penghantar ( q )


I pengaman =839,0 A hasil perhitungan dikonstruksikan ke tabel KHA
Untuk kabel NYFGbY

I KHA =500 A

untuk

q=4 x 300 mm2

6. Menentukan besarnya rugi tegangan dari ACB sampai ke MCC


Sesuai dengan PUIL 2000 rugi tegangan pada instalasi tenaga maximum 5%
V r =5 x V =5 x 380=19 volt
Maka, besar rugi tegangan pada rangkaian tersebut dapat dihitung :
V r=

1,73 x x l
1,73 x 0,0178 x 150
x I x cos =
x 839,0 x 0,85
q
3 00
8,24 volt

V r =8,24 volt

memenuhi syarat PUIL

Pada sirkuit SOAP PLANT #3 diketahui total daya adalah 427,03 KW

1. Menentukan nilai arus nominal sirkuit


P
427,03
Il =
=
=764,20 A
3 x V x cos 3 x 380 x 0,85

2. Menentukan nilai kapasitas pengaman


I pengaman =1,25 x I n=1,25 x 764,20=955,3 A
Dengan rating I pengaman 839,0 A maka digunakan pengaman ACB Schneider tipe
NW10 100 A dengan level performa H1
3.

Menentukan pengantar rel/busbar

Dalam hal ini SOAP PLANT #3 berada pada satu busbar paralel dengan beading
plant, sehingga penggunaan busbar sama.
4. Menentukan nilai KHA penghantar
Dalam aturan PUIL bahwa Ipengaman < I KHA sehingga kabel ditentukan
menggunakan NYFGbY 4 Core dengan sistem pengamanan TT
5.

Menentukan luas penampang penghantar ( q )


I KHA =955,3 A hasil perhitungan dikonstruksikan ke tabel KHA

I KHA =500 A

Untuk kabel NYFGbY

untuk

q=4 x 30 0 mm2 r m
6. Menentukan besarnya rugi tegangan dari pengaman sampai MCC Sesuai dengan
PUIL 2000 rugi tegangan pada instalasi tenaga maximum 5%
V r =5 x V =5 x 380=19 volt
Maka, besar rugi tegangan pada rangkaian tersebut dapat dihitung :
V r=

1,73 x x l
1,73 x 0,0178 x 150
x I x cos =
x 955,3 x 0,85
q
3 00
12,5 volt

V r =12,5 volt memenuhi syarat PUIL


Pada sirkuit BEADING PLANT #2 PACKAGING diketahui total daya 15,75 KW

1. Menentukan nilai arus nominal sirkuit


P
15,75
Il =
=
=28,19 A
3 x V x cos 3 x 380 x 0,85
2. Menentukan nilai kapasitas pengaman
I pengaman =1,25 x I n=1,25 x 15,75=35,2 A
Melihat dari katalog MCB schneider bahwa mcb yang tepat adalah NSX100B
4poles
3. Menentukan rel/busbar
Mengacu pada PUIL 2000 Tabel 6.6-1 Daftar pembebanan penghantar kontinyu
untuk tembaga penampang persegi.
Arus pembebanan kontinyu dengan sifat arus bolak-balik (AC), jumlah 4 batang
tanpa dilapisi lapisan konduktif yaitu 2500 A, luas penampangnya 400 m2
4. Menentukan jenis penghantar
Mengacu pada katalog kabelindo bahwa yang tepat jenis kabelnya adalah NYM 4
core dengan sistem pengaman TT
5. Menentukan luas penampang penghantar ( q )
I KHA =35,2 A hasil perhitungan dikonstruksikan ke tabel KHA

Untuk kabel NYM


untuk

I KHA =39 A di suhu 40 C

q=4 x 6 mm2 r m

6. Menentukan besarnya rugi tegangan dari pengaman sampai MCC Sesuai dengan
PUIL 2000 rugi tegangan pada instalasi tenaga maximum 5%
V r =5 x V =5 x 380=19 volt
Maka, besar rugi tegangan pada rangkaian tersebut dapat dihitung :
V r=

