Anda di halaman 1dari 14

ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA PADA TN J DENGAN NYERI SENDI DI

RUANG DAHLIA UNIT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA


PUCANG GADING SEMARANG

Disusun Oleh :
1.
2.
3.
4.
5.

Taufiq Aulliyak Ilham


Bahtiar Bagus Santoso
Agus Taufik
Joko Purnomo
Indah P

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS


FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
2014/2015

PENGKAJIAN

A IDENTITAS KLIEN
1 Nama
2 Umur
3 Alamat
4 Pendidikan
5 Agama
6 Status Perkawinan

: Tn.J
: 58 Thn
: Semarang
: Tidak sekolah
: Islam
:Cerai

B RIWAYAT KESEHATAN
1 Suhu : 37 C
2 Tekanan Darah :
Tidur : 100/70 mmHg
Duduk : 100/60 mmHg
Berdiri : 110/70 mmHg
3
4
5

BB : 60 kg
TB : 150 cm
Nadi : 88x/menit
Pernafasan : frekwensi 24 x/mnt , suara nafas vesukuler di area paru dan tidak ada

6
7
8
9
10
11
12
13

suara tambahan seperti wezing, ronchi dll.


Diagnosa Medis : Post ORIF (Open Reduction Intra Fixation)
Persepsi pasien alasan masuk Panti : tidak memiliki keluarga
Pernah operasi : Ya
Alergi : Tidak ada
Macam obat yang diminum sekarang : anti nyeri, anti biotik, dexametashon
Berdasarkan resep dokter : ya
Kebiasaan merokok : Tidak
Minum alcohol : Tidak

C KEBUTUHAN OKSIGEN
1 Pernafasan : 22x/menit, Irama : teratur
2 Kedalaman : Normal
3 Sesak nafas : tidak
Sianosis: tidak
4 Cuping hidung : Tidak
batuk : Tidak
5 Auskultasi : wheezing tidak ada
Ronchi : tidak ada
6 Nadi : 90x/menit
Irama : teratur
Kekuatan : normal
7 Tekanan darah : 110/70 mmHg
8 Ekstremitas : tidak dingin
Sianosis: Tidak
9 Edema : Tidak ada
Distensi Vena Leher : Tidak ada
10 Nyeri dada : Tidak ada
D KEBUTUHAN NUTRISI
1 Makan : Frekuensi : 3x/hr
2 Jenis makanan : nasi
3 Nafsu makan : baik
4 Disfagia : Tidak ada
5 Kondisi gigi : sudah tanggal
6 Gigi palsu : tidak pakai
7 BB : 50 kg
TB: 147 cm
8 Apakah turun/ tambah dalam 6 bulan terakhir : tidak turun
9 Kulit : keriput

10 Dekubitus : tidak ada


11 Masalah lain : tidak ada
12 Turgor kulit : baik
E KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT
1 Minum : 1600cc/hr
2 Mukosa mulut : kering/normal
3 Kebiasaan BAK : 5-8x/hr
4 Inkontinensia: tidak ada
5 Retensio urin : tidak ada
6 Hematuria : Tidak ada
7 Kebiasaan BAB : 1-2 x/hr
8 Warna BAB : lembek
9 Konstipasi : tidak ada
Diare : tidak ada
Inkontinensia alvi : tidak ada
10 Pakai obat laksansia : tidak pakai

F KEBUTUHAN AKTIFITAS DAN ISTIRAHAT


Penilaian AKtivitas
1 Mandiri
2 Alat bantu
3 Bantu orang lain
4 Bantuan orang lain dan alat
5 Semua dengan bantuan
Macam ADL

Makan / minum
Mandi
Berpakaian
BAK / BAB
Pindah dari TT
Berjalan
Naik tangga

V
V
V
V
V

Penggunaan alat bantu: tidak ada


TIDAK PERLU

Tongkat
Wolker
Komodo
Kursi roda
Lain- lain

Indeks KATZ (AKS) : A. Kemandirian dalam hal makan, kontinen, berpindah, ke

8
9
10
11
12
13
14
15

kamar kecil, berpakaian dan mandi.


Kebiasaan olahraga : tidak pernah
Merasa mudah lemas/ lelah : tidak
Bila melakukan aktifitas terjadi : baik
Kontraktur : tidak ada
Apakah pernah mengalami jatuh : tidak pernah
Kebiasaan tidur malam : 6-8 jam/hr
Perasaan setelah bangun tidur : PM merasa enak
Obat tidur : tidak pakai

G KEBUTUHAN SPIRITUAL
1 Agama : Islam
2 Kegitan beribadah sehari- hari : shalat
3 Jelaskan : dalam 1 hari PM melakukan shalat 5x
4 Selama di PAnti kegiatan beribadah yang dilakukan : shalat, ikut pengajian
H KOMUNIKASI
1 Berbicara : lancar
I

POLA PERSEPSI (SENSORI)


1 Penglihatan : baik, tidak paka kacamata
2 Pendengaran : baik, tidak memakai alat bantu
3 Penciuman : baik
4 Pengecapan : baik
5 Perabaan : baik

KOPING DAN TOLERANSI STRES


1
Jika merasa stress, bagaiman cara kebiasaan PM mengatasinya: kadang ingin
2
3

menangis dan dibawa tidur


Apakah PM merasa stress akhir- akhir ini : Tidak
Ketika itu, bagaimana perasaannya dan bagaimana cara mengatasi :perasaan

4
5

PM sedih dan ingin menangis


Yang menjadi dukungan jika stress : ada, teman- teman dibangsal
Hobi : makan, tidur, shalat

K MENTAL
1 Keadaan emosi : baik
2 Memori : baik
3 Skor minimental status : 10 (not depressed)

4
5
6

Kesimpulan : PM tidak mengalami depresi


Apakah pernah melakukan perbuatan yang aneh : tidak
(Misal: menyuruh jalan bolak balik tanpa tujuan): Pm bisa kembali ke tempat
semula.

L SOSIAL EKONOMI
1 Pekerjaan : 2 Jumlah penghasilan/ bulan : 3 Askes : 4 Siapa yang membantu biaya pengobatan : URESOS
5 Jumlah anak laki- laki :
perempuan :
6 Cucu : 7 Dirumah tinggal bersama : 8 Siapa yang membantu dalam kehidupan sehari- hari : Petugas URESOS
M KEBIASAAN KEGIATAN DI RUMAH
Pagi
Bersih

Siang

bersih Shalat
Makan
tempat tidur
Tidur
Shalat
Mandi
Nyuci
Makan

1
2

Sore

Malam

Shalat
Makan
Mandi

Shalat
Makan
Mandi
Tidur

Apakah pernah mengikuti kegiatan dikampung : pernah


Apakah mengikuti kelompok lansia : ya

ANALISA DATA
NO.

DATA FOKUS

MASALAH

ETIOLOGI

1.

DS :
Nyeri
PM mengatakan nyeri pada bagian lutut

Penurunan
fungsi tulang

sebelah kanan jika untuk berjalan.


P = nyeri saat berjalan
Q = seperti ditusuk
R = lutut sebalah kanan
S=4
T = tidak tentu
DO :
PM tampak berjalan pelan dan hati hati

2. DS :
PM mengatakan sulit tidur, kalau siang Perubahan

Nyeri

jarang tidur, malam sering terbangun pola tidur


karena terkadang terasa nyeri di lututnya.
Kalau sudah terbangun tidak bisa tidur
lagi.
DO :
PM tampak sering menguap
Lama tidur 5 jam

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1 Nyeri b.d penurunan fungsi tulang
2 Perubahan pola tidur b.d nyeri
PERENCANAAN ASUHAN KEPERAWATAN
Dx

Tujuan dan krteria hasil

Kep.
Tujuan

Kriteria
Hasil

Remcana tindakan

Rasional

Nyeri

Setelah

b.d

dilakukan

hilang

lokasi

dan

intensitas,

penur

tindakan

/terkontr

karakteristik,

sakala

unan

keperawata

ol.
Ekspresi 2

(PQRST).
Anjurkan

PM

managemen nyeri
untuk - Panas meningkatkan

wajah

mandi air hangat.

letak sisi otak dan

fungsi

n selama 3 x

tulang

24 jam,

nyeri hilang
/ berkurang.

