Anda di halaman 1dari 26

09/07/2012

Peralatan Listrik dan Instalasinya


di Area Berbahaya
HAZARDOUS AREA
CLASSIFICATION

Energi Listrik
Energi listrik digunakan secara luas dalam
kehidupan sehari-hari
Apabila desain, instalasi, dan perawatan
sistem listrik dilakukan dengan benar
maka sistem listrik tersebut aman
Penggunaan energi listrik memiliki potensi
bahaya dan penggunaanya pada daerah
berbahaya memerlukan perhatian yang
lebih ketat

09/07/2012

Klasifikasi area
Hal pertama yang harus dilakukan adalah
p kerja
j yyangg memiliki
identifikasi area di tempat
potensi terjadinya ledakan atau api
Desain, pemilihan, dan operasi peralatan di
daerah itu harus dilakukan sedemikian rupa
sehingga risiko terjadinya api atau ledakan
sekecil mungkin
Kompromi harus dilakukan antara kemudahan
dengan keamanan operasi

Prinsip Keselamatan
Prinsip safety first melarang adanya material
yyangg dapat
p terbakar di udara di sekitar instalasi
listrik atau berada pada nilai minimum apabila
tidak dapat dihilangkan
Lingkungan yang dapat meledak harus diisolasi
dari sumber percikan
Sumber p
percikan harus dihilangkan
g

09/07/2012

Area berbahaya

Area aman : area yang berpeluang kecil memiliki


bahan mudah terbakar (mis: ruang kendali)
Area berbahaya
Klasifikasi area berbahaya dilakukan berdasarkan hal
berikut :
Potensi adanya gas, uap, cairan, atau debu yang dapat
terbakar
Kemungkinan
K
ki
ti b l
timbulnya
l d k saatt peralatan
ledakan
l t beroperasi
b
i
Keberadaaan pemicu

Bahan Mudah Terbakar

Berdasarkan IEC 79-0 bahan mudah


terbakar adalah:
Gas, uap, cairan, atau padatan yang dapat
bereaksi secara kontinyu dengan oksigen
sehingga dapat menyebabkan kebakaran atau
ledakan ketika reaksi tersebut dipicu oleh
percikan, api, atau permukaan panas

09/07/2012

Basis Klasifikasi Area

Terdapat 3 situasi operasi


1.
1 Situasi dimana atmosfir yang berpeluang untuk
terjadinya ledakan selalu ada atau terjadi untuk
waktu yang lama karena tuntutan operasi
(continuous)
2. Situasi dimana atmosfir yang berpeluang untuk
terjadinya ledakan sering terjadi atau jika tidak
sering terjadi dalam waktu cukup lama (primary)
3. Situasi dimana atmosfir yang berpeluang untuk
terjadinya ledakan jarang terjadi dan biasanya terjadi
ketika peralatan atau prosedur gagal (secondary)

Klasifikasi Zona

Berdasarkan IEC 79 klasifikasi zona untuk


gas uap,
uap dan kabut
gas,
Zona

Keterangan

Zona 0

Area dimana gas/ campuran udara yang dapat


meledak hadir secara kontinyu atau untuk waktu
yang lama

Zona 1

Area dimana gas/ campuran udara yang dapat


g
besar hadir dalam operasi
p
meledak kemungkinan
normal

Zona 2

Area dimana gas/ campuran udara yang dapat


meledak kecil kemungkinan hadir pada operasi
normal

09/07/2012

Operasi Tempat Kerja

Operasi normal bukan berarti ideal atau


sempurna tetapi operasi nyata di lapangan
meliputi:

Standar desain nyata yang digunakan


Perawatan yang telah dilakukan
Batasan lingkungan yang dihaarapkan
Praktis operasi yang biasa dilakukan

Prosedur Klasifikasi

09/07/2012

Tanggung Jawab dan Personel yang Terlibat

Pihak yang beranggung jawab dalam


klasifikasi area meliputi departemen
engineering, safety, proses, dan
departemen lain yang bertanggungjawab
terhadap desain dan operasi tempat kerja

Dokumentasi

Dokumen klasifikasi area meliputi:

Gambar klasifikasi area


Rekomendasi dari standar
Informasi temperatur permukaan
Detil koneksi kabel
Prosedur shutdown

09/07/2012

Filosofi Desain dan Pemilihan peralatan

Prinsip utama:
Peralatan listrik,
listrik termasuk instrumen proses
yang dioperasikan secara elektrik tidak boleh
dipasang di area berbahaya apabila secara
praktis dan ekonomis dapat ditempatkan di
area lain

Definisi Peralatan
Peralatan : barang yang berpotensi sebagai
pemicu dan memerlukan pengukuran
khusus dalam desain dan instalasi untuk
mencegah terjadinya inisiasi ledakan
Peralatan dikategodikan berdasarkan:

Energi spark maksimum yang dapat dihasilkan


Suhu permukaan maksimum

09/07/2012

Oil and Gas Facilities


Typical areas at oil and gas facilities are classified
p , as opposed
pp
Class I ((due to ggas or vapor,
to dust
or fibers),
Group D (because most hydrocarbons are
included in Group D), and either Division 1 (for
areas of high probability of exposure to
flammable concentrations of gas),
Division 2 (for areas of lower probability), or
unclassified (for areas of extremely low
probability).