1,73 x x l
1,73 x 0,0178 x 25
x I x cos =
x 35,2 x 0,85
q
6
3,84 volt

V r =3,84 volt memenuhi syarat PUIL


Pada sektor DRUMING/EMEC diketahui total daya 7,0 KW

1. Menentukan nilai arus nominal sirkuit


P
7,0
Il =
=
=12,53 A
3 x V x cos 3 x 380 x 0,85
2. Menentukan nilai kapasitas pengaman
I pengaman =1,25 x I n=1,25 x 12,53=15,7 A
Melihat dari katalog MCB schneider bahwa mcb yang tepat adalah NSX100B
4poles
3. Menentukan rel busbar
Dalam hal ini Drumming Emec berada satu jalur dengan BD Plant #2 Packaging
line, jadi busbarnya sama.
4. Menentukan Penghantar
Mengacu pada katalog kabelindo bahwa yang tepat jenis kabelnya adalah NYM 4
core dengan sistem pengaman TT
5. Menentukan luas penampang penghantar ( q )
I pengaman =15,7 A hasil perhitungan dikonstruksikan ke tabel KHA

I KHA =22 A pada suhu 40 C

Untuk kabel NYM


untuk

q=4 x 2 ,5 mm 2 r m

6. Menentukan besarnya rugi tegangan dari pengaman sampai MCC Sesuai dengan
PUIL 2000 rugi tegangan pada instalasi tenaga maximum 5%
V r =5 x V =5 x 380=19 volt
Maka, besar rugi tegangan pada rangkaian tersebut dapat dihitung :
V r=

1,73 x x l
1,73 x 0,0178 x 25
x I x cos =
x 15,7 x 0,85
q
2, 5
4,1 volt

V r =4,1 volt memenuhi syarat PUIL

Pada sektor SOAP NOODLE PLANT#2 PACKAGING diketahui total daya 12,65 KW

1. Menentukan nilai arus nominal sirkuit


P
12,65
Il =
=
=22,64 A
3 x V x cos 3 x 380 x 0,85
2. Menentukan nilai kapasitas pengaman
I pengaman =1,25 x I n=1,25 x 12,65=28,3 A
Melihat dari katalog MCB schneider bahwa mcb yang tepat adalah NSX100B
4poles
3. Menentukan rel/busbar
Dalam hal ini Soap Noodle Plant #2 Packaging berada satu jalur dengan BD Plant
#2 Packaging line dan Drumming Emec, jadi busbarnya sama.
4. Mengacu pada katalog kabelindo bahwa yang tepat jenis kabelnya adalah NYM 4
core dengan sistem pengaman TT
5. Menentukan luas penampang penghantar ( q )
I pengaman =28,3 A hasil perhitungan dikonstruksikan ke tabel KHA
Untuk kabel NYM
untuk

q=4 x 4 mm2 r m

I KHA =30 A pada suhu 40 C

6. Menentukan besarnya rugi tegangan dari pengaman sampai MCC Sesuai dengan
PUIL 2000 rugi tegangan pada instalasi tenaga maximum 5%
V r =5 x V =5 x 380=19 volt
Maka, besar rugi tegangan pada rangkaian tersebut dapat dihitung :
V r=

1,73 x x l
1,73 x 0,0178 x 25
x I x cos =
x 28,3 x 0,85
q
4
4,6 volt

V r =4,6 volt memenuhi syarat PUIL

Menentukan nilai kapasitas pengaman utama pada SP-SUB-LVD-02.1

1. Arus pada pengaman SP-SUB-LVD-02.1 (I pengaman) yang dipakai adalah sama


dengan total nilai KHA SN PLANT #3 PACKAGING, DRUMMING/EMEC dan
BD PLANT #2 PACKAGING
35,2 A + 28,3 + 15,7 = 79,2
Dengan rating I pengaman 79,2 maka digunakan pengaman ACB Schneider tipe
NW08 800 A dengan level performa N1
3.

Menentukan pengantar rel/busbar


Pada sirkuit ini terhubung paralel dengan busbar yang sama pada Beading Plant
dan Soap Plant, sehingga tipe busbarnya sama

4.

Menentukan kabel penghantar


Mengacu pada katalog kabelindo bahwa yang tepat jenis kabelnya adalah NYM 4
core dengan sistem pengaman TT

5. Menentukan luas penampang penghantar ( q )


I pengaman =79,2 A hasil perhitungan dikonstruksikan ke tabel KHA
Untuk kabel NYM

I KHA =94 A pada suhu 40 C

untuk
6.

q=4 x 25 mm2 r m

Menentukan besarnya rugi tegangan dari pengaman sampai MCC Sesuai dengan
PUIL 2000 rugi tegangan pada instalasi tenaga maximum 5%
V r =5 x V =5 x 380=19 volt
Maka, besar rugi tegangan pada rangkaian tersebut dapat dihitung :
V r=

1,73 x x l
1,73 x 0,0178 x 150
x I x cos =
x 79,2 x 0,85
q
25
12,44 volt

V r =12,44 volt memenuhi syarat PUIL

lampiran