Nyeri

Kaji keluhan nyeri, catat - Membantu

dalam

menentukan
kebutuhan

PM

mobilitas,

relaks.

menuerunkan rasa
sakit.
3

Berikan PM posisi yang


nyaman pada waktu tidur
atau

duduk

Tingkatkan
tempat

kursi.

istirahat

tidur

di

- Tirah

baring

diperlukan

untuk

mengatasi

nyeri

atau cedera sendi.

sesuai

indikasi.
4

selalu - Mencegahterjadinya
kelelahan
umum
mengubah posisi. Bantu
dan
kekakuan
PM untuk bergerak di
Dorong

untuk

sokong

sendi, mengurangi

sendi yang sakit dan di

gerakan /rasa sakit

bawah, hindari gerakan

pada sendi.

tempat

tidur,

yang menyentak.
5

Berikan massage yang

lembut
Berikan

penyinaran

terapi

relaksasi atau

dengan

regangan otot.
Meniakkan

infrared
7
Perub
ahan
pola
tidur
b.d
nyeri.

Berikan
indikasi.

obat

Menaikan

sesuai

relaksasi dan
sebagai terapi
pengobatan.

Setelah
dilakukan
tinadakan

PM dapat
memenuhi
kebutuahan
istirahat atau
tidur.

Kaji kebiasaan tidur dan -

Untuk

perubahan yang terjadi.

mengidentifikasi
intervensi

Berikan tempaat tidur


yang nyaman.

serta

dukungan

psikologis/

24 jam,
tidur PM

tepat.
Meningkatkan
kenyamanan tidur

selama 2 x
kebutuhan

yang

Diskusikan
tidur

terpenuhi.

rutinitas

baru

mengandung

yang

aspek

dimasukkan dalam pola


lama

dan

fisiologis.
Bila rutinitas baru
sebanyak

kebiasaan

lingkungan

lama,

stress dan ansietas

baru.

yang

berkurang.

Membantu
menginduksi
4

Ajarkan teknik relaksasi

nafas dalam.
Anjurkan untuk mandi

tidur.
Meningkatkan

efek relaksasi.
Memberkan

air hangat dan massage.

kenyamanan.

CATATAN KEPERAWATAN
No.

Waktu

Tindakan Keperawatan

1.

Senin,
22 Juni
2015

10.00

Evaluasi

Mengkaji keluhan nyeri, catat lokasi S : PM mengatakan nyeri


dan intensitas, karakteristik, sakala pada bagian lutut sebelah
(PQRST).

kanan jika untuk berjalan.


P = nyeri saat berjalan
Q = seperti ditusuk
R = lutut sebalah kanan
S=4
T = tidak tentu
O : PM tampak memijat
mijat kakinya.

TTD

Masalah

belum

teratasi
P : Lanjutkan intervensi
S : PM mengatakan akan
mencobanya.
O: PM mengangguk,
Mengiyakan.
2 Menganjurkan mandi
dengan air panas / hangat

A : masalah belum
teratasi
P : lanjutkan intervensi
S: PM mengatakan akan

Memberikan

PM

posisi

yang

nyaman pada waktu duduk di kursi

selalu mengingat posisi


duduk yang nyaman
O: PM tampak mengingat
ingat.
A : masalah belum
teratasi
P : lanjutkan intervensi
S:PM mengatakan bila di

Memberikan massage yang lembut


pada kaki dan lutut

massage nyerinya sedikit


berkurang.
O: A : masalah teratasi
sebagian.
P : lanjutkan intervensi

Mengkaji kebiasaan tidur PM

S: PM mengatakan
setelah sholat isya

2.

