Anda di halaman 1dari 3

STREPTOMISIN

Streptomisin, suatu aminoglikosida, diperoleh dari Streptomyces griseus. Senyawa ini


berkhasiat

bakterisid

terhadap

banyak

kuman

Gram-negatif

dan

Gram-positif.

Termasuk M.tuberculosa dan beberapa M.atipis. Streptomisin khusus aktif terhadap


mycobacteria ekstraseluler yang sedang membelah aktif dan pesat.
Mekanisme kerja berdasarkan penghambatan sintesa protein kuman dengan jalan
pengikatan pada RNA ribosomal. Antibiotic ini toksisitas untuk organ pendengaran dan
keseimbangan. Oleh karena itu, sebaiknya jangan digunakan untuk jangka waktu lama,
karena efek neurotoksis terhadap saraf cranial ke-8 dapat menimbulkan ketulian permanen.
Streptomisin yang merupakan antibakteri kelompok aminoglikosida mengikat protein
S12 pada subunit kecil ribosom, sehingga menyebabkan ribosom salah menterjemahkan
urutan nukleotida mRNA. Pada konsentrasi rendah, streptomisin salah menterjemahkan
pirimidin (C dan U) di posisi pertama dan kedua dari kodon mRNA (sehingga C dapat
keliru untuk U atau U untuk C), dan salah membaca dari pirimidin untuk A di posisi
pertama. Hal ini menyebabkan kesalahan yang konsisten dalam sintesis protein yang
menghasilkan pertumbuhan lambat (tapi bukan kematian) dari sel rentan streptomisin.
Dalam konsentrasi tinggi, streptomisin sepenuhnya menghambat inisiasi sintesis protein,
yang mengakibatkan kematian sel.Sekarang streptomisin jarang digunakan kecuali untuk
mengobati tuberculosis. Aminoglikosida lainnya tidak hanya mengikat protein S12 ribosom
30S, tetapi juga mengikat protein L6 ribosom 50S. L6 adalah salah satu protein yang
palingdilestarikan dan hadir

dalam ribosom dari semua

lokasi elongation-factor binding site

RIFAMPISIN
Deskripsi

organisme pada

atau dekat

1. Nama & Struktur Kimia


Golongan/KelasTerapi

: Rifampisin. C43H58N4O12
: Anti Infeksi

Rifampisin bersifat bakterisid, dapat membunuh kuman semi-dormant yang tidak dapat
dibunuh oleh isoniazid. Mekanisme kerja, Berdasarkan perintangan spesifik dari suatu enzim
bakteri Ribose Nukleotida Acid (RNA)-polimerase sehingga sintesis RNA terganggu.
Rifampisin merupakan turunan semi sintetik dari Rifamisin B, suatu antibiotika yang
diturunkan dari Streptomyces meditarranei. Rifampicin mempunyai efek bakterisid terhadap
mikobakteri dan organisme Gram positif. Pada dosis tinggi juga efektif terhadap organisme
Gram negatif. Mekanisme kerja Rifampicin dengan menghambat sintesa RNA dari
mikobakterium.
Mekanisme Kerja
Rifampicin menghambat DNA-dependent RNA polimerase pada sel-sel bakteri dengan
mengikatversi beta-subunit, sehingga mencegah transkripsi RNA dan selanjutnya untuk
terjemahan pada protein. Sifat lipofilik yang membuat calon yang baik untuk mengobati
bentuk meningitis tuberkulosis, yang membutuhkan distribusi ke sistem saraf pusat dan
penetrasi melalui sawar darah-otak.

TUGAS

BIOLOGI MOLEKULER

OLEH:
NAMA

: MUH. HAMRI RENDI PRATOPO

NIM

: F1F1 11 097

KELAS

:A

JURUSAN FARMASI
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2015