Pengelompokan Peralatan

Peralatan listrik untuk lingkungan yang


memiliki potensi ledakan dikelompokkan
berdasarkan tipe industri yang
menggunakan alat ini

Grup I

Peralatan listrik untuk industri bawah tanah


(pertambangan) yang berpotensi mengandung
metana

Grup II

Peralatan listrik untuk industri selain pertambangan

09/07/2012

Batas Energi
Grup

Jenis Gas yang mungkin timbul

Batas Energi (J)

Metana

200

IIA

Propana

180

IIB

Etilena

60

IIC

Hidrogen

20

Klasifikasi Suhu Permukaan

Kelas

Suhu Maksimum

T1

450

T2

300

T3

200

T4

135

T5

100

T6

80

09/07/2012

Teknik Proteksi Ledakan

Mengurung ledakan
Ledakan yang mungkin terjadi namun dikurung
sehingga tidak menyebar keluar

Mengisolasi sumber api

Teknik ini menjaga konsentrasi campuran udara dan


bahan bakar pada tingkat aman

Pembatasan pelepasan energi


Energi dan suhu peralatan listrik dibatasi pada
tingkat aman

Metode Proteksi Ledakan


Pencegahan atmosfir ledakan (kriteria a)
Pencegahan spark (kriteria b)
Pengurungan ledakan (kriteria c)
Pembatasan energi (kriteria d)

10

09/07/2012

Pencegahan Atmosfir Ledakan


(Kriteria a)
Campuran gas/udara atau uap/udara dicegah
g peralatan
p
y g dapat
p
bersentuhan dengan
yang
menimbulkan ledakan
Metode ini terdiri dari:

Pressurized (Ex p)
Purged (Ex pl)
Ventilated ((Ex v))
Encapsulation (Ex m)

Pressurize (Ex p)
Udara kering atau gas inert dipompa ke
rumah peralatan listrik
Tekanan 50 Pa relatif terhadap lingkungan
dijaga tetap

11

09/07/2012

Purged (p)
Mirip dengan Ex p namun hembusan
udara atau gas inert diberi jalur khusus
Tekanan pada jalur masuk dijaga lebih
tinggi dari jalur keluar

Ventilated (Ex v)
Digunakan pada area yang luas
Udara dihembuskan ke permukaan
peralatan listrik sehingga konsentrasi
campuran gas/udara atau uap/udara
dibawah Lower Explosive Limit (LEL)

12

09/07/2012

Encapsulation (Ex m)
Peralatan listrik dibungkus oleh resin
dengan tebal minimal 3 mm
Gas atau uap yang dapat meledak tidak
dapat bersentuhan dengan spark

Oil Immersion (Ex o)

Peralatan listrik harus dilingkupi minimal


dengan 25 mm minyak

13

09/07/2012

Pencegahan Spark (Kriteria


(Kriteria b)

Metode ini terdiri dari :


Increased safety (Ex e)
e)
Non-sparking (Ex n)

Increased Safety (Ex e)

Desain dan pembuatan peralatan listrik memastikan


bahwa peluang suhu peralatan melebihi batas dan timbul
arc/spark kecil

Non--sparking (Ex n)
Non

Peralatan yang tidak menimbulkan arc, spark dan


permukaan yang panas

14

09/07/2012

Pengurungan Ledakan
Rumah peralatan listrik harus kokoh dan
kuat menahan ledakan yang mungkin
terjadi
Metode ini terdiri

Flameproof (Ex d)
Sand-filled (Ex q)

Flameproof (Ex d)

Peralatan listrik yang digunakan adalah peralatan listrik


yang biasa
Ledakan yang terjadi diberi jalur keluar aman sehingga
tidak menyebabkan ledakan lebih besar

15

09/07/2012

Sand--filled (Ex q)
Sand

Peralatan listrik dilingkupi dengan butiran kuarsa untuk


mencegah arc dan suhu memicu ledakan

Pembatasan Energi (Kriteria d)

Intrinsically safe (Ex ia dan Ex ib) merupakan


metode pproteksi dengan
g membatasi tegangan
g g
dan arus yang digunakan. Alat yang umum
digunakan :
Zener barrier
Trafo isolasi

16

09/07/2012

Aplikasi
Metode
Proteksi
P t ki

Konsep Proteksi d
Konsep Flameproof Ex d merupakan metode
proteksi yang
kali digunakan
p
y g pertama
p
g
Metode ini cocok untuk Zona 1 dan 2

17

09/07/2012

Istilah dalam Ex d
Flameproof joint : jalur yang berpotensi
untuk mengalirkan api menjalar keluar
Length of flame path : jalur terpendek dari
dalam wadah keluar melalui sambungan
Pressure piling : kondisi naiknya tekanan
akibat ledakan
Maximum experimental safe gap (MESG):

Maksimum gap yang tidak dapat


mentransmisikan ledakan keluar wadah

MESG beberapa gas


Gas

Suhu
MESG
Penyalaan (C)

Gap kerja
aman

Energi
Penyalaan
Minimum
(J)

Propana

466

0,016

0,016

180

Etilena

425

0,004

0,008

60

Hidrogen

560

0,001

0,004

20

18

09/07/2012

Maksimum Lebar Joint dan Gap

Dimensi flame path

19

09/07/2012

Pengujian

Pengujian tekanan
Menguji kekuatan wadah menahan tekanan
dan laju kenaikan tekanan
Wadah diuji dengan 1.5 kali tekanan referensi

Pengujian dengan api


Untuk menguji wadah tahan terhadap api

Konstuksi Mekanik

20

09/07/2012

Konstuksi Mekanik

Typical floating gland

21

09/07/2012

Typical cemented window mounting

Typical non
non--cemented window mounting

22

09/07/2012

Typical gland and clamp entry of flexible


armored cable into terminal box

Conduit stopping box

23

09/07/2012

Compund filled gland

Flameproof enclosured for group IIB

24

09/07/2012

Typical example for Ex d enclosure

Flameproof enclosure with large


number of bolts

25

09/07/2012

Explosion-protected emergency light fittings for


Explosionflourescent lamps with sheet metal enclosure

26