langsung tidur

Senin,
12 Mei
2014

O: -

10.20

A : masalah teratasi
2 Memberikan contoh tempat tidur yg
nyaman dengan tidak memakai
bantal yang terlalu tinggi

sebagian.
P : lanjutkan intervensi
S: PM mengatakan belum
tahu bahwa pakai bantal
yang tinggi akan
mempengaruhi
kenyamanan dalam tidur.
O: PM mempraktekan
tidur dengan satu bantal.
A : masalah teratasi

3 Menganjurkan tidur tidak terlalu


awal

sebagian.
P : lanjutkan intervensi
S:PM mengatakan akan
mencoba tidak tergesagesa tidur setelah sholat
isya.
O: A : masalah teratasi
sebagian.
P : lanjutkan intervensi

4 Memberikan contoh relaksasi

S: PM mengatakan akan
mencobanya.

O: PM tampak
memperhatikan relaksasi
yang di contohkan.
A : masalah teratasi
sebagian.
5 Memberikan massage untuk

P : lanjutkan intervensi

memberikan rasa nyaman


S: PM mengatakan
senang dilakukan
massage.
O: PM tampak
menikmaati Pijatan
A : masalah teratsai
sebagian
1 Mengkaji tingkat nyeri, lokasi,skala
nyeri dan durasinya

1.

P : lanjtukan intervensi

S: PM mengatakan
bahwa nyeri sedikit
Selasa,
23 Juni
2015

berkurang, skala nyeri 4.

09.00

relaks.

O: PM tampak sedikit

A : masalah teratasi
2 Memberikan contoh cara
menghilangkan nyeri dengan bahan
alami yaitu dengan rimpang jahe
atau dengan kompres hangat.

sebagian
P : lanjutkan intervensi
S: PM mengatakan bila
nyeri lutut timbul akan
mencoba kompres hangat

yang murah.
O: PM tampak
memperhatikan waktu
diberikan contoh kompres
hangat.
A : masalah teratasi
sebagian.
Mengkaji kebiasaan tidur

P : lanjutkan intervensi

2.

S: PM mengatakan sudah
mencoba untuk tidak

Selasa,
23 Juni
2015

langsung tidur setelah


sholat isya yaitu dengan
nonton TV dahulu.

10.00

O: PM tampak antusias
menceritakan.
A : masalahteratasi
2. Menganjurkan membuat kegiatan
setelah sholat isak seperti membaca
tasbih/ wiridan, menonton TV.

sebagian.
P : lanjutkan intervensi.
S: PM mengatakan akan
mencobanya
O: PM tampak
memperhatikan.

3 Menganjurkan melakukan relaksasi


sebelum tidur.

A : masalah teratasi
sebagian
P : lanjutkan intervensi

S: PM mengatakan akan
mencobanya.
1

Mengkaji tingkat nyeri,


karakteristik, lokasi

O: A : masalah teratasi
sebagian
P : lanjutkan intervensi

S: PM mengatakan nyeri

1.

berkurang . Skala nyeri 2,


lutut masih sakit kalau
untuk jalan.
Rabu,
24 Juni
2015
11.15

Menanyakan pada PM apakah


O:PM tampak memegang
masih menggunakan bantal tinggi
lututnya.
A : masalah teratasi
sebagian.
P : lanjutkan intervensi.

2.

S: PM mengatakan sudah
tidak menggunakan
bantal tinggi.
O : PM sambil
3 Rabu,

menunjukkan bantal yang

24 Juni
2015

dipakai.

12.30

A : masalah teratasi
sebagian.
P : lanjutkan intervensi.

PERENCANAAN PULANG
1 Dirumah tinggal dengan siapa : saudara
2 Rumah yang ditempati : saudara
3 Keadaan rumah : cukup
4 Tingkat apa tidak :tidak
5 Penerangan : baik
6 Perawatan diri : mandiri
7 Perlu alat bantu apa tidak : tidak
8 Konsultasi diet : tidak
9 Macam obat yang diminum di rumah : tidak ada
10 Family conference : perlu
11 Day hospital : perlu
12 Home fisit : perlu