Anda di halaman 1dari 3

Membuat Kerajinan Tangan dari

Eceng Gondok
Posted on by ayutika
0
Pasti kalian semua gak nyangka kan kalau tanaman eceng gondok yang terkenal sebagai tanaman
gulma ternyata juga bisa menjadi kerajinan tangan yang menarik dan bisa menghasilkan keuntungan
besar.. ;;)
Nah, kali ini saya akan membahas tentang kerajinan tangan berbahan baku eceng gondok yang
menguntungkan . Eceng gondok atau enceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah salah satu jenis
tumbuhan air mengapung. Selain dikenal dengan nama eceng gondok, di beberapa daerah di
Indonesia, eceng gondok mempunyai nama lain seperti di daerah Palembang dikenal dengan nama
Kelipuk, di Lampung dikenal dengan nama Ringgak, di Dayak dikenal dengan nama Ilung-ilung, di
Manado dikenal dengan nama Tumpe. Eceng gondok pertama kali ditemukan secara tidak sengaja
oleh seorang ilmuwan bernama Carl Friedrich Philipp von Martius, seorang ahli botani
berkebangsaan Jerman pada tahun 1824 ketika sedang melakukan ekspedisi di Sungai Amazon
Brasil. Eceng gondok memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi sehingga tumbuhan ini dianggap
sebagai gulma yang dapat merusak lingkungan perairan. Eceng gondok dengan mudah menyebar
melalui saluran air ke badan air lainnya.
Eceng gondok hidup mengapung di air dan kadang-kadang berakar dalam tanah. Tingginya sekitar
0,4 0,8 meter. Tidak mempunyai batang. Daunnya tunggal dan berbentuk oval. Ujung dan
pangkalnya meruncing, pangkal tangkai daun menggelembung. Permukaan daunnya licin dan
berwarna hijau. Bunganya termasuk bunga majemuk, berbentuk bulir, kelopaknya berbentuk
tabung. Bijinya berbentuk bulat dan berwarna hitam. Buahnya kotak beruang tiga dan berwarna
hijau. Akarnya merupakan akar serabut.
KANDUNGAN DAN MANFAAT
Unsur SiO2, calsium (Ca), magnesium (Mg), kalium (K), natrium (Na), chlorida (Cl), cupper (Cu),
mangan (Mn), ferum (Fe) dan banyak lagi. Pada akarnya terdapat senyawa sulfate dan fosfat.
Daunnya kaya senyawa carotin dan bunganya mengandung delphinidin-3-diglucosida. Dengan
seluruh kandungan kimia yang ada itu, enceng gondok dapat menyembuhkan tenggorokan terasa
panas, kencing tidak lancar, biduran dan bisul. Kandungan senyawa penting tadi terdapat diseluruh
organ tanaman dari akar sampai daun dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional. Bahkan
bunganya yang menawan juga bagus dijadikan bahan obat tradisional.
Cara Membuat Kerajinan Tangan Eceng Gondok
1. Pengumpulan Enceng Gondok
Eceng gondok hidup di sepanjang sungai. Pengumpulan eceng gondok ini menjadi tantangan bagi
pengrajin dalam rangka pembuatan tas dan aksesori lainnya. Biasanya pengrajin bisa meminta
tolong kepada masyarakat di tepi sungai untuk mengumpulkan eceng gondok dan diberikan imbalan

yang sesuai. Pengumpulan eceng gondok ini sebenarnya menjadi pekerjaan mulia karena bisa
membersihkan sungai sekaligus mencegah banjir yang mungkin datang karena akibat yang kontra
produktif tanaman eceng gondok ini.
2. Pencucian Enceng Gondok
Setelah eceng gondok terkumpul dalam jumlah yang besar, maka langkah selanjutnya adalah
mencucinya agar bersih dan menghilangkan bau tak sedap. Cara mencuci eceng gondok ini cukup
disemprot dengan air bersih dan dirontokkan kotorannya dengan cara dibanting-banting. Pencucian
bisa dilakukan di lokasi pengumpulan enceng gondok agar tidak mengotori angkutan yang akan
membawanya ke tempat produksi tas.
3. Pemisahan Enceng Gondok Dari Tangkai
Setelah sampai di lokasi pengrajin, eceng gondok mulai dipilah-pilah. Pemilahan antara daun dan
batang ini diperlukan untuk mengklasifikasikan bahan yang akan digunakan sebagai pembuat tas
atau kerajinan lainnya. Pemisahan bisa dilakukan dengan cara memotong menggunakan gunting
kain yang kuat atau dengan pisau. Karena keuletan dan kerasnya enceng gondok sulit untuk
dipatahkan dengan tangan biasa.
4. Pengeringan Enceng Gondok
Setelah dipilah-pilah, maka enceng gondok mulai dikeringkan. Apabila sedang musim kemarau
maka pengeringan ini bisa berjalan dengan lancar dan waktunya cukup singkat. Hal ini Berbeda
ketika musim hujan yang pengeringannya berjalan sangat lama dan tidak mudah.Pada beberapa
industri kecil pembuatan kerajinan dari eceng gondok juga dilakukan pengeringan dengan cara
diasap atau diletakkan dalam ruangan pengering. Tetapi cara ini tetap kurang efektif dan kurang
disukai karena kualitas eceng gondok akan menurun dibanding dengan proses pengeringan alami.
5. Penganyaman Eceng Gondok
Eceng gondok yang berupa daun biasanya dikeringkan begitu saja sampai benar-benar hilang kadar
airnya. Sedangkan eceng gondok yang berupa batang biasanya dianyam terlebih dahulu setelah
kering, sebelum digunakan sebagai bahan baku pembuatan tas, sepatu, dan aksesori lainnya.
Penganyaman ini bisa berbentuk lilitan kecil ataupun anyaman sedang.
6. Membuat Pola
Sebelum memotong dan membentuk anyaman yang telah dibuat, maka terlebih dahulu pengrajin
perlu membuat pola produk yang akan dihasilkan, bisa membuat pola tas ataupun sepatu dan
aksesori lainnya. Pembuatan pola ini diaplikasikan pada kertas koran atau cukup digambar apabila
pola nanti berfungsi untuk membentuk anyaman enceng gondok.
7. Finishing ^^
Dari pola yang telah dibuat maka lembaran anyaman enceng gondok bisa digunting sesuai pola
tersebut. Untuk pola yang berbentuk aksesori lilit bisa langsung dilihat dan diaplikasikan dalam
anyaman yang tengah dilakukan. Setelah produk sudah terbentuk, maka selanjutnya kita bisa
mewarnai atau melakukan finishing. Beberapa cara melakukan finishing pada kerajinan tangan dari
tanaman enceng gondok yaitu dengan mewarnai produk dengan cat minyak atau pernis. Tas atau
sepatu dari enceng gondok bisa dibiarkan sesuai serat yang dihasilkannya atau bisa juga dilukis

dengan berbagai macam corak.


Nah, ini gambar tanaman eceng gondok sebelum diolah menjadi kerajinan tangan guys.. ^^

Dan setelah melalui berbagai proses yang melelahkan makaaa hasilnyaaaa.. ;;

Dan ini tahapan proses di atas tadi.. >Check this out

Okesip, cukup untuk hari ini ;;)


REFERENSI
http://id.wikipedia.org/wiki/Eceng_gondok
http://arasy-hasan.blogspot.com/2012/07/manfaat-tumbuhan-eceng-gondok.html
http://teknik-mhcom.blogspot.com/2013/02/kerajinan-tangan-dari-tanaman-enceng.html